Melegalisasi Penyangkalan Terhadap Allah

Kita membaca dalam Sura al-Nahl 16:106:

“Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar”.

 

Al-Tabari menjelaskan ayat ini sebagai berikut:

Dikisahkan bagaimana Bani Quraish mendesak ‘Ammar, bapa dari Yasir, dan Sumayya untuk menyangkali Islam. Lalu mereka mengikat Sumayya pada dua ekor unta dan mengarahkan tombak ke jantungnya, berkata kepadanya agar ia menyerahkan diri kepada para pria itu, dan membunuhnya. Kemudian mereka membunuh Yasir. Maka mereka inilah dua orang martir pertama dalam Islam. Sedangkan mengenai ‘Ammar, ia mengatakan pada mereka dengan terpaksa, apa yang mereka katakan. Maka hal itu diceritakan kepada Utusan Allah, yaitu bahwa ‘Ammar sudah tidak lagi beriman.

Ia (Rasulullah) berkata, “Tidak, ‘Ammar sangat penuh dengan iman dari ujung kepala hingga ke ujung kakinya; iman telah bercampur dengan daging dan darahnya”. ‘Ammar datang sambil meratap kepada Utusan Allah. Oleh karena itu, Utusan Allah mulai menghapus air matanya, dan berkata,”Jika mereka kembali padamu, ulangi mengucapkan pada mereka apa yang telah engkau katakan!” Ini sebuah bukti bahwa mengucapkan ketidakpercayaan ketika tengah berada dibawah tekanan adalah hal yang diijinkan dalam Islam.  

Pertanyaan kita adalah: Apakah seseorang dapat dikatakan sebagai orang yang beriman jika ia berbohong mengenai keyakinannya, atau menyangkali Tuhan yang hidup demi menyenangkan manusia?

Kristus berkata: “Barangsiapa menyangkali Aku di depan manusia, maka dia pun akan disangkali di hadapan malaikat Tuhan.” (Lukas 12:9)


45 comments Add a Comment
Staff Admin
Reply| 03 Apr 2013 10:11:43
Yang anda paparkan itu merupakan revisi hasil terjemahan dan tidak mengubah text asli dari Alkitab. Jika anda tertarik dengan isi text asli Alkitab silahkan membaca yang dalam bahasa aslinya. banyak tools/aplikasi yang bisa dipakai untuk mempelajari text asli Alkitab (misalnya Bibleworks).

Depag juga mengadakan revisi terjemahan Quran kan? yang direvisi adalah hasil terjemahan text Arab ke bahasa Indonesia. Dan pernah ada juga kesalahannya, lihat di link berikut: http://www.arrahmah.com/read/2011/05/04/12252-kemenag-akhirnya-mengakui-kesalahan-terjemah-al-quran.html

Itu saya ambilkan dari link situsnya para muslim meskipun dalam situs ini juga pernah dibahas.
ilmiah
Reply| 03 Apr 2013 09:48:16
Aduh..mimin...
Ane juga tahu klo Alkitab itu bahasa lain lalu diterjemahkan ke berbagai bahasa biar kita paham....
Yang ane tanya lu kan bilang terjemahannya direvisi?? Tpi isinya tidakkan? Terus kasus di atas yang ane ungkapkan apa?? Itu terjemahan atau isi ???
Staff Admin
Reply| 03 Apr 2013 09:37:36
Mank di Alkitab isi ama terjemahan beda? Isi Alkitab apa ya? Terjemahannya apa ya??
-------
Berarti anda malah belum pernah membaca Alkitab dan tentu saja tidak tahu bahasa asli yang dipakai dalam Alkitab? Bahasa asli Alkitab bukan dalam bahasa Indonesia, makanya dibuat terjemahan supaya mudah dibaca, dimengerti dan dipahami oleh orang-orang yang memerlukannya. Untuk revisi terjemahan tentu saja mengikuti kaidah baku bahasa Indonesia. Masih ingat kan bedanya pergantian dari ejaan lama ke ejaan baru?

Sebelumnya kan saya sudah bilang, bahwa terjadi pula revisi terhadap terjemahan Quran, dan anda tidak tahu hal itu? Tidak pernah membaca koran ya? Kemana aja anda selama ini?

Dalam kasus Utsman, dia menyusun dengan susunan yang berbeda dari urutan turunnya 'wahyu' dan membakar kodek/mushaf Quran yang lain supaya Quran hasil editannya diterima secara umum. Apakah itu bukan termasuk revisi? Silahkan pelajari juga, bahwa dalam masa penyusunan Quran oleh Utsman banyak ayat-ayat Quran yang 'diwahyukan' kepada Muhammad hilang (ada yang dimakan kambing,, ada yang tugasnya menghafal malah mati di medan perang, ada yang sudah tidak bisa terbaca, dan lain sebagainya). Jadi dapat disimpulkan bahwa Quran yang sekarang (hasil kodifikasinya Utsman) tidak lengkap kan?
ilmiah
Reply| 03 Apr 2013 09:29:08
Klo mank pun terjemahannya yang diubah tanpa mengubah isinya...apa gk bahaya juga min?? Salah-salah menerjemahkan bisa bingung sendri lho...
hari ini A tahun depan E apa sama tu?? bedakan??

liat ini...

Alkitab cetakan tahun 1996-2005
Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.

bandingkan dengan 5 tahun sebelumnya
Alkitab cetakan 1991
Imamat11:7-8 Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak,
haram itu bagimu.
itu isi atau terjemahan yg direvisi min?? atau mank otak para ahli kitabnya ya direvisi wkwkwkwkw
Staff Admin
Reply| 03 Apr 2013 09:23:53
Yang ada dalam forum ini bukan pengikut kristen, tetapi ada yang pengikut Yesus Kristus dan yang bukan pengikutnya. Tentu saja pada saat itu Yesus tidak menjelek-jelekkan Muhammad karena Muhammad belum lahir. (akan tetapi peringatan akan datangnya orang yang dipakai oleh iblis untuk menyesatkan manusia sudah ada, bahkan sejak zaman para nabi!)

Anda mengatakan bahwa segala kelakuan Yesus itu baik, sangat berbeda dengan kelakukan Muhammad kan?

Dalam forum ini para netter tidak ada yang menjelek-jelekkan Muhammad, yang ada adalah menceritakan keburukan/kejelakan Muhammad (tentunya ada buktinya1). Menjelek-jelekkan itu merupakan perbuatan membuat yang baik menjadi terlihat jelek, akan tetapi bila suatu hal itu memang sudah jelek dan yang jelek itu diungkapkan, apakah termasuk kategori menjelek-jelekkan?
ilmiah
Reply| 03 Apr 2013 09:15:08
haha jumpa lagi ne min...!!
Mank di Alkitab isi ama terjemahan beda? Isi Alkitab apa ya? Terjemahannya apa ya??

Klopun terjemahannya yang direvisi 5 tahun sekali kenapa? Apa 5 tahun sebelumnya ada yang salah atau ada yang kurang indah atau malah ada yang kurang srek di hati??! Jadi untuk tahun depannya diganti lagi terjemahannya?? Mank Alkitab seenaknya aja ya ganti-ganti terjemahannya? Ingatlah lho min kitab lu firman Tuhan (versi lu) bukan buku komik! gk pantas firman tuhan di otak-atik ama tangan manusia!

Soal Quran direvisi hahahaha, darimana Alquran direvisi akh..admin bcanda ne?? Quran tu bahasa Arab gimana merevisinya?? Utsman kan mengumpulkan bukan merevisi ingat !!! Mengumpulkan tapi bukan mengubah!!
ilmiah
Reply| 03 Apr 2013 09:01:24
@love jesus,@gunturm @mhhd614, @dll
Sepertinya kalian adalah pengikut Yesus yang setia!???! Baguslah klo memank iya! Tapi saya ragu dengan kalian apakah benar pengikut setia atau tidak! Kenapa? Yesus adalah seorang yang sangat baik, berbudi mulia dan kalian tahu sendiri sepertinya dalam kitab kalian tidak pernah Yesus menghina atau malah menjelek-jelekkan Muhammad?? Tapi kalian malah berbuat hal yang di luar kebiasaan Yesus!! Itukah pengikut Yesus setia????

Jika masih anda menganggap bahwa anda pengikut setia Yesus maka coba uji kesetiaan anda seperti dalam kitab anda Injil Markus 16: 17-18 yang berbunyi:
Akan ada Tanda-tanda bagi pengikut yang setia/taat diantaranya adalah orang-orang itu akan mengusir roh jahat atas nama-Ku; mereka akan berbicara bahasa asing. Kalau mereka memegang ular atau minum racun, mereka tidak akan mendapat celaka. Kalau mereka meletakkan
tangan ke atas orang-orang yang sakit, orang-orang itu akan sembuh."

Catatan : kriten yang munafik takkan berani mengikuti tes ini dan jika anda mengikuti tes ini dan ternyata anda adalah pengikut palsu kristen, maka anda akan gagal dalam tes ini, karena tes hanya ditujukan pada pengikut kristen yang setia bukan mereka yang munafik.

Kita disini tidak sedang menguji atau mencobai tuhan, tapi kita disini sedang menguji kalian..! Jika kalian percaya bahwa Injil firman Tuhan, pastilah kalian tidak meragukannya..! Dan jika dikatakan bahwa pengikut yang setia/taat akan dapat minum racun dan berbicara dalam bahasa asing maka itu adalah benar....! Yang menjadi pertanyaannya ialah apakah kalian pengikut kristen yang SETIA....!
Staff Admin
Reply| 03 Apr 2013 08:55:10
Yang direvisi adalah terjemahannya, bukan isi atau tulisan asli dalam Alkitab. Bukankah hal yang sama juga dilakukan terhadap terjemahan Quran? Jika anda mengatakan bahwa revisi terhadap terjemahan mengubah keaslian Kitab Suci itu sendiri, maka berlaku pula bagi revisi Quran kan? Bicara tentang revisi, apakah Quran hasil revisi oleh Utsman sudah sama dengan yang katanya sudah ada dan tertulis secara lengkap di Lauhul Mahfudz?
ilmiah
Reply| 03 Apr 2013 08:09:33
Ngomong tanpa bukti sama saja bohong! Jangankan yang logis, kebenaran omongan lu aja dipertanyakan ! Asal ngomong!

Dengar dan jawab!!
Al-kitab Injil diperbaharui setiap 5 tahun sekali versinya! Tolong jawab benar atau tidak!
Dengar dan jawab!!

klo memang benar! Apa masih kah anda percaya dengan keaslian kitab anda? kitab suci firman Tuhan direvisi tiap 5 tahun sekali? Anda tahukan apa gunanya revisi (mungkin saya tidak perlu jelaskan)
bravo10
Reply| 31 Mar 2013 02:47:25
@grim_reaper90....pertanyaan anda dibalik: bagaimana dengan orang yang tidak percaya mamat(muhamad) namun selama hidupnya berbuat baik dan menjadi manusia saling tolong menolong. Akankah mereka diselamatkan juga sedangkan mereka berada di belahan bumi jauh dari tanah arab?
petunjuk
Reply| 30 Mar 2013 16:16:22
Saya bersumber dari etimologi atau asal-usul kata dan itu sering diajarkan oleh sekolah-sekolah oleh pelajaran Pendidikan agama Islam. Lalu apa bedanya, anda pun begitu ada dikotomi antara agama anda dengan Islam. Dengan begitu anda juga bisa dibilang diskriminatif. Apalagi banyak artikel di blog ini yang hanya melihat dari pandangan anda tanpa tahu asal-usul yang benar.Saya beri tahu, fitnah tentang Islam sudah ada ketika jaman nabi Muhammad berdakwah karena banyak orang yang tidak suka dengan beliau.Padahal beliau itu adalah sosok yang bisa dijadikan panutan dengan kesabaran dan sifat beliau yang bersih.Kitab Islam banyak dicuri dan diganti musuh Islam. Semua itu dapat dibuktikan dengan adanya Islam syiah,hadist palsu, anda bisa disebut orang yang sok tahu sok paham agama Islam sedangkan anda sendiri bisa dibilang sangat benci terhadap Islam. Lalu kata anda" tapi bukan toleransi kepada sesuatu yang jahat!" maksud kata" sesuatu yang jahat!" itu apa ? Kalau itu agama Islam, bagaimana Islam jahat? Apa buktinya??
Staff Admin
Reply| 29 Mar 2013 15:08:42
Sumber mana yang anda pakai dalam menerangkan arti kata kafir? Lihat pengertiannya dalam KBBI (Dalam KBBI dijelaskan bahwa makna kafir [sebagai kata benda] adalah orang yang tidak percaya kepada Allah dan rasulNya).Jadi tolong lengkapi sumber acuan pernyataan saudara! Berdasarkan sumber ajaran agama lainpun, anda tidak bisa disebut kafir berdasarkan agama yang bersangkutan karena Istilah kafir hanya dikenal dan dipakai dalam ajaran Islam.
Saya sangat setuju sekali bahwa hidup di Indonesia yang berlandaskan Pancasila haruslah penuh toleransi, tapi bukan toleransi kepada sesuatu yang jahat!
petunjuk
Reply| 29 Mar 2013 14:50:26
Tolong serapi maksud arti kata kafir. Menurut bahasa ,kafir itu INGKAR,MENOLAK dan MENUTUPI. Jadi anda bisa mengatakan saya kafir menurut agama anda karena saya mengingkari menolak dan menutupi diri saya dari agama anda. Saya pun bisa menganggap anda kafir menurut agama saya karena anda menginkari menolak dan menutup diri anda dari agama saya. Seperti itu logikanya ,Islam itu tidak diskriminatif, anda sendiri yang membuat pernyataan diskriminatif karena anda kurang paham maksud kata kafir. Sudahlah tutup saja blog ini karena anda sudah menyakiti hati banyak orang muslim dengan pemahaman anda yang kurang tentang Islam. Anda itu tinggal di negara Pancasila(INDONESIA), jadi anda juga harus toleransi. Di Islam juga apabila ada umat Islam yang menghina agama lain apalagi dengan kekerasan maka orang Islam itu berarti sudah melenceng dari agama Islam, karena Islam mengajarkan toleransi. Di Islam pun sudah banyak golongan umat Islam yang melenceng dari ajaran Islam murni.tolong anda pahami!
Staff Admin
Reply| 28 Mar 2013 23:51:07
@Petunjuk:
Kesimpulannya tetap sama kan, ada dikotomi antara orang Islam dan bukan orang islam (yang disebut sebagai orang kafir apapun kategorinya), meskipun tidak dbunuh tetap saja yang dinyatakan sebagai orang kafir, itu aja sudah termasuk diskriminasi! Tetap saja terjadi penindasan! Jadi sama dengan penjajahan kan? Pembagian orang kafir sebagaimana yang anda utarakan itu murni dari Allah, Muhammad atau siapa? Seperti yang saya bilang agama membawa manusia lebih dekat kepada penciptanya sehingga dengan demikian apakah Tuhan langsung menciptakan manusia menjadi 2 golongan, kafir dan bukan kafir? Jika demikian maka Ia bukanlah Tuhan yang adil melainkan diskriminatif sehingga tidak ada gelar Maha Adil yang layak dikenakan kepadaNya!
petunjuk
Reply| 28 Mar 2013 17:15:18
Saya simpulkan kafir yang halal dibunuh adalah kafir yang memusuhi Islam. !!!!!!
petunjuk
Reply| 28 Mar 2013 17:13:28
SAYA JELASKAN!!!.Kafir itu digolongkan menjadi 4 :
>>> Kafir dzimmy, yaitu orang kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. (QS. At-Taubah : 29)
>>> Kafir mu’ahad, yaitu orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. (QS. At-Taubah : 7)
>>> Kafir musta’man, yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan. (QS. At-Taubah : 6)
>>> Kafir harby, yaitu kafir selain tiga di atas. Kafir jenis inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam .
Dan
Allah SWT di dalam Al-Quran juga mengharamkan UMAT ISLAM membunuh nyawa manusia kecuali dengan jalan yang hak:
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah melainkan dengan sesuatu yang benar." Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami. (QS. Al-An''am 151). INI MEMBUKTIKAN KALAU ANDA HANYA MEMBACA SETENGAH" AYAT AL QURAN.KEMUDIAN DENGAN AYAT YANG SETENGAH SETENGAH ANDA BACA ITU ANDA GUNAKAN UNTUK MENJATUHKAN ISLAM. KALAU KATA ANDA "Agama harusnya membawa manusia lebih dekat kepada penciptanya dan ada keharmonisan dalam kehidupannya".TAPI MENGAPA ANDA MENJATUHKAN ISLAM? APAKAH BERARTI ANDA UMAT YANG TIDAK TAAT KEPADA AGAMANYA.
SEMOGA ANDA PAHAM...
staff admin
Reply| 28 Mar 2013 14:07:11
@Petunjuk
Yang disampaikan di atas berdasarkan ayat-ayat di dalam Quran sendiri. Jika anda menganggap itu sebagai fitnah maka muncul pertanyaan. apakah anda sudah membaca dan mengerti isi dari Quran? Jika sesuatu itu buruk dan yang buruk itu diungkapkan apa itu termasuk pencemaran nama baik? Anda ngemis-ngemis meminta agama anda dihormati, tetapi apakah agama anda sudah menghormati agama lain? yang ada justru kebalikannya kan? Jika anda sedih akan agama anda, silahkan belajar lebih dalam lagi mengenai Islam (tentunya pembelajaran dengan nurani dan akal pikiran yang sehat). Agama harusnya membawa manusia lebih dekat kepada penciptanya dan ada keharmonisan dalam kehidupannya, namun jika suatu ajaran itu menyebarkan hal-hal yang buruk apakah layak disebut agama?
Ronz
Reply| 27 Mar 2013 23:32:56
Surga itu tidak bisa didapatkan hanya dengan berbuat baik bro.
Analoginya jika Anda ingin ke "Luar Negri", Anda telah mengantongi "passport" sebagai syarat agar bisa masuk ke sana, tapi dengan "passport" saja Anda tidak bisa semerta-merta sampai ke sana. Anda butuh "kendaraan" agar bisa sampai ke sana. Dengan "passport" dan "kendaraan" yang tepat, maka Anda bisa sampai dsana.
Passport = Kasih antar sesama, perbuatan baik
Kendaraan = Yesus,
Luar Negri= Surga Allah Bapa
Karena Yesus sendiri bersaksi: " Akulah Jalan, dan Kebenaran dan Hidup. Tak seorangpun dapat bertemu (Allah) Bapa jika tidak melalui Aku."
petunjuk
Reply| 27 Mar 2013 19:16:47
Apakah anda tahu maksud kafir ? Pemahaman anda tentang Islam hanya sedikit sudah berani mengambil kesimpulan. Hanya melihat sepotong-sepotong ayat saja sudah berani mengambil kesimpulan. Mengapa kalian sangat anti sekali terhadap Islam?. Sampai berani menebar fitnah tentang Islam. Tolong tutup blog ini! Anda sudah mencemarkan nama baik Islam. Saya sedih melihat agama saya dipojokkan seperti ini dengan semua fitnah yang sudah anda sebar. Semakin anda memfitnah maka semakin banyak orang melihat betapa KUATnya Islam. apakah anda tahu fungsi agama itu apa? Tolonglah kita sebagai manusia bisa saling menghormati. Bagimu agamamu ,bagiku agamaku. (QS AL KAFIRUN :6) .
Staff Admin
Reply| 27 Mar 2013 10:47:36
Siapa dan agama mana yang Anda maksud? Jika Anda berbicara mengenai toleransi maka pastilah terkait dengan ajaran agama yang toleran dan tidak mengkafirkan bahkan memerintahkan untuk membunuh orang kafir (orang di luar penganut agama tersebut). Secara konkrit,terbukti dan dibenarkan dalam Kitab Sucinya dalam doktrin ajarannya, Islam bukanlah agama yang toleran, kenapa? Karena dalam ajaran Islam menyebutkan orang lain sebagai kafir dan halal untuk dibunuh, dikenai jizyah dan status sosial yang lebih rendah. Yang lebih menarik ialah, justru orang yang tidak beragama bisa lebih toleran, menghargai orang lain dan lebih bermoral dibanding penganut agama Islam yang sejati (bahkan lebih bermoral dibandingkan Muhammad saw sendiri)
Fetching more Comments...
↑ Back to Top