Gayung Bersambut: Satan Pun Balas Melempari Para Jamaah Haji Dengan Batu Yang Telah Dilemparkan Kepadanya

Komisi itu bertanya pada Satan, mengapa ia harus menunggu selama ini sebelum akhirnya ia balas melempari para peziarah Muslim dengan batu. “Saya ini tidak punya tulang, jadi tongkat dan batu sebenarnya sama sekali tidak menyakitkanku,” demikian penjelasan Satan. Kemudian ia menambahkan,”Tetapi ejekan-ejekan yang mereka teriakkan itulah yang benar-benar menyakitkanku!”

Brokaan

 

Setelah dengan sabar menahan diri karena selama kurun waktu 5000 tahun dilecehkan dan dilempari dengan batu oleh para pengikut Allah saat mereka melaksanakan ritual haji, akhirnya Satan berkata,”Cukuplah sudah’ dan kemudian melempar balik batu-batu yang sebelumnya telah dilemparkan kepadanya. Akibat tindakannya itu, banyak jamaah haji yang tewas dan terjadi kekacauan diantara mereka, yang mana Allah sendiri gagal menyelamatkan umatNya. [Satire]

Di Mekah, Saudi Arabia, sekitar 3 juta jamaah yang sedang melaksanakan Haji menjadi sangat terkejut ketika Satan membalas dengan balas melempari batu kepada mereka!

Melempari Satan dengan batu adalah salah satu rangkaian ritual haji yang penting, yang dilakukan dalam ziarah tahunan yang dilakukan umat Muslim ke Ka’bah yang ada di Mekah. Ibadah Haji adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan umat Muslim, dan merupakan salah satu dari 5 rukun Islam. Ritual ini dilaksanakan saat bulan terakhir kalender bulan, Dzulhijjah. Ibadah Haji adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang mampu, dan mereka diharapkan untuk melakukannya minimal satu kali selama hidupnya. Ritual ini mendemonstrasikan solidaritas komunitas Muslim global, dan menggambarkan sikap tunduk mereka kepada Allah, Sang Tuhan Islam (Dewa Bulan kuno bangsa Arab). 

Haji dilaksanakan dari tanggal 8-12 Dzulhijjah, yaitu bulan ke-12 dari kalender Islam. Tahun 2009, Dzulhijjah dimulai pada tanggal 11 November.

 

Ramy al-Jamarat

Ritual Ramy al-Jamarat dilaksanakan di Mina yang ada di Mekah. Ritual ini dikenal sebagai “Melempari Satan”. Para jamaah haji melemparkan batu-batu pada ke-3 pilar Haji yang berbeda, yang berdasarkan kepercayaan Muslim menggambarkan 3 lokasi dimana Nabi Ibrahim menolak tantangan, yang dilemparkan kepadanya melalui godaan Satan. Batu-batu yang dilemparkan itu harus menyentuh setiap tiang sekurangnya 7 kali, dengan batu atau kerikil yang mereka ambil di Muzdalifah. Batu-batu itu tidak boleh lebih besar dari kacang, sebab melempari dengan batu yang lebih besar menandakan sikap berlebih-lebihan. Para jamaah memohon agar Allah mengakui dan menerima ritual haji yang mereka lakukan setiap kali mereka melemparkan batu atau kerikil pada salah satu dari ketiga pilar ini.

 Jamaah haji tengah melempari Satan (Jumrah)

Ritual haji adalah sebuah budaya kuno, yang berasal dari zaman Muhammad (abad ke 7 Masehi), dan merupakan bagian dari ritual pagan pra-Islam yang dilaksanakan di Ka’bah. Para jamaah biasanya bergabung dengan prosesi yang dihadiri oleh puluhan ribu orang-orang pagan yang berasal dari sekitar Arabia, yang datang ke Mekah pada minggu Haji, untuk melaksanakan serangkaian ritual-ritual yang berpusat di Ka’bah, yang pada waktu itu merupakan Kuil kaum pagan yang sangat terkenal di Arabia.

Setiap orang akan berjalan berlawanan dengan arah jarum jam sebanyak 7 kali di sekeliling Ka’bah, mencium Hajar Aswad (Batu Hitam), kemudian berlari bolak balik dari Sumur Zam Zam yang ada di dekat bagian belakang Ka’bah, dan kemudian kembali lagi ke bukit Safa dan Marwah, kemudian pergi menuju dataran Bukit Arafat untuk berdiri di sana selama beberapa waktu, kemudian meneruskan perjalanan ke Muzdalifah untuk mengumpulkan kerikil-kerikil yang berukuran pas, yang nantinya akan mereka lemparkan pada sebuah batu yang ada di Mina ketika mereka melaksanakan ritual pelemparan Satan. Setelah itu para peziarah akan mencukur rambut mereka, mengorbankan seekor hewan, dan merayakan festival global Idul Adha. Pelemparan Satan saat ritual Haji, diyakini Muslim terkait dengan peristiwa antara Nabi Ibrahim dan Ishmael (yang sebenarnya adalah Ishak). Berdasarkan tradisi Alkitab, Abraham diperintahkan oleh Tuhan YAHWEH untuk mengorbankan seorang manusia yaitu putranya yang ia kasihi, Ishak (Muslim mengklaim bahwa itu adalah Ismael), sebagai tanda ketaatan yang mutlak kepada Tuhan. Namun demikian, Satan muncul 3 kali ditengah-tengah peristiwa itu untuk mengganggu Abraham, menggodanya agar tidak mentaati perintah Tuhan untuk membunuh Ishak sebagai korban persembahan kepada Tuhan. Secara kontroversial, malaikat Jibril muncul dalam sekejap dan mengatakan pada Abraham untuk “melemparinya” dengan satu jenis batu, maka kemudian Satan pun menarik diri menuju Neraka. Kemudian, sebagai hasil ketaatan Abraham, maka YAHWEH mengirimkan seekor kambing untuk disembelih sebagai korban pengganti dari Ishak.

Saat ini jutaan Muslim tengah berkumpul di Ka’bah yang ada di Mekah, Saudi Arabia, untuk berpartisipasi dalam ibadah tahunan Islami ini, sebagai bentuk solidaritas terhadap ketaatan Abraham sebagaimana yang diperintahkan oleh Muhammad kepada Muslim. Ibadah ini juga merupakan salah satu rukun dari iman Islam.

Teknik mengendalikan kerumunan menjadi hal yang sangat penting. Karena jumlah jamaah yang sedemikian banyak, maka banyak dari ritual-ritual yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Misalnya, sekarang tidak lagi perlu untuk mencium Batu Hitam (Hajar Aswad), tetapi cukup dengan mengarahkan pandangan atau tangan ke arah Batu Hitam itu setiap kali jamaah mengelilinginya (7 kali putaran). Pelemparan kerikil ke pilar-pilar besar yang menggambarkan Satan, demi alasan keamanan, telah dirubah pada tahun 2004 dengan melemparkan batu ke dinding-dinding yang panjang dimana di bagian bawah ada semacam baskom besar sebagai tempat mengumpulkan kerikil-kerikil yang telah dilemparkan, selagi para jamaah menaikkan doa-doa Islami. Penyembelihan seekor hewan, yang aslinya dilakukan secara pribadi, sekarang dilakukan dengan menunjuk seseorang untuk melakukannya.

Kendati telah dilakukan teknik-teknik yang tidak Islami untuk mengendalikan kerumunan orang yang sedemikian besar, tetap saja terjadi banyak kecelakaan selama pelaksanaan ibadah haji, dimana banyak jamaah yang terinjak-injak karena berdesak-desakan, atau jalan yang runtuh karena beban manusia yang terlalu berat, sehingga menyebabkan ratusan nyawa melayang. Kementerian Haji Kerajaan Saudi Arabia punya sebuah situs dengan pesan seperti ini: “Jagalah kedamaian, aturan dan perilaku. Jangan berdesak-desakan”.

Para jamaah juga bisa pergi ke Mekah untuk melaksanakan ritual ini di waktu yang lain. Ini disebut “haji kecil” atau Umroh.  Namun demikian, bahkan jika orang Muslim melaksanakan Umroh, mereka masih tetap diwajibkan untuk melaksanakan Haji yang sakral paling tidak satu kali selama hidup mereka.

Selama ibadah Haji tahunan di Ka’bah, kita sering mendengar betapa banyaknya orang-orang Muslim yang tewas karena terinjak-injak, saat melaksanakan pelemparan Jumrah di Mina. Tahun lalu, Ibrahim Baasim, seorang peziarah dari Qatar, berada di depan ketiga tembok yang merepresentasikan Satan, ketika sebuah insiden terjadi. Ia berkata:

“Saya ada di sana bersama dengan beberapa ribu peziarah lain, melemparkan 7 kerikil di dinding yang pertama, sebagaimana yang biasa kita lakukan, sambil mengingat kembali semua kebencian yang ada dalam diri saya,” kata Bassim. “Kemudian tanpa disangka-sangka, tembok itu mulai balas melempari kami dengan kerikil-kerikil itu! Udara begitu pekat dengan batu sama seperti wabah belalang yang mengerubungi kami. Itu benar-benar menyakitkan dan para peziarah pun menjadi panik dan banyak yang terinjak-injak ketika coba meloloskan diri.”

Sebuah penelitian yang seksama pun dilakukan terhadap dinding tersebut, yang dilakukan oleh sebuah komisi dari beberapa organisasi Haji dan para konsultan religius top, dengan kesimpulan bahwa sesungguhnya Satan sendiri yang balas melempar para peziarah dengan batu-batu itu!

Menurut seorang jurubicara Haji, Satan telah berbicara pada sekelompok para peziarah, mengidentifikasikan dirinya sendiri, dan menjelaskan tindakannya. Satan berkata: “Saya sangat kesal dan lelah karena terus-menerus dilempari sejak malaikat Gabriel menaruh ide itu pada Nabi Ibrahim ratusan tahun lalu, yang dicatat dalam kitab Kejadian yang ada di Alkitab”, Demikianlah menurut sebuah sumber yang tidak menyebutkan namanya (yaitu saya sendiri). “Kupikir aku telah memberikan pipiku yang lain, dan bukankah itu sudah cukup?” kata Satan.

Berdasarkan sumber tanpa nama ini, Satan membela dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa yang coba ia lakukan adalah untuk menghentikan pembunuhan bayi dalam nama Tuhan. Ketika itu belum ada Kantor Perlindungan Anak atau saluran telepon dimana orang bisa melaporkan telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua. “Apalagi yang bisa aku lakukan untuk menghentikan hal itu?” kata Satan. Barangkali Nabi Ibrahim akan mendengarku atau bahkan isterinya Hagar, jika Malaikat Jibril tidak mengintervensi.

Ketika Satan ditanya oleh seorang Muslim yang soleh dan yang menjadi anggota dari Komisi Investigasi itu, mengenai apakah Satan benar-benar bertindak sebagai seorang Samaria yang Baik atau ia melakukannya karena kepentingan pribadi, maka Satan menjawab: “Kalian ini bicara apa sih?”

“Hidup seorang anak sedang dalam bahaya. Apakah Kantor Perlindungan Anak perlu mempertanyakan motivasi seseorang yang sedang mencoba melaporkan tindak kekerasan yang serius terhadap anak sebelum mereka melakukan investigasi yang tepat? Buatlah prioritas yang benar demi nama Satan!”

Komisi itu bertanya pada Satan, mengapa ia harus menunggu selama ini sebelum akhirnya ia balas melempari para peziarah Muslim dengan batu. “Saya ini tidak punya tulang, jadi tongkat dan batu sebenarnya sama sekali tidak menyakitkanku,” demikian penjelasan Satan. Kemudian ia menambahkan,”Tetapi ejekan-ejekan yang mereka teriakkan itulah yang benar-benar menyakitkanku!”

“Ketika saatnya sudah tepat, paling tidak saya telah memberikan pelajaran pada mereka. Musik pop lah yang membuatku melakukannya. Saya sedang mendengarkan music pop dan terpikat dengan lagu  'Enough Is Enough (No More Tears)' yang dinyanyikan secara duet oleh Donna Summer dan Barbra Streisand. Setelah 20 tahun lamanya, kupikir lagu itu akhirnya memotivasikanku untuk bertindak.”

Satan juga mengatakan bahwa ia berencana untuk balas melempari para peziarah dengan batu sejak saat ini, dalam setiap kali musim haji. “Para peziarah yang bernama Jibril akan menjadi sasaran utamaku”, kata Satan yang bermaksud untuk menyamakan skor.

 

Sumber: www.islam-watch.org

 


23 comments Add a Comment
kosaki
Reply| 02 Dec 2013 12:17:35
@Clue:
Perhatikan perkataan Paulus dengan seksama, maknanya adalah berita penebusan dan keselamatan itu adalah suatu hal kebodohan bagi mereka yang akan binasa, Artinya, kalau kamu menganggap berita penebusan itu adalah kebodohan dan akal-akalan manusia saja maka kamu termasuk dalam orang-orang yang akan binasa! Dah ngerti?
Clue Verity
Reply| 30 Nov 2013 21:30:21
@kosaki

apa kamu punya otak ???...saya beritahu kamu dari ayat bibel bahwa menurut Paulus kamu itu tidak lebih dari orang-orang bodoh :

Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. (1 Korintus 1:18)

Coba pikir, yang kamu sembah adalah orang terkutuk sedang dalam bibel orang terkutuk pasti masuk neraka...hehehe
kosaki
Reply| 30 Nov 2013 15:17:40
@Ali:
Berarti otak anda tidak mampu mencerna esensi dari arti sesungguhnya dan pesan yang disampaikan pada artikel di atas..anda pura-pura pintar tapi sebenarnya bodoh
ali masykur
Reply| 30 Nov 2013 03:01:02
tulisan anda sangat lucu,anda sangat kreatif untuk seorang penginjil,tapi wawasan anda sangat cetek untuk menggoyahkan iman muslim seperti saya yang istilahnya muslim ecek-ecek malah terkesan semrawut ngaco.
anda pintar.tapi anda membodohi diri anda sendiri.
TrustMan
Reply| 11 Oct 2013 23:08:32
Hemmm, dengan logika sederhana harusnya umat Islam bertanya-tanya.
Di daerah kediaman Allah SWT, Satan sukses menghajar umat Islam yang jauh-jauh sowan kepada Allah SWT.

Bukti nyata Allah SWT tak mampu melindungi tamu-tamu-Nya yang datang tunaikan ibadah haji.
TrustMan
Reply| 09 Sep 2013 11:25:24
Sebuah pertanyaan yang sederhana, tapi jawabnya pasti sulit.
Kenapa para muslim sangat berminat untuk naik haji?
Apakah karena menjalankan salah satu kewajiban,
Atau karena ingin menyampaikan doa permintaan di Mekah.

Apakah ALLAH SWT segera menjawab doa umat yang dipanjatkan di Mekah?

Atau bila 1 x sholat di Masjidil Haram di Mekah bernilai 100.000 x sholat di masjid Istiqlal di Jakarta? Itu bernilai 100.000 : 5 : 360 = 55,55 tahun sholat

Atau kalo sholat 40 x tanpa bolong di masjid Nabawi di Medinah beroleh sertifikat bebas siksa api neraka?

Woow..........ALLAH SWT mengistimewakan bangsa Arab dari bangsa lainnya.
Sepertinya perlu direnungkan .......A d i l k a h ALLAH SWT ??????
masz
Reply| 23 Apr 2013 14:22:46
@Alvie,
"orang kafir itu adalah setan dari manusia menurut Alkitab kita.."

salah 1 petunjuk bahwa Islam adalah agama keji.. malah mengangap non muslim adalah setan? hahahhaaa.. anda telah membuka hati dan minta saya untuk terus menolak Islam.. Terima Kasih
Akal-akalan
Reply| 22 Apr 2013 07:53:35
@ JUNED,
Aku harus,
"AKU MAU BERTANYA SUMBER AL-QURAN ITU SIAPA, YA?"

Muhammad mengatas-namakan Jibril yang mengatas namakan Allah?
1.Tapi siapa Jibril itu (menurut pengkuannya sendiri), ayat berapa? Benarkah dia dari surga atau jadi-jadian dari setan yang PASTI MAMPU MENIRUKANNYA!

2.Dan siapa Allah itu? (menurut sejarah arab? adakah Allah Arab berfirman: "AKULAH ALLAH?"). Adakah Quran memperkenalkan kepada Muhammad dengan berkata: AKULAH ALLAH? di ayat berapa?

Alkitab Ibrani asli tidak memuat kata "ALLAH", melainkan memperkenalkan kepada Musa "Akulah YAHWEH". Dan seterusnya selalu Yahweh hingga hampir 7000 kali. Kok Muhammad munculkan ilah lain?

Semuanya tak ada sumbernya, kecuali klaim Islam!
Akibodo
Reply| 21 Apr 2013 16:51:43
JUNED BODO BERTANYA: "dasar apa yang anda berikan bahwa setan membalas balik lemparan batu saat jumroh ??? Khayalan Anda atau apa???"

JAWAB: Dasar apa yang Muhammad pakai untuk cium batu Hitam ex-berhala pagan Arab?
GUNTUR
Reply| 21 Apr 2013 00:58:28
Menambahkan tanggapan bro Muhammad Gila (MHDG1L4)

Ada 2 kekuasaan yang mempengaruhi kehidupan manusia di dunia ini.

1. Kuasa Gelap : Setan bersama keturunannya mempengaruhi manusia untuk menolak "kebenaran" Tuhan yaitu Tuhan menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Orang-orang yang masih di dalam kegelapan (pengaruh Setan) akan menjadi objek ilmu-ilmu Setan contoh : santet,sihir, gendam, kesurupan dll
2. Kuasa Terang : Tuhan yang sejati memberikan karunia kepada orang-orang yang percaya kepada "kebenaran" itu untuk menolak ilmu-ilmu Setan.

Muslim dan Muslimah, kalian masuk di grup nomor 1, makanya bisa kena santet, gendam, sihir.
Mhd61l4
Reply| 20 Apr 2013 16:23:41
@Juned & Muslimah

Saya tidak menanggapi artikel di atas, tetapi melengkapi wacana untuk menelanjangi pekerjaan setan yang selama ini menyaru di dalam ajaran Islam.

Di berita berita, media cetak maupun televisi, seringkali disajikan orang-orang kesurupan.kemasukan setan yang pada umumnya adalah MUSLIMAH.

Berdasarkan pengetahuan saya tentang Islam, dan pengertian yang saya dapatkan dari sejumlah hadist dan hasil analisa tanya jawab pada situs-situs Islam, (silahkan dikoreksi apabila saya keliru) MUSLIMAH rentan stress oleh ajaran Islam, yang sadar atau tidak sadar dimanfaatkan setan-setan baik yang durhaka maupun yang shalih untuk memasuki muslimah karena:

1. Kemasukan setan secara logis karena ada lubang yang bisa dimasuki, dan muslimah memiliki lubang yang lebih banyak dari muslim.
2. Muslimah kurang cerdas dan lebih lemah dari muslim sehingga lebih gampang ditipu dan dimasuki.
3. Penghuni neraka lebih banyak muslimah.
4. Muslimah bisa dipoligami oleh muslim, bisa jadi setan/jin muslim lagi pengen memasuki muslimah sebagai sesama muslim.
5. Karena kalo punya babu, mesti rela suaminya ngembat tu babu
6. Nanti dapet warisan juga lebih kecil
7. Kalau suami minta, dalam kondisi apapun harus dituruti, kalo tidak mau bisa kena gampar atau ditalak.
8. Derajatnya direndahkan, setara dengan keledai dan anjing.
9. Tubuhnya adalah objek sex sehingga harus ditutup rapat rapat dan setan suka menyelinap pada tempat tempat yang ditutupi.
10.Setan muasin muslimah karena nanti di surga cuma dapet 1 saja, sementara muslim bisa dapet 72 bidadari plus yang di pasar pasar (sex) surga.
11. Muslimah tdk boleh jadi imam sholat, karena takutnya kalo pas nunggingin laki di belakangnya si laki bisa konak, setan konak sama muslimah walaupun ngga nungging.
12. Banyak muslim yang mengidolakan kekuatan sex Muhammad yang 30x laki - laki arab, makanya banyak dijual madu arab, hajar jahanam, arabian oil dll. yang mengganggu suasana hati muslimah dan dimanfaatkan setan setan karena muslimah cuma dijadikan objek sex saja.

Hal tersebut tidak terjadi terhadap wanita-wanita NON MUSLIM (Bukan Muslimah), karena wanita yang bukan MUSLIMAH adalah musuh setan-setan..... setan takut sama perempuan non muslim.

Sedangkan setan-setan adalah suruhan Allow swt, seperti yang dituliskan di quran QS Maryam dan setan-setan shalih adalah setan-setan seuhkuwah yang lajimnya disebut jin muslim.

Jadi yang memasuki MUSLIMAH kebayakan adalah setan berjenis kelamin MUSLIM.

Kalau ada yang keberatan dan protes hasil analisa saya, silahkan searcing di situs-situs Islam dan youtube yang menjelaskan tentang KEMASUKAN SETAN.
KlaimMuslim
Reply| 20 Apr 2013 00:33:14
@ALVIE,
DIMANA LOGIKA ANDA?
Kau menuduh kafirun di sini (yang umumnya banyak ex- muslim) buat tafsir yang salah melulu dan kalian buat tafsir BENAR MELULU?!

Lucu! bukankah kami-kami ini bahkan sudah muslim dulu-dulunya (sehingga tafsirnya benar melulu), kan?
Dan kini sudah murtad karena sadar bahwa tafsirnya dulu (semasa masih muslim) salah melulu!

Kini sesudah non Muslim, kami dapat lebih banyak pencerahan, meninggalkan salah tafsir kami yang tolol. Misalnya menafsirkan ayat 19:71.
Sandy
Reply| 19 Apr 2013 23:21:37
Yang kalian katakan kafir itulah yang akan bersama-sama Elohim.
Tuhan yang kami sembah dan yang kamu sembah itu sama. BULLSHIT !!!
kafilah-kafilah dulu semunya mati karena pedang kalau gak diracun,
sama seperti kata Yesus :" Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. "
Mhd61l4
Reply| 19 Apr 2013 21:30:59
@JUNED & ALL SLIMERS

Sejujurnya saya malas menanggapi artikel di atas, karena setan ngga perlu dibahas, yang diperlukan adalah menelanjangi pekerjaan setan yang selama ini menyaru di dalam ajaran islam.

Kelihatnnya anda haus akan banyak informasi tentang islam, sayangnya apa apa yang di otak anda (Karena anda kurang ilmu pengetahuan), bertentangan dan rasanya tidak mungkin; anda suka bertanya sekaligus menvonis terjadi FITNAH, PUTAR BALIK FAKTA dsb., padahal karena anda malas mencari tahu sumbernya.

IBLIS adalah bapa segala dusta, segala yang dikatakannya adalah seolah olah.... dan pada waktunya semua dusta iblis akan terbongkar, sebagaimana akhir akhir ini ISLAM SEBAGAI AJARAN IBLIS ditelanjangi habis habisan, karena TUHAN SEJATI memberkati manusia dengan tehnologi informasi.

Anda berpikir menyembah ALLAH YANG BENAR, itu cuma seolah olah, pada hakikatnya ALLOW SWT adalah Tuhan Negeri Mekah, yaitu 1 allah dari 360 allah yang berda di kahbah mekah. Simbol Hajar Aswad adalah simbol ALLOW tertinggi di kahbah dan dipilih muhammad sebagai simbol islam satu satunya yang boleh bertahta, dengan menyingkirkan allah allah lainnya.... jadilah ALLOW SWT TAUHID.

Ibadah HAJI, demikian kalangan islam yang bersumber dari penuturan Muhammad adalah ritual dari IBRAHIM.... seperti yang dikatakan berikut ini:

"ASAL Mula disyariatkannya ibadah haji bagi umat Islam, karena Nabi-nabi terdahulu seperti Nabi Ibrahim as membawa misi dari Allah swt untuk mengajarkan agama yang lurus, yaitu agama Tauhid (Islam) dan salah satu ajarannya adalah melaksanakan ibadah haji."

Pernahkah anda membaca buku sejarah bangsa bangsa? Tentunya belum pernah, sehingga anda tidak pernah tahu (kalau Ibrahim yang dimaksudkan adalah Abraham) bahwa IBRAHIM MUSTAHIL KE MEKAH.

Silahkan anda bantah, karena memang IBLIS selalu mengajarkan seolah olah IBRAHIM MEMBANGUN KAHBAH.... kenyataannya..??!!!!

Silahkan anda baca QS 2, 150 QS 22,26-28, QS 5,1-4, QS 22,23
Islam mencontek banyak takhyul paganisme Arab, terutama dalam hal tatacara dan ritual ibadah haji ke Mekah .
Kemudian baca juga QS 53,19-20 QS71,23
Terlihat jelas jejak-jejak paganisme dalam nama-nama para dewa/tuhan kunonya,lalu takhyul yang berhubungan dengan jin, dan dongeng-dongeng tua mengenai Ad dan Thamud.

Mungkin anda bisa membaca buku Dr. Rafat Amari
http://religionresearchinstitute.org/

Sementara kalangan islam mengatakan:
Secara syariat, pertama haji dilakukan oleh Nabi Ibrahim as. pada sekitar 2000 tahun SM.
Ketika itu, Ibrahim dan putranya, diperintahkan membangun Ka’bah. Ritual ini terjadi pada bulan ke dua belas terdiri dari pejalanan ke Mekkah, melakakukan beberapa ritual yang berpuncak pada ritual korban dan mencukur rambut.

ALHAJJ 26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.
27. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus[984] yang datang dari segenap penjuru yang jauh,

Quran dan penulis2 Islam mengklaim Bahwa Abraham menyuruh Masyarakat Bumi untuk Melaksanakan Ibadah Haji ke Mekah.
Quran dalam Surah 22 ayat 27, mengklaim bahwa Allah memerintahkan Abraham untuk menampilkan dirinya di dalam sebuah minaret, atau menara yaitu sebuah tempat di mana kaum muslim yang beriman dipanggil untuk bersembahyang. Abraham menyuruh mayarakat untuk melaksanakan ritual ibadah haji yaitu sebuah ibadah haji ke Mekah. Kemudian masyarakat dari seluruh dunia akan menjawab panggilan Abraham dalam generasinya. Ibn Abbas mengklaim bahwa ketika Abraham memanggil untuk beribadah haji ke Mekah, semua batu2, bukit2 dan pohon2 yang mendengarkan dia, bahkan debu, pergi beribadah haji ke Mekah.

Ayat yang menunjukkan Abraham berteriak dari minaret juga mengatakan suara Abraham didengar oleh semua makhluk manusia di atas bumi.
HAL TERSEBUT MERUPAKAN MITOS YANG TIDAK MUNGKIN TERJADI.
Dalam sejarah, tidak seorangpun di atas bumi pernah mendengar suara Abraham memanggilnya untuk melakukan ibadah haji ke Mekah.

"SEJARAH MENCATAT BAHWA MEKAH TIDAK EKSIS SAMPAI ABAD KE 4 MASEHI"

Bagaimana mungkin orang di setiap bagian bumi dapat datang ke sebuah tempat yang tidak eksis di gurun pasir dari kawasan tengah bagian Barat jazirah Arab di mana tidak seorangpun dalam sejarah pernah menginjaknya sebelumnya?

Hal penting lain yang tidak mencakup Mekah sebagai sebuah tempat berhaji adalah kondisi kekurangan airnya. Mekah waktu itu tanpa air sampai Abdel Mutaleb, kakek Muhammed, menggali sumur Zamzam, 50 sampai dengan 75 tahun sebelum Muhammed. Mekah bahkan tidak mampu menyediakan air yang cukup bagi hanya sebuah suku kecil Khuzaa’h, yang pertama kali membangun dan menghuni kota dalam masa abad keempat M. Bagaimana, kemudian, Mekah dapat menyediakan air yang cukup untuk ribuan penziarah yang akan membutuhkannya ? Bagaimana mereka akan memberi minum unta2 mereka, dan binatang2 lainnya yang dibawa serta, untuk dikorbankan sebagai bagian dari ritual ibadah haji ?
Sebelum sumur Zamzam digali persis 50 atau 70 tahun sebelum masa Muhammed, adalah tidak mungkin bahwa Mekah dapat menjadi sebuah tempat melaksanakan ibadah haji untuk orang2 Arab, apalagi sejak 2000 tahun sebelumnya..... seluruh penduduk bumi berhaji setelah mendengar seruan Abraham.

JUNED & ALL SLIMERS..... IBLIS SELALU MENGATAKAN SEOLAH OLAH, tetapi Tuhan yang sejati memberikan anda OTAK UNTUK BERPIKIR, bukti, fakta dan sejarah menyatakan yang sebenarnya.

Saya berkeyakinan bahwa manusia diciptakan segambar dengan ALLAH sehingga manusia mampu berpikir, dan IBLIS/SETAN melalui Muhammad mengajarkan hal yang bertentangan dengan kehendak TUHAN YANG SEJATI, seolah olah dan pada akhirnya mematikan otak manusia untuk berpikir.

Pilih ajaran IBLIS yang seolah olah
atau
Gunakan OTAK sebagai karunia luar biasa dari TUHAN YANG SEJATI.

Penipu dan Pencabul seolah olah berbudi agung dan berakhlak sempurna.
Pencuri dan penzinah seolah olah masuk surga.
Anda setuju?
GUNAKAN OTAK UNTUK BERPIKIR......!!!!
Mhd61l4
Reply| 19 Apr 2013 20:49:37
@Alvie

Kayanya kamu shock berat ya....
Coba perhatikan apa yang kamu sampaikan dengan apa yang akan saya tanggapi, bahwa kamu itu sebenarnya PINTAR ALA ISLAM (bahlul yang sebenarnya):

Kamu mengatakan:
"Kemudian dari ceritanya di atas sudah keliatan orang-orang ini sebenarnya penyembah satan!"

Cek kembali ritual haji, ayat-ayat setan, tempat tinggal setan setan dan yang berhubungan dengan setan.... semua bermuara kepada ajaran Islam.

Iblis adalah golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia. Jin meliputi setan setan, ada yang durhaka dan ada yang shalih, yang tinggal di masjid masjid dan menjalankan sholat. Jin muslim adalah Setan/IBLIS BERAGAMA ISLAM.

Ritula haji adalah ritual pagan yang sejak turun temurun dilakukan leluhur Muhammad dan diteruskan oleh Muhammad. Tadinya di Khabah ada 360 (atau 361) sembahan dan Hajar Syahwad (Aswad) adalah ALLOW SWT itu sendiri yaitu TUHAN NEGERI MEKAH, menjadi satu satunya (Tauhid) setelah sembahan lainnya dimusnahkan.... tradisi pagan dalam bentuk ibadah, tetap diteruskan oleh Muhammad dengan ajaran Islamnya.

Kamu mengatakan:
"Mereka buta, tuli dan hati mereka dikunci mati oleh Allah! Mereka sesat dan dilaknat Allah Azza wa jalla, amien!"

Lagi-lagi kamu error berat. Allow swt berusahan sekuat tenaga untuk menyesatkan kafir-kafir, baik sendiri maupun dengan mengirimkan setan-setan. (Silahkan anda baca Quran anda), sedangkan yang sudah memeluk Islam, allow swt tdk perlu untuk menyesatkannya..... karena SUDAH NYATA SESAT.

Jadi yang hendak disesatkan oleh allow swt adalah kafir yang belum tersesat.

Siapakah ALLOW SWT? Gelarnya adalah KHAIRUL MAKARIN, penipu ulung, sang penyesat, maha tipu daya, yaitu RAJA IBLIS... dan iblis sendiri beragama Islam, seuhkuwah dengan anda yang tidak perlu disesatkan allow swt.

Mengapa?
Karena cuma setan/jin/iblis dan sekutunya yang menyebutkan manusia berbudi agung dan berahklak sempurna dan WAJIB DISYALAWATI, bahkan RAJA IBLIS dan PARA MALAIKAT IBLIS pun mensyalawtinya, yaitu seorang PENIPU, PENCABUL, PERAMPOK, PEDOFIL, PEMBUNUH dan KEBIADABAN laiinya.

KAFIR dan manusia normal yang masih punya otak, tahu mana yang baik dan mana yang buruk, dan ALLOW SWT berusahan menyesatkan mereka.....

So....... siapkah anda menjadi pengikut RAJA IBLIS atau mau menggunakan otak anda untuk mencari tahu mengapa ANJING HARAM HUKUMNYA?

Selamat berpikir.
Juned Syafruddin
Reply| 19 Apr 2013 14:08:33
Bismillahirahmanirrahim

Haji adalah salah satu rukun islam. Setiap Muslim wajib Haji jika IA Mampu

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata (di antaranya) makam Ibrahim, barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia, mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam"
(Ali Imran : 97)

Adapun makna ibadah haji sesuai rukun yang dilaksanakan adalah :

Ihram

Ihram adalah pakaian yang dipakai jamaah haji, berupa selembar kain yang tidak berjahit dan berwarna putih. Makna menggunakan ihram ini adalah adanya persamaan derajat manusia di hadapan Allah.

Artinya setiap manusia sama dihadapan Tuhannya.. Tidak membedakan warna kulit.. Derajat.. dan dengan selembar kain berrarti IA meninggalkan keduniawianyya.. karena tidak Ada yang dapat disombongkan dihadapan Tuhan

Thawaf

Thawaf yaitu berkeliling atau mengitari sesuatu. Dalam ibadah haji tentu saja mengitari ka’bah sebanyak 7 kali. Ka’bah ini diumpamakan pusat alam semesta, dengan mengelilingnya memberikan makna bahwa seluruh alam semesta tidak berhenti berputar sambil terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah.

Sa’i

Sa’i adalah berjalan kaki atau kadang berlari kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah. Sa’i ini mengingatkan kisah perjuangan Siti Hajar (istri Nabi Ibrahim) yang berjuang bersama anaknya yang masih bayi (Nabi Ismail) mencari air. Air adalah sumber utama kehidupan, sekaligus kesuburan bagi manusia dan alam. Allah SWT lalu menganugerahinya air zam-zam. Dari kisah Siti Hajar tersebut,

sa’i memiliki makna bahwa setiap manusia wajib berjuang untuk mempertahankan eksistensi kehidupan yang tidak pernah berhenti.

Wukuf

Wukuf di Arafah merupakan rukun yang paling penting dalam ibadah haji. Wukuf ini artinya berdiam diri sejenak di area yang maha luas dan kering.

Wukuf di Arafah memiliki makna untuk mengingatkan kita semua bahwa kelak kita semua akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan segala sesuatunya. Tidak ada yang kita bawa sedikit pun kecuali iman dan takwa.

Melempar Jumrah

Melempar jumrah adalah melempar kerikil sebanyak tujuh buah ke masing-masing tempat. Pada tanggal 10 Dzulhijah melempar 7 batu di satu tempat saja yang disebut Jumrah Aqabah/Kubra, kemudian tanggal 11 dan 12 Dzulhijah melakukannya di 3 tempat, yaitu Ula, Wusta, dan Aqabah.

Melempar jumrah ini bermakna untuk membersihkan hati, membuang, dan melemparkan jauh-jauh kecenderungan sifat tidak baik. Melempar jumrah ini seperti mengusir setan yang selalu ingin menyesatkan manusia.

Tahallul

Tahallul artinya halal dengan menggunting atau mencukur rambut.

Hal ini memiliki makna bahwa seorang haji hanya melakukan hal-hal yang diperbolehkan oleh Allah. Dengan demikian, muslim yang menunaikan ibadah haji dituntut membuktikan kemabruran hajinya dengan sikap dan perilaku yang sesuai ajaran Islam.

Kurban

Secara harfiah kurban berarti mendekatkan diri. Kurban adalah simbol perjuangan manusia mewujudkan solidaritas sosial ekonomi demi kesejahteraan bersama. Dengan melakukan kurban kemudian membagikannya kepada sesama, memiliki makna bahwa kita semua harus saling berbagi dan peka terhadap orang lain. Menyembelih hewan berarti menyembelih sifat-sifat kebinatangan yang menyesatkan.

Ibadah haji memiliki rukun-rukun yang sangat bermakna yang bila dihayati dengan baik makan insya Allah akan mengantarkan manusia kepada akhlak dan kualitas yang lebih baik.
Kosaki
Reply| 19 Apr 2013 11:56:04
Selama ini orang-orang muslim belum ada atau tidak berani mencari tahu sumber sejarah tentang ibadah haji beserta ritualnya. Mereka menutup pikiran mereka bahwa Quran lah yang benar, sumber-sumber sejarah itu bohong atau sudah dipalsukan. JAdi meskipun ada jejak-jejak peninggalan agama pagan dalam ritual haji, tetap saja mereka menganggap bahwa hal itu dari Allah swt, dan jika ada sumber yang mengungkap fakta di belakang ritual haji pastilah dianggap sebagai fitnah. Bagi para muslim silahkan membaca dulu buku berjudul "Islam: Ditinjau dari Pengamatan Sejarah"
yang ditulis oleh Dr. Rafat Amari.
alvie
Reply| 19 Apr 2013 02:38:06
Kelemahan orang kafir itu mereka susah banget memahami ayat-ayat alquran, malah mencoba membuat tafsir yang jauh dari konteksnya! Tapi kita muslim harus maklum, otak mereka seperti domba seh (kalian sendiri yang minta dijadikan sebagai domba dan minta digembala oleh manusia), awas lo kamu tersesat sendirian, nanti diterkam serigala... Waaaoooaaawww!
alvie
Reply| 19 Apr 2013 02:21:50
@juned.. Jangan pake assalamu alaikum sama orang kafir!
Kemudian dari ceritanya di atas sudah keliatan orangorang ini sebenarnya penyembah satan! Mereka ahli dalam memutar fakta dan menebar fitnah, karna orang kafir itu adalah setan dari manusia menurut Alkitab kita! Sesungguhnya engkau beri peringatan atau tidak, bagi orang kafir ya sama saja! Mereka buta, tuli dan hati mereka dikunci mati oleh Allah! Mereka sesat dan dilaknat Allah Azza wa jalla, amien!
Sandy
Reply| 19 Apr 2013 01:18:37
Gk mudeng rupanya dia,,, kkkkkkkk
Fetching more Comments...
↑ Back to Top