Kerentanan Terhadap Sihir

Dalam Sura 113:1-5 kita membaca: “Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Al-Baidawi berkata:

“Dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul” berkaitan dengan para penyihir yang mengikat buhul pada benang-benang dan meniupkannya. Kata kerja nafatha berarti meniup dengan air liur. Ini diwahyukan karena seorang Yahudi yang memantrai nabi dengan 11 buhul, yang ditenunnya pada seutas tali dan memasukkannya ke dalam sumur. Nabi merasa tidak sehat. Sura 113 dan 114 kemudian diwahyukan. Jibril mengatakan kepada Muhammad dimana santet itu berada, dan ia mengutus ‘Ali, yang membawanya dan membacakan kedua Sura itu kepadanya. Dan terjadilah ketika ia membacakan satu ayat, satu buhul (simpul) terlepas, dan Muhammad mulai sembuh. Namun demikian, ini tidak berarti bahwa orang-orang tidak beriman itu benar ketika mereka berkata bahwa ia disihir, karena yang mereka maksudkan adalah ia menjadi gila karena sihir. Pendapat lainnya mengatakan bahwa meniupkan buhul berarti mematahkan semangat juang seseorang; seakan-akan dipinjam dari gagasan melembutkan buhul-buhul itu dengan meniupkan air liur ke atasnya untuk melonggarkannya. Al-naffathat mendapatkan “definite article”, oleh karena setiap peniup adalah jahat, tidak seperti setiap pendengki”.

Dalam Sura 2:102 kita juga membaca: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan-lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui”.

Al-Baidawi mengatakan, “Dengan sihir’ berarti seseorang bersekutu dengan setan untuk mendapatkan sesuatu; namun, apa yang didapatkan tidak dapat digunakan secara terpisah. Ini hanya mungkin bagi mereka yang cocok dengannya [kemungkinan setan] dalam kesaksian [atau pengakuan] dan keinginan jahat. Karena kecocokan adalah syarat bagi koordinasi dan kerjasama. Jadi inilah yang membedakan penyihir dengan nabi atau orang suci”.

Pertanyaan kami: Bagaimana seorang beriman yang dituntun oleh Tuhan dapat tersihir? Hukum Tuhan secara eksplisit melarang sihir:

“Apabila engkau datang ke negeri yang YAHWEH, Elohimmu, berikan kepadamu, janganlah belajar melakukan menurut tindakan kekejian dari bangsa-bangsa itu. Janganlah didapati di antaramu seseorang yang membuat anak laki-lakinya atau anak perempuan melintas di atas api, sebagai seorang peramal ramalan, seorang pelihat, atau seorang penenung atau seorang penyihir, atau seorang pengucap mantera, atau seorang yang bertanya kepada arwah atau seorang ahli nujum atau seorang yang mencari petunjuk kepada yang mati. Sebab, semua orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi YAHWEH. Dan karena perbuatan keji inilah YAHWEH, Elohimmu, menghalau bangsa-bangsa ini dari hadapanmu (Ulangan 18:9-12)”.

Rasul Paulus secara keras menegur seorang penyihir yang bernama Bar-Yesus, dengan mengatakan:

“Hai anak yang jahat yang membenci kebenaran! O, yang penuh dengan segala tipu muslihat. Dan segala kelicikan, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan jalan YAHWEH yang lurus itu? Dan sekarang lihatlah, tangan YAHWEH ada di atas engkau, dan engkau akan menjadi buta dengan tidak melihat matahari sampai suatu saat. Dan seketika itu juga, kabut dan kegelapan menimpa ke atasnya. Dan dengan meraba-raba, dia mencari seorang yang menuntun tangannya” (Kisah Rasul 13:10-12).

Sebagai tambahan, Rasul Petrus berkata kepada Simon si penyihir,

“Oleh karena itu, bertobatlah dari kejahatanmu ini dan memohonlah kepada YAHWEH, sekiranya kemudian niat hatimu itu dapat diampunkan kepadamu. Sebab, aku memandang engkau berada dalam empedu kepahitan dan belenggu ketidakadilan” (Kisah Rasul 8:22-23).

Inilah hukum Tuhan yang sesungguhnya, dan orang-orang ini adalah rasul-rasul Tuhan yang sejati, yang menghardik para penyihir dan meniadakan perbuatan-perbuatan jahat mereka. Kuasa Tuhan sungguh lebih besar daripada kuasa sihir!


5 comments Add a Comment
islamquranhadist
Reply| 06 Feb 2014 14:44:27
fendi
on February 5, 2014 at 5:01 pm said:
nabi juga manusia.emang salah kena sihir?
----------------------------------------

Yang pasti NABI bukan BINATANG!!!
Soalnya binatang saja tidak mengawini anak binatang yang belum mens!!!!

Nah, kalau ada yang mengaku NABI dan mengawini anak yang belum mens, menurutmu pantas ngga dibandingi dengan BINATANG????!!!!!!!!
fendi
Reply| 06 Feb 2014 01:01:59
nabi juga manusia.emang salah kena sihir?
yang kalian anggap anak tuhan aja ditangkap dan disalib.masuk akalkah?
pengarang injil matinya kenapa?ada yang dipancung,dimasukin ke minyak panas,digantung juga.si busuk Paulus juga kan?
Mhd61l4
Reply| 21 Jun 2013 13:30:49
Ini hadist palsu atau beneran ya?
http://www.youtube.com/watch?v=hDZ8_EjbB6A

Ada Text bahasa Arab yang di translate:

(Sahih al-Bukhari, Volume 7, Book 71,--Number 660: Narrated Aisha:
Magic was worked on Allah's Apostle so that he used to think he having sex with his wives, however in fact he was actually having sex with with his? goat.)

Aku bantuin pake bahasa Indonesia ya, biar SLIMERS bisa ngerti:
Santet mempengaruhi rasulullah sehingga ia menyangka dirinya sedang sex dengan istri-istrinya, padahal ia sebenarnya berhubungan sex dengan kambing

Kasihan banget ya kambingnya DITIKAM Muhammad!!!!

??? ???? ???? ????????? ??? ?????? ?????? ????? ???? ?? ???????? ???? ???? ????? ????? ??????? ????? ??? ??? ?????? ???? ???? ????? ?????? ???? ???? ???????? ????? ??????? ???? ?????? ???????
Sex with animals before the mission (Islam) was wide spread and many narrations are narrated that it is halal but makrooh (disliked). And on the compulsory precaution one should abandon this practice that may cause self harm. And you must admit this to the owner of the sheep and pay the owner. Sex with animals Fatwa al-Uzma Seyyid Ali al-Sistani [17]

Pertanyaannya, kalau benar Muhammad ngesex dengan kambing, kambing siapa yang di embatnya? Kalau kambingnya sendiri, berarti ngga perlu bayar kan???!!!!
Mhd61l4
Reply| 21 Jun 2013 13:16:48
NABI KOK KENA SIHIR..!!!!

Muhammad kena santet/sihir (Shahih bukhari vol VII, no. 660) Dikisahkan oleh Aisha: Rasul allah TERKENA SIHIR sehingga dia mengira telah berhubungan sex dengan istri-istrinya padahal sebenarnya dia tidak...

Dari Aisyah: “Nabi pernah disihirkan sehinggalah Baginda menyangkakan bahawa ia telah mendatangi mereka (isteri-isteri) sedangkan ia tidak mendatangi mereka” (Bukhari dan Muslim)

Hanya nabi palsulah yang pernah disantet dan kena santet dari kuasa-kuasa kegelapan

Nabi apaan yang kena SIHIR? HANYA MUHAMMAD NABI SATU-SATUNYA YANG PERNAH KENA SIHIR...wakakaka...apakah si allah WTS ga mampu menjaga hambaNya lagi ??

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/muhammad-kena-santet-sihir-shahih-bukhari-vol-vii-no-660-t37284/
Mhd61l4
Reply| 21 Jun 2013 13:10:06
Sebagai tambahan, Rasul Petrus berkata kepada Simon si penyihir,
“Oleh karena itu, bertobatlah dari kejahatanmu ini dan memohonlah kepada YAHWEH, sekiranya kemudian niat hatimu itu dapat diampunkan kepadamu. Sebab, aku memandang engkau berada dalam empedu kepahitan dan belenggu ketidakadilan” (Kisah Rasul 8:22-23).

SIMON si penyihir adalah cikal bakal BIDAT SESAT di dalam ajaran Kristen.
Salah satu dokkrin yang dibuat Simon Magus mengatakan bahwa Yesus adalah seorang nabi dan dia tidak disalibkan, tetapi Tuhan menggantikan Yesus dengan orang lain.

Ajaran Simon Magus inilah yang dikenal dengan Kristen Gnostik menggabungkan spekulasi-spekulasi filosofis, kuasa perbintangan, ketakutan pada malaikat-malaikat perantara, tabu terhadap makanan, dan praktik-praktik bertapa, dengan unsur-unsur yang dipinjam dari Yudaisme yang mencampur adukkan antara ajaran Kristus dengan mitologi.

Dokrin Simon kemudian berkembang dan bercampur dengan ajaran ajaran lain seperti Bidat Ebionite.

Ajaran ajaran BIDAT SESAT SIMON SI PENYIHIR, khususnya tentang YESUS KRISTUS sangat mirip dengan ajaran ISLAM yang dipengaruhi oleh Waraqah, sepupu Khadijah istri Muhammad.

Untuk lebih lengkapnya, dapat dibaca di:

http://islamquranhadist.wordpress.com/2013/05/13/isa-dalam-al-quran-contekan-bidat-sesat-kristen-aliran-gnostik/
Fetching more Comments...
↑ Back to Top