Kebencian dan Kekerasan Di Bulan Penyadaran Quran:

Ayat-ayat tersebut juga memperingatkan orang-orang beriman untuk tidak menjadikan orang kafir menjadi teman (َأَوْلِيَا — adalah sebuah kata yang berarti lebih dari sekedar pertemanan biasa, tetapi sesuatu yang sama dengan persekutuan/aliansi), “kecuali orang-orang berimana itu merasa takut dengan mereka.” Inilah pondasi dari ide bahwa orang beriman diijinkan untuk menipu daya orang-orang kafir ketika mereka tengah berada dalam tekanan.

 

 

Entri hari ini untuk Kebencian dan Kekerasan dalam Bulan Penyadaran Quran, berisi seruan Allah yang memerintahkan orang-orang beriman untuk tidak berteman dengan mereka yang bukan orang-orang Muslim, sebab orang-orang kafir adalah orang-orang yang “biadab” dan “kurang ajar”, yang telah membunuh nabi-nabi dan mengatakan kebohongan:

Agama yang benar di hadapan Allah adalah Islam. Mereka yang telah diberi Kitab ini dan masih berselisih paham setelah pengetahuan datang pada mereka, adalah orang-orang yang bersikap kurang ajar satu sama lain. Mereka adalah orang-orang tidak mau percaya kepada tanda-tanda dari Tuhan. Pada hari penghakiman Tuhan akan melenyapkan mereka. 

20. Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam.” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

21. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yg pedih.

22. Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.

23. Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah diberi bahagian yaitu Al Kitab (Taurat), mereka diseru kepada kitab Allah supaya kitab itu menetapkan hukum diantara mereka; kemudian sebahagian dari mereka berpaling, dan mereka selalu membelakangi (kebenaran).

24. Hal itu adalah karena mereka mengaku: “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung.” Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan.

25. Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).

26. Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

27. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).”

28. Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).

 

 (Qur’an 3:19-28)

 “Agama yang benar di hadapan Allah adalah Islam (إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَم) dan Ahli Kitab menolaknya karena sikap mereka yang “kurang ajar satu sama lain”. Orang Yahudi dan Kristen, demikian dikatakan oleh komentator Quran, Maulana Bulandshahri, mengakui bahwa Muhammad adalah “nabi terakhir, tetapi natur mereka yang keras kepala mencegah mereka untuk menerimanya.”

Ayat-ayat tersebut juga memperingatkan orang-orang beriman untuk tidak menjadikan orang kafir menjadi teman (َأَوْلِيَا — adalah sebuah kata yang berarti lebih dari sekedar pertemanan biasa, tetapi kata yang mengandung pengertian “persekutuan”/”aliansi”), “kecuali orang-orang beriman itu merasa takut dengan mereka.” Inilah pondasi dari ide bahwa orang beriman diijinkan untuk menipu daya orang-orang kafir ketika mereka tengah berada dalam tekanan. Kata dalam bahasa Arab yang dipakai disini adalah tuqātan (تُقَاةً), verbal noun dari taqiyyatan – dimana kata taqiyya menjadi sebuah istilah yang sudah diketahui secara luas.

Komentator Quran, Ibn Kathir mengatakan bahwa frasa yang dipakai di sini “kecuali engkau merasa takut kepada mereka” berarti bahwa “orang-orang beriman yang di beberapa wilayah atau waktu merasa takut akan keselamatan mereka dari orang-orang kafir”, diperbolehkan untuk “menunjukkan persahabatan yang bersifat pura-pura pada orang-orang kafir, tetapi itu tidak boleh dilakukan secara batiniah. Sebagai contoh, Al-Bukhari mencatat bahwa Abu Ad-Darda mengatakan,”Kami tersenyum di hadapan beberapa orang, kendati hati kami mengutuki mereka.”

Al Bukhari mengatakan bahwa Al-Hasan berkata,”The Tuqyah [taqiyya] diijinkan hingga hari Kebangkitan.” Sementara banyak juru bicara Muslim hari ini mengatakan bahwa taqiyya merupakan doktrin kaum Syiah, dan bahwa kaum Sunni menolak doktrin ini. Tetapi sarjana Islam ternama Ignaz Goldziher mengatakan bahwa, meskipun taqiyya diformulasikan oleh kaum Syiah, tetapi “doktrin ini diterima sebagai doktrin yang sah oleh semua orang-orang Muslim dari berbagai kelompok, berdasarkan otoritas Quran 3:28.” Orang-orang Sunni dari kelompok Al Qaeda tetap mempraktikkannya hingga hari ini.


20 comments Add a Comment
firman
Reply| 09 Feb 2013 22:18:04
bukti agama Islam agama damai dan pemerintahannya berkeadilan, terbukti komplek nazaret di bethlehem sejak dikuasai muslim kekaisaran ottoman terawat dg baik dan pemeluk agama yahudi-nasrani-Islam sgt harmonis.
arief
Reply| 04 Jan 2013 00:55:26
anda tidak mengetahui tentang islam , seolah olah anda mengetahui’nya apa itu yang diajarkan oleh agama anda .
apa agama anda itu mengajarkan anda untuk merusak agama lain ?
dasar anda itu bodoh .
agama mu agama ku jadi gausah ikut campur anda itu tidak tahu apa” tentang mengenai islam jadi anda jangan seollah olah tau .
antichrist
Reply| 01 Jan 2013 12:25:05
Kalau anda tidak suka dengan negeri Muslim, silakan anda hengkang dari negeri ini (HIJRAH / PINDAH dari negeri ini). Sudah banyak bukti, bahwa dimanapun Agama mayoritas itu berada, sudah pasti kaum mayoritas akan menerapkan system hukum, sosial dan politik sesuai dgn kaidah2 hukum, politik, sosial dan agama kaum Mayoritas / Penguasa.

Contoh 1. Andalusia Spanyol, dimana dahulu Muslim berkuasa, tapi begitu kaum Salibis berkuasa, System hukum dan politik berubah, semua berubah, bahkan dalam hal agama, yang tidak mau berubah, HIJRAH atau DIHUKUM MATI...!!
Contoh 2. Bosnia Herzegovina, dahulu bekas negeri muslim. Tapi karena perubahan politik, peperangan, Pembantaian Etnis Muslim, mereka Hijrah, karena ketidakberdayaan.... Simple kan..??

Masalahnya, apakah anda nyaman di Indonesia..?? Kalau anda tidak nyaman, silakan emigrasi ke keluar, pintu terbuka LEBAR...!!
Kalau anda merasa nyaman dengan System Politik, sosial dan hukum yang katanya Pancasila, silakan lanjut dengan membenci Muslim, gitu aza kok repot...
peduli
Reply| 28 Dec 2012 08:23:11
mas guntur sebaiknya anda akui aja kl alkitab itu banyak kontra versi ayatnya sdh terbukti lukas vs markus vs yohannes vs kisah rasul dan banyak kontra2 vs vs yg lain. Hal ini membuktikan bahwa Injil itu sdh tdk asli lagi krn banyak hal. Untk lbh lengkap anda bisa baca di Blok
H.Ihsan LS Mokoginta (mantan pendeta)
Ari
Reply| 27 Dec 2012 16:34:54
Islam agama yang sempurna, menyatakan muslim boleh jadi pemimpin dan non-muslim tidak. Biar lebih pintar, lebih berpengalaman, kriteria non-muslim tidak bisa jadi pemimpin. Islam membuat persaudaraan sebangsa dan setanah air jadi hambar. Islam agama sempurna.....
Ari
Reply| 27 Dec 2012 16:27:14
Baguslah kalau begitu, sudah jelas dalam Islam bahwa tidak ada persamaan hak bagi semua warga negara, terlepas anda menuduh yang lain-lain. Dengan tidak adanya persamaan hak maka semakin jelas Non muslim adalah warga yang derajadnya lebih rendah dibanding muslim. Terimakasih. Islam agama damai, rahmat illahi....bagi muslim DOANG!!!!
GUNTUR
Reply| 20 Dec 2012 15:15:35
@all muslems

Seorang muslim, agar dapat hidup harmonis di tengah masyarakat yang majemuk, ia harus melupakan ajaran-ajaran Islamnya. Karena kalau tidak, dia tidak akan bisa hidup harmonis di tengah masyarakat majemuk.

Sebagai muslim sejati, ia tidak seharusnya mau dipimpin oleh orang kafir. Dia tidak boleh bekerja di perusahaan yang bosnya kafir. Dia harus memanggil bosnya, "Hai kafir, laknatullah bahan bakar api neraka". Kepada teman-teman sekantornya, atau kepada tetangga-tetangganya yang non-muslim, dia tidak boleh berteman baik dan seharusnya dia menyapa mereka dengan panggilan, "Hai kafir!"

Sebagai muslim sejati, sewaktu hari raya umat lain, dia tidak boleh memberikan ucapan selamat, apalagi sampai menghadiri perayaan mereka.

Sebagai muslim sejati, dia harus membunuh setiap orang yang menolak ketika diajak beriman dan menolak bayar upeti sebagai ganti keimanan.

Sebagai muslim sejati, dia diperkenankan memperkosa perempuan-perempuan kafir.

Sebagai muslim sejati, dia tidak seharusnya menziarahi Borobudur atau Prambanan, tapi dia harus menghancurkan peninggalan-peninggalan nenek moyang tersebut karena Islam menganggapnya MUSYIRIK.

Sebagai muslim sejati, dia harus membenci TARI JAIPONG, dll karena Islam menganggap itu semua sebagai "PENGUMBAR SYAHWAT LAKI-LAKI".

Sebagai muslim sejati, dia harus membenci alat-alat musik warisan nenek moyang, seperti gamelan, angklung, dll. karena Islam menganggap haram alat-alat musik itu. Satu-satunya yang dihalalkan dalam Islam hanyalah rebana, alat musik khas Arab.

Sebagai muslim sejati, dia harus menolak memberi hormat kepada bendera, karena Muhammad mengajarkan bahwa hormat kepada selain Alloh adalah syirik. Hormat dan sujud menyembah hanya boleh diarahkan ke kota Arab, tidak boleh kepada yang lain.

Sebagai muslim sejati, dia harus membenci bahasanya sendiri, dan harus melestarikan bahasa Arab sebagai bahasa sehari-harinya. Lidah dibuat kearab-araban, wajah dibuat kearab-araban, dan cara berpakaian pun juga dibuat kearab-araban. Dinding-dinding rumah dihiasi dengan tulisan-tulisan Arab dan simbol-simbol Arab. Model bangunan pun dibuat ala Timur Tengah (Arab).

Dan masih banyak lagi, hal-hal yang bila diamalkan utuh, dapat menghancurkan sendi-sendi bangsa.

Itulah kenapa, muslim yang punya hati harus melupakan dulu ajaran Islamnya agar dia dapat menjadi MANUSIA BAIK.

Tergantung kita, ingin menjadi MANUSIA BAIK atau ingin menjadi MUSLIM BAIK?

Menjadi MUSLIM BAIK berarti ia harus menjadi MANUSIA JAHAT.
Menjadi MANUSIA BAIK berarti ia harus melupakan ajaran-ajaran Islam.
ARISJUNIATORO
Reply| 19 Dec 2012 20:35:13
Pusing ah. buat sy, yg mau transfer ke bca saya 0550820820 a/n aris juniatoro adalah agama yg benar. karena sy udah ampe pegel nungging rekening sy masih tetap kosong. katanya tuhan maha penolong. asli siapapun yg bs menolong saya bwt byr utang sebesar 2jt rupiah, dialah org yg agamanya benar karena semua agama menyuruh umatnya saling tolong menolong. terimakasih, saya sangat memerlukan pertolongan.
antichrist
Reply| 19 Dec 2012 18:14:43
Jelaslah, apa masih kurang jelas..?? Jelas bahwa Non Muslim di dalam sebuah negeri yang Mayoritas Muslim, dilarang untuk memimpin.
Kalau disebuah negeri yang mayoritas Non-muslim, itu terserah rakyatnya. Kalau rakyat nya yang mayoritas non muslim, memilih muslim, ya bagus, tapi kalo tidak ya nggak masalah.

Kenapa, masyarakat muslim nggak boleh dipimpin oleh Non Muslim..?? Jawabannya adalah di khawatirkan Negeri yang mayoritas Muslim, akan berubah menjadi Negeri Sekuler, Liberal dan tidak mengikuti kaidah2 Agama Islam.
Bahkan kekuatan & kekuasaan politiknya, akan digunakan untuk menindas kaum Muslim itu sendiri, atau memaksakan ajaran2 agamanya, contoh: Kristenisasi, Yahudisasi, dll...

Dan ternyata memang terbuktikan..?? Jangankan menjadi pemimpin Muslim, yang masih dipimpin oleh orang Islam aja, Kristenisasi, masih banyak dan berjalan, apalagi sampai dipimpin oleh Orang Kristen, Bendera Indonesia bakal berubah menjadi Salib merah, layaknya bendera Inggris...
Pengamat Agama
Reply| 15 Dec 2012 21:59:58
Bukti terkuat bukan kata orang, kata TV, kata Radio... tapi bukti terkuat ialah KATA TUHAN, FIRMAN TUHAN atau KITAB SUCI. Sebuah Kitab yang mengaku dari TUHAN.

Harus berani dihadapkan dengan segala macam masalah, segala zaman, segala segi, segala sisi, dari sudut manapun & harus sepanjang zaman.

Dari segi Sastra, Matematika, Astronomi, Sains, Tata Negara, muamalat, Ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak Penciptaan Alam Semesta (Universe), masa lalu, masa kini, masa depan, sehingga masa kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun.

Dan zaman ini ialah zaman Ilmu Pengetahuan dan Technology, apakah Al Qur’an atau alkitab yang dapat mengikuti perkembangan zaman...???

Mari buktikan KITAB mana yang 100% masih Asli & Suci, dan mana yang palsu.

Ilmu pengetahuan saat ini dengan Satelit, Deteksi & Alat Canggih abad 21 kini membuktikan bahwa air meliputi 71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%, tapi hal ini telah ditulis Al Qur’an jauh-jauh hari 1400 tahun lalu. Ini membuktikan jika Al Qur’an bukan karangan Rasulullah Muhammad SAW, tapi memang datang dari sisi Allah, Tuhan Pencipta Alam.

Ilmu pengetahuan dan Sains modern kini membuktikan bahwa air meliputi 71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%.

Dalam Qur’an disebutkan kata “DARAT” sebanyak 13 ayat, dan kata “LAUT” ialah 32 ayat.

Mari kita perhatikan baik baik:

Darat=13 ayat

Laut=32 ayat

Jumlah= 45 ayat

Percentage DARAT: = 13/45 =28.888888889%

Percentage LAUT: = 32/45 =71.111111111%

Jadi

Pendapat Qur’an, Darat = 28.889%, sedang Laut=71.111%

Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, sedang Laut=71.111%

QS. 4 An-Nisaa’:82 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya masih dalam masalah angka.

BULAN, disebutkan 12 X

HARI, disebutkan 365 X

Apakah ini suatu kebetulan...???

Sekarang, mari kita perhatikan, bagaimana Alkitab Christian berbicara masalah LUAS LAUT… ^_^

1 Raja 7:26 Tebal “laut” itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. “Laut” itu dapat memuat DUA RIBU bat air.

2 Tawarikh 4:5 Tebal “laut” itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. “Laut” itu dapat memuat TIGA RIBU bat air.

… Mana yang betul? 2000…. atau… 3000?

Jika kesalahan ini terjadi pada buku manusia tidak ada soal
Tapi kesalahan ini pada Kitab “SUCI”, FIRMAN TUHAN, mana mungkin??? Mungkinkah TUHAN keliru berfirman?
TUHAN yang salah atau Alkitab Christian yang tak suci lagi???

Perlu diketahui jika zaman lalu belum mengenal angka, jadi “2000? ditulis “DUA RIBU” Sekarang mari kita perhatikan lagi kata Alkitab Christian, masih masalah ANGKA-ANGKA… sedikit saja, tidak perlu banyak… ^_^

Mana yang betul? 1700 atau 7000?

2 Samuel 8:4 Daud menawan dari padanya SERIBU TUJUH RATUS orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong otot diatas tumit segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta.

1 Tawarikh 18:4 Daud merebut dari padanya seribu kereta, TUJUH RIBU orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong otot diatas tumit segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta.

Selisih 5300 orang?
Apakah Tuhan keliru berhitung?

Ingat, yang dinamakan kitab suci dari TUHAN itu harus betul segala seginya, sampai titik & koma harus mempunyai makna, bahkan jumlah kata, jumlah huruf, jumlah kalimat, jumlah surat harus mempunyai makna. Bukan sekedar tulis saja, keliru pula… ^_^ … bandingkan dengan Al Qur’an!

Sekarang masalah “Cerita” kenaikan Isa setelah disalib.

Mana yang betul? Setelah 1 hari, setelah 8 hari atau setelah 40 hari???
Dalam Lukas 24:1-51 & Markus 16:9-19 menulis setelah 1 hari
Dalam Yohanes 20:26 menulis setelah 8 hari
Dalam Kisah Rasul 1:2-3 & 9 menulis setelah 40 hari

Inilah apa yang dikatakan Qur’an tentang kitab “Suci” lain:
QS. 4 An-Nisaa’:82 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

Ini bermakna kitab lain tidak murni dari ALLAH karena banyak pertentangan didalamnya.

Subhanallah…1 lagi bukti…

Dari ilmiah…. Islam TERBUKTI Benar…

Dari nalar…. Islam TERBUKTI Benar…

Dari Sejarah…. Islam TERBUKTI Benar…

Dari bahkan Kitab agama lain pun…. Islam TERBUKTI Benar…
no samiri no paulus
Reply| 14 Dec 2012 23:29:06
Mudah mudahan Allah menimbulakan kasih sayang antaramu dengan orang orang yang kamu musuhi di antara mereka.Dan Allah adalaj Maha kuasa, Dan Allah Maha pengampun lagi penyayang (60:7)
Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berperilaku adil terhadap orang orang(yahudi nasrani) yang tiada memusuhi kamu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu.Sesungguhnya Allah menyukai orang orang yang berperilaku adil (60:8)
Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawan orang yang mengusir kamu dari negerimu dan membantu mengusirmu dan barang siapa menjadikan mereka kawan , maka itulah orang orang yang zalim (60:9)

Baca yachh baru komen,,,
peduli
Reply| 14 Dec 2012 20:50:44
kristen atau presiden amerika org muslim, atau presiden itali muslim.

kita hrs jujur dan realistis indonesia adalah mayoritas Mkita hrs jujur dan realistis masak presiden indonesia org uslim terbesar di dunia FAKTA & BUKTI telah memberikan kesempatan yg sebesar2nya khususnya yg paling banyak menikmati jabatan penting baik sipil maupun militer adalah org2 yg beragama kristen. seharusnya org2 kristen sadar kl anda berkaca dan merenung membanding2kan dg negara2 eropa amerika yg notabene mayoritas kristen apakah mereka memberi kesempatan hari libur nasional kepada perayaan hr besar Umat Islam? Kl anda perhatikan di indonesia rakyat indo yg mayoritas Islam sgt terbuka jls2 memberikan kesempatan kpd kristen cthnya perayaan hr2 besar agama kristen libur nasional mulai dari lahir yesus,wafat yesus dan naik kelangit yesus bukan? apakah kalian kristen tdk menyadari? maukah kalian kami kurangi jatah jabatan atau kami hilangkan hari libur nasional kalian seperti yg org muslim rasakan di amerika?, maukah kalian kami buat kayak umat Islam di Amerika kami larang hari libur nasional kalian? atau kami persempit gerakan kalian kayak muslim di prancis? Seharusnya kalian sadar dan berterima kasih kepada umat Muslim di Indonesia!
Buren
Reply| 14 Dec 2012 20:47:23
terima kasih Pak Peduli atas penerangannya!

Masuk ke indonesia tanpa permisi karakter serakah tdk puas2 agama penjajah masuk melalui penjajah belanda itu memang begitu karakternya org2nya maunya nguasai semua..!
GUNTUR
Reply| 12 Dec 2012 15:04:27
Hahahaha, taqiya

Sepertinya mirip "cerdik seperti ular, tulus seperti merpati"
Menurut sy taqiya itu adalah gabungan dari penipuan dan pembunuhan.
Inlah ajaran jahat dari si Muhammad.
Di Islam memang tidak ada ketulusan, makanya sesama muslim pun saling curiga.
Pakai Akalmu
Reply| 11 Dec 2012 15:36:13
Wah, promosi Rhoma Irama yang mengatas-namakan Allah SWT muncul lagi.Intinya semua kafir harus dienyahkan dan ditindas.
Adakah Allah sesempit dan sebengis itu hakekatnya?
BACA www.rajabegadang.wordpress.com
Ari
Reply| 10 Dec 2012 16:53:52
Anggaplah artikel Robert tipu daya, tapi apakah ayat Qur’an 3:19-28 sebenarnya? bagaimana bunyi-nya, bagaimana maksud & tujuan dari ayat tersebut? Mari kita fokus kepada ayat tersebut, supaya yang muslim/non muslim mendapat pencerahan arti sebenarnya ayat tersebut sejalan dengan Islam agama damai, rahmat buat semua manusia, sehingga menunjukkan bahwa Non Muslim boleh jadi pemimpin bagi Muslim.
buren
Reply| 10 Dec 2012 15:21:05
Sy kira sdh jelas kok , masak org Islam hrs milih orang kafir sbgai pemimpinnya dg meninggalkan orang2 Islam.
Sekarang pertanyaan sy balik ke anda mr robert:
kl anda disuruh memilih apakah anda memilih pemimpin dari Islam dengan meninggalkan orang2 kristen ? kenapa malu2 menjawabnya?

Orang Kristen Malu2 menyebut kepada orang Islam kafir, nanti takut dibilangin kitab sucinya mengandung nilai2 permusahan, sy harap mr robert anda jgn munafik deh..!
MHMT
Reply| 09 Dec 2012 11:57:02
Artikel ini berbahaya?? Ajaran islam terkutuklah yang paling berbahaya dari semua ajaran-ajaran jahat yang ada di dunia ini.. Kalau tulisan ini salah tunjukkan dimana kesalahannya..
nabi sange
Reply| 08 Dec 2012 23:27:39
Artikel yang bagus, menjawab pertanyaan saya selama ini: mengapa Islam membolehkan bohong putih.
eks kristen taat
Reply| 07 Dec 2012 17:43:31
Tulisan paling ngawur yang pernah saya baca, ya tulisan Pak Robert di atas ini.
Wahai saudaraku semua, berhati-hatilah membaca tulisan Robert di atas. Justru, tulisan robert itulah yang jelas-jelas "tipu daya" itu.
Fakta:
1. Dia merasa 'ketakutan" sehingga perlu menulis karangan fiktif ini di blog dengan simbol2 bergaya Islam.
2. Menggunakan istilah-istilah bergaya islam untuk membengkokan ide Qur'an.

Jadi, kenapa mesti berteman dengan orang2 macam Robert ini??? Sungguh, Al qur'an telah menunjukan kebenaran yang mutlak. Tak terbantahkan. Contoh kecilnya adalah artikel Robert. Artikel "TIPU DAYA".
Fetching more Comments...
↑ Back to Top