Terry Jones dari Florida sempat menggemparkan dunia dengan rencananya
untuk membakar Al-Quran sebanyak dua kali. Yang pertama akhirnya dibatalkan, tetapi yang kedua terjadi juga pembakarannya. Dunia sempat menjadi panik, panas, dan brutal .
Beliau dicela dan dikutuk dimana-mana, bahkan dijadikan alasan untuk menghukum dan membunuh orang-orang dan gereja Kristen yang tidak bersalah dan yang tidak tahu menahu, atau tidak terlibat. Kita menolak kedua pihak tersebut. Ide Jones itu dangkal, bodoh dan sia-sia, tetapi ide yang lampias membunuh itu jahat.
Maka kini ide-nya kita balik samasekali.
Jangan membakar Al-Quran, atau Sirat, atau Hadis,
tetapi justru ramai-ramai membacanya secara terbuka!
Maka dunia tidak menjadi panas dan panik dan brutal, melainkan sejuk, penuh ilmu dan kearifan, dengan kabar gembira yang disampaikan dari surga. Itulah “The Beauty of Islam, the wondrous words and teachings of Allah” sebagaimana yang diwahyukan kedalam Al-Quran dan dicerahkan kedalam kitab-kitab sakral Islamik lainnya. Bukankah Nabi berkata: “Sampaikan atas namaku walau itu hanya satu ayat saja” (Shahih Muslim).
Ayo, postingkan ayat Quran, Sirat, dan Hadis pilihan Anda sendiri, dan kita bersama membaca, memberi komen dan sharing yang rasional, dan menikmati natur-keilahian-nya yang menggetarkan…
Kita ulangi lagi, jangan pernah membakar suatu referensi bersejarah. Makin populer sebuah script, makin ia harus dijaga dan dipertahankan otentisitasnya oleh dunia. Sayang sejarah mencatat bahwa referensi Islam yang paling primer justru pernah dibakar oleh otoritas Muslim sendiri (Khalifah Utsman ibn Affan mendekritkan pembakaran semua Quran dan bagian-bagiannya hasil koleksi para sahabat Nabi yang terkemuka (seperti mushaf Ibn Mas’ud, Ali bin Abi Thalib, Ubay ibn Ka’ab… dll, bahkan mushaf rujukan dari Abu Bakr sendiri). Demikian pula naskah “Sirat Rasul Allah” yang tertua dari Ibn Ishaq, tidak terjaga dan kini tidak lagi exist, yang untungnya masih bisa diolah kembali sebagian besarnya oleh editting dari Ibn Hisham 80 tahunan kemudian.
Dengan apa yang masih ada, mari kita petikkan sejumlah sumber-sumber yang masih dianggap otentik dan shahih oleh dunia Islam, untuk kita bersama BACA-BACA, BINCANG-BINCANG, dan TANYA-TANYA tentang Kitab Suci Islam dan kitab-kitab sakral Islamik lainnya, sebagian mana bisa dilihat dibawah ini (on-line dengan tanda *):
- Al-Qur’an dan Terjemahnya, oleh Depag RI (*)
- Al-Quran Terjemah Indonesia, oleh Tim Disbintalad (diterbitkan P.T. Sari Agung)
- Al-Quran dan Maknanya, oleh M. Quraish Shihab
- Sejarah Hidup Muhammad, oleh M. Haekal
- Terjemah Hadits Shahih Bukhari I-IV, oleh H. Zainuddin Hamidy cs.
- Terjemahan Hadis Shahih Muslim I-IV, oleh Ma’mur Daud
- Holy Qur’an Viewer, Version 2.910 (*)
- Biography of the Prophet, Sirat Ibn Hisham, abridged by Abdus-Salam M. Harun (*)
- Biography of the Prophet, Sirat Ibn Hisham, abridged by Gilchrist.
- Translation of Sahih Bukhari, by M. Muhsin Khan (*) http://www.usc.edu/schools/college/crcc/engagement/resources/texts/muslim/hadith/bukhari/
- Translation of Sahih Muslim, translated by Abdul Hamid Siddiqui (*)
http://www.usc.edu/schools/college/crcc/engagement/resources/texts/muslim/hadith/muslim/ - Complete Hadith Malik’s Muwatta (Source material for are from the University of Southern California MSA site)
- Partial Hadith Abu Dawud (Source material for are from the University of Southern California MSA site)
- Dan lain-lain sumber yang otentik.
Anda juga bisa menyimak MYTUBE, dari Anda untuk Anda yang lain.
Semua dipersilahkan untuk menikmati atau menyumbang BACA-BACA, BINCANG-BINCANG, TANYA TANYA dan berita-berita lainnya secara informatif.

