Budak-Budak Perempuan Sebagai Properti Seksual Dalam Quran

Adalah salah jika membandingkan Amerika dengan komunitas Muslim yang didirikan oleh Muhammad, yang mengklaim mendapatkan inspirasi ilahi. Melainkan, jauh lebih baik jika membandingkan pendiri agama (Yesus) dengan pendiri agama lainnya (Muhammad). Kedua, dalam Perjanjian Baru sama sekali tidak ditemukan adanya ijin dari Tuhan untuk para pria – orang Kristen maupun sekuler – untuk berhubungan seks dengan para budak perempuan. Ini bertentangan dengan roh pelayanan Yesus dan keseluruhan karya para penulis Perjanjian Baru, yang memahami Yesus sebagai penggenapan (fulfilling) Perjanjian Lama. Jika orang-orang Amerika pada masa lalu melakukan hal ini, maka mereka melakukannya bukan karena mengikuti hukum Tuhan. Namun demikian, Quran menetapkan dan melegalkan kejahatan seksual itu, dan menegaskan bahwa kitab ini turun dari Allah melalui Jibril kepada Muhammad. Orang yang berpikiran waras dapat melihat bahwa berhubungan seksual dengan wanita dalam kondisi mereka yang sangat memprihatinkan (perbudakan) adalah salah.

James M. Arlandson

Maukah anda menganut sebuah agama yang mengijinkan pria untuk berhubungan seks dengan para budak perempuan mereka selama perempuan-perempuan itu diperbudak – jika agama ini meneguhkan tindakan tersebut dalam kitab sucinya?  

Umumnya, kebanyakan orang di Barat (dan di tempat-tempat lain) yang berpaling kepada Islam adalah kaum wanita. Saya baru saja mendapat surat elektronik dari seorang wanita Muslim yang mengatakan bahwa ia memeluk Islam 2 tahun yang lalu. Akankah para wanita melakukan hal ini jika mereka mengetahui SEGALA hal mengenai agama ini? Para wanita yang waras harus berhenti dan berpikir dua kali sebelum mengambil langkah yang serius seperti itu (tetapi sebaliknya jika mereka meninggalkan Islam, maka – di banyak negara Islam – mereka akan dihukum mati).    

Islam lebih dari sekadar “Lima Rukun” (Five Pillars) yang tidak berbahaya. Islam mempunyai banyak kebenaran yang tidak menyenangkan, yang mengintip dari balik teks-teks sakralnya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memunculkan sisi-sisi lain dari kebenaran-kebenaran ini, sehingga orang dapat mengambil keputusan berdasarkan  sebanyak mungkin informasi dari semua fakta yang ada.    

Akankah Tuhan yang sejati menginspirasi 600 ayat berikut ini setelah Yesus menunjukkan pada kita jalan yang lebih baik?

Seks dengan budak-budak perempuan di masa damai    

Sura 23 diwahyukan semasa hidup Muhammad di Mekkah sebelum Hijrahnya dari tanah kelahirannya ke Medina pada tahun 622 M. Dalam masa-masa awal pelayanannya, ia tidak pernah mengobarkan perang terhadap siapapun, sehingga ini adalah masa-masa damai, walaupun ia menderita banyak penganiayaan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai konteks historis dan topik literal dari Sura 23, ketik di sini (here)

Dalam Quran, Sura 23:5-6 mengatakan:  

[Terutama orang-orang beriman] . . . dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada bercela  (Bandingkan: Sayyid Abul A’La Maududi, The Meaning of the Quran, vol. 3, h.237).  

Kata-kata kuncinya adalah “budak-budak yang mereka milik” (terjemahan lain: “those who are legally in their possession”).  Maududi (1979) adalah komentator Quran yang sangat disegani, dan ia menafsirkan makna asli dari klausa tersebut, ia mengatakan bahwa berhubungan seks dengan para budak perempuan adalah sah.

Maududi menulis: 

Dua kategori wanita telah dikesampingkan dari perintah umum untuk menjaga bagian-bagian tubuh yang bersifat pribadi (kemaluan) yaitu: (a) para istri, (b) para wanita yang secara sah dimiliki oleh seseorang, yaitu para budak perempuan. Oleh karena itu ayat tersebut dengan jelas menetapkan hukum bahwa orang diijinkan untuk melakukan hubungan seks dengan budak perempuannya seperti halnya dengan istrinya, atas dasar kepemilikan dan bukan pernikahan. Jika pernikahan adalah persyaratannya, maka si budak perempuan akan dimasukkan ke dalam status sebagai istri, dan tidak perlu menyebutkan mereka secara terpisah. (Ibid. p.241, note 7). 

Pokok utama dari bagian ini, yang terlewatkan oleh Maududi atau yang enggan dikritik, adalah bahwa Muhammad sendiri menganjurkan bukan hanya keseluruhan institusi perbudakan, tapi juga seks antara majikan pria dengan para budak perempuan mereka di dalam institusi ini. Tapi bagaimana bisa ia dan juga orang-orang Muslim yang tawakal mengkritik nabi mereka tanpa merusak Islam secara serius? Namun orang-orang Muslim harus melakukannya, jika mereka berpikir secara jelas dan kritis, dan demi kemanusiaan. 

Harus diperhatikan bahwa Sura 70:29-30,  yang juga diwahyukan di Medina, menggunakan kata-kata yang hampir identik dengan Sura 23:5-6. Para pria harus menjaga kemaluan mereka dari semua orang kecuali para istri dan para budak perempuan mereka; yang berarti bahwa pria boleh berhubungan seks dengan para wanita dari kedua “kategori” tersebut (perkataan Maududi). 

Jika para pembaca ingin melihat ayat-ayat ini dalam berbagai terjemahan, mereka harus melihatnya di: This website. Yang satu ini  (This one)  mempunyai 3 terjemahan, dan yang ini (This one) didanai oleh keluarga bangsawan Saudi.  

Seks dengan budak-budak perempuan dalam masa perang     

Kini Muhammad telah hijrah dari Mekkah ke Medina. Pada saat Sura 4 diwahyukan, dan berikut ini kita akan membahas ayat yang ada di dalamnya, ia telah melakukan banyak perang dan kejahatan. Sebagai contoh, ia memerangi orang-orang Mekkah dalam Perang Badr pada 624 M dan sekali lagi terhadap orang-orang Mekkah di Perang Uhud pada 625 M. Ia juga membuang suku-suku Yahudi Qaynuqa pada tahun 624 M dan Nadir pada 625 M. Ia melanjutkan kebijakan seksnya antara para majikan pria dengan budak-budak perempuan mereka di Medina, kotanya yang baru, dengan menambahkan perbudakan para wanita tawanan perang dan mengijinkan para prajuritnya untuk berhubungan seks dengan mereka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai konteks historis dan topik literal dari Sura berikut ini, silahkan ketik di sini (here)

Dalam Quran, Sura 4:24 berkata:  

Dan diharamkan bagi kamu istri-istri yang masih menikah dengan orang lain kecuali mereka yang telah jatuh ke tanganmu (sebagai tawanan perang)... (Maududi, vol. 1, h. 319). Lihat juga Sura 4:3 dan 33:50. 

Oleh karena itu, para tawanan wanita kadangkala dipaksa untuk menikah dengan para majikan Muslim mereka, tanpa mempedulikan status pernikahan wanita tersebut. Tepatnya, para majikan diijinkan untuk berhubungan seks dengan budak yang adalah properti mereka.

Maududi mengatakan dalam komentarnya terhadap ayat tersebut bahwa adalah sah bagi para pejuang Perang Suci Muslim untuk menikahi para tawanan perang wanita, sekalipun para suami mereka masih hidup. Tapi apa yang terjadi jika para suami ditangkap dengan istri-istri mereka? Maududi mengutip satu mazhab hukum yang mengatakan bahwa orang-orang Muslim tidak boleh menikahi mereka, tetapi dua mazhab lainnya mengatakan bahwa pernikahan antara suami dan istri yang adalah tawanan perang dibatalkan (catatan 44).     

Namun mengapa timbul perdebatan mengenai kekejaman ini? Jawabannya sangat jelas bagi orang-orang yang memahami keadilan sederhana. Tidak boleh ada hubungan seks antara para tawanan perang wanita yang telah menikah dengan orang-orang yang telah menangkap mereka. Pada kenyataannya, tidak boleh ada hubungan seks antara para tawanan wanita dengan para majikan Muslim mereka dalam keadaan apapun.

Ketidakadilan seksual ini tidak dapat diterima, namun kehendak Allah tidak terbantahkan – demikianlah yang dikatakan Quran.   

Dapat diramalkan, Hadith mendukung Quran – menginspirasi imoralitas.  

Hadith adalah laporan-laporan mengenai tindakan-tindakan dan perkataan-perkataan Muhammad di luar Quran. Kolektor dan editor Hadith yang paling dapat dipercayai adalah Bukhari (870). 

Hadith menunjukkan bahwa para jihadis Muslim sesungguhnya berhubungan seks dengan para tawanan wanita, tak peduli apakah mereka menikah atau tidak. Dalam kutipan berikut ini, Khumus adalah seperlima dari rampasan perang.  

Ali, keponakan Muhammad dan juga menantunya, baru saja selesai mandi relaksasi. Mengapa? 

Nabi mengutus Ali ke Khalid untuk membawa Khumus (dari rampasan perang) dan...Ali mandi (setelah berhubungan seksual dengan seorang budak perempuan dari Khumus itu).

Apakah tanggapan Muhammad terhadap orang yang membenci Ali oleh karena tindakan seksual ini? 

Apakah kamu membenci Ali oleh karena hal ini?... Janganlah membencinya, karena ia pantas mendapatkan lebih dari itu [dari] Khumus itu. (Bukhari

Dengan demikian, Muhammad meyakini bahwa para budak wanita adalah bagian dari seperlima rampasan perang yang dapat diperlakukan sebagai properti seksual. Ali adalah seorang pahlawan Muslim. Ia adalah suami Fatima, putri Muhammad dari Khadija istri pertamanya. Jadi akankah nabi teladan bagi dunia mengolok menantunya sendiri karena telah behubungan seks dengan seorang budak perempuan? Lagipula, para budak adalah permainan seksual yang adil. Quran berkata demikian. 

Tambahan lagi, para jihadis suci tidak boleh mempraktekkan persenggamaan terputus dengan para wanita yang mereka tangkap, tapi bukan karena alasan yang dapat diterima orang: keadilan sederhana. 

Dalam suatu penyerangan militer dan jauh dari istri mereka, para jihadis Muslim “menerima tawanan dari antara orang-orang Arab dan kami menginginkan perempuan dan selibat adalah hal yang sulit bagi kami dan kami suka melakukan persenggamaan terputus”. Mereka bertanya pada nabi suci mengenai hal ini, dan penting kita perhatikan apa yang tidak dikatakannya.  

Ia tidak mengolok mereka atau melarang mereka melakukan hubungan seks apapun, menyatakannya haram. Namun, ia tersesat dalam teologi dan doktrin yang membingungkan mengenai takdir:

Lebih baik bagimu untuk tidak melakukannya [praktek persenggamaan terputus]. Tidak ada orang yang telah ditakdirkan untuk eksis, tetapi akan mempunyai eksistensinya, hingga Hari Kebangkitan. (Bukhari; untuk Hadith-hadith paralel lihat di sini (here) dan di sini (here)

Itu berarti, orang Muslim wajib berhenti melakukan persenggamaan terputus, dan tetap melanjutkan hubungan seks dengan budak-budak perempuan yang menjadi obyek seks. Takdir mengontrol siapa yang akan dilahirkan. Muhammad tidak melarang praktek yang sangat tidak bermoral ini padahal waktunya sangat tepat untuk melarangnya.  

Lain perkara jika ada tentara dalam pasukan manapun yang menyerang dan memperkosa karena kemauannya sendiri. Semua pasukan mempunyai prajurit-prajurit kriminal yang melakukan perbuatan bejat seperti itu. Namun apa yang dilakukan Muhammad adalah menetapkan perkosaan dalam suatu teks sakral.

Islam menetapkan dan mengesahkan perkosaan.     

Sangatlah mengecewakan melihat Quran tidak menghapuskan kejahatan seksual ini dengan pernyataan yang sejelas-jelasnya: Kamu tidak boleh berhubungan seks dengan para budak perempuan dalam keadaan apapun!

Kesimpulan

Bisa saja diperdebatkan bahwa orang-orang Amerika yang adalah para pemilik budak juga melakukan kejahatan-kejahatan seksual terhadap budak-budak mereka sebelum Perang Sipil (1861-1865), jadi mengapa orang-orang Kristen atau orang-orang Amerika (keduanya tidak identik) harus mengeluh soal Islam? 

Namun demikian, sebagai tanggapan, kedua situasi tersebut berbeda. Pertama, adalah salah jika membandingkan Amerika dengan komunitas Muslim yang didirikan oleh Muhammad, yang mengklaim mendapatkan inspirasi ilahi. Melainkan, jauh lebih baik jika membandingkan pendiri agama (Yesus) dengan pendiri agama lainnya (Muhammad). Kedua, dalam Perjanjian Baru sama sekali tidak ditemukan adanya ijin dari Tuhan untuk para pria – orang Kristen maupun sekuler – untuk berhubungan seks dengan para budak perempuan. Ini bertentangan dengan roh pelayanan Yesus dan keseluruhan karya para penulis Perjanjian Baru, yang memahami Yesus sebagai penggenapan (fulfilling) Perjanjian Lama. Jika orang-orang Amerika pada masa lalu melakukan hal ini, maka mereka melakukannya bukan karena mengikuti hukum Tuhan. Namun demikian, Quran menetapkan dan melegalkan kejahatan seksual itu, dan menegaskan bahwa kitab ini turun dari Allah melalui Jibril kepada Muhammad. Orang yang berpikiran waras dapat melihat bahwa berhubungan seksual dengan wanita dalam kondisi mereka yang sangat memprihatinkan (perbudakan) adalah salah.

Namun masalah yang sebenarnya jauh lebih besar daripada pertanyaan-pertanyaan mengenai sejarah Amerika. 

Pertanyaan berikut harus ditanyakan dan dijawab: Apakah Muhammad, Quran, dan Islam adalah nabi, kitab dan agama yang terbaik untuk membawa umat manusia memasuki milenium yang baru? 

Bagi kita yang berada di luar Islam, yang menguji bukti yang ada dengan obyektifitas yang besar dengan semampu kita dan yang tidak dibutakan dengan pengabdian seumur hidup pada Islam, jawaban terhadap pertanyaan retoris ini sangatlah jelas: tidak, ketiganya bukanlah yang terbaik untuk membawa umat manusia memasuki milenium yang baru.  

Oleh karena itu, semua orang Muslim yang berpikiran jernih, yang hidup di bawah para penindas yang kelewat religius, harus menyingkirkan mereka dan mengobarkan revolusi sekuler seperti yang terjadi di Turki setelah Perang Dunia I. Mungkin hal ini akan terjadi di Iran, dan mungkin Irak akan bersih dari Syariah (hukum Islam), ketika orang-orang Irak mengambil langkah-langkah kecil pertama mereka menuju demokrasi. Mereka harus melepaskan diri dari Quran dan teladan Muhammad.  

Hingga revolusi-revolusi ini terjadi dan hingga para pemimpin relgius menolak banyak ayat dalam Quran dan Hadith, kita yang berada di luar agama ini diijinkan untuk tidak mempercayai agama Muhammad.

Dan para wanita yang digoda untuk memeluk agama Islam, harus berhenti dan berpikir dua kali sebelum melakukannya.

Bahan-bahan pelengkap

Artikel ini (This article) mengutip Quran dan banyak bagian dari Hadith mengenai hubungan seks dengan para wanita tawanan perang. Artikel ini juga menganalisa pendapat para sarjana Muslim modern mengenai topik ini. Mereka mendukung praktek ini. Dalam Appendix One, si penulis menjawab tuduhan seorang Muslim bahwa Perjanjian Lama mengijinkan praktek ini.  

Artikel ini (This article) menganalisa ijin Islam bagi pria untuk berhubungan seks dengan para budak perempuan (hanya mengupas beberapa paragraf). Artikel ini juga mengutip dua sarjana Perjanjian Lama yang menjelaskan suatu bagian dari Perjanjian Lama mengenai pernikahan setelah perang.

Artikel ini (This article) memberikan lebih banyak detil mengenai anjuran Muhammad pada para pejuangnya untuk “melakukannya” dengan para wanita tawanan perang. 

Untuk informasi mengenai hak-hak pernikahan Muhammad yang “spesial” dan “menyenangkan”, lihat: Short article.  

Artikel ini (This article) menunjukkan bahwa Muhammad memiliki budak-budak.  

Online booklet mengutip banyak bagian dalam Quran dan Hadith, meneliti tempat wanita dalam Islam. Kenyataan membawa pada kesimpulan bahwa: Islam tidak menghormati wanita. 

Sedangkan mengenai perbudakan secara umum, Artikel ini (This article) menunjukkan bahwa orang-orang Muslim memperaktekkan perdagangan budak. Artikel ini melacak bisnis kotor ini yang dilakukan di dunia Islam hingga sekarang .   

Artikel pendek (Short article) membandingkan Islam dan kekristenan mengenai perbudakan.   

Overview article adalah sebuah ulasan mengenai perbudakan dalam Islam.  

Halaman web ini (This webpage) mempunyai link dengan banyak artikel dan buklet online mengenai wanita dalam Islam dan kekristenan.  

Halaman ini (This page) dalam sebuah indeks online berkaitan dengan banyak artikel dan bagian-bagian Quran mengenai perbudakan. 

Judul Dalam Bahasa Inggris: Slave-girls as sexual property in the Quran


80 comments Add a Comment
JANGAN GITU AH
Reply| 21 Feb 2014 00:21:34
@ yoshua
kamu seperti orang yang sudah putus asa nih!

baca Alkitabmu. di sana Yesus berpesan apabila kamu dikejar dan dianiaya di suatu tempat, larilah dari tempat itu menghindar! Sebab jika dirimu bersedia saja menyerahkan lehermu dibunuh mereka, maka sama saja kamu membiarkan mereka melakukan dosa! Bukankah anda jadi lebih bersalah jadinya? Bagaimana anda dapat ke surga jika pada waktu anda ingin pergi ke sana, jalan yang ada tempuh malah menimbulkan dosa bagi orang lain??

terkecuali jika anda sudah memenuhi pesan sang Guru, tetapi mereka masih menemukan anda juga, itu artinya anda bebas dari salah karena sudah menjalankan pesan sang Guru!
kosaki
Reply| 20 Feb 2014 18:12:26
@Gentar:
memang susah menjelaskan kepada orang yang agamanya memintanya untuk tidak berpikir dan hanya tunduk pada sebuah bangunan berbentuk kubus dan ada hiasa batu unik di pojoknya untuk memahami mana yang moral tinggi dan mana yang tidak bermoral.
kosaki
Reply| 20 Feb 2014 18:10:38
@reno:
Anda mengatakan bahwa "Hanya ALLAH hanya para rasul yang maha tau". Rasul yang mana saja yang tahu? karena cuma ada satu orang dari Arab yang mengklaim sebagai nabi dan rasul yang menyatakan bahwa surga tempat kawin....rasul-rasul dan nabi-nabi dari suku Israel tidak menyatakan demikian...
Gentar
Reply| 20 Feb 2014 15:26:07
Urus aja nenek klen yang botak pake BANDO itu :P
Dasar calon Kayu NERAKA memang buat semua yang menghina agamaku :@

#STAY IN HELL (CONGRATULATION)
Gentar
Reply| 20 Feb 2014 15:17:19
Memang susah menjelaskan kepada agama yang taunya menyembah PATUNG yang gak pake BAJU gan. Pikiran mereka semua terpusat di dengkul tuh :)
islamquranhadist
Reply| 20 Feb 2014 14:57:51
ORANG PINTAR --> SUPER JENIUS ALA ISLAM SETUJU INI

Pekerjaan ALLOW SWT adalah:
Menyesatkan siapa-siapa yang hendak disesatkan
Bekerja sama dan berbagi tugas dengan IBLIS/SETAN-SETAN untuk menyesatkan
Mengirimkan setan-setan untuk menyesatkan
Menundukkan setan-setan dan menjadi RAJA SETAN dengan gelar KHAIRUL MAKARIN, penipu ulung, SANG PENYESAT

Dalam ISLAM MAHA PENGAMPUN dan MAHA PENYAYANG = SANG PENYESAT
Joshua Loppies
Reply| 20 Feb 2014 12:11:37
hhahaha seru yang baca agama Islam dan Kristen ...tapi yang saya ketahui agama Kristen adalah yang paling benar ...
saya siap mati dipenggal asal mati dengan memeluk alkitab dari pada mati tapi mengkhianati YESUS....
kan di Islam mengajarkan bunuhlah orang kafir di sekitarmu ..
makanya saya menyiapkan diri untuk dibunuh Islam karena saya yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkan saya..
dan saya akan di surga menjadi Domba Allah yang selalu memuji Tuhan ..
bukan Ngewe mulu sama 72 Bidadari tetapi jadi malaikat di sorga ...
Tuhan memberkati kalian semua yang buta akan jalannya
Joshua Loppies
Reply| 20 Feb 2014 11:54:41
kwoakwoakwoka bener bro NABI CABUL anak SD main pake aja wkoakwoakwoakwoakw
islamquranhadist
Reply| 11 Dec 2013 11:48:16
endah
on February 14, 2013 at 11:09 am said:
BABI ITU HARAM

TAPI……

BABU ITU HALAL
--------------------------------------------
Muhammad MENIPU Hafsah dan MENCABULI Maryah di ranjang Hafsah sendiri.

PENIPU dan PENCABUL = BERBUDI AGUNG dan BERAHKLAK SEMPURNA dalam islam.

Lha.... ISLAM KAN AGAMA IBLIS.

IBLIS golongan JIN sebagaimana ADAM golongan MANUSIA
IBLIS = JIN sebagaimana ADAM = MANUSIA

JIN MUSLIM ---> IBLIS BERAGAMA ISLAM

Jadi ya wajar aja IBLIS MENGATAKAN:
PENIPU dan PENCABUL = BERBUDI AGUNG dan BERAHKLAK SEMPURNA dalam islam.

Apalagi pengikutnya yang SUPER JENIUS ALA ISLAM, dah bisa baca tulis dan main internetan, dah lebih MULIA dari si CABUL BUTA HURUF SAW..... pasti lah SETUJU dengan IBLIS... kan SAUDARA... SEUHKUWAH ISLAMIAH.
islamquranhadist
Reply| 11 Dec 2013 11:43:51
kosaki
on December 10, 2013 at 2:36 pm said:

Oh..jadi anda hendak mengatakan bahwa sabda Muhammad saw lebih hebat dibanding sabda Allah swt?
---------------------------------------------------

reno
on December 10, 2013 at 12:22 pm said:
Karena kebodohan lu dan kurang iman lu ,lu ga bisa mengartikan sabda Nabi MUHAMMAD SAW !!!

Maksudnya yang bodoh itu kalau ngga setuju dengan apa yang dilakukan oleh BANDOT TUA yang mengawini anak-anak belum mens.... memenggal kepala suami dan menyodok istrinya pada hari yang sama..... menipu istri sendiri dan mencabuli perempuan lain di ranjang istrinya sendiri dll....


Kalau RENO, karena dia sudah mendapat HIDAYAH ISLAM dan BERSAUDARA DENGAN IBLIS, maka dia otomatis SUPER JENIUS ALA ISLA, sudah bisa baca tulis dan main internetan.... kan suri teladannya si CABUL BUTA HURUF SAW
islamquranhadist
Reply| 11 Dec 2013 11:40:43
reno
on December 10, 2013 at 12:20 pm said:

ALLAH SWT maha pengampun lagi maha penyayang ....

Pekerjaan ALLOW SWT adalah:
Menyesatkan siapa siapa yang hendak disesatkan
Bekerja sama dan berbagi tugas dengan IBLIS/SETAN-SETAN untuk menyesatkan
Mengirimkan setan-setan untuk menyesatkan
Menundukkan setan-setan dan menjadi RAJA SETAN dengan gelar KHAIRUL MAKARIN, penipu ulung, SANG PENYESAT

Dalam ISLAM MAHA PENGAMPUN dan MAHA PENYAYANG = SANG PENYESAT
----------------------------------------------------------
KAPOKJADIMUSLIM on December 19, 2012 at 10:00 am said:

Jawab Nabi, Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.” (Shahih Bukhari, no.647).

Nabi bukan saja pencuri.... tetapi perampok dan pembunuh sadis.
Setelah merampok sukunya KINANA, leher Kinana dipenggalnya dan istri Kinana disodok pada hari yang sama oleh si PERAMPOK JAHANAM tersebut.

Selain itu, si PERAMPOK JAHANAM SAW itu juga seorang pencabul.
Dia MENIPU istrinya Hafsa dan MENCABULI perempuan lain di ranjang Hafsah

Jadi lengkaplah PERAMPOK JAHANAM, PENIPU dan PENCABUL pasti masuk surga Islam.... karena itu adalah contoh berbudi agung dan berahklak mulia.
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:45:18
@reno:
Waktu Muhammad saw ngembat Mariah Koptik dengan licik menipu istrinya..apakah dia menikahi dulu? Gak kok..langsung diembat gitu aja....
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:43:49
@reno:
"Nabi SAW menikahi Aisyah ketika berusia 6 tahun dan menggaulinya saat berusia 9 tahun" (Hadis Shahih Bukhari no.4761, no.4691, no.4763, dan Hadis Shahih Muslim no.2547, no.2548, no.2549, no.2550)“).

Perhatikan kata "menggauli'..berarti Muhammad saw jelas berhubungan seksual dengan Aisyah kan ketika berusia 9 tahun? Atau kamu hendak menyangkal papara hadist-hadist tersebut?
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:38:48
@reno:
Waktu Muhammad saw 'indehoy' sama Maria Koptik, budak dari istrinya apakah dia menikahi Maria dulu? Gak loh...begitu melihat Maria dia langsung 'high' terus nipu istrinya supaya pergi sehingga dia bisa 'menikmati' Maria....Atau kamu mau menyatakan kalau Muhammad saw berzinah dengan Mariah Koptik?
Kayak e kamu punya otak tapi kok gak dipakai ya?
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:36:16
@reno:
"Karena kebodohan lu dan kurang iman lu ,lu ga bisa mengartikan sabda Nabi MUHAMMAD SAW !!!"

Oh..jadi anda hendak mengatakan bahwa sabda Muhammad saw lebih hebat dibanding sabda Allah swt? Perhatikan kembali hadist tersebut, apakah ada pernyataan dari Allah swt yang mendukung sabda Muhammad saw tersebut?
Perhatikan juga kata "UMATKU", jadi ini umatnya Muhammad saw atau umatnya Allah swt?
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:33:08
@reno:
Gak usah dicela memang sudah buruk kok tabiatnya....
kosaki
Reply| 10 Dec 2013 22:32:33
@reno:
Islam pada dasarnya memang memerangi seluruh agama di dunia, karena dalam Islam selain muslim dicap sebagai kafir yang halal untuk dibunuh..jadi sebenarnya kalau ada yang mencelah atau menyatakan kebenaran tentang jahatnya Islam itu adalah tindakan self-defense
reno
Reply| 10 Dec 2013 20:30:44
Mendingan perangin aja antara Islam sama agama lu !!!
ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR !!!!
reno
Reply| 10 Dec 2013 20:29:40
Setuju gan ,kebanyakan dari mereka (selain muslim) tidak berfikir ke situ ,selalu ingin mencela Nabi MUHAMMAD SAW
reno
Reply| 10 Dec 2013 20:22:13
Karena kebodohan lu dan kurang iman lu ,lu ga bisa mengartikan sabda Nabi MUHAMMAD SAW !!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top