Ulama Muslim Mesir: Bantuan Amerika Kepada Mesir Merupakan Jizya

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (Quran Sura 9:29)

 

Amerika Serikat seharusnya tidak tunduk kepada Mesir.

“Ulama Mesir, Dr. Khaled Said berkata: “Bantuan Amerika Serikat kepada Mesir merupakan jizya,” dari MEMRI, 17 Maret:

Pernyataan ini diucapkan ulama Mesir Dr Khaled Said ketika ia diwawancarai oleh Al-Hafez TV (via Internet) pada tanggal 17 Maret 2013.

Khaled berkata: Jika revolusi mendeklarasikan sebuah kerangka kerja bagaimana kita berhubungan dengan Barat dan Amerika – maka mereka akan menerimanya, mencium tangan kita, dan menggandakan bantuan yang mereka berikan kepada kita. Kita anggap bantuan seperti itu sebagai jizya (pajak perlindungan), bukan bantuan yang biasa.

Pewawancara: Apakah ini retorika revolusi?

Khaled berkata: Tentu saja.

Pewawancara: Apakah bantuan Amerika yang diberikan pada kita adalah pajak jizya yang harus mereka bayarkan?

Khaled berkata: Ya, benar. Mereka membayarnya demi mendapatkan hak melewati ruang udara dan territorial perairan kita.

Pewawancara: Bukankah mereka memberikan uang itu agar kita diam?

Khaled berkata: Mereka membayarnya agar kita tidak mengganggu mereka.

Pewawancara: Apakah ini sebuah fatwa?

Khaled berkata: Tentu saja! Bantuan itu merupakan jizya.

[…]

Kita harus berjuang untuk merealisasikan goal-goal revolusi, dan untuk mendirikan sebuah negara Islam Arab yang berdaulat di Mesir. Kemudian negara ini akan memberlakukan pembayaran bantuan terhadap Amerika sebagai jizya, sebagai pengganti karena kita telah memberi ijin pada mereka untuk merealisasikan kepentingan mereka – yaitu kepentingan-kepentingan mereka yang kita setujui. Anda mengerti sekarang?

Mereka harus membayar perbaikan sebab telah menghancurkan negara kita dan bangsa Islam – dengan demikian kita akan setuju untuk bekerjasama dengan mereka.

Pewawancara: Tapi, kan bukan ini yang dimaksud dengan jizya?

Khaled berkata: Bagaimanapun, saya menyebutnya jizya.

Jihadwatch.org


5 comments Add a Comment
TrustMan
Reply| 27 Sep 2013 18:29:10
Waah keren bener, Amerika membayar jizya ( pajak atau upeti ) bagi Mesir.

Amerika tunduk pada Mesir atau ?
Amerika tanduk Mesir ?

Bayangkan apa yg akan terjadi bila Amerika tunduk pada Mesir, maka penduduk Amerika berperilaku spt org Mesir, harus ngikut shari'a. Dan terjadilah perang antar sektarian. Gak ada yg mau ngalah demi keutuhan bangsa.

He he he. ,
Lucu tenan
GUNTUR
Reply| 31 Mar 2013 23:34:37
@masyaallah

Bagus, anda mulai kritis.
Memang demikian seharusnya agar mendapat kebenaran.
Muhammad itu perampok, pedopil, super (suka perempuan), semuanya ada di Quran dan hadis, silahkan mencari sendiri.
Masyaallah
Reply| 27 Mar 2013 17:46:02
LEBIH DARI SEMUA, MUHAMMAD CUMA PERAS DAN JARAH, TAPI DIA SENDIRI TIDAK BAYAR ZAKAT YANG ALLAH WAJIBKAN BAGI SETIAP MUSLIM!
Saya baru tersadar dan mulai kritis terhadap junjunganku! Siapa berani menyusul?
mangge
Reply| 27 Mar 2013 14:17:26
Mereka itu adalah orang-orang gila yang mengikuti teladan kegilaan nabinya (Muhammad).
Ryan Fransiskus
Reply| 27 Mar 2013 12:03:10
Muslimin dimanapun sama saja. Mereka diwajibkan mengikuti 'teladan' Nabi mereka. Kalau dulu Muhammad adalah kepala rampok dan pemeras harta kafirun; maka mereka hanyalah meneruskan apa yang dilakukan oleh nabi mereka. Jadi saya sama sekali tidak heran membaca berita ini.... ITU SAJA!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top