Kesalahan Fatal Quran: Tulah Mesir Ada Sepuluh, Bukan Sembilan!

Quran Mengatakan Firaun hendak mengusir Bani Israel dari Mesir, padahal yang terjadi adalah, Firaun sama sekali tidak menginginkan dan tidak mengijinkan mereka untuk meninggalkan Mesir, melainkan agar tetap tinggal di Mesir sebagai budak-budaknya.

Dalam Quran Sura al-Isra 17:101-104 Muhammad menyampaikan Wahyu Allah yang berbunyi sbb:

“Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata, maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir'aun berkata kepadanya: “Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihir.”

Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mukjizat-mukjizat itu kecuali Tuhan Yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa.”

Kemudian (Fir'aun) hendak mengusir mereka (Musa dan pengikut-pengikutnya) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia (Fir'aun) serta orang-orang yang bersama-sama dia seluruhnya,

dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil: “Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur (dengan musuhmu ).”

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ فَاسْأَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذْ جَاءَهُمْ فَقَالَ لَهُ فِرْعَوْنُ إِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا مُوسَىٰ مَسْحُورًا

قَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا أَنزَلَ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ بَصَائِرَ وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا فِرْعَوْنُ مَثْبُورًا

فَأَرَادَ أَن يَسْتَفِزَّهُم مِّنَ الْأَرْضِ فَأَغْرَقْنَاهُ وَمَن مَّعَهُ جَمِيعًا

وَقُلْنَا مِن بَعْدِهِ لِبَنِي إِسْرَائِيلَ اسْكُنُوا الْأَرْضَ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ جِئْنَا بِكُمْ لَفِيفًا 

Alkitab mengatakan bahwa tulah yang diturunkan Tuhan pada orang Mesir ada sepuluh, bukan Sembilan (Keluaran 7-12). Lebih daripada itu, kontras dengan klaim yang dilontarkan Quran, umat Israel tidak tinggal di Mesir setelah kematian Firaun, melainkan setelah kematian Firaun mereka mengembara di padang gurun selama 40 tahun, hingga mereka tiba di negeri Kanaan. Bahkan Firaun sama sekali tidak menginginkan dan tidak mengijinkan mereka untuk meninggalkan Mesir, melainkan agar  tetap tinggal di Mesir sebagai budak-budaknya.


5 comments Add a Comment
FN FALL
Reply| 10 Feb 2014 13:33:59
Muhammad begitu terpesona dengan keganjilan (baik angka , kisah, agamanya, aloohnya, sejarahnya) penuh tanda tanya penuh dengan keganjilan
MUSLIMLIBERAL
Reply| 17 Mar 2013 09:43:28
Telah banyak Hadis dan Sirat yang menyajikan secara orisinil dan otentik tentang (MAAF) kekejian Muhammad sehubungan dengan skandal sex dan perkawinannya.

* Kasus pedofil dengan Aisha. Kenapa tak bisa tunda hingga Aisha dewasa?
*Perkawinan surgawi terjadi dg merebut istri anak angkatnya? Zainab?.
* Kepergokan hubungan sex Muhammad dengan budak Mariya Coptik di hari, rumah, dan ranjangnya Hafsah.
*Kasus hubungan sex dengan Safiyyah di hari yang sama dengan pembantaian suami dan keluarga Safiyyah dimuka hidungnya, dll. yang memperlihatkan ciri seorang psikopat tanpa hati nurani dan empati…KENAPA TIDAK BISA TUNDA SELESAINYA HARI PERKABUNGAN SAFIYYAH?
KlaimMuslim
Reply| 15 Mar 2013 16:25:13
QURAN ADALAH WAHYU ABAL-ABAL, TAMBALAN-TAMBALIN.
FIKTIF MADE BY KASAK-KUSUK MUHAMMAD DAN NYONTEK SANA-SINI, DAN DIBANTU SEBAGIAN OLEH JIN YANG TELAH MEM-POSSESS DIRINYA (SEJAK DICEKIK DIGUA HIRA)
Mhd61l4
Reply| 15 Mar 2013 15:53:06
Artikel di atas sekaligus penegasan tuduhan bahwa ALKITAB sudah DIRUBAH/DIGANTI/DIPALSUKAN, karena cerita yang BENAR, PETUNJUK JALAN LURUS adalah bersumber dari WAHYU ALLOW yaitu AL QURAN yang SUCI dan AGUNG.

"MUKJIJAT MUSA HANYA 9 dan sudah di PALSUKAN DI ALKITAB menjadi 10"

"BANGSA ISRAEL TETAP DI MESIR dan sudah DIPALSUKAN DI ALKITAB dengan cerita EXODUSNYA bangsa ISRAEL"

Untuk memahami bahwa AL QURAN BENAR dan JALAN YANG LURUS dan bagimana ALKITAB DIPALSUKAN, terminologi yang harus anda gunakan sebagai berikut:

Muhammad menipu istrinya sendiri (Hafsah) dan mencabuli perempuan lain (Maryah) di ranjang Hafsah sendiri.

Quran mengatakan : Muhammad berakhlak sempurna dan berbudi agung.
Alkitab dipalsukan karena mengatakan : Jangan bersaksi dusta, Jangan berjinah.

Quran mengatakan : Jin masuk islam. Iblis adalah golongan jin sebagaimana adam golongan manusia.
Alkitab dipalsukan karena mengatakan : Iblis adalah musuh yang menyesatkan, akar segala dusta yang membawa ke kebinasaan.

Quran mengatakan : Allow mengirim setan setan untuk menyesatkan manusia
Alkitab dipalsukan karena mengatakan : Enyahlah engkau iblis.

Quran mengatakan : Allow menyesatkan siapa siapa yang hendak disesatkannya.
Alkitab dipalsukan karena mengatakan : Tuhan maha kasih dan pengampun.
Mhd61l4
Reply| 15 Mar 2013 15:33:16
Sura Al Isra = perjalanan malam adalah sura Makiyah dimana Muhammad mulai berkhotbah di Mekkah, tetapi tidak ada yang meresponnya, bahkan kebanyakan orang orang Mekah mencibirnya karena isi Quran yang dikhotbahkannya tidak menarik dan tidak beraturan sehingga dia memberikan tantangan bagi JIN dan manusia untuk membuat Surah Semisal Quran.

QS 17;88
Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".

Karena Muhammad buta huruf, walaupun dia menghafal apa yang sudah khotbahkannya, tetapi dia tidak bisa menuliskan dan mengingat secara sempurna isi surah ini sehingga pada akhirnya Quran yang sebagai wahyu Allow menjadikan Allow kelihatan bodoh dah pelupa, karena pada surah surah yang lain isinya bertentangan.

Surah ini ditutup dengan ayat QS 17;111
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

Tetapi di Madinah, Muhammad mengatakan Allow butuh pertolongan untuk memenangkan perampokan dan peperangan seperti yang tertulis di QS 47: 7
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

Pengetahuan Muhammad tentang Musa dan Israel pada masa pembuangan di tanah Mesir di pemerintahan Firaun didapatkannya dari Waraqah dan Khadijah istrinya, tetapi Waraqah keburu mati dan tidak semua cerita tersebut terekam dengan baik di otaknya, sehingga terjadi kesalahan seperti 9 tulah di Mesir yang seharusnya 10.

Pada QS 17;103,104
Kemudian (Fir'aun) hendak mengusir mereka (Musa dan pengikut-pengikutnya) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia (Fir'aun) serta orang-orang yang bersama-sama dia seluruhnya,
dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil: "Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur (dengan musuhmu)".

Menjelaskan betapa BODOH dan DUNGUnya Allow dikarenakan Muhammad tidak mengetahui/lupa cerita exodus bangsa Israel dari Mesir.
Perhatikan kembali QS17;103,104 dimana Bangsa Israel tetap bermukim di Mesir dan Firaun bersama pengikutnya ditenggelamkan (dimana?)

Sementara pada bagian bagian lain di Quran sendiri, cerita tentang Musa dan Firaun ada 30 kali diceritakan Muhammad, dan FAKTANYA bertentangan dengan QS 17;103,104, seperti misalnya QS 10;90
Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".

Muslim muslim masa kini yang BAHLUL histeris dan meneriakkan ALLOWHUAKBAR ketika jasad Firaun ditemukan dan heboh mengklaim mukjijat Quran dengan menambahkan segala macam bumbu klaim KEBENARAN QURAN (benar benar amburadul dan bertentangan satu sama lainnya), dan akhirnya malu sendiri karena Firaun dimaksud adalah salah satu Firaun dari ratusan Firaun yang berasal dari Mesir dan tidak berhubungan sama sekali dengan masa Musa.

Yang unik dalam Surah Al Irsa adalah cerita tentang unta betina sebagai mukjijat yang ditulis pada QS 17;59
Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.

Yang tidak jelas apakah itu termasuk 9 mukjijat Musa atau justru itu mukjijat ke 10.
Yang pasti cuma para muslim yang benar benar BAHLUL yang bisa memahaminya.

Quran itu JELAS (amburadul) DETAIL dan TERPERINCI (ngawur dan kesalahannya) dan PETUNJUK (salah arah dan bertolak belakang) sebagai SUMBER ILMU PENGETAHUAN (yang menyebabkan orang jadi BAHLUL), sehingga dengan mudah para muslim mengatakan:

Muhammad menipu istrinya (Hafsa) dan mencabuli perempuan lain (Maryah) di ranjang Hafsah sendiri.

Muhammad (PENIPU dan PENCABUL) adalah contoh AHKLAK SEMPURNA dan BERBUDI AGUNG.

Karena wahyu Allow yang adalah SEMBAHAN/RAJA IBLIS dengan gelar KHAIRUL MAKARIN sang penyesat PENIPU ULUNG karangan Muhammad mengatakan demikian.

IBLIS BERAGAMA ISLAM dikenal dengan JIN MUSLIM, Iblis adalah golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia, cocok dengan gelar MUHAMMAD YANG BERAHKLAH SEMPURNA dan BERBUDI AGUNG sebagai PERAMPOK, PENIPU, PENCABUL, PEMBUNUH dan amoral lainnya, karena MUHAMMAD NABI IBLIS.

JIN MUSLIM = IBLIS BERAGAMA ISLAM

Sembahan IBLIS = ALLOW Khairul Makarin
Nabi IBLIS = Muhammad yang berakhlak sempurna dan berbudi agung (Perampok, penipu, pencabul, pembunuh dll)
Seuhkuwah IBLIS = para MUSLIM yang meneladani prilaku nabi iblis.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top