Martir Iran Tersenyum Di Tiang Gantungan

Laki-laki ini adalah orang Iran. Kita kosongkan namanya. Ia dihukum gantung bukan karena kriminal melainkan karena imannya. Sama dengan Yesus yang disalib bukan karena Ia penjahat atau pendosa, melainkan karena Yesus berkata jujur- jujur-sejujurnya tentang diriNya: “Memang, Aku Tuhan” (Yohanes 13:13). Ya, laki-laki ini juga berkata tentang imannya, yang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Apa itu kejahatan, sehingga harus digantung? (Lihat berita di bawah : Teror di Iran).

 

Laki-laki ini sekarang ada di tempat baru bersama dengan banyak para martir lainnya, demi percaya akan Tuhannya. Apakah Anda juga akan digantung atau disalib semata-mata Anda berkata: “BATU HITAM INI TUHAN SAYA”? Ini sebuah ironi terbesar dalam hidup yang kehilangan hikmat Tuhan. Untunglah di surga ada tempat khusus , mansion, yang telah Yesus sediakan bagi para para pengikut dan martir Kristus (Yohanes 14:2,3), diseluruh dunia di sepanjang masa. Di depan mereka ada mezbah persembahan yang berisi curahan darah para martir, kurban darah mereka sendiri [bukan 72 bidadari sexy].

Mereka berdoa, sujud menyembah di hadapan Bapa Elohim, meminta supaya darahnya diperhitungkan, agar Tuhan Yesus segera datang kembali kedunia untuk memberikan keadilan dan pembalasan atas darah mereka yang telah tercurah. Mereka berseru, "Perhitungkan darah kami."

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Elohim dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" (Wahyu 6:9,10)

Di depan mezbah itu banyak sekali para martir Kristus disepanjang jaman dan sejarah anti-Kristus. Mereka mengenakan jubah putih berkilauan, dan ditutup selubung cahaya berwarna merah. Selubung itu adalah pancaran  cahaya darah mereka yang sudah tertumpah sebagai martir Kristus.

Laki-laki Iran yang sudah menjadi martir itu sekarang berada di surga memiliki wajah yang sangat tampan. Wajahnya penuh sukacita dan seolah berkata, "Kamu tidak usah takut mati. Jangan takut, karena sama sekali tidak sakit."

Dia tersenyum lebar menghadapi eksekusi karena Roh Kudus memenuhi hidupnya. Dia penuh dengan Roh Kudus dan memandang kemuliaan Kristus di surga, sama seperti yang dialami Stefanus, martir yang menyambut perajaman batu di Jemaat mula-mula.

Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Elohim dan Yesus berdiri di sebelah kanan Elohim. (Kisah 7:55)

"Jangan takut mati sebagai martir, sekalipun harus mati. Ketika Roh Kudus bekerja, tidak akan merasakan sakit", itulah teriakan anak Iran tsb.

Tuhan Yesus menyertainya ketika lehernya dijerat oleh pendakwanya dengan menggunakan katrol/crane. Setelah itu, kursi tumpuan kaki dilepaskan. Rasanya sesak sesaat saja, dan sama sekali tidak tampak sakit. Pada saat itu para malaikat serentak membawa rohnya ke surga dengan tubuh kemuliaan, untuk mendapatkan UPAH BESAR sebagaimana yang telah dijanjikan Tuhan Yesus yang berkata:

“Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." (Matius 5:10-12).

Mereka menjadi saksi-saksi Kristus yang paling mulia! Mengikuti Yesus yang berkata: ”Janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka” (Matius 10:28).

 "Maranatha! Datanglah, Tuhan Yesus! " (Wahyu 22:20)

 

TEROR DI IRAN

Laki-laki di foto ini digantung sampai mati di depan umum oleh “agama perdamaian” di Iran, karena tetap percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dan perhatikan senyum di wajahnya yang diperlihatkan wajah laki-laki itu di dalam damai, karena mengetahui dia sebentar lagi bertemu dengan Anak Elohim, Yesus Kristus. Orang-orang Kristen yang mati sebagai martir siap bertemu dengan Tuhan Yesus. Tetapi untuk orang-orang atheis dan non Kristen, yang ada hanya ketidakpastian. [Atau di-iming-iming dengan janji kosong mendapatkan 72 bidadari sexy]. …

Silahkan di-klik situs ini untuk melihat foto-foto tindakan teror yang mengatas-namakan agama di Iran : http://www.holycrime.com/CrimeNews34.asp

Orang-orang mengantung laki-laki itu karena menaati kitab sucinya yang sudah kehilangan malu untuk berkata :

“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka (QS.47:4)

Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka” (QS.8:12).

“Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu, dan neraka yang menyala-nyala” (QS.76:4).

 Holycrime.com

Dipetik dari buktidansaksi-blogs


23 comments Add a Comment
TrustMan
Reply| 28 Sep 2013 11:31:12
Ini bukti nyata bahwa Quran memberi petunjuk " halal bunuh murtadin"

Jadi manusia yg kritis pasti miris mencermati foto dan kisah martir di Iran.

Jadi selama ada Quran, selalu akan ada yg " dibunuh karena murtad dr Islam "
Petunjuk Quran mirip dg kebijakan manusia berkelas geng pelaku kejahatan, kelompok pedagang wanita dan pedagang narkoba. Bunuh anggota yg murtad.
nova
Reply| 11 Sep 2013 14:25:43
''HIdup bagi Kristus mati adalah keuntungan''. Gbu all
jimat muslim
Reply| 07 Sep 2013 10:03:29
Islam kalau sudah dikritisi pasti berlindung dengan TOLERANSI DI INDONESIA

Mana TOLERANSINYA di saat GEREJA-GEREJA dihancurkan sama umatmu?
Sibolisnaburju
Reply| 06 Sep 2013 20:08:47
@qresna

untuk menegaskan sekaligus mempertanyakan ajaran yang anda imani, sesuai dengan pernyataan anda.

"namun apabila saudara-saudara kita umat nasrani tidak mau mengikutinya ya memang sudah kehendak dari Allah SWT,"

inilah bagian dari ajaran yang diberikan Muhammad, yang banyak pengikutnya terima bulat-bulat.

Allah MENGHENDAKI umat nasrani (yang bukan muslim) tidak mau mengikuti-Nya??

Allah yang bagaimana sih maksud si Muhammad itu?? Allah yang MENGHENDAKI ada manusia yang tidak mau mengikuti-Nya??

Lantas jika ada jin seperti jinnya si muhammad itu yang jadi muslim karena Allah lebih menghendaki Jin itu mengikuti-Nya??

Selamat berpikir!!!
BVO
Reply| 05 Sep 2013 11:56:09
Haleluyah... Semua saudara-saudara terkasih, tidak perlu berkomentar untuk saling menyalahkan. Bagi saya secara pribadi marilah hidup dalam saling mengasihi sesama manusia dan terlebih kepada Tuhan yang menciptakan kita. Islam itu baik, Kristen itu juga baik. Dan bagi saya intinya adalah ajaran boleh saja banyak, agamapun boleh saja banyak, rasul pun boleh banyak, nabi juga bisa banyak, Namun Juruselamat bagi saya hanyalah YESUS KIRSTUS Tuhan. Saya bangga krn DIA mengajarkan tentang Kasih, dan bukan kebencian, bukan permusuhan. Bagi saudara2 sepupu (muslim) jika membaca Alkitab secara keseluruhan maka mata hati saudara mungkin akan terbuka tentang arti KASIH (1 Korintus 13:1-13). Demikian salam damai buat semua juga termasuk saudara2 sepupu(muslim) kita. God Bless us..
IkaIkiIko
Reply| 15 Aug 2013 16:19:56
Ada Rahasia dibalik sebuah Cerita yang gak tau jangan banyak Bicara, saya hanya ikut berkomentar walau terasa sesak juga agama saya dihina tapi di INDONESIA menjunjung tinggi toleransi agama itu paling utama. Jadi jangan jadi TONG KOSONG NYARING BUNYINYA.
arvi
Reply| 05 Aug 2013 14:29:25
coba lihat saudara kita itu saat akan digantung dia penuh dengan suka cita. masak kita dsini tidak bisa menunjukkan kasih itu pada saudara2 kita yang tak seiman. sehingga mereka bisa lihat oh ini kah laskar kristus itu bukan pake pedang pake senjata tapi pake firman Tuhan yang berlandaskan kasih
GBU all
Malachy
Reply| 07 Jun 2013 15:41:51
@qresna:
Sebenarnya kalau orang muslim seperti anda (bertoleransi tinggi) semua pemikirannya,bisa jadi situs seperti ini ga akan muncul. tapi sayang oh sayang, ada banyak orang yang jauh lebih bejat daripada apa yang diajarkan kitabnya. Tuh contohnya liat diatas.
Kenapa ada kebencian muslim ke agama lain? Karena ditaruh oleh oknum2 yang ga jelas gelarnya. Tidak akan ada asap kalau tidak ada api,kan.
Dan liatlah sekarang,selama berabad-abad muslim-Kristen selalu ga sepaham..

Saya salut sama orang-orang muslim moderat (bertoleran terhadap agama lain) lain seperti anda. Namun kejijikan yang mendalam sama oknum yang membuat anda bukan berada di Shirotol Mustaqim (maaf kalau salah tulis. Bukan orang Arab).
Pribadi yang baik pada dasarnya ada, namun pengajaran yang salah akan membuat kebaikkan itu terbalik. Lihat fakta di dunia dengan semua perintah2 yang ada di al-quran yg mnyuruh menjagal orang 'kafir',tanpa melihat mereka predikat mereka sebagai manusia. Parahnya lagi wahyu tersebut menjadi multi tafsir dan saudara saya yang ada di Iran yang diceritakan diatas jadi 'korban' (yang walaupun menjadi contoh buruk bagi muslim,namun menjadi contoh paling mulia dari umat Kristiani). Sesadis itukah oknum yang memberikan wahyu,dibanding dengan wahyu yang mengatakan, kasihilah sesamamu manusia, Matius 22:39 & doakanlah musuhmu, Matius 5:44. Sangat kontras.

Sebaliknya,kalimat yang berkata, "Masya Allah,bertaubatlah...." itu seharusnya tertuju bagi anda dan para ekstrimis muslim lainnya yang dibodohi.
Mhd61l4
Reply| 07 Jun 2013 12:59:19
Anda mengatakan:
"Artikan dengan baik, tafsirkan dengan seksama. Berpikir logis itu baik, tapi ilmu tentang Agama dan Hipotesa TUHAN itu membutuhkkan keimanan yang lebih. "

Dalam satu kalimat, anda mengajukan pernyataan yang bertolak belakang..!!! Khas ISLAM...!!!

KEBENARAN DALAM BUNGKUS TAFSIR, PEMBENARAN ALA ISLAM

Saya ngga habis pikir bagaimana caranya menafsirkan Maryam saudara Harun menjadikan Harun rujukan orang saleh.
Saya bingung menelaah Dzulkarnaen, kok bisa si Kafir menjadi nabi islam.
Saya merasa aneh legenda 7 penidur sebagai tanda kemahaan allow swt, padahal itu cuma dongeng.

Saya sangat memahami bagaimana muslim berdebat tentang suatu hal yang menyangkut islam.
Saya sangat mengerti apa yang dimaksud dengan berbudi agung dan berahklak sempurna.
Saya sangat takjub kalau dikatakan AL QURAN berisikan KEBENARAN ILMIAH.

Andai saja ada disertasi doktoral yang membuat catatan kaki untuk tafsiran tulisannya, saya pastikan akan saya coret dan saya buang ke lubang sampah.
Kebenaran tidak bisa ditafsirkan, karena kebenaran harus nyata, dimengerti sebagai satu kesatuan yang utuh untuk membedakannya dengan ketidak benaran.
Kebenaran harus jelas sebagai penjelasan tanpa penjelasan lebih lanjut sampai ditemukan bukti dan fakta baru tentang kebenaran sebagai kebenaran yang baru.

Bahwa Maryam saudara Harun adalah benar, harus jelas siapa Maryam yang dimaksudkan.
Maryam anak Imran, Maryam saudara Musa, jelas adalah Maryam saudara Harun.
Bahwa Maryam ibu Isa yang lahir di bawah pohon kurma, jelas bukan saudara Harun yang dimaksudkan, tidak perduli Harun orang saleh atau bukan.
Bahwa Maryam orang Yahudi, ibu Isa yang lahir di bawah pohon kurma, jelas bukan saudara Harun orang Yahudi yang dimaksudkan, tidak perduli Harun orang saleh atau bukan, karena orang Yahudi tidak pernah menyebut seseorang dengan gelar orang saleh.

Andai saja ada disertasi doktoral yang membuat catatan kaki untuk tafsiran tulisannya, jelas dia beragama ISLAM, yang berpikir kebenaran didapatkan dari TAFSIR.

Saya sangat takjub kalau dikatakan AL QURAN berisikan KEBENARAN ILMIAH andai saja ada seorang yang berpendidikan tidak bisa memahami perbedaan KEBENARAN dengan PEMBENARAN.

Saya sangat takjub kalau dikatakan AL QURAN berisikan KEBENARAN ILMIAH andai saja ada seorang yang berpendidikan tidak bisa memahami perbedaan KEJELASAN dengan TAFSIRAN.

Saya sangat memahami dan mengerti kalau dikatakan AL QURAN berisikan KEBENARAN ILMIAH kalau yang mengatakannya berdasarkan TAFSIR.

Anda tidak perlu sekolah tinggi tinggi untuk memahami apa yang saya tulis di atas.
Kebenaran, Kewarasan Dan Rasionalitas Quran Yang Dapat Membuat Anda Tertawa.............
Saya juga ikut tertawa ada TAFSIR KEBENARAN ILMIAH....
Mhd61l4
Reply| 07 Jun 2013 12:56:19
Anda mengatakan:
"Bila diperhatikan, ayat-ayat tersebut digunakan konteksnya ketika Nabi Muhammad sedang berperang, bukan ketika hidup bermasyarakat "

Tanggapan:
Bukankah ISLAM AGAMA ALLOW? Dulu, sekarang dan selamanya.... tidak berhubungan dengan konteks yang anda maksudkan.

Quran sudah tertulis di lauh mahfuzh..... TELAH... bukan mengikuti situasi..!!!

Tapi saya bisa memaklumi pendapat anda, karena anda MUSLIM seuhkuwah dengan IBLIS, sama sama beragama islam... yang smebahannya KHAIRUL MAKARIN si PENIPU ULUNG.

Pahamilah apa yang saya tulis di bawah ini dan bandingkan dengan pendapatmu:

IBLIS golongan JIN sebagaimana ADAM golongan manusia.

Menurut (pengakuan) ahli ahli islam
IBLIS yang beragama islam disebut JIN MUSLIM
IBLIS yang beragama lain disebut JIN KAFIR (diluar islam adalah kafir)

Setan setan yang dikirimkan allow, (kadang diterjemahkan sebagai kata sifat) bisa jin/iblis bisa juga manusia (muslim tentunya).

Jadi kalau ada yang hendak meninggalkan islam, berarti memutus hubungan dengan IBLIS atau dan setan setan, karena IBLIS beragama islam dan setan setan adalah suruhan allow.

Silahkan searching situs situs islam yang membahas hubungan antara IBLIS, JIN dan SETAN berdasarkan QURAN dan HADIS, semuanya sahih dan diakui (terselubung) bahwa ISLAM ADALAH AGAMA IBLIS...!!!

Apakah islam jalan yang lurus? Ya, berdasarkan prespektif iblis.
Apakah islam rahmat semesta alam? Ya berdasarkan prespektif iblis.
Apakah islam cinta damai? Ya, berdasarkan prespektif iblis.

Yang pasti, semua hal yang berdasarkan prespektif iblis akan bertentangan dengan GOLDEN RULE yang dipahami dan diusahakan bagi manusia dan kemanusiaan.

Lihat kembali:
Apakah islam jalan yang lurus? Ya, berdasarkan prespektif iblis, allow adalah KHAIRUL MAKARIN
Apakah islam rahmat semesta alam? Ya berdasarkan prespektif iblis, allow menganjurkan pembunuhan
Apakah islam cinta damai? Ya, berdasarkan prespektif iblis, allow menganjurkan permusuhan dan peperangan.

Contoh kelakuan yang paling pas dari pertanyaan pertanyaan tersebut dan ya dalam prespektif iblis adalah KELAKUAN BEJAD SI CABUL MUHAMMAD yang menjadi NABI ISLAM/NABI IBLIS.

Pendapat diatas seketika akan gugur dengan sendirinya apabila ada MANUSIA MUSLIM maupun JIN MUSLIM yang bisa menjawab:

ANJING JANTAN TUA TIDAK MENGAWINI ANAK ANJING (Binatang saja tahu mengawini anak anak tidak boleh)
MUHAMMAD BANDOT TUA MENGAWINI ANAK ANAK (Iblis memberikan gelar ahklak yang sempurna)

Manakah yang lebih baik kelakuannya antara ANJING VS MUHAMMAD?

Mengutip pernyataan anda:
Bila diperhatikan, ayat-ayat tersebut digunakan konteksnya ketika Nabi Muhammad sedang berperang, bukan ketika hidup bermasyarakat .....

Nah, ketika anda hidup bermasyarakat..... apa tanggapan anda kalau saya mengatakan ANJING TIDAK MENGAWINI ANAK ANJING, lebih mulia dari MUHAMMAD MENGAWINI ANAK YANG BELUM MENS.

Anda mau mengatakan konteks lagi?
Mhd61l4
Reply| 07 Jun 2013 12:05:55
@mario
Anda mengatakan:
"Otak saudara-saudara muslim susah untuk menjadi jernih, karena sudah di brain wash...."

Itulah sebabnya secara moralitas, muslim adalah manusia terburuk...!!!

BASIS MORALITAS, MUSLIM VS MANUSIA

Moralitas dipengaruhi variabel variabel penting berdasarkan kondisi lingkungan dimana orang orang tinggal dan mengenal kehidupan sebagai manusia.

Hewan tidak bermoral, tetapi hewan bisa jadi lebih baik dari manusia. Hewan tidak bermoral karena hewan bukan manusia.

Bagaimana dengan muslim? Apakah mereka bermoral?
Ditinjau dari segi agama islam, contoh moral paling tinggi sebagai standar umat islam adalah Muhammad yang dianggab (berdasarkan klaim) berahklak sempurna dan berbudi agung. Maka setiap muslim yang bermoral adalah yang mencontoh prilaku sempurna sang nabi besar junjungan islam.

Permasalahannya yang termasuk muslim terdiri dari 2 golongan, manusia dan jin, turunan Adam dan turunan Iblis yang diakui islam sebagai penganutnya.

Standar moral tertinggi bagi IBLIS, tentunya sebagai muslim sama dengan muslim yang berwujud manusia yang mengagungkan prilaku sempurna Muhammad sebagai:

1. PENIPU dan PENCABUL
Muhammad menipu istrinya sendiri (Hafsah) dan mencabuli perempuan lain (Maryah) di ranjang Hafsah sendiri adalah contoh MORAL prilaku sempurna

2. PEMBUNUH SADIS dan BIADAB
Muhammad membunuh janda tua renta (Fatima) dengan terlebih dahulu menyuruh memperkosa putri Fatima sebelem Fatima diikat pada unta yang berjalan berlawanan sehingga tubuhnya tercabik cabik adalah contoh MORAL berbudi agung.

Ada ribuan pembunuhan yang dilakukan Muhammad sebagai contoh berbudi agung, termasuk di dalamnya mengawini perempuan (Safiyah) yang bapak, sanak keluarga dan suaminya dibunuh dihadapannya sendiri pada hari yang sama dia dikawini.

3. PERAMPOK dan PEMBUNUH
Untuk menghidupi para pengikutnya, Muhammad melakukan perampokan dan pembunuhan atas pedagang pedagang karavan adalah contoh MORAL ahklak sempurna. Bahkan harta rampokan adalah milik Allow yang mengirimkan setan setan untuk menyesatkan manusia.

Binatang tidak bermoral, tetapi jelas binatang lebih baik dari Muhammad si PENIPU, PENCABUL, PERAMPOK, PEMBUNUH SADIS BIADAB.

Ditinjau dari segi kemanusiaan, maka muslim adalah setengah manusia setengah iblis karena pengikut islam adalah manusia dan iblis, maka MORALITAS ISLAM adalah moralitas setengah IBLIS yang dengan bangga menyajikan bukti dan fakta sejarah bahwa contoh AHKLAK SEMPURAN dan BERBUDI AGUNG dalam standar MORALITAS ISLAM adalah PENIPU, PENCABUL, PERAMPOK, PEMBUNUH SADIS BIADAB.

Bagaimana dengan BINATANG bila dibandingkan dengan MUSLIM?
Binatang jauh lebih baik dari muslim yang mengikuti standar moral Islam.

ANJING JANTAN TUA TIDAK MENGAWINI ANAK ANJING jauh lebih baik dari
MUHAMMMAD MENGAWINI ANAK ANAK YANG BELUM MENS.

Dan standar moral ISLAM mengajarkan ANJING HARAM HUKUMNYA, MUHAMMAD BERMORAL SEMPURNA.

Artikel di atas memperjelas MUSLIM adalah setengah IBLIS dan hanya bisa bermoral selayaknya manusia apabila ISLAM DITUMPAS.

BASIS MORALITAS, MUSLIM VS MANUSIA adalah membandingkan prilaku MUHAMMAD dibandingkan dengan BINATANG, mana yang lebih baik.... karena sejatinya, manusia yang bermoral pastilah lebih baik dari binatang.

Adakah MUSLIM yang lebih baik dari BINATANG? Kalau ada, mereka pasti bisa memberikan arti dari:
1. Apa yang dimaksud dengan PENIPU dan PENCABUL
2. Apa yang dimaksud dengan PEMBUNUH SADIS dan BIADAB
3. Apa yang dimaksud dengan PERAMPOK dan PEMBUNUH

Kemudian bisa menyimpulkan standar moral bagi manusia yang tidak berlaku bagi BINATANG DAN IBLIS.
spartan
Reply| 06 Jun 2013 16:38:06
hehe..bener banget
islamquranhadist
Reply| 06 Jun 2013 13:41:50
@qresna
Menambahi komentar dari admin:

Saya mencoba apple to apple atas tanggapan anda dan bagaimana melihat reaksi islam atas pernyataan anda:
"Yang pasti bedanya ISLAM dan Umat KRISTIANI yang mendasar menurut saya cuma satu tok....."

dengan membandingkan apa yang anda katakan:
"Islam memberi koreksi terhadap Umat Nasrani (menurut saya sebagai umat Muslim), namun apabila saudara saudara kita umat nasrani tidak mau mengikutinya ya memang sudah kehendak dari Allah SWT"

Silahkan anda menanggapi apabila ada pernyataan:
"Ahmadiah, Bahai, wiro Sableng dll.... memberi koreksi terhadap Umat Islam (menurut saya sebagai umat Manusia), namun apabila saudara saudara kita umat islam tidak mau mengikutinya ya memang sudah kehendak dari Tuhan yang maha esa."

Selebihnya pernyataan anda hanya self proclaim, sama seperti artikel http://bacabacaquran.com/2013/05/08/properti-yang-dicuri-islam-dan-klaim-pembenaran/

Sangat memalukan mengais remah remah hanya untuk menyama nyamakan islam dengan Kristen... TAK TAHU MALU...!!!!

Di Kristen IBLIS adalah musuh abadi, bapa segala dusta.
Di Islam, IBLIS adalah teman seuhkuwah...... KHAIRUL MAKARIN pimpinannya.

Selanjutnya terserah anda, toh terminologi dalam islam adalah terminologi jungkir balik, sehingga apapun yang anda katakan, pastilah mempunyai pengertian yang jungkir balik.

Semoga anda sebagai umat islam bisa mengerti apa yang dimaksut dengan penipu, pencabul, perampok, pedofil, bangsa, sadis, biadab, pembunuh..... sebagaimana manusia normal yang memiliki otak, kecuali anda bersikukuh bahwa ISLAM memang agama IBLIS.

Iblis golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia.
Turunan iblis beragama islam, jin muslim
Turunan adam beragama islam, manusia muslim.

AGAMA TURUNAN IBLIS sama seperti agamamu...ISLAM!!!!!!!!!!
rhea
Reply| 06 Jun 2013 09:34:50
Semakin menunjukkan kebenaran sendiri, semakin jauh dari kebenaran Allah. bagi umat Kristen yang mengerti betul apa artinya beribadah kepada Tuhan, mereka siap mempersembahkan darah tanpa harus mencurahkan darah orang lain. bagi saudara-saudara muslim, bila mau jujur, mereka akan tau siapa Isa Almasih yang di terangkan di dalam Alquran.
Deder
Reply| 06 Jun 2013 02:22:25
@all
Iman itu tidak bisa diukur oleh nalar manusia. Iman itu kasih. Jangan katakan kalian orang yang beriman jika kalian masih menilai orang lain berdasarkan tafsiran akal pikiran, bukan berdasarkan iman yang berarti kasih itu sendiri.
Semua yang terjadi di atas Bumi ini sudah ada dalam kitab Suci. Jadikan dirimu salah satu penghuni surga dengan selalu berfikir positif dan berbagi kasih.
Staff Admin
Reply| 08 Apr 2013 12:24:37
Memberi tanggapan atas komentar anda:
1. Islam memberi koreksi terhadap Umat Nasrani
Apa yang telah dikoreksi? Bisa anda tunjukkan beserta bukti-buktinya?
2. pada masanya nanti Yesus kembali ke bumi mengambil Al kitab (Injil) yang masih murni yang tersimpan di Vatikan untuk diajarkan kembali kepada Umat manusia di seluruh dunia
Apa anda mempunyai bukti Injil yang 'asli tersimpan di Vatikan? Atau bukti bahwa Injil telah dipalsukan selain klaim dari Quran? Perlu dingat, klaim tanpa bukti adalah fitnah/kebohongan!
3.muslim menyakini sekarang kitab-kitab suci tersebut sudah tidak murni lagi
Bisa buktikan kapan, dimana, siapa, bagaimana cara memalsukannya? Ingat klaim tanpa bukti adalah kebohongan/tuduhan palsu! Buktikan dengan referensi ilmiah, bukan hanya klaim dari Quran yang minus bukti!
qresna
Reply| 07 Apr 2013 13:53:42
Masalah keyakinan adalah masalah yang sangat sakral yang datangnya benar-benar dari Allah Tuhan YME, Islam memberi koreksi terhadap Umat Nasrani (menurut saya sebagai umat Muslim), namun apabila saudara saudara kita umat nasrani tidak mau mengikutinya ya memang sudah kehendak dari Allah SWT, silahkan saudara-saudara umat nasrani memegang kenyakinan toh Allah SWT, menciptakan seluruh dunia dan isinnya penuh dengan perbedaan. Bisa aja seluruh umat manusia nasrani semua, atau muslim semua atau Yahudi semua, ga ada yang ga mungkin bagi Tuhan YME, karena dunia seisinya adalah milik Tuhan YME. Menurutku perbedaan membuat kita berkompetisi untuk membangun dunia. Yang pasti bedanya ISLAM dan Umat KRISTIANI yang mendasar menurut saya cuma satu tok. Sisanya sama (sama mengajarkan ketuhan yang MAH ESA). Bedanya Islam dengan Nasrani itu cuma beda dalam memandang YESUS KRISTUS (Isa Al Masih Alaihi Salam), Yesus menurut Islam adalah seorang Nabi yang diutus oleh Allah setelah nabi Musa Alaihi Salam. kepada kaum/umat Yahudi untuk mengembalikan Umat manusia kepada kenyakinan tentang ketuhanan yaitu KETUHANAN YANG ESA. menurut Islam Isa Almasih (Yesus Kristus) belum wafat, yang meninggal di tiang salib adalah orang yang atas kehendak Tuhan YME, menjadi orang yang disalib. Isa Almasih (Yesus) masih hidup di Surga. pada masanya nanti Yesus kembali ke bumi mengambil Al kitab (Injil) yang masih murni yang tersimpan di Vatikan untuk diajarkan kembali kepada Umat manusia di seluruh dunia, termasuk kepada kaum Muslim. karena pada waktu itu telah terjadi kerusakan moral semua umat manusia. Dan masa itu merupakan masa-masa dunia mau berahir (qiamat). Inilah yang sebagian kecil yang ditulis dalam Al Quran. Buat saudara-saudara non muslim yang ingin membaca Al Quran ya silahkan, tapi jangan dipotong-potong/setengah-setengah karena Al Quran adalah satu kesatuan. Saya tidak mengajak saudara umat nasrani untuk memeluk Islam, tapi itulah yang benar-benar adanya. Masalah kenyakin hanya Allah / Tuhan YME yang bisa merubah, manusia hanya bisa memberi kabar. Silahkan saudara-saudara Umat Nasrani untuk memegang teguh Iman saudara saudara. Bagi umat Islam menyakin Al Kitab (Injil) dan Taurat (kitab suci umat Yahudi) adalah kewajiban, karena kitab kitab suci datangnya dari Allah,. (tetapi umat muslim menyakini sekarang kitab-kitab suci tersebut sudah tidak murni lagi, maka Al Quran lah yang meluruskan.). Mari kita tetap menjaga kerukunan antara agama khususnya Umat Muslim-Nasrari karena sesungguhnya kita adalah saudara. Banyak pertumpahan darah diantara Muslim - Nasrani terjadi. menurutku bukan karena masalah perbedaan kenyakinan tetapi karena masalah saling mengumbar emosi saling memaksa satu sama lain. Namun apabila kita bisa mematuhi dengan benar ajaran dalam kitab suci (Al quran, Injil) dan menjaga IMAN kita dengan benar maka saya yakin tidak ada pertumpahan darah. Tapi yang namanya MANUSIA tidak akan lepas dari emosi, dan ini bisa terjadi pada setiap manusia baik dari umat muslim maupun nasrani. Mari Kita serahkan ke imanan kita hanya pada TUHAN. Wa'alahu a'lam bisawab... (kurang lebih artinya :sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui).
Mario
Reply| 02 Apr 2013 03:46:09
Otak saudara-saudara muslim susah untuk menjadi jernih, karena sudah di brain wash oleh ajaran dan janji-janji manis yang menjadi harapan semu mereka. Logika dan nalar mereka sudah tidak jalan, sehingga dengan membabi buta membela agama mereka dan itu mereka anggap sebagai jihad, yaitu membela agama yang mereka anggap benar. Bagi orang-orang ini, sehebat apapun KEBENARAN yang diungkapkan, tetap akan menjadi SAMPAH bagi mereka, karena fokus mereka hanya kepada sampah dan bagi mereka sampah itu adalah sesuatu yang paling berharga, karena otak yang dicuci bersih dengan kotoran sampah tersebut.
joseph
Reply| 29 Mar 2013 15:43:51
utk @ NOBODY....seharusnya coment anda di atas diperuntukkan utk golongan anda sendiri krn selama ini kami sbg umat nasrani malah yg sering jadi korban salah tafsir ayat quran oleh golongan anda,,,ingat jika golongan anda (islam) membunuh kami org nasrani, sama halnya anda menghina Isa almasih junjungan kami, dan itu sama halnya juga menghina Allah yg telah mengutus Isa almasih
nobody
Reply| 26 Feb 2013 12:39:02
buat non-muslim, petikan-petikan ayat yang disebutkan diatas, coba baca beberapa ayat sebelumnya. Karena banyak muslim/non-muslim salah memahami konteks ayat tersebut. Bila diperhatikan, ayat-ayat tersebut digunakan konteksnya ketika Nabi Muhammad sedang berperang, bukan ketika hidup bermasyarakat :)
Fetching more Comments...
↑ Back to Top