By: Penyayang Binatang
Mari kita baca-baca Hadis. Tentu saja yang terpercaya dan diakui benar dan shahih, dari Bukhari dan Muslim.
Kali ini tentang binatang yang disayangi oleh setiap manusia yang berhati nurani dan berakal sehat, yaitu DOG. Kenapa anjing disayangi? Ya, karena anjing itu adalah species binatang yang paling “bernurani”, tahu berterima kasih dan mampu menyatakan KASIH, kasih kepada tuan-rumahnya yang telah memelihara dan mengasihinya!
Itu sebabnya anjing merupakan pet (binatang peliharaan) yang paling bisa intim kepada manusia. Dog pet itu unik. Ia adalah satu-satunya binatang didunia yang bisa hidup tanpa usah bekerja, melainkan cukup MENGEKSPRESIKAN rasa kasihnya kepada tuannya! Dan sebagai hadiahnya, anjing ini mendapat tempat khusus dihati tuannya, yang mengasihi dia balik, dan menafkahinya setiap hari…
Fitrah kodrati yang paling alami dari hubungan yang sedemikian indah ini, telah berjalan beribu-ribu tahun tanpa ada orang yang meributkannya. Namun sayang bahwa akhirnya disuatu masa, muncul satu orang Arab, Muhammad, yang karena pribadinya memang tidak suka kepada anjing, lalu menafikan fitrah indah ini dan memerintahkan kepada seluruh pengikutnya untuk melakukan pemutusan hubungan kasih dengan pet dog. Bahkan mengusahakan agar spesies anjing kalau bisa dipunahkan samasekali dari muka bumi. Apa pasal?
Mari kita ikuti sepak terjang sosok Muhammad, yang walau berhasrat memunah-kan anjing-anjing, namun hatinya mendua, tidak jelas perintahnya, salah tingkah, tumpang tindih dan inkonsisten sendiri, tercampur mistis, sehingga perintahnya kehilangan otoritas dan diabaikan banyak Muslim sebagai pengikutnya!
BACA HADIS SHAHIH BUKHARI (HSB) & MUSLIM (HSM):
1. Muhammad meminjam otoritas dari malaikat untuk mendiskreditkan rumah yang memelihara anjing dan/atau menggantungkan gambar lukisan:
“Suatu waktu Jibril berjanji kepada Nabi (bahwa ia akan mengunjungi Nabi, tetapi ternyata Jibril tidak jadi datang) dan kemudian Jibril baru berkata (kepada Nabi), “Kami, malaikat-malaikat tidak memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar lukisan atau anjing”. (HSB Buku no. 54, Hadis no. 450).
2. Muhammad menegaskan penajisan anjing-anjing dan pemusnahannya, padahal Allah-lah yang sengaja menciptakannya dan memberinya naluri cinta-kasih yang besar terhadap tuannya. Siapa yang bersalah?
“Rasul Allah memerintahkan bahwa anjing-anjing harus dibunuh”. (HSB Buku no. 54, Hadis no. 540).
Anjing harus dibunuh dan tidak boleh dijual. Kenajisan uang anjijng sama dengan uang maksiat pelacuran dan uang syirik dukun:
“Nabi melarang mengambil uang dari (penjualan) seekor anjing, penghasilan dari seorang dukun peramal, dan uang yang diperoleh dari hasil pelacuran”. (HSB Buku no. 63, Hadis no. 258).
3. Tetapi Muhammad ragu-ragu dan tidak konsisten menajiskan anjing, lalu terperosok ketika memberikan pengecualian:
Ia (Jibril) berkata, (kepada Muhammad): “… kami tidak memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing atau gambar lukisan”. Sejak pagi itulah ia (Nabi) memerintahkan untuk membunuh anjing-anjing, hingga (kemudian) ia mengumumkan bahwa anjing yang menjaga taman harus juga dibunuh, tetapi ia mengecualikan anjing yang menjaga padang yang sangat luas”. (SHM Buku no. 24, Hadis no. 5248).
Dalam Hadis lain dikatakan bahwa Nabi mengecualikan anjing- pemburu dan anjing-jaga ternak karena hal itu ditanyakan oleh Abu Huraira yang memiliki ladang luas (SHM Buku 10, Hadis 3812).
“Ia (Nabi Suci) memberi izin untuk memelihara anjing-anjing untuk menjaga ternak, untuk berburu, dan untuk menjaga tanah pertanian”. (HSM Buku no. 010, Hadis no. 3814).
Nabi lupa atau kurang jeli, dan fatal, bahwa proses untuk dididik menjadi anjing jaga/pemburu harus melewati masa-masa anjing- najis yang seharusnya sudah dibunuh duluan! Hukum Allah agaknya telah dikacaukan Muhammad dengan selera pribadinya yang memang tidak menyukai anjing (dan gambar lukisan, lonceng, dan musik dll)!
4. Matematika Muhammad anomali, terbalik dan salah secara teologis!
Nabi berkata, “Barangsiapa memelihara anjing (peliharaan) yang bukan anjing- jaga dan bukan anjing berburu, akan mendapatkan pengurangan 2 Qirat setiap hari dari perbuatan-perbuatan baiknya”. (HSB Buku no. 67, Hadis no. 289).
Allah yang Kasih & Benar tidak pernah menghukum orang dengan cara terbalik, yaitu mengkorting perbuatan baik dari seseorang (sekalipun ia yang terjahat sekalipun). Perbuatan baik adalah perbuatan baik, dan itu adalah fakta, dan Allah tak perlu menggelapkan atau mengecil-ngecilkannya. Namun Allah cukup menambahkan porsi azab kepada seseorang yang jahat menurut keadilan-Nya.
“Matematika anomali” ini turut mengukuhkan pendapat para ahli bahwa Islam sesungguhnya hadir tanpa Teologi.
Rumusan Muhammad: “Pelihara anjing jaga/berburu tidak masalah; pelihara anjing biasa tergerus 2 Qirat setiap hari”. Matematika Muhammad ini salah kaprah, karena bagaimanapun kehidupan anjing dimulai dengan anjing biasa sebelum bisa dilatih jadi anjing jaga/ berburu. Katakanlah misalnya diperlukan latihan selama 6 bulan sejak usia 6 bulan. Maka sipemilik anjing-jaga bagaimanapun akan otomatis terkuras 2 qirat sehari selama setahun = 730 qirat! Dan anjing jaga yang dihasilkan itu toh tidak bisa mengembalikan qirat yang terkuras karena Allah juga tidak mempahalakannya. Jadi kenapa Muhammad memberi kemudahan bagi seseorang untuk terkena pengurangan sekian sekian Qirat yang tak bisa ditebus lagi?
5. Muhammad serba salah sehingga lebih jauh memberi konsesi terhadap kenajisan anjing.
Rasul Allah berkata, “Jikalau anjing menjilat/ minum dari piring/mangkok kalian, maka perlu untuk mencucikannya 7 kali”. (HSB Buku no. 4, Hadis no. 173).
Muhammad berbicara tentang anjing biasa, yang makan dari piring tuan rumah. Kenajisan kehadiran anjing sudah mengurangi qirat tanpa bisa ditebus. Tetapi kini ada lagi semacam allowance (pembolehan) untuk tidak harus membunuh anjing tsb menurut point-2 diatas, melainkan ia bisa dibiarkan karena sudah dipersiapkan “penebusan” terhadap kenajisan baru yang diakibatkan oleh anjing tsb bilamana terjadi jilatan najisnya terhadap piring makan tuan rumahnya. Tebusannya cukup dengan mencuci barang yang dijilatnya sebanyak 7 kali!
6. Muhammad antagonis dengan diri sendiri dan dengan Allah.
Anjing yang najis tapi sekarat karena kehausan, rupanya mendapat belas kasian Allah. Pada saat biasa anjing ini (najis menurut Muhammad) harus dibunuh. Tetapi pada saat anjing menderita, Allah malahan melimpahkan berkatNya bagi siapa saja yang menolong anjing tsb. Dosa setingkat pelacuranpun Allah hapuskan! Dan ini diketahui oleh Muhammad.
Nabi berkata, “Ketika seekor anjing berjalan berputar-putar disebuah pinggiran sumur dan sepertinya hampir mati kehausan, maka seorang pelacur bani Israel melihatnya kemudian membuka sepatunya dan mengisinya dengan air (dan memberi minum anjing itu). Maka Allah mengampuni wanita itu, sebab perbuatan baiknya”. (HSB Buku no. 56, Hadis no. 673).
Aneh, Allah memang mengasihi anjing yang Dia ciptakan sendiri, khususnya yang menderita. Ini tentu masuk akal. Tetapi Muhammad diperintahkan untuk membunuh anjing yang Allah ciptakan (oleh siapa?). Sebaliknya orang yang najis (pelacur Yahudi) bahkan mendapat pahala dari Allah ketika ia menyelamatkan (bukan membunuh) anjing najis yang sedang sekarat. Dua kenajisan diampuni Allah seketika disini! Jadi ada yang salah secara antagonistis disini: Muhammad terhadap dirinya, atau terhadap Allahnya, atau salah kaprah semuanya? Sahabat-sahabat Nabi dan Muslim kini ikut-ikut salah tingkah, karena tidak berani bertanya: “Sesudah itu so what?” Haruskah — sesudah anjing itu tidak haus lagi – ia lalu dibunuh?
7. Akhirnya, semua “bentuk jihad” terhadap anjing hanyalah sebuah kepercayaan mistis pribadi dari seseorang Rasul Allah yang memaksakan dirinya harus dikunjungi para malaikat:
Rasul Allah berkata: “Malaikat-malaikat tidak menemani para traveller (orang-orang yang bepergian) yang mengikut sertakan anjing dan juga lonceng”. (HSM Buku no. 24, Hadis no. 5277).
“Kami, malaikat-malaikat tidak memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar lukisan atau anjing”. (HSB Buku no. 54, Hadis no. 450).
“Anjing warna hitam adalah setan”. (HSM Buku no. 004, Hadis no. 1032).
JIHAD MISTIS MUHAMMAD YANG MISTERIUS TIDAK TERJAWAB SELAMANYA
- Ada urusan HAKIKI apakah maka para malaikat surga itu hanya mau menemani traveller yang steril dari lonceng dan anjing? Apa yang bisa dipersalahan kepada sebuah anjing, apalagi lonceng?
- Malaikat hanya mau masuk kerumah yang polos tanpa gambar lukisan? dan mengharamkan alat musik? (HSB Buku no. 69, Hadis no. 494; Ibnu Majah no.4020).
- Anjing hitam dikatakan setan? Sungguh vulgar dan absurd!
Bagaimana anjing bisa menjadi setan semata karena bulunya warna hitam? Allah tidak menciptakan satu setanpun. Setan menjadi setan karena ia memberontak terhadap Allah. Tetapi anjing hitam yang Allah ciptakan tidak pernah memberontak terhadap Allah. Kasih anjing kepada pemiliknya justru jauh lebih mulia dan sekaligus mempermalukan kasih antar manusia yang sering egoistis menarik keuntungan sepihak!
Jadi siapa yang menjadikan anjing setan? Apakah hanya karena anjing itu hitam maka ia bisa didaulat para iblis dan menjadikannya setan? Kalau begitu semua orang dan binatang kulit hitam bisa jadi setan, dan memang adalah setan? Pertanyaan dan renungan bisa diteruskan yang tidak mampu dijawab oleh setan sekalipun!
Muslim woman with horse is allowed on a bus …………… Blind man with dog is not.
Periwayatan Hadis-hadis Muhammad sungguh telah menjadi ocehan yang melampaui batas akal sehat serta mendiskreditkan kenabiannya. Dimanapun, anjing adalah mahkluk yang paling mampu bersahabat tulus dengan manusia. Dimanapun, anjing hitam bukanlah setan, sama halnya seperti anjing putih, cokelat, atau separuh hitam dan putih!
Dan malaikat2 sungguh tidak ada urusan apapun dengan puluhan ribu pet-dogs yang telah dibawa secara aman oleh para traveller kedalam pesawat setelah di- karantina. Malahan berdasarkan analogi periwayatan diatas, Allah dalam kasih-Nya justru akan turut hadir dipesawat (tanpa usah malaikat) ketika-mana ada anjing didalamnya yang terkurung hampir mati kekurangan air atau oksigen!
Dan Muslim quo vadis? Bagaimana mereka bisa hidup tanpa boleh menghadirkan
gambar lukisan dan musik dalam rumah mereka? Muslim mana yang sudah
taat? Tidak cukup dengan itu Muhammad kembali menista anjing dan wanita
dengan cara menyamakan kenajisan keduanya dalam dayanya memutuskan
sebuah shalat kudus:
“Yang dapat memutuskan shalat adalah anjing, keledai dan wanita.’ Maka ‘Aisyah pun berkata, “Sungguh kalian telah menganggap kami (kaum wanita) sebagaimana anjing” (HSB Buku 9, Hadis 490).
Ya, Muslim terpasung disimpang jalan kebenaran.
Tetapi Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup”.
Dia-lah yang mampu dan mau menawarkan terobosan yang sejati,
“Dan kamu akan mengetahui kebenaran,
dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
(Yohanes 14:6, 8:32).




@TEMAN2 MUSLIM.
Apakah kalian ada pelihara ASU?
Ada pajang LUKISAN dirumah?
Ada simpan ALAT2 MUSIK?
Atau mem-bawa2 LONCENG?
Jika ya, maka BERTOBATLAH, sebab itu berarti bhw anda selama ini menghujat Nabimu yang telah memerintahkan sebaliknya!
Jika anda tak mau bertobat, maka murtad lah, supaya jangan munafik dan kena kutuk kehilangan 2 QIRAT setiap hari utk setiap ekor anjing, setiap lukisan, setiap alat musik dan lonceng yang anda pelihara dirumah atau diperjalanan!
hei nabil jaga moncongmu ya.aku yakin quran tapi meragukan hadis2 gak apa2 pliara anjing
Semua Ϋǧ dilarang psti ada sebabnya, silahkan ketik di mbah google biar jls ya cari tau ttg najisnya anjing. Memegang anjing gak mslh, Ϋǧ jd permslhan kan liurnya Ϋǧ emank najis. Penjlsannya di mbah google aja ya dr pd disini pjng lebar. Tp di perhatikan ya Ϋǧ nulis artikelnya mesti Ϋǧ muslim jgn Ϋǧ non muslim krn bnyk menyelewengkan arti hadis dan qur’an.
@Cobex
baca artikel baik-baik dwonk. hahahaha…..
ada standard ganda di dalam Hadis yang di sajikan penulis.
begitu juga dgn Kalimat ini “Allah SWT itu MAHA KUASA, tidak ada yang MUSTAHIL bagi-NYA, tapi Mustahil bagi Allah SWT untuk menjadi MANUSIA”.
Kapan anda akan sadar jika menjadi Muslim itu harus memiliki standard GANDA ???
haha. nasib x ah !
masa anjing haram ? pantes aja jd munafik !
maunya punya anjing tp jd membeli kucing krn takut menentang muhamd !
punya alat musik haram ?
punya bini rame g haram . gile ah
untuk para muslimin sekalian coba anda terangkan sejujur-jujurnya apa yang ada di masjidil haram yang saya saksikan pada setiap bulan haji dimana serombongan polisi yang berjaga-jaga sepanjang kegiatan ritual haji dimana di areal orang2 yang melaksanakan sembahyang selalu dijaga ketat oleh polisi yang membawa anjing yang mulutnya dibungkus semacam keranjang. apa anda berpikir apakah tempat itu tidak menjadikan haram karena sangat mungkin sekali anjing2 itu pasti mengeluarkan liurnya. mesuk akal tidak pernyataan saya. jadi janganlah anda memutar balikkan keadaan yang sebenarnya. janganlah hanya masalah binatang saja anda sudah demikian terfokusnya. pada kenyataan yang dikatakan haram itu bukanlah apa yang masuk atau yang mengena kepada tubuh seseorang tetapi yang haram itu adalah apa yang keluar dari mulut seseorang itulah yang menjadikannya haram. yaitu menghujat,bersaksi dusta,munafik membicarakan kekurangan orang lain tanpa menyadari kekurangan diri sendiri. itulah yang haram. OK??????
@ cobex
anda itu tidaklah usah menyuruh orang untuk melihat gogle segalalah. anda punya otak untuk berpikir apakah ini masuk diakal atau tidak pernyataan tersebut. anda saya sarankan untuk berpikir secara rasional saja. kalau anda selalu berpatokan kepada pernyataan2 tsb berarti anda ini seperti kerbau yang dicucuk hidungnya saja untruk selalu mengiyakan pendapat atau pernataan org lain. OK ???????
Untuk apa sih saling menghujat?
kita hidup dalam perbedaan, saling menghargai lah antar umat beragama! fokuslah kepada diri sendiri blm tentu tu benar.
@all kristiani
Kalian itu buta tuli soal Islam, biar di jlskan sampe bibir copot jg percuma org hatinya jg udah ketutup setan. Liur anjing itu emank najis liurnya, krn itu Islam membolehkan memelihara anjing hanya utk penjaga. Jika menyentuh bagian tubuh Ϋǧ lain tdk diharamkan buat kami. Kalo di arab sana anjingnya mulutnya ditu2p keranjang kan brarti udah jls kalo utk menjaga agar tdk terkena najis Ϋǧ berasal dr liur anjing. Knp kalian sewot dgn agama kami? Bknnya kalian Ϋǧ menghujat agama kami? Oh iya, org2 pintar di kristen tolong kasih penjlsan donk kalo kalian baca n’ nonton berita kalo di turki di temukan injil berusia 1500tahun Ϋǧ menuliskan bahwa Muhammad adlh benar Ϋǧ meneruskan kerasulan Nabi Isa? Tp ya spt biasa si paus2 di vatikan penasaran n’ pengen ngeliat injil tsb n’ katanya mencurigai bahwa itu injil barnabas. Ha..ha.. Barang palsu kok bs sampe 1500tahun sedangkan Ϋǧ asli entah kemana. Atau jgn2 yesus emank Ṁ̭̥̈̅̄ǟʊ̈̇ nunjukin kali ye kalo emank Isa itu emank nabi dan bkn Tuhan makanya yesus jaga injilnya sampe berusia 1500tahun.
@all kristiani
Kalo jelasin ama kalian sampe bibir copot jg gak mempan kalo hati udah ketutup setan. Anjing itu liurnya emank najis dlm Islam, kami blh memelihara cm utk sbg penjaga. Menyentuhnya tdk diharamkan bagi kami namun Islam menegaskan agar dpt menjaga dr najis Ϋǧ berasal dr anjing. Makanya kalo di arab anjing itu mulutnya di bekap keranjang spy air liurnya gak menetes ke lantai dan anjing tsb bertugas buat menjaga. Skrg buat org2 kristen Ϋǧ pintar2 aq Ṁ̭̥̈̅̄ǟʊ̈̇ tanya, udah baca n’ dengar berita gak kalo di turki di temukan injil Ϋǧ berusia 1500tahun Ϋǧ menulis ttg Muhammad Ϋǧ meneruskan kerasulannya Isa? Ya spt biasalah si paus2 di vatikan udah kaya cacing kepnsan pengen ngeliat injilnya n’ blng itu injil palsu alias injil barnabas. Aneh ya, barang palsu bs sampe berusia 1500thn sdangkan Ϋǧ asli entah dimana keberadaannya. Kebenaran psti akan terungkap, mgkn si yesus skrg udah harap2 cemas nih kalo kartu Asnya ntar lg kebuka deh kalo trnyta dia emank bkn tuhan. اللّهُ pasti menunjukan kebenaran, jd pengen liat muka2 kalian spt apa kalo trnyta apa Ϋǧ kalian yakini itu adlh slh.
Iya, Pak. Dengan penjelasan Bapak, saya dapat memahami bahwa air liur anjing najis (secara jasmani) dalam arti tidak baik untuk kesehatan. Tentu saya setuju.
Namun dilihat secara spiritual, ajaran Isa tidak menekankan hal2 jasmani melainkan hal2 rohani. Jadi kenajisan tak diukur secara lahiriah melainkan batiniah.
Inilah ajaran Isa tentang apa yg menajiskan manusia:
Mat 15:11 “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”
Mat 15:18 “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang”.
Jadi ajaran Isa tak menekankan pada hal2 lahiriah melainkan hal2 batiniah. Kita menjadi najis apabila hati dipenuhi oleh hal-hal kotor misalnya amarah, iri, dengki, fitnah, kebencian, dendam, dll sehingga ucapan2 kita mengandung hal2 itu. Jadi ajaran tentang najis/tdk najis dari Isa lebih kepada menjaga hati kita masing2 supaya senantiasa memiliki hati yang penuh cinta kasih terhadap Allah, sesama, dan semua makhluk.
Tentang Injil di Turki yg Bapak sebutkan, maaf, dengan logika Bapak: apakah mungkin injil berusia 1500 thn dpt disebut injil palsu, maka marilah kita gunakan logika yg sama untuk melihat Injil yg dianut umat kristen saat ini. Injil itu berusia lebih dari 2000 tahun dan naskah yg asli msh terjaga dengan baik. Dengan logika yg Bapak ajukan, bagaimana mungkin Injil palsu bisa bertahan lebih dari 2000 tahun?
Iya, saya setuju bahwa kebenaran tentang siapa Yesus pasti akan terungkap, bahkan kebenaran itu dapat terungkap dalam Quran.
Isa (Yesus) tidak lahir dari bapak biologis seorang manusia, namun Ia adalah Roh Allah/Rohullah itu sendiri yang lahir dari Siti Maryam, Ia adalah firman Allah/kalimatullah (Al Anbiyaa, 21:91 ; Maryam 19:17 ; An Nisa, 4:171)
Tak ada manusia yang suci, namun Roh Allah yang menjelma menjadi manusia bersifat suci, jadi hanya Dia yg langsung masuk surga karena Dia suci (Maryam, 19:19). Apakah ada yg suci selain Tuhan?
Dialah yang terkemuka di dunia dan akherat (Al Imran, 3:45). Nah, yg terkemuka di dunia dan akherat cuma Allah itu sendiri kan?
Jadi, Allah menjelma sbg manusia untuk menunjukkan jalan yang lurus agar jiwa manusia setelah jasadnya meninggal, jiwanya tak terhilang (masuk ke neraka) melainkan dapat berkumpul dengan Allah di sorga.
Jalan lurus itu adalah menjaga hati dengan KASIH, kasih kpd Allah maupun kasih kpd sesama, bahkan kepada sesama yg memusuhi kita, Isa Almasih berfirman: Kasihilah musuhmu dan doakanlah orang yang menganiaya kamu.
Isa itu sendiri adalah jalan yang lurus, yang memberikan pengetahuan tentang hari kiamat (Az Zukhruf, 43:61)
Salam damai ya, Pak. Kiranya Allah memberikan hidayahNya untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yg berrbeda.
@Cobex
coba baca sekali lagi 2 hadis shohih berikut.
“Anjing warna hitam adalah SETAN”. (HSM Buku no. 004, Hadis no. 1032).
“Ia (Nabi Suci) memberi IZIN untuk memelihara anjing-anjing untuk menjaga ternak, untuk berburu, dan untuk menjaga tanah pertanian”. (HSM Buku no. 010, Hadis no. 3814).
pendek kata ..Nabi ente memperbolehkan peternak untuk memelihara Anjing warna hitam (aka SETAN) untuk menjaga ternak.
Lagi……..dari 2 hadis Shohih ente.
“Rasul Allah memerintahkan bahwa anjing-anjing harus DIBUNUH”. (HSB Buku no. 54, Hadis no. 540).
“Ia (Nabi Suci) memberi izin untuk MEMELIHARA anjing-anjing untuk menjaga ternak, untuk berburu, dan untuk menjaga tanah pertanian”. (HSM Buku no. 010, Hadis no. 3814).
Kalau aku masih menjadi Umat Nabi Muhammad, pasti aku akan berpikir….”Sebenarnya Anjing itu harus DIBUNUH atau DIPELIHARA ???????”
Sudahkah anda melihat Standard Ganda yang ada pada Hadis -hadis SHOHIH tersebut ???
@ cobex
apakah anda juga telah melihat alquran yang ditemukan di sana’a di Yaman. yang usianya selih tua dari alquran yang ada sekarang ini.tolong jelaskan nanti saya mau berdebat di forum ini kusus sama smpean sendiri. gimana?
Jika benar-benar agama rahmat bagi seluruh umat manusia/semesta alam, tentu tak memerintahkan membinasakan binatang hanya karena dianggap najis. Juga tak membeda-bedakan manusia dengan mengkotak-kotakkan manusia menjadi mukmin dan kafir. Bahkan memerintahkan membunuh manusia yg dianggap kafir.
Saya teringat ajaran Budha yang indah sekali: mengasihi semua makhluk. Sama dengan ajaran Isa Almasih untuk memberitakan injil kepada semua makhluk. Jika injil=kasih, maka memberitakan injil kepada semua makhluk=mengasihi semua makhluk.
Klo Indonesia sebagian besar masih ngikuti ajaran itu, ya sampai kiamat negeri gak bisa maju. Ditableg dgn kebodohan.
Kalau kita ikut nabi edan berpenyakit jiwa Muhammad bin Andulah berakhir hidup kita masuk bersama Muhammad dalam siksaan kuburan…..berarti kita termasuk manusia yang berpenyakit