Apakah Ishmael Juga Salah Seorang Dari Para Nabi?

Salah satu tokoh dalam kitab suci yang dikagumi umat Muslim adalah Ishmael; apalagi nabi mereka dengan bangganya mengklaim bahwa ia adalah keturunan Ishmael yang merupakan salah seorang dari para nabi Allah.

Watsilah bin Asyqo berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Ismail dan Allah memilih Quraisy dari keturunan Kinanah. Allah memilih Bani Hasyim dari Quraisy dan Allah memilih aku dari keluarga Bani Hasyim" (HR. Muslim dan At-Tirmidhi)

Kita membaca dalam Sura Maryam 15:54,

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.”

 

قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِي عَلَىٰ أَن مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ

Pertanyaannya adalah: Bagaimana mungkin Ishmael adalah seorang nabi, sementara Perjanjian Lama sendiri menggambarkannya sebagai seorang dengan perilaku seperti “keledai liar”, yang tangannya akan melawan setiap orang dan tangan setiap orang akan melawan dia; dan dia akan tinggal berhadap-hadapan dengan semua saudaranya?” (Kejadian 16:12)

Di samping itu, jika Ishmael memang benar adalah seorang nabi, apa pesan Allah yang pernah ia sampaikan dan yang dicatat dalam Alkitab atau dalam Quran?


16 comments Add a Comment
gigi
Reply| 26 Feb 2015 11:35:06
@saefullah
Makin kelihatan saja sesatnya, bodohnya ga ketulungan.
gigi
Reply| 26 Feb 2015 11:33:28
Memang dalam Islam semua penuh dengan Mistos, kenapa? karena Muhammad atau siapapun pengarang Qur'anitu terlalu sibuk untuk mengarang cerita supaya kelihatan benar. Masak malaikat jumlah sayapnya 600? Emang Muhammad pernah ngitung katanya gak bisa baca tulis, tapi itung-itungan pinter? itu hanya segelintir dalam Islam saja.
saefullah
Reply| 24 Feb 2015 16:19:49
gabakalan sadar ni ahli2 website ini beserta adminya.....karena memang mereka mau mencari2 kesalahan mengolok,dan menfitna kepada islam,,,,,,,,disini kami muslimin meminta tobatlah kalian,,jangan kau menghina Allah SWT dan Nabi kami sebagai Nabi terakhir.......sebagaimana yang kalian tuduhkan,kami islam mengajak damai kepada kalian tapi misalkan kalian bersikerah menghina2 terus apa boleh buat,,muslim tidak gentar kepada kalian,semakin islam kalian caci semakin islam kalian fitnah,maka semakin besar iman kami kepada islam......dan satu2nya jalan yaitu jihaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaad.membela islam......
TrustMan
Reply| 07 Oct 2013 08:28:43
@juned syafruddin
ALLAH YAHWE memang maha tahu.
Dalam Perjanjian Lama ada kisah raja Daud selingkuh dengan istri Uria.
Segera Allah kirim Nabi Nathan untuk menegur Daud.

Beda dengan Allah SWT,
1. Allah SWT gak tahu kalo Quran dah dilanggar nabi top nya. Mulai batas max istri, masalah keadilan dan larangan kawin lagi yang tersurat dalam An Nisa 3 dan Al Ahzab 52.
2. Allah SWT, diimani segera mengabulkan doa umat yang doa di masjidil Haram. Itu menistakan Allah SWT sebagai AGAK BUDEG sehingga yang doa di kampungnya gak kedengaran
3.Allah SWT, Lemah Matematiknya. Masak pernah instruksi nabi untuk ngajar umat sholat 50x sehari.

Jadi kalo ingin mendapat hidayah, mending beriman kepada
ALLAH YAHWE, yang membekali nabi-nabiNya dengan mujijad.
TrustMan
Reply| 06 Oct 2013 22:57:15
.@mario
Memang betuul. Allah Yahwe, kalo ngangkat nabi, pastinya dari garis keturunan Yahudi atau Nazarani (Kristen).

Andaikan saja Muhamad yang dikawin sama janda kaya Siti Khadijah yang Nazarani tetap ngikut ajaran Nazarani, masih berpeluang mendapat karunia menjadi nabi.

Kaloo Muhammad menjadi nabi versi Nazarani, harusnya bekwalitas seperti rasul Petrus dan Paulus yang pernah menyatakan mujijad hebat anak muda wafat jadi sehat.
TAPI SAYANG ITU TAK TERJADI.

Oleh karena itulah setiap orang yang ditundukkan oleh Islam diwajibkan ngucap pengakuan Muhammad adalah rasul Allah.

Memang ALLAH YAHWE gak pernah ngangkat Muhamad sebagai nabi.
TrustMan
Reply| 27 Sep 2013 19:44:31
Ini masalah yg sederhana aja kok.
Manusia kritis akan mampu memilih , mana yg lebih berbobot ujian ketaatan Abraham.
Ishak, anak dg istri masa muda yg dinanti-nanti puluhan tahun oleh Abraham, atau
Ishmail, anak dg budak istri , yg menurut Perj. Lama sebenarnya Abraham nolak ngesex dgn Hagar bunda Ishmael.

Jawabannya adalah Ishak lebih berbobot sbg ujian ketaatan bagi Abraham.

Soal gelar nabi, ternyata kriteria Quran beda banget dibanding kriteria Perj. Lama.
1. Adam, jadi nabi utk menunjukkan petunjuk Allah bagi siapa? Kan masa itu baru keluarga
aja yg ada. Logika yg baik n benar adalah Adam bukan nabi.
2. Lut, jadi nabi utk siapa? Kan masa itu ada Abraham sbg pemimpin keluarga besarnya.
Abraham dlm Perj Lama bukan mabi. Apalagi Luth yg ngesex sama putri kandungnya.
3. Daud dan Salomo jadi nabi? Menurut Perj. Lama mereka adalah raja Israel, ada bukti
sejarahnya. Masa itu Nabinya namanya nabi Nathan.
JADI YG BETUL adalah kriteria Alkitab.
Ismael cuma anak budak istri Abraham. Bukan nabi.
Sibolisnaburju
Reply| 09 Aug 2013 19:06:54
@Juned

Tidak ada masalah dengan pernyataan anda mengenai arti dari keledai disini, yang bisa diartikan dengan "Ishmail adalah orang yang bebas dan tangguh yang tangannya akan melawan setiap orang dan tangan setiap orang akan melawan dia dan ditempat kediamannya dia akan menentang semua saudaranya."

Ismail juga punya arti nama yang bagus (Ibrani, ?????? – YISYMA’EL) mempunyai arti “God will hear” (Kejadian 16:11)

Benar dan tidak bisa dipungkiri bahwa Ismail juga adalah anak dari Abraham, maka ia pantas untuk diberikan nama yang bagus. Hagar ibu ismail juga layak didengar oleh Tuhan, sekalipun ia hanya seorang hamba, (Tuhan maha pengasih) karena hal itu terjadi bukan karena keinginannya, melainkan keinginan Sarai tuannya.
Tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa bukan Ismail lah anak yang dijanjikan Tuhan pada Abraham.

Kita kembali kepada pokok pembahasan bagaimana Ismail menjadi nabi??
Adakah pesan Allah yang pernah ia sampaikan dan yang dicatat dalam Alkitab atau dalam Quran?
Juned Syafruddin
Reply| 15 Apr 2013 17:42:30
Bismillahirahmannirahim

Anda menganggap Ismail Seperti "Keledai Liar" ???
Anda hanya menerjemahkannya kedalam bahasa Indonesia dari sebuah terjemahan lain... bukan dari Bahasa Aslinya

Dalam Alkitab juga banyak menyebutkan "Keledai" tapi bukan bermakna merendahakan
dalam bahasa Asli Alkitab Kata Ibrani '??? - PERE , apabila dia tidak berdiri sendiri artinya "KELEDAI HUTAN" dan itu artinya baik "Yaitu KELEDAI YANG BEBAS DAN TANGGUH"

Kejadian 16:12 di atas menulis ??? ??? ; PERE ADAM bermakna manusia yang bebas mengembara dan berburu di padang pasir. Dalam budaya Yahudi, hal tersebut merupakan pujian atas sifat tangguh (bandingkan gelar bagi salah satu leluhur suku Israel yaitu ISAKHAR).

Ismail juga punya arti nama yang bagus (Ibrani, ?????? - YISYMA'EL) mempunyai arti "God will hear" (Kejadian 16:11)

Alkitab dengan jelas menulis meskipun Abraham mempunyai banyak putra lain, namun hanya Ismael dan Ishak yang mendapat keistimewaan sebagai sebutan putra

Apakah Anda perneh membaca dengan benar isi Alkitab Anda sendiri ?
belajar lah Alkitab Anda dari Bahasa Aslinya bila Anda Anggap benar Alkitab itu

Sesuungguhnya Allah yang Maha Mengetahui atas Segala Sesuatu.. Dialah yang Maha Kuasa Membolak Balikan Hati dan Pemberi Hidayah bagi yang Diingini olehNYA

Wassalam
Mhd61l4
Reply| 12 Apr 2013 12:11:07
Apakah Ishmael Juga Salah Seorang Dari Para Nabi?
Apakah Ishmael adalah motang Muhammad?

Para pengikut Islam selalu mengklaim kebenaran, apapun yang dikatakan muhammad adalah benar, bila salah, KESALAHAN ADALAH KEBENARAN DALAM ISLAM.

KESALAHAN adalah KEBENARAN dalam Islam sudah dibahas dalam banyak topik (Topik adalah anak Musa, kalau itu yang dikatakan Muhammad, maka itu pasti benar, walaupun Topik sebenarnya anak Toriq -joke-).
Kebenaran sesungguhnya harus dibuktikan berdasarkan fakta, catatan sejarah dan ilmu pengetahuan, tidak cukup dengan jedotin kepala dan hayakul yakin abakadabra tanpa bukti dan fakta..... ALLOW MAHA TAHU, maka semua yang dikatakan Muhammad benar adanya.

Al-Sira Al-Halabiyah Bab VI hal. 128,
Setelah kematian Qathem Ibn Abd Al Mu'taleb (Paman Muhammad) pada umur 9 tahun, tiga tahun sebelum kelahiran Muhammad, ayahnya Abd Al Mu'taleb merasa sangat kehilangan/sedih, maka ketika Muhammad lahir, dia diberi nama Qathem.

Sejarawan sepakat bahwa bahasa arab modren sangat berbeda dengan bahasa arab jaman muhammad dan sejarawan mencatat, asal usul bahasa arab berasal dari Yamen, yang pertama kali berbahasa arab.

Menurut Ibn Ishag, nama kakek buyut Muhammad adalah QUSAYY Ibn KILAB (Qusay anak ANJING) yang pindah dan menetap di Mekah pada abad 5M, atau sekitar 1.100. tahun setelah SUKU ISMAEL LENYAP.

Jadi sebenarnya nama Muhammad adalah Qathem Abd Al Mu'taleb ... bin Kilab (MUHAMMAD bis.... KETURUNAN ANJING).

Nama Muhammad baru digunakan belakangan (nashak manshuk kali ya...) yang artinya terpuji, bisa jadi MUHAMMAD ARTINYA KETURUNAN ANJING YANG TERPUJI, karena keturunan anjing yang tidak terpuji, HARAM HUKUMNYA.

Apakah muhammad keturunan Ishmael?

Yang pasti Muhammad KETURUNAN ANJING sesuai dengan CATATAN SEJARAH YANG SAHIH DAN DAPAT DIPERTANGGUNG JAWABKAN KEBENARANNYA.

Note : Kamus Klaim Bahasa Surga
Muhammad artinya keturunan anjing yang terpuji
Mhd61l4
Reply| 12 Apr 2013 11:34:28
@muslim liberal

Anda mengatakan:
"BAHKAN ALLAH TAK PERNAH BICARA DG SETIAP MOYANG MUHAMMAD HINGGA KE ISMAIL!"

Tanggapan:
Secara Alkitab, kenyataannya bahwa Ismael TIDAK MUNGKIN menjadi moyang Muhammad, kecuali hanya klaim kosong untuk mendekatkan diri ke Abraham, hal tersebut juga sesuai penelusuran sejarah abad ke-2, bahwa penghuni Semenanjung Arab di sebelah timur Laut Merah adalah anak-anak keturunan gundik Abraham yang lain, yaitu Ketura.

Arab adalah bangsa yang tidak terpelajar dan tidak memiliki catatan apapun mengenai kehidupan nenek moyangnya, apalagi catatan garis.

Satu satunya catatan yang jelas tentang garis keturunan ada di Alkitab (Diklaim dipalsukan oleh Allow. Swt), menyatakan:

Umur Ismael ialah seratus tiga puluh tujuh tahun. Sesudah itu ia meninggal. Ia mati dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.
Mereka itu mendiami daerah dari Hawila sampai Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur (=Siria). Mereka menetap berhadapan dengan semua saudara mereka. (Kejadian 25:17-18)

Keturunan Ketura, gundik Abraham: perempuan itu melahirkan Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah. Anak-anak Yoksan ialah Syeba dan Dedan. (1 Tawarikh 1:32)

kepada Dedan, Tema, Bus dan kepada orang-orang yang berpotong tepi rambutnya berkeliling; kepada semua raja Arab yang tinggal di padang gurun; (Yeremia 25:23-24)

Dedan berdagang dengan engkau dalam kulit pelana untuk menunggang kuda. Arab dan semua pemuka Kedar berdagang dengan engkau dalam anak domba, domba jantan dan kambing jantan; dalam hal-hal itulah mereka berdagang dengan engkau. (Yehezkiel 27:20-21)

Jadi, BAHKAN ALLAH TAK PERNAH BICARA DG SETIAP MOYANG MUHAMMAD HINGGA KE ISMAIL!

1. Kalau itu Allah Alkitab, memang moyang muhammad bukan Ismail
2. Kalau itu allow swt Quran, memang allow semrawut ngga tahu apa apa.

Muhammad keturunan Ismail adalah KLAIM KOSONG yang mengada ada, sebagaimana KLAIM MUHAMMAD BERBUDI AGUNG DAN BERAHKLAK MULIA, dapat dibuktikan dari sejarah dan ilmu pengetahuan.
MUSLIMLIBERAL
Reply| 12 Apr 2013 08:53:20
ALLAH TAK PERNAH BERBICARA WAHYU DG MUHAMMAD KECUALI LEWAT JIBRIL.
BAHKAN ALLAH TAK PERNAH BICARA DG SETIAP MOYANG MUHAMMAD HINGGA KE ISMAIL!

TIDAKKAH MUSLIM TAHU ALASANNYA?
Ya, (1). Secara Alkitab: Karena Tuhan menolak Ismail sbg Anak Perjanjian (Kejadian 17:18-19)
Dan Ya (2). Secara Quran: Karena Ismail bukan anak keturunan kitab dan kenabian (QS.29:27)
Mhd61l4
Reply| 04 Apr 2013 20:40:01
@staff admin

Pertanyaan anda"
Jadi bagaimana para muslim membuktikan klaim yang serampangan ini apalagi klaim Ismael sebagai seorang nabi?

jawabannya sederhana, ILMU TAFSIR!!!!

Pertanyaan anda terlalu gampang untuk dijawab dengan ilmu tafsir ala Islam kalau dibandingkan:

Muhammad menipu istrinya sendiri (Hafsah) dan mencabuli perempuan lain (Maryah) diranjang Hafsah sendiri.

ILMU TAFSIR ISLAM MENGATAKAN:

PENIPU, PENCABUL = BERBUDI AGUNG, BERAHKLAK SEMPURNA


Jadi bagaimana para muslim membuktikan klaim yang serampangan ini apalagi klaim Ismael sebagai seorang nabi?

Kalau mau tahu, ucapkan laillahaillow muhammad darasullulow.... CRING.... semua terjawab sesuai tafsir...!!!????
Mhd61l4
Reply| 04 Apr 2013 20:34:15
@Mario

Tidak ada kaitan Elohim dengan Muhammad.
Allow Muhammad adalah allow kakeknya dan allow bapaknya.
Bapak Muhammad bernama ABDULLAH, artinya BUDAK ALLOW.

Allow muhammad adalah allow yang sama yaitu salah satu allow dari 360 allow yang berada di kahbah mekar.

Allow muhammad menjadi TAUHID sebagai penguasa tunggal TUHAN NEGERI MEKAH, setelah 259 allow allow lain sukses dihancurkan, termasuk 3 anak allow yang tidak diakui muhammad.

Mengapa dikatakan tiada tuhan selain allow, karena allow allow yang lain sudah dihancurkan dari kahbah mekah dan allow yang bersimbol batu hitam (mirip vagina) adalah satu satunya tuhan yang tersisa, yaitu tuhan yang bergelar allow yang sama dengan allow kakeknya dan bapaknya muhammad.

Tidak ada satu catatan sejarah apapun yang bisa menghubungkan klaim islam, bahwa allow adalah sembahan yang sama dengan sembahan Yahudi, Elohim.
Mario
Reply| 02 Apr 2013 03:31:32
Apakah Elohim juga mau mengangkat nabi dari keluarga penyembah berhala? Ayah dan kakek Muhammad serta paman2nya adalah penyembah berhala.
Mhd61l4
Reply| 28 Mar 2013 17:47:54
Muslim mana sampe otaknya untuk mempelajari sejarah.

Saya cuma menduplikasi penutup artikel ini dengan merubah sedikit pernyataan tentang ajaran islam:

Jadi bagaimana para muslim membuktikan klaim yang serampangan ini apalagi klaim IBLIS sebagai penyesat? Padahal Allow adalah KHAIRUL MAKARIN dan IBLIS BERAGAMA ISLAM.
staff admin
Reply| 28 Mar 2013 10:44:12
Klaim orang-orang muslim yang diketahui secara umum ialah bahwa Ismael adalah seorang nabi dan seorang Arab, atau setidak-tidaknya sebagai Bapa orang Arab. Namun klaim ini tidak didukung dengan bukti-bukti otentik. Secara historis, Ismael bukanlah orang Arab, dan tidak menghasilkan keturunan yang disebut sebagai orang Arab. Yang layak disebut sebagai keturunan Ismael ialah bani Kedar, Nebayot, Adbeel,, Hadad, dan beberapa 'bani' lainnya yang kesemuanya musnah pada abad ke-7 SM sehingga jelas bahwa Muhammad bukanlah keturunan Ismael. Suku Quraish sendiri dibentuk oleh Usayy bin Kilab dari sekutu dan keluarga dari Yaman dan mendiami Mekah di abad ke-5 M sementara kota Mekah sendiri dibangun pada abad ke-4 M oleh suku Khuzaa'h. Jadi bagaimana para muslim membuktikan klaim yang serampangan ini apalagi klaim Ismael sebagai seorang nabi?
Fetching more Comments...
↑ Back to Top