AYAT SETAN DIMULUT MUHAMMAD, AYAT SETAN DIMULUT ALLAH JUGA!

Isu hakiki dari “ayat-ayat setan” ini adalah, bagaimana mungkin suara Jibril yang mewakili Allah bisa rentan terhadap intrusi suara setan? Bagaimana mungkin Muhammad kebablasan terkacau dalam membedakan mana suara Allah dan mana suara setan? Ini hanya mungkin bila Jibril tidak seluruhnya membawa suara Tuhan! Dan senang atau tidak senang – memang itulah yang telah terjadi!

Salah satu maksud dari Tuhan Elohim yang berfirman langsung dengan para nabi-Nya (secara dialog interaktif) adalah agar tak ada nabi yang mengkelirukan firmanNya dengan ayat dengar-dengaran dari setan.

Nabi yang sejati tahu akan suara Tuhannya karena mereka “mengenal suaraNya” (Yoh.10:3-4), dan mustahil setan mampu meniru ciri suaraNya. Jadi ayat Tuhan yang maha kudus mustahil bisa disandingkan kepada ayat setan yang maha-najis, walau sesaat saja. Penyandaran ayat setan yang kemudian dihapuskan lagi, jelas adalah HARAM terbesar bagi kekudusan dan kehormatan Tuhan Elohim! 

Namun dalam perjalanan sejarah pewahyuan Quran, Muhammad sempat kecolongan sesaat dengan masuknya ayat-luar yang lazimnya disebut sebagai ayat-ayat setan, yang mana kemudian dihapuskannya. Ini diakui yang direkam dalam Quran dan tradisi:

“Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu. Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayatNya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang didalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya....” (Qs.22:52-53).

Baiklah ditegaskan bahwa “ayat setan” itu sungguh bukan penemuan Salman Rusdhi, melainkan memang dilaporkan dalam sebagian hadis Nabi yang mana cocok dengan kesejarahannya.

“Ayat-ayat setan” pernah hadir secara mengagetkan kepada para sahabat dan pengikut Muhammad (khususnya 83 orang yang sedang hijrah ke Abessynia), ketika Muhammad menerima kompromi tentang keberadaan 3 anak-anak puteri Allah: al-Lat, al-Uzza, dan Manat. Protes dan kekacauan yang terjadi akibat pengakuan politheisme ini menyadarkan Muhammad, yang akhirnya segera mengakui itu sebagai bisikan setan yang harus dikoreksi dan dihapuskan.

Posisi dari ayat yang dihapuskan itu adalah persis segera sesudah dua ayat ini, “Apakah kamu perhatikan Lata dan ‘Uzza? Dan Manata, ketiga yang lain?” (Qs.53:19-20), yang tadinya tersambung dengan apa yang terhapus yang berbunyi: “Mereka inilah perantara-perantara agung, Yang syafaatnya sungguh sangat diharapkan”.

 

Baru kemudian, ini diteruskan ke-ayat 21-22,

“Apakah bagi kamu anak laki-laki dan bagi Nya anak perempuan? Itu, kalau demikian adalah pembagian curang”.

Bukankah yang tertinggal inipun masih dirasakan sebagai bau-bau pengakuan tidak langsung dari perbincangan politeisme? (Abd.Al-Masih, The Occult in Islam, p.19) 

Hassan Hanafi seorang filsuf besar Muslim (!), menegaskan bahwa apa yang terdapat dalam The Satanic Verses, yakni “cerita gharaniq” itu adalah benar! Dikatakannya bahwa The Satanic Verses merupakan bentuk permohonan orang non-Muslim (musyirik) yang diajukan kepada nabi, menuntut supaya tuhan mereka diakui dan ditulis dalam wacana wahyu. Maka nabi sebagai seorang pimpinan politik yang menghendaki terwujudnya perdamaian (kemaslahatan) sementara bersama musuh, kemudian menerima tawaran yang menggiurkan itu...” (Ali Harb, Kritik Nalar Al-Quran, p.58). Tidak jelas berapa lama setelah ayat-ayat tersebut dimasukkan sebagai wacana wahyu – akhirnya Muhammad menyadari bahwa bagian tersebut tidak bersumber dari Tuhan. Maka ia dilain waktu menerima suatu wahyu korektif ilahi untuk menghapuskan bagiannya…

Sarjana Islam di Indonesia, Taufik Adnan juga menulis sebagai berikut: “Dalam butir-butir pokok, terlihat bahwa laporan hadits tentang “ayat-ayat setan” itu dapat dibenarkan, karena agak sulit membayangkan kaum muslimin merekayasa kisah semacam itu mengenai Muhammad. Dari sisi sejarah, kisah ini terjadi pada saat kaum Muslimin mengalami tantangan dan siksaan yang sangat keji, sehingga Nabi menyuruh mereka berhijrah ke Abisinia. Dengan demikian, kisah tersebut cocok dengan konteks kesejarahannya dan mengungkapkan kompromi yang diupayakan Nabi terhadap orang-orang Quraisy. Barangkali pertimbangan semacam inilah yang melandasi penerimaan sejarawan dan mufassir agung al-Thabari terhadap kebenaran kisah itu”. (Rekonstruksi Sejarah al-Quran, p229)

Isu hakiki dari “ayat-ayat setan” ini adalah, bagaimana mungkin suara Jibril yang mewakili Allah bisa rentan terhadap intrusi suara setan? Bagaimana mungkin Muhammad kebablasan terkacau dalam membedakan mana suara Allah dan mana suara setan? Ini hanya mungkin bila Jibril tidak seluruhnya membawa suara Tuhan! Dan senang atau tidak senang – memang itulah yang telah terjadi!

Sebab kitapun telah menyaksikan bahwa Al-Quran Al-Karim yang katanya 100% suaranya Allah itu sesungguhnya juga sudah terkontaminasi dengan suara setan sejak Allah telah SUDI mengambil alih kata-kata bejat setan secara verbatim (kata demi kata) untuk dikeluarkan kembali dari mulut Allah sendiri ! Sedemikian sehingga Allah seolah sudi menempatkan dirinya sesaat sebagai diri setan, karena terucap kata “Saya Setan”!

Tidak percaya? Lihat misalnya Qs.8:48:

“Dan (ingatlah) ketika setan membuat mereka memandang baik pekerjaannya seraya berkata, “Tidak seorang pun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini  dan sesungguhnya saya (setan)adalah pelindungmu”.Tetapi tatkala kedua pasukan itu saling memperlihatkan (berhadap-hadapan), setan itu berbalik belakang, seraya berkata, “Sesungguhnya saya berlepas diri dari padamu”… (bold dari pen.).

So, bagaimanakah? Begitu miskinkah cara Allah ‘memperbendaharakan’ bahasaNya sehingga kata-kata verbatim setan, harus Allah adopsi 100% lalu dikeluarkan dari mulutNya sebagai ayat Quran (?):

(Allah berkata) Dan ketika setan… berkata, “Tidak seorangpun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan sesungguhnya saya (setan) adalah pelindungmu”…

Dimanapun di Alkitab, Tuhan Elohim haram menjadi mulut-antara yang mengulangi kata-kata setan untuk dijadikan bagian dari wahyuNya! Nabi-nabi Tuhan tidak akan kecolongan seperti Muhammad sempat kecolongan sesaat dengan “ayat-ayat setan” yang sudah kita bicarakan. Namun disinipun kembali terjadi – walau dengan model berbeda – bahwa suara setan verbatim juga diizinkan bercampur-baur dengan wahyu yang keluar dari mulut Allah. Ini tentu terlalu najis dan mustahil bagi keagungan Yahweh Semesta Alam. Maka jaminan Allah swt terhadap kemurnian ayat-ayatNya lebih merupakan slogan-besar ketimbang fakta:

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (Qs 15:9).

Berlainan dengan Alkitab dimana kata-kata setan juga ditulis didalamnya, namun dimanapun itu bukan diulang wahyukan lewat mulut Tuhan pribadi, melainkan ditulis oleh penyaksi Alkitab yang diinspirasikan oleh Roh Tuhan!

Kini menjadi pertanyaan bagi setiap Muslim:

“Bolehkah Al Quranul Karim disisi Allah, bercokol kata-kata Setan yang Allah ucapkan meniru persis ucapan Setan, bahkan hal itu telah terjadi dalam kekekalan di di Lauhul Mahfudz sebelum setannya sendiri diciptakan?”


351 comments Add a Comment
pasopati
Reply| 02 Mar 2015 17:26:33
sambungan....................

Dari kisah-kisah nabi-nabi d dunia dalam menerima wahyu dari Tuhan, baik dari agama pagan dan sawawi, hanya muhammad sendirinya yang menerima "wahyu" dengan gejala seperti orang kesurupan, semua nabi di dunia menerima wahyu dalam keadaan sadar sepenuhnya, karena memang semestinya, Tuhan Yang Maha Sadar, dan Maha Kuasa, sanggup membuat nabinya dalam keadaan sadar sepenuhnya untuk menerima wahyunya agar tidak terkesan seperti orang kesurupan, tapi apakah pada muhammad Tuhan bertindak lain, rasanya tidak mungkin.

Makhluk roh yang bisa berinteraksi dan merasuki manusia adalah makhluk roh sejenis Jin dan hantu, malaikat/ dewa sama sekali tidak mungkin, karena mereka makhluk suci sedangkan manusia masih belum bersih. Selain itu, apabila memang seseorang mengalami kehadiran malaikat / dewa, maka suasana yang akan di timbulkan oleh malaikat / dewa tsb tentulah umumnya hanyalah sukacita dan kedamaian, walaupun manusia tersebut akan mengalami kegentaran dalam hatinya saat mengalami kehadiran malaikat / dewa, namun itu tidak membuat manusia itu dalam ketakutan dan kecemasan yang seperti di alami muhammad.

Saya pribadi sangat menyakini 1 juta %, apa yang di alami muhammad tsb bukanlah bertemu malaikat / dewa dan wahyunya bukan dari Tuhan, melainkan dari sejenis Jin (apakah Jin itu Jin yang baik / jahat) tergantung hasil perbuatan dari mediator dan perintah-perintah / ajaran-ajarannya.
(mohon maaf, ini adalah pengalaman pribadi dan pengalaman dari beberapa teman yang pernah mendalami ilmu kebatinan dan ilmu taoisme yang tercampur dengan ritual ajaran-ajaran leluhur tionghoa)
pasopati
Reply| 02 Mar 2015 17:25:49
Di saat aku mempelajari kitab suci agama Tao (Taoisme) yaitu Tao Te Jing yang masih belum terkontaminasi oleh hal-hal yang berkaitan dengan okultiesme yang berasal dari ritual leluhur suku tionghoa (karena Tao asli hanya mengajarkan Kebajikan dan Keluhuran Tao, dan bukan ritual penyembahan dewa2, kecuali mengakui Tuhan / Tao yang satu), dan Taoisme yang telah terkontaminisasi dengan ritual-ritual leluhur yang mempunyai fenomena seperti kesurupan oleh roh halus pada mediator, aku merasa agak mengerti apa yang terjadi dengan muhammmad yang katanya menerima "wahyu" dari Tuhan melalui malaikat jibril. Dan biasanya mediator tsb juga bisa melihat Jin tersebut dengan mata telanjang dan berinteraksi dengan Jin tsb.

Dalam tradisi budaya tionghoa yang menyakini agama Tao yang telah terkontaminasi (bukan Tao murni), tetap juga mengakui Tuhan Yang Esa (Tao Yang Satu), fenomena kesurupan dan tanda-tanda atau gejala kesurupan hampir sama yang terjadi dengan muhammmad, dan setiap terjadi kesurupan pada mediator, maka roh yang merasuki mediator tersebut akan memperkenalkan dirinya adalah dewa (malaikat), padahal sesungguhnya itu adalah makhluk roh sebangsa Jin (Sin), dan orang-orang yang ingin memakai jasa Jin melalui mediator tsb juga memanggil Jin tsb dengan sebutan dewa / malaikat karena untuk menjaga toleransi dan tidak ingin Jin tsb tersinggung. Dan Jin tersebut juga akan meminta kita memohon sesuatu dan menyembah hanya kepada Tuhan Yang Esa yang di sebut Sang Tie. Jin tsb juga mempunyai pengetahuan akan Tuhan, pengobatan, dan ramalan-ramalan atau nubuat-nubuat, yang kadang-kadang bisa terpenuhi dan kadang-kadang tidak terpenuhi. mengenai pengetahuan akan Tuhan bagi Jin tsb adalah sebatas yang dia tahu saja, dan kadang-kadang pengetahuan tsb akan di karang agar manusia yang bertanya kepadanya mempunyai jawaban daripada di jawab tidak tahu.

bersambung............
choimeteo
Reply| 03 Mar 2014 05:21:30
jangan nyolot mas...santai aja... keseringan nanti stroke tuh tangan mu...apalagi yang kamu rendahkan itu kekasih Allah...kalau mas masih, ga lama mulut mas jadi stroke... karena udah terlalu... katanya mau discuss.. lagian kan disuruh admin komen yang sopan...memang kalo udah ngadepin yang kayak gini udah jelas yang ada dalam diri mas ini...

Itu tulisan Arab... apa masalahnya..?? semua bahasa itu adalah ilmuNya... Bahasa Arab dipilih karena punya kosa kata yang banyak... itu aja... Bahasa Quran itu Bahasa Akhlak...Jadi kalo yang ga iman sama quran..ya kayak mas ini...nyari kalimat sopan aja susah... apalagi baca pengumuman admin untuk berkomentar sopan aja ga bisa....

Mas mencoba memancing emosi saya ya..??? ga bisa mas...karena udah tahu koq... ya beginilah karakternya mahkluk itu yang menyesatkan dan menghasut Adam jadi turun ke dunia...hehehehe...

Saya ingatkan, berhenti untuk menggunakan kalimat yang caci maki... kalo mau discus, pake bahasa yang enak... ga usah dihina-hina Rasul, Tuhan... Kalo mas masih nekat... Ga lama stroke...

Bukan doain... tapi mengingatkan untuk bisa bersopan santun dalam bahasa... Kalo setan/iblis emang ga bisa sopan satun....Saya masih menganggap mas sebagai manusia.... tapi kalo udah diingatkan masih juga,... jangan salahkan peringatan saya akan terbukti....

Dan untuk mas, saya ga akan tanggapi lagi kalo masih susah untuk berbicara yang baik-baik layaknya agama diturunkan untuk memperbaiki akhlak....
Yongki
Reply| 28 Feb 2014 09:30:20
Saya punya buku The Satanic Verses yang ditulis oleh Salman Rushdie; sewaktu saya membaca buku ini saya sempat kecewa kepada sang penulis karena tidak pantas seorang penulis terkenal mencantumkan nama-nama seperti Al-Lat, Al-uzza dan Al-manat di dalam bukunya supaya dirinya menjadi terkenal dan bukunya laku terjual tetapi setelah saya membaca blog ini saya baru mengerti bahwa Satanic Verses bukanlah hanya sekedar dongeng ciptaan Rushdie melainkan memang benar-benar ada. Hiii sereeeeeeem
islamquranhadist
Reply| 27 Feb 2014 15:57:07
Seperti kebanyakan SLIMERS yang bisa baca tulis dan main internetan, kamu pastilah super jenius ala Islam, sudah lebih pinter dari suri teladan sempurnamu si cabul buta huruf SAW, karena kamu pastilah diajarkan untuk klaim mengklaim.... walaupun bagi orang normal dan waras, kamu itu BLEGUK TOLOL!!!!

choimeteo
on February 26, 2014 at 5:20 pm said:
kalo pake bahasa Alquran, ketinggian, nanti mas ga mampu… Pelan-pelan aja dulu… sebagian yang saya utarakan juga sumbernya dari akhlak quran….hehehe..

Coba kamu terangkan bahasa Al quran yang ketinggian itu!!!!!
????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Itu menurutmu ketinggian?
Orang normal dan waras pasti tidak sependapat denganmu, tetapi akan mengiyakan kalau kamu itu SUPER JENIUS ALA ISLAM, wong sembahanmu saja DODOL TOLOL kok, suri teladanmu BUTA HURUF kok.... apa yang mau diharapkan dari kejeniusanmu????!!!!!!
--------------------------------------------------------------
choimeteo
on February 24, 2014 at 9:20 pm said:
Akhlak Rasul itu di Alquran, dan menyebarkan kebaikan Alquran melalui akhlak Rasul…

islamquranhadist
on February 25, 2014 at 9:45 am said:
Maksudnya ngawini anak mantu dengan saksi ALLOW SWT dan JIBRIL?
Hebat juga ya!!!!

Kalau ngawini anak-anak yang belum mens gimana?
Coba bandingin dengan ANJING JANTAN TUA, kira-kira mana lebih mulia?

Oh ya, coba sebutkan SATU SAJA kebaikan si cabul BUTA HURUF itu sebagai nabi, tentunya selain menipu, merampok, pedofil, cabul, membunuh….

SATU SAJA CONTOH KEBAIKANNYA SESUAI AL QURAN…….. sebagai NABI ya, bukan sebagai nabi cabul!!!!!!
-------------------------------------------------------

Mana jawabanmu atau analogimu yang kamu pikir ketinggian itu?????!!!!!!

choimeteo
on February 26, 2014 at 5:20 pm said:
gimana analogi saya bisa diterima.??

Maksudnya ngawini anak mantu dengan saksi ALLOW SWT dan JIBRIL?

Analogi choimeteo SUPER JENIUS ALA ISLAM adalah : ................... silahkan kamu sampaikan!
------------------------------------
Kalau ngawini anak-anak yang belum mens gimana?
Coba bandingin dengan ANJING JANTAN TUA, kira-kira mana lebih mulia?

Analogi choimeteo SUPER JENIUS ALA ISLAM adalah : ................... silahkan kamu sampaikan!
---------------------------------
Oh ya, coba sebutkan SATU SAJA kebaikan si cabul BUTA HURUF itu sebagai nabi, tentunya selain menipu, merampok, pedofil, cabul, membunuh….

Analogi choimeteo SUPER JENIUS ALA ISLAM adalah : ................... silahkan kamu sampaikan!
-------------------------------------

Yang ini ngga pake analogi, silahkan kamu sampaikan:
SATU SAJA CONTOH KEBAIKANNYA SESUAI AL QURAN…….. sebagai NABI ya, bukan sebagai nabi cabul!!!!!!

Dan buktikan kalau bualanmu bisa dipertanggung jawabkan!!!!!
----------------------------------------
gimana analogi saya bisa diterima.?? kalo pake bahasa Alquran, ketinggian, nanti mas ga mampu… Pelan-pelan aja dulu… sebagian yang saya utarakan juga sumbernya dari akhlak quran….hehehe..
-----------------------------------------
choimeteo
Reply| 27 Feb 2014 01:20:10
hehehehe...bahasa yang baik-baik dan kalimat yang baik-baik masih banyak...kenapa ga dipake...??? hehehehe

Soal cabul ngawainin orang, kalo saya tanya mas udah nikah belum..?? kalo udah nikah, mas cabul ga...??? hehehe...

Kalo soal banyak... sekarang logika aja... kalo ada dua orang dengan kerjaan yang beda-beda...satu kerjanya peternak... satu lagi kerjanya bankir...kalau mas punya hewan kesayangan peliharaan dan langka, kira-kira... kepada siapa mas lebih memilih untuk dititipkan/diurus...???

Begitu juga kalo mas punya anak wanita, terlebih dijaman nabi yang pada waktu itu sangat jahiliyah.... apa mas mau menitipkan anak wanita mas kepada pria yang jahiliyah...??? apalagi soal keimanan...apa mau generasi penerus mas akan berketurunan sebagai orang-orang jahil...??? Makanya, lebih baik dinikahkan sama Rasul... Lagian ga dipaksa Rasul koq..??? Apalagi dengan keyakinan yang dimiliki...rasul itu dekat dengan tuhan....ya logika nya masuk donk....

Saya aja kalo nasrani, sangat senang kalo anak gadis saya mnikah dengan pastur atau pendeta... daripada anak-anak pria yang ga tahu garis kebaikannya... mangkanya jaman sekarang banyak pemuda yang kurang bertanggung jawab terhadap anak istri... karena bukan dari sumber keturunan yang baik-baik...

gimana analogi saya bisa diterima.?? kalo pake bahasa Alquran, ketinggian, nanti mas ga mampu... Pelan-pelan aja dulu... sebagian yang saya utarakan juga sumbernya dari akhlak quran....hehehe..

Peace bro..
islamquranhadist
Reply| 25 Feb 2014 17:45:41
choimeteo
on February 24, 2014 at 9:20 pm said:
Akhlak Rasul itu di Alquran, dan menyebarkan kebaikan Alquran melalui akhlak Rasul…
------------------------------

Maksudnya ngawini anak mantu dengan saksi ALLOW SWT dan JIBRIL?
Hebat juga ya!!!!

Kalau ngawini anak-anak yang belum mens gimana?
Coba bandingin dengan ANJING JANTAN TUA, kira-kira mana lebih mulia?

Oh ya, coba sebutkan SATU SAJA kebaikan si cabul BUTA HURUF itu sebagai nabi, tentunya selain menipu, merampok, pedofil, cabul, membunuh....

SATU SAJA CONTOH KEBAIKANNYA SESUAI AL QURAN........ sebagai NABI ya, bukan sebagai nabi cabul!!!!!!
choimeteo
Reply| 25 Feb 2014 05:44:49
Sori mas, untuk hal literatur, monggo dengan keyakinan literatur masing-masing,,.. Saya cukup mengakap dari uraian literatur saudara, bahwa ada Tuhan, Iblis, Manusia, Hukuman akhir Zaman, Perbuatan Jahat dan Perbuatan Baik...

Itu sudah cukup bagi saya , mas ummat yang beriman... Iman mas mungkin ke dalam barisan kristiani...monggo.... Ada yang iman dalam barisan Budha... monggo... Ada yang iman barisan Hindu...monggo.... Nanti kita semua akan dikumpulkan dan akan dipersaksikan kebenaran dibarisan mana... Apakah barisan yang ga benar dihukum...???

Saya berpendapat tidak juga, kenapa..?? karena, sekecil apapun amal kebaikan yang dilakukan manusia, si Maha Pemaaf, si Maha Pengasih, si Maha Penyayang, si Maha Kaya akan memberikan imbalan berupa kebaikan yang melebihi yang telah kita perbuat didunia.....

Bilamana kita memahami agama untuk mengatakan bahwa agama yang kita yakini adalah yang paling benar dan dengan itu kita akan berupaya melakukan urusan penyatuan keyakinan dengan berbagai cara, saya kira itu Dzalim... dan Tuhan tiada pernah menyuruh kita bahkan memaksa untuk memeluk suatu agama.

Maaf, bila ada dalam kitab mas yang yakini ada perintah langsung dari Tuhan yang menyuruh agar mengkristianikan semua penduduk bumi...Tidak ada kan..?? semua itu perintah yang sifatnya himbauan dan peringatan, dan bila begitu memang tiada ada perintah langsung seperti diatas, berarti sama karakter Tuhan itu....Mengapa demikian..?? Karena Dia Maha Mengetahui, Maha Kasih, Maha Penyayang, Maha Santun, dan sifat-sifat yang Maha lainnya...Yang membuat kita sadar, bahwa kebenaran akan tersampaikan dengan izinNya... Bila tiada kemampuanNya untuk memberi Izin dan memaksakan dengan dalih bahwa itu salah, saya kira itu bukan Tuhan... Kenapa..?? Karena didunia ini ada yang Benar dan ada Yang salah, ada yang Hitam, dan Ada yang Putih...Semua MilikNya... Dan Kepada Dia semua rahasia Kebenaran yang paling Absolute...So mengapa kita yang mengakui mempunyai kitab suci, memaksa dengan segala cara keyakinan kita..?? Apakah manusia yang bebeda dari kita bukan ciptaan Tuhan Kita..?? Kalo Bukan, Ciptaan siapa..?? Kalau Iya, mengapa Tuhan menciptakan perbedaan..??

Monggo dicari jawabnya dalam keimanan masing-masing... Peace..
choimeteo
Reply| 25 Feb 2014 05:20:04
maha benar Allah dengan segala firmanNya...

Namun bagaimanapun, diantara mereka yang ada disini, kita tidak akan tahu mana yang kafir saat ini lalu beriman kemudian hari, karena hal itu hanya Allah yang tahu...

Saya cuma ingin memberitahu apa yang saya dapat, kepada semua ummat yang meyakini Tuhan....bahwa berbuat baik lah sebagaimana Tuhan mengajarkan kalian....

Sesungguhnya mereka yang kafir (yang terlihat saat ini) maupun yang beriman, semua makhluk Allah... Jangan menyerah untuk memohon HidayahNya untuk mereka... Sesungguhnya banyak para sahabat Nabi, adalah musuh Nabi sebelumnya...???

Saya cuma ingin agar dapat difahami, bahwa manusia yang berkeyakinan dengan Tuhannya, tidak akan berbuat nista dan mecela... Namun mereka adalah ciptaan Alloh, rahasia membolak balik hati ada padaNya.....

Saat kita tidak suka dengan sesorang, janganlah merendahkan mereka dengan hinaan atau bahkan mencap kasta mereka yang terendah ataupun salah. Karena. belum tentu orang tersebut dikemudian hari lebih tinggi kastanya dari kita. Hanya saja untuk mengingatkan keyakinan akan kebenaran yg kita yakini, lakukanlah dengan cara ma'ruf, yaitu sabar dan ikhlas.... Senjata ummat Islam ada pada sabarnya... Karakter Kristiani ada pada kasihnya....Karakter Yahudi ada pada cerdasnya.... namun semua itu bila mengimani Tuhannya.. Bila tidak, orang yang Islam pun tiada ada harganya...

Akhlak Rasul itu di Alquran, dan menyebarkan kebaikan Alquran melalui akhlak Rasul...

Semoga dapat difahami...Tq bro
choimeteo
Reply| 24 Feb 2014 04:16:21
tambahin, secara utuh ayatnya seperti ini, jangan diputus karena itu satu kesatuan pernyataan...

" Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu. Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat.” (Al-Hajj: 52-53)

Sekali lagi bacalah quran dan fahami secara utuh/ sepotong-sepotong.... Mas aja kalau ngomong seperti ini dipotong misalkan :

Mas bicara : "Mempunyai banyak harta itu dapat menempatkan kedudukan mulia daripada menjadi miskin." Tapi ketahuilah saudara-saudara, bahwa kemulian yang paling tinggi ada pada akhlak dan perbuatan yang dapat memberi manfaat.

Saya potong kalimat mas sampe kata miskin, dan langsung saya komment yang enggak-enggak tentang mas... padahal kalo secara utuh, mas ingin membicarakan bukan harta untuk menjadi mulia...jadi beda khan..??? makanya bro, jangan nanggung kalo mau faham...hehehe..bersetubuh sama istri juga kalo nanggung bisa bikin error lho....hehehe... apa mas suka nanggung-nanggung, atau suka memotong-motong, atau mas punya sifat tergesa-gesa saking pinternya,sehingga bisa lansung conclusion....hehehehe...

Sori bro.. peace dan damai selalu...!!
choimeteo
Reply| 24 Feb 2014 04:03:46
jawabnya baca lagi ini mas...

Ayat ini ada peristiwa pendahuluannya yaitu saat dimuka penduduk mekkahdalam suatu peristiwa Rasullullah membacakan ayat :

“Apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lata, Al-Uzza, dan Manah yang ketiga yang paling terkemudian (sebagai anak wanita Allah)? Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) wanita?” (An-Najm: 19-21)

dimana setelah selesai ayat tersebut dibacakan oleh Muhammad, Rasulullah bersujud tilawah, diikuti oleh kaum muslim dan musyrikin.

Kaum Muslim beriman terkejut dengan sujudnya kaum musyrik tersebut, dikarenakan mereka mengikuti sujud tilawahnya Rasul.

Menurut riwayat, pada saat dibacakan ayat tersebut, ” kaum kafir dibisikkan oleh Syaithon lewat telinga mereka diantara selipan ayat yang dibacakan” yaitu :

“Sesungguhnya thagut-thagut itu memiliki burung yang tinggi. Dan, sesungguhnya syafaatnya sangat diharapkan.”

Sedangkan kaum Muslim tidak mendengarnya…

Peristiwa ini membuat gempar seluruh penjuru, bahwa kaum musrik telah bersujud bersama Rasullah dansemua penjuru menyangka bahwa penduduk mekkah telah Islam semua.

Hal ini kemudian dipertegas oleh Allah SWT, melalui ayat yang kita singgung ini. yaitu :

“Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu. Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat.” (Al-Hajj: 52-53)

ITULAH SEKELUMIT AZBABUN NUZUL AYAT TERSEBUT ( Asbabun Nuzul yaitu peristiwa yang terjadi saat turunnya wahyu Allah).


Ayat terakhir menegaskan penjagaan Allah kepada RasulNya... Ga pernah bisa Iblis/Setan memasukkan inspirasi seperti yang dituduhkan... tolong dibaca utuh, biar mengerti....tq bro..
choimeteo
Reply| 24 Feb 2014 03:55:08
benar, itu nama-nama Dia... Karena Hanya Miliknya Kesombongan, Yang Menghinakan.Pesannya, sebagai Manusia kita ga bagus menyombongkan diri, kita ga boleh paling bisa menghina mahluk, kita ga boleh paling hebat dalam memaksa, kita ga boleh membunuh,kita ga boleh menyiksa, kita ga boleh memberikan kerugian..kenapa..?? kalo kita lakukan, kita sudah menganggap diri kita Tuhan dan itu syirik....Selain itu, kalau kita melakukan sesuatu harus tahu hakikatnya, sedangkan kita cukup tahu, bukan Maha Tahu seperti Dia...

Itu juga mengaskan bahwa Iblis, Setan, Jin, Manusia, semua ciptaaNya... Dan tiada boleh berlebihan dalam melakukan perbuatan...

Analoginya, mas ciptakan robot,berbagai jenis dengan fungsinya masing-masing..Bagaimana mungkin ada robot yang tidak berfungsi seperti keinginan penciptaNya..?? Malah robot itu bisa sejajar dengan Penciptanya...???

Tentulah sang pencipta tahu ttg error, keunggulan masing-masing jenis robot... apa bisa robot merasa dirinya lebih hebat dengan keunggulan yang dimilikinya..???

Kira-kira gitu analoginya.... Kalau mau jlimet lagi ya susah..maklum otakku standar...hehehehe....Coba bantu saya menganalogikan yang saya inginkan lebih baik dari yang saya buat...bantu menganalogikan persepsi saya, bukan persepsi mas lho...ntik analoginya kemana-mana lagi...bantuin lho, bukan diplintir dan disusupi maksud hatimu...bisa..???
choimeteo
Reply| 24 Feb 2014 03:38:28
otak muslim standard?? emang otak ada standardnya mas..?? kalo mau ukur otak/kecerdasan ya pake tes logika... kalo mau berdebat, ya pake nafsu...apalagi debat untuk menang atau kalah...hehehehe...

orang yang meyakini adanya tuhan, baik muslim, kristen, yahudi, budha, hindu, ga akan ada perintah tuhanNya utk memburukkan keyakinan yang lain, apalagi menghujat yang diimaninya....Itulah tanda kebaikanNya...

Tuhan itu memperintahkan untuk berbuat kebaikan, Iblis yang punya sejarah melanggar perintah Tuhan...Makanya Iblis diberi hukuman karena tidak taat terhadap yang diperintahkan...Perintah Tuhan itu adalah sifatnya kebaikan...seperti sholat, puasa, sabar, ikhlas, kasih, sayang...dll..

Kalo manusia kesalahannya adalah melanggar Larangan...Ada larangan dilanggar, Larangan sifatnya menjauhi kemungkaran/kezaliman...seperti jangan berzinah, membunuh, mengumpat, menghasut..dll

Jadi kalo mas-mas dimari yakin pengikut Tuhannya masing-masing...tunjukkan sikap-sikap patuh pada perintah dan menjauhi laranganNya yang teramanahkan dalam kitab suci masing2.... Jangan ga patuh pada perintah dalam kitab sucinya mas, apa ada perintah dalam kitab sucinya untuk menghardik, memojokkan, nabi-nabi agama yang selain dari kalian..??? Kalo ada, gw ga tau dech kitab dari siapa itu....hehehe...

Gitu aja koq mas... ga usah panjang lebar...simple straight to the point...

Kecuali pengelola website ini atao komentator dan narasumber website ini adalah Atheis... sengaja untuk mengangkat isu sara....

Ga perlu berilmu kalau untuk kejahatan.... Ga perlu banyak ilmu kalau ga bisa membentuk pribadi mulia.....simple khan..?? Soal otak standard, silahkan menjustifikasi muslim seperti itu...yang penting umat muslim masih bisa hidup berdampingan dengan ummat lain... Peace bro...!!
chan
Reply| 23 Feb 2014 22:23:14
untuk saudara choi. ingat ayat Al-Qur'an surat Al-Baqarah 6-7 yang artinya
"sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. dan bagi mereka siksa yang amat berat."
insyaAllah dengan adanya berbagai penolakan atas Islam justru akan semakin membukakan mata hati kita sebagai seorang muslim bahwa Allah Maha Benar dan terbuktilah semua kebenaran Ayat Al-Qur'an tentang orang-orang yang senantiasa memusuhi Islam. cukup bagi kita untuk mengerti dan memahami. biarlah mereka yang tidak memahami sampai kapanpun akan membantah tentang apa yang kita katakan.
selamat berjuang untuk menegakkan panji-panji Islam, saudaraku. Allah bersama kita. jangan pernah goyah meski banyak rintangan menghadang.
waAllahu'alam bisshowwab.
Beton
Reply| 20 Feb 2014 22:21:23
TUHAN nya KRISTENER kadang ADA DUA malah ada TIGA
.
(Markus 16:19) Sesudah TUHAN YESUS berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di SEBELAH KANAN ALLAH.
Salah satu 3 Tuhannya Kristener yaitu ROH KUDUS menghamili bunda MARIA
(Matius 1:18) Kelahiran YESUS Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu MARIA, ibu-Nya, bertunangan dengan YUSUF, ternyata ia MENGANDUNG dari ROH KUDUS, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
.
islamquranhadist
Reply| 15 Feb 2014 14:45:25
Tetapi postingan ini akan dijawab panjang lebar, oot kesana kemari, klaim sana sini sambil melancarkan tudingan-tudingan yang menyimpang dari apa yang hendak diperdebatkan bahkan mungkin disisipi dengan ceramah-ceramah ala ustad ustad kocak yang tidak jelas ujung pangkalnya sesuai standar OTAK MUSLIM!!!!
choimeteo
Reply| 15 Feb 2014 04:28:49
Bukan ga mau jawab, cape aja saudara....! Kami manusia biasa, bukan anak tuhan yang punya stamina dan semangat utk memenangkan perdebatan yang kalian mulai...
Ambillah kalian semua kebenaran, dan lenyapkan ketidakbenaran. Biar dunia semua isinya mahluk yang benar...bagaikan hari siang terus...hehehe...
Hingga logika plus minus tidak ada lagi didunia...penuh dgn plus...bagi kami yg beriman, cukup meyakini bahwa orang-orang ahli kitab akan selalu menyangkal dan berdalih...Nasrani datang Yahudi marah, Islam datang Nasrani marah.... injil mengakui taurat, alquran menganjurkan ada kitab injil dan taurat...begitulah manusia, ketika ada yang lebih, senior kalap...hehehe...

Iya tho?
choimeteo
Reply| 15 Feb 2014 04:16:31
Hehehe...sabar menghadapi teman-teman ini...
islamquranhadist
Reply| 10 Feb 2014 13:17:52
APA KEJAHATAN MUHAMMAD?
----------------------------------------------------

JAWABNYA JELAS : TIDAK ADA

Definisi kejahatan dalam islam adalah perbuatan yang menentang ALLOW SWT sementara ALLOW SWT adalah buah karya imajiner Muhammad sendiri.

Di artikel artikel yang mengupas tentang islam, kita kita sering menyalah artikan kejahatan Muhammad dengan standar manusia dan kemanusiaan, padahal ajaran Muhammad atas nama ALLOW SWT yang diciptakannya adalah ajaran yang bertentangan dengan nilai nilai manusia dan kemanusiaan.

Contoh contoh seperti:
* Menyerang dan membunuh kafir-menggal 900 leher pria Qurayza yang belum tumbuh bulu kemaluannya
* Menggarongi harta kafir
* Memperkosa wanita-wanita kafir yang menjadi tawanannya (Contoh: Rihana dan Safiyah)
* Berzinah dengan wanita lain yang bukan isterinya (Mariyah orang Koptik)
* Ngembat isteri anaknya Zaid, yaitu Zainab bin Jash - seorang wanita muda yang cantik dan seksi
* Doyan ngeseks dengan anak kecil = pedofil (Aisyah)
* Berbohong dan mengajarkan pengikutnya untuk berbohong

Bukanlah KEJAHATAN MANUSIA atau KEMANUSIAAN, itu adalah perbuatan berbudi agung dan berahklak mulia dalam islam, karena ALLOW SWT merestuinya dan ALLOW SWT itu sendiri adalah imajiner Muhamad yang melegalkan apapun yang dilakukannya.

AL QURAN... begitu nama kitab suci Muhammad yang diklaim sempurna, jelas, rinci dan tidak ada keraguan di dalamnya tidak pernah berubah, dari dulu, sekarang dan untuk selamanya...... kecuali ketika MESIN CETAK DI MESIR pada tahun 1924 menyeragamkan AL QURAN TERSEBUT.

Ah.... ternyata pencipta al quran sama dengan pencipta mesin cetak!!!!!
Lalu siapakah yang berwahyu ketika muhammad masih hidup?????

JAWABNYA : ALLOW SWT

Makanya, apapun tentang Muhammad, tidak akan pernah salah, karena otak otak slimers sama seperti mesin cetak yang sudah terprogram MUHAMMAD tidak pernah salah karena ALLOW SWT mengatakannya demikian!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sekalipun ia PEDOFIL, PENIPU, PENCABUL, PERAMPOK, PEMERKOSA, PEMBUNUH ????
Ya.... karena itu adalah contoh BERBUDI AGUNG DAN BERAHKLAK MULIA!!!!!

Slimers begitu bangganya kalau sudah bisa membela junjungannya, karena memang junjungannya HARUS DIBELA... walaupun dengan oot kesana kemari dengan penjelasan yang tidak masuk akal --> orang lain salah otomatis islam benar!!!!
Bisa dipahami, SLIEMERS adalah orang orang SUPER JENIUS ---> Muhammad buta huruf otomatis pengikutnya super jenius!!!!
Roby Surya
Reply| 10 Feb 2014 09:33:04
HATI-HATI SAUDARA CHOI SEDANG BERTAQIYA SAMA SEPERTI ALLOHNYA YANG SUKA BERTAQIYA DAN PENIPU (KHAIRUL MAKARIIN) SUDAH DINUBUATKAN DI ALKITAB YOHANES 8:44
Fetching more Comments...
↑ Back to Top