Islam: Bidat atau Agama?

Berdasarkan semua hal di atas, Islam adalah bidat. Islam adalah bidat yang terbesar dan paling sukses. Islam secara praktis menggabungkan semua fitur bidat. Bidat-bidat lain bisa jadi tidak memenuhi beberapa poin di atas. Tetapi Islam memenuhi semuanya dan adalah kesalahan besar jika memasukkan Islam ke dalam deretan agama-agama lain hanya karena 1,2 milyar orang bebal menyebut diri mereka sebagai Muslim.

Oleh Ali Sina : 18 Feb, 2005

Islam dikenal sebagai agama terbesar kedua di dunia. Kenyataan bahwa 1,2 milyar orang menyebut diri sebagai orang Muslim memberikan Islam jubah legitimasi dan mengkonfirmasi bahwa Islam adalah sebuah agama. Tetapi, benarkah demikian?  

Dapatkah 1,2 milyar orang keliru? Nah, dalam logika kita mengenai apa yang disebut sebagai “argumentum ad numerum“. Artinya, sesuatu adalah benar jika banyak orang memercayainya. Tetapi argumentum ad numerum adalah kesalahan logika. Kebenaran tidak dapat ditentukan oleh konsensus suara mayoritas. Faktanya, banyak argumen terbukti salah, walau semua orang di dunia ini pernah menerimanya sebagai sebuah kebenaran. Sebagai contoh, beberapa abad yang lalu semua orang percaya bahwa bumi ini datar dan merupakan pusat alam semesta. Walaupun ada keyakinan umum tersebut, baik keyakinan bumi sebagai pusat alam semesta (geosentrisitas) dan ide bahwa bumi ini datar adalah keliru. Keyakinan yang salah tidak dapat menjadi benar sekalipun semua orang menganggapnya benar. 

Oleh karena itu, bukan hanya 1,2 milyar orang itu saja, namun seluruh umat manusia bisa salah. Seperti yang dikatakan oleh Bertrand Russell: “Fakta bahwa sebuah opini diterima khalayak ramai sama sekali tidak dapat menjadi bukti apapun yang tidak absurd; sesungguhnya berkenaan dengan kegilaan mayoritas umat manusia, banyak keyakinan sebenarnya lebih sinting ketimbang masuk akal”.

Setelah memecahkan mitos argumentum ad numerum, marilah kita memeriksa Islam dengan seksama dan melihat apakah islam adalah sebuah agama ataukah bidat. 

Berikut ini adalah deskripsi mengenai Bidat:   

  1. Bidat adalah sebuah kelompok keagamaan yang memiliki keyakinan dan praktik-praktik yang ekstrim – keyakinan seringkali bertentangan dengan sains dan logika tetapi dipercayai sebagai kebenaran yang “nyata” oleh para anggota bidat.
  2. Para anggota bidat seringkali mengisolasi diri dari sahabat, keluarga dan masyarakat dan menggunakan teknik-teknik penipuan dan tidak etis untuk perekrutan.
  3. Menggunakan metode-metode manipulatif untuk mengontrol pikiran para pengikut.
  4. Menyanjung/meninggikan pemimpin/para pemimpin mereka yang hanya manusia biasa.
  5. Upaya perekrutan dilakukan oleh semua anggota.
  6. Orang tidak diijinkan mengkritik pemimpin, doktrin, atau organisasi, atau membaca informasi yang mengkritisi bidat tersebut.
  7. Para anggota dilatih untuk menolak dan tidak memercayai kritik terhadap bidat yang adalah dusta dari Satan. 
  8. Para anggota saling memata-matai dan melaporkan kegiatan-kegiatan atau komentar-komentar yang dianggap tidak patut kepada para pemimpin.
  9. Para anggota diajarkan untuk menekan apapun yang dapat memberikan kesan negatif kepada orang luar mengenai bidat tersebut.
  10. Doktrinnya bersifat absolut dan ideologi terinternalisasi sebagai “Kebenaran”.
  11. Para anggota dianjurkan untuk menghindari kontak dengan para mantan anggota atau yang mengkritik, bahkan dengan kerabat mereka.
  12. Para anggota ditanamkan rasa takut yang mendalam berkenaan dengan meninggalkan organisasi itu, dan siapapun yang keluar dari kelompok itu adalah iblis dan tidak jarang menerima hukuman yang sangat berat.
  13. Para anggota dikontrol secara emosi dan diingatkan akan ditangkap dan dihukum.
  14. Tindakan pendisiplinan dilaksanakan oleh para pemimpin kelompok, yang dapat mencakup pengasingan oleh karena hal-hal seperti mempertanyakan kebijakan atau doktrin organisasi.
  15. Orang didorong untuk mengorbankan pendidikan, karir dan kepentingan keluarga untuk melayani/mengutamakan kepentingan bidat.
  16. Dianjurkan hanya bersosialisasi dengan para anggota lain dalam organisasi tersebut dan menghindari orang luar.

 

Semua cirri-ciri ini ada dalam Islam.

  1. Islam mengklaim diri sebagai agama dengan devosi kuat kepada Muhammad dan suatu susunan doktrin yang tidak dapat tergantikan, yang diajarkan Muhammad. Monoteisme digunakan sebagai dasar untuk melakukan kontrol absolut terhadap para pemercaya, dan tidak memberi mereka ruang untuk mempertanyakan atau menginvestigasi jalan-jalan alternatif.
  2. Muhammad memaksa para pengikutnya untuk meninggalkan keluarga mereka (8:72) dan mengumpulkan mereka di Yathrib. Ia berkata: “Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah”. Ia mengingatkan mereka yang tidak mengikutinya, meninggalkan keluarga mereka, akan dikutuk Allah dan “Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam”(4:97). Muhammad bahkan memerintahkan para pengikutnya untuk membunuh orang-orang Muslim yang menjadi kafir (4:89). Di Yathrib ia mengusir dan membunuh orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepadanya, dengan demikian menghilangkan kesempatan bagi para pengikutnya untuk berhubungan dengan orang luar dan dipengaruhi siapapun. Dengan cara ini ia melaksanakan kontrol absolut atas hidup dan pikiran para pengikutnya. Jim Jones melakukan hal yang sama. Ia menyebut kota kediamannya “Jonestown” (= Kota Jones). Muhammad mengubah nama Yathrib menjadi Madinatul Nabi (Kota Nabi)
  3. Ia menggunakan metode-metode manipulatif untuk mengontrol pikiran para pengikutnya. Metode-metode ini dimulai dari ancaman api neraka, dan janji-janji firdaus, hingga ritual-ritual doa dan puasa yang tiada henti, menumpulkan pikiran, dan ancaman hukuman fisik termasuk eksekusi dan perang terus menerus, menjaga para pengikutnya untuk senantiasa berada dalam keadaan bermusuhan.
  4. Ia menjadikan dirinya otoritas tunggal di kalangan para pengikutnya dan satu-satunya sumber tuntunan hingga mereka mengandalkannya untuk semua detil kehidupan mereka, termasuk bagaimana berpakaian, bagaimana bercukur, bagaimana berdoa, dan bahkan bagaimana buang air kecil dan cara membersihkan diri setelah buang air besar. Ibadah memang kepada Tuhan tetapi secara efektif dialah satu-satunya obyek pengagungan para pengikutnya dan satu-satunya otoritas. Umumnya Tuhan ditaati tetapi dia adalah “pengganti” Tuhan, sehingga “memiliki” otoritas Tuhan. 
  5. Setiap orang beriman diminta untuk mencapai tujuannya melalui jihad, propaganda atau dengan memberikan kekayaan mereka dengan murah hati. Sura 4:95, 9:20, 49:15, 61:11
  6. Kritik terhadap Muhammad dan Islam benar-benar dilarang dan jika ada yang berani mempertanyakannya atau keputusannya, Omar akan mengayunkan pedangnya dan mengancam akan menggorok leher si penanya dan memaksanya untuk meminta maaf. Pesan ini dikirimkan dengan nada yang sangat jelas sehingga tidak seorang pun boleh mempertanyakan Muhammad dan otoritasnya. Seribu empat ratus tahun kemudian, pesan ini tetap sama. Jika anda mempertanyakan Islam, anda akan dibunuh.
  7. Orang Muslim diperintahkan untuk mengabaikan setiap kritik dan memandangnya sebagai sesuatu yang berasal dari setan, dan seringkali mereka menghindari membaca ulasan kritis mengenai keyakinan mereka. Saya telah mendengar banyak kesaksian dari orang-orang yang murtad yang mengakui awalnya mereka mendapatkan situs ini mereka berhenti membacanya dan mengabaikannya sebagai pekerjaan setan. Lihatlah, saya sendiri tidak pernah membaca buku apapun yang mengkritik Islam dan merengut terhadap seorang teman yang menunjukkan rasa ingin tahunya mengenai Ayat-ayat Setan Salman Rushdie.
  8. Orang Muslim harus saling memata-matai dan melapor jika ada tanda-tanda perbedaan. Amr bil Maroof wa Nahi anil Munkir (Memerintahkan untuk mengikuti/menjalankan agama dan mencegah dari melakukan apa yang dilarang) adalah ketentuan Islam. Setiap Muslim diharuskan mengintip kehidupan pribadi sesamanya Muslim, memata-matai mereka dan mengatakan kepada mereka apa yang harus mereka lakukan dan apa yang tidak boleh mereka lakukan. Setiap orang Muslim adalah penegak agama dan polisi moral bagi sesamanya.
  9. Orang Muslim menutupi apapun yang dapat memperburuk citra Islam. Menjaga citra Islam adalah hal yang terpenting dan orang Muslim terang-terangan berdusta untuk memberi topeng pada agama mereka agar terlihat baik. Sebagai contoh, para wanita dalam Islam diperlakukan seperti binatang dan dipandang kurang cerdas. Setiap orang Muslim mengetahui hal itu, termasuk para wanitanya, yang menyalahkan kaum pria atas hal tersebut alih-alih Islam. Tetapi mereka terang-terangan berdusta dan menyombongkan status wanita yang “ditinggikan” dalam Islam. Jihad berarti perang agresif untuk menyebarkan Islam. Setiap Muslim mengetahui hal itu. Namun mereka semua berdusta dan mengatakan bahwa Jihad berarti “membela diri”. Beberapa tahun yang lalu saya menerima sebuah surel yang berisi kemarahan besar dari seorang Muslim yang mengutuki saya karena membuka fakta bahwa Muhammad telah meniduri anak berusia 9 tahun dan di akhir suratnya ia berkata “kerusakan itu telah terjadi” dan saya pasti akan dihukum atas apa yang telah saya lakukan. Fakta bahwa Muhammad meniduri seorang anak kecil tidak mengusik orang Muslim ini tetapi yang mengusiknya adalah fakta ini diungkapkan.
  10. Islam sangat bersifat absolut dan orang Muslim meyakini bahwa inilah satu-satunya agama yang benar. Bagaimanapun, “kebenaran” ini tidaklah benar dari dirinya sendiri. Ia “benar” karena Muhammad mengatakan demikian.
  11. Orang Muslim diperintahkan untuk menolak orang yang murtad dan yang mengkritik Islam. Para mualaf seringkali dikelilingi mereka dan diisolasi dari keluarga dan sahabat yang non Muslim. Mereka dilimpahi kasih dan mendapatkan banyak dukungan emosi hingga upaya cuci otak diselesaikan.
  12. Orang Muslim ditanamkan rasa takut jika meninggalkan Islam. Rasa takut ini bentuknya dua. Yang pertama adalah takut akan api neraka dan hukuman kekal, dan yang kedua adalah takut ditangkap dan dihukum mati oleh sesama Muslim, termasuk keluarga dan teman dekat mereka.
  13. Orang yang meninggalkan Islam harus selalu hidup dalam ancaman akan ditemukan dan dibunuh. Di bagian komentar Muslim dalam situs ini anda dapat melihat bahwa orang Muslim seringkali berbicara mengenai rasa takut ini dan mengatakan bahwa mereka merasa kasihan kepada saya yang harus selalu kuatir akan nyawa saya sepanjang waktu karena takut akan dibunuh. Nilai-nilai mereka sangat rancu sehingga mereka tidak mengasihani diri mereka sendiri yang menjadi para pembunuh tetapi mengasihani saya yang harus hidup dalam ketakutan [akan] mereka.
  14. Dalam Islam tindakan pendisiplinan mencakup pemukulan, melukai hingga membuat cacat permanen, rajam, dipenggal atau pemenjaraan. Pengasingan dilakukan untuk menghukum pelanggaran-pelanggaran kecil. Ka’b sang penyair dan dua orang lainnya diasingkan selama 50 hari dan selama waktu itu tidak seorangpun yang berbicara pada mereka. Istri ka’b dianjurkan untuk meninggalkannya dan kemanapun ia pergi orang mengacuhkannya seakan-akan ia tidak ada. Semua ini hanya karena ia tidak menyertai Muhammad dalam perang Tabutk.
  15. Orang Muslim diperintahkan untuk mengorbankan kenyamanan mereka, kekayaan juga hidup mereka untuk mempromosikan Islam. Orang-orang muda diperintahkan untuk meninggalkan studi dan pekerjaan mereka, mengobarkan jihad dan melakukan bom bunuh diri agar menjadikan Islam dominan. Keluarga bahkan anak-anak dipandang sebagai “ujian” bagi orang beriman. Untuk membuktikan kesetiaan mereka kepada Allah, mereka harus dapat mengatasi semua “keterikatan duniawi” ini dan bersiap mengorbankan hidup mereka demi tujuan Islam. 
  16. Orang Muslim dilarang bersahabat dengan orang yang tidak beriman sekalipun orang tidak beriman itu adalah kerabat mereka (Sura 3:28). Mereka diajarkan bahwa orang tidak beriman itu najis/kotor (Sura 9:28) dan bahwa orang beriman tidak boleh berhubungan dengan mereka.
  17. Kepercayaan akan Hari Penghakiman dan Hari Kiamat adalah salah satu pilar keyakinan Islam.

Berdasarkan semua hal di atas, Islam adalah bidat. Islam adalah bidat yang terbesar dan paling sukses. Islam secara praktis menggabungkan semua fitur bidat. Bidat-bidat lain bisa jadi tidak memenuhi beberapa poin di atas. Tetapi Islam memenuhi semuanya dan adalah kesalahan besar jika memasukkan Islam ke dalam deretan agama-agama lain hanya karena 1,2 milyar orang bebal menyebut diri mereka sebagai Muslim.

Sumber artikel: http://buktidansaksi.com/blogs/1154/2013/07/Islam-Bidat-atau-Agama-


59 comments Add a Comment
Si momad69Aisha
Reply| 14 Jan 2014 12:37:03
Orang Yang Mengaku Dirinya Nabi Setelah Yesus Kristus Adalah Nabi Palsu

MATIUS 7:15 ” Waspadalah, terhadap nabi-nabi palsu yang akan datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka serigala yang buas”

Kutipan ayat di atas, Tuhan Yesus memperingatkan kita bahwa setelah Tuhan Yesus akan datang nabi palsu. Kita perlu tau bahwa nubuatan para Nabi sebelum kedatangan Yesus bernubuat tentang kedatangan Sang Juru Slamat yaitu Yesus Kristus, jadi memang benar yang terakhir adalah Yesus Kristus karena dia Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir, maka benar seperti peringatan Yesus setelah Dia akan datang orang yang mengaku diri sebagai nabi karena setelah Dia tidak ada lagi utusan Tuhan sebagai nabi.


Mengenai nabi palsu ini ada juga pendapat yang berasal dari luar pengikut Kristus yang menyatakan bahwa nabi palsu tersebut adalah Santo Paulus (Saulus), sebenarnya tuduhan itu sangat tidak berdasar karena Santo Paulus tidak pernah mengaku dirinya sebagai nabi. Pandangan mereka terhadapa Paulus karena mereka beranggapan bahwa Pauluslah yang mendirikan Kristen dan Pauluslah yang telah merubah ajaran Yesus dengan ajarannya. Semua tuduhan yang mereka katakan itu tidak benar, sebab Paulus yang sebelumnya bernama Saulus adalah orang yang sangat menentang Kekristenan bahkan sebagai orang yang membantai banyak pengikut Kristus, tetapi karena kasih Kristus Yesus sehingga mau menampakan Dirinya kepada Paulus dan menjadikan Paulus sebagai pelayan dan sarana penyebaran Kabar Sukacita Yesus Kristus ke seluruh dunia kepada orang non-Yahudi (di luar Yahudi). Jadi tuduhan itu hanya tuduhan sepihak kepada Paulus, selain itu dalam Surat-Surat Paulus tidak pernah mengajarkan hal-hal yang melenceng atau yang tidak sesuai dengan ajaran Yesus. Paulus juga tidak pernah mengajarkan orang untuk saling membunuh, merampok, menginginkan istri sesamanya, berbagi-bagi hasil rampasan, membunuh orang demi nama agama dan lain sebagainya.

Nabi palsu yang dimaksud Yesus adalah orang yang mengaku dirinya sendiri sebagai nabi, coba kita lihat apakah pernah Paulus atau Nabi-nabi sebelum Yesus mengaku dirinya sendiri sebagai nabi?

Coba kita lihat kata “Serigala Yang Buas” dari kata tersebut dapat kita simpulkan bahwa orang yang mengaku dirinya nabi tersebut adalah sangat kejam, dan pengajarannya tidak lepas dari kekerasan, sedangkan Paulus justru setelah mengikuti Yesus dia berubah menjadi pewarta kabar sukacita bahkan berkorban demi nama Yesus hingga wafat.

Jadi kesimpulannya menurut penulis Paulus jelas-jelas bukan nabi palsu karena:

1. Dia tidak pernah mengaku dirinya nabi

2. Dia tidak pernah mengajarkan hal yang tidak sesuai dengan ajaran Kasih Kristus

3. Dia tidak pernah mendirikan Kristen

4. Dia tidak pernah merubah Alkitab (seperti yang dituduhkan oleh orang diluar Kristen)

Semoga dengan tuntunan Roh Kudus kita selalu diberi petunjuk agar lebih memahami Kuasa YAHWEH yang maha dahsyat.

Dan dengan Roh Kudus Saudara dan Saya Dapat Mengenal Siapa Yang Benar-Benar Jalan Keselamatan Dan Hidup Dan Siapa Yang Hanya Ngaku-ngaku Dirinya sebagai nabi (nabi palsu)



Tuhan Yesus Memberkati.

Silahkan baca: http://www.yesusjiwaku.com/info/orang-yang-mengaku-dirinya-nabi-setelah-yesus-kristus-adalah-nabi-palsu
Hanif
Reply| 27 Dec 2013 03:47:20
ah.....terserah lho mw ngomong apa soal Islam.....
di Jelasin secara gamlang tentang Islam pun ente tetap aja nyalahin Islam begini begitu...

udahlah.....lho urus aja agama lho sendiri......
lho baca kitab lho sampai hapal....lho hayati.....

Jangan lho baca Al-Qur'an gue, lalu lho selewengkan maknanye....
lho bukan ahli tafsir....udahlah......
yang penting gue tetap Allah Tuhanku, Muhammad nabiku dan Islam Agamaku....
kosaki
Reply| 05 Dec 2013 10:55:06
@islam:
Yang sering merubah-rubah ayat bukannya Jibril dan Muhammad saw/ Quran mu itu sudah banyak perubahan, bahkan ada ayat yang tidak tertulis di dalamnya karena salinannya dimakan hewan, belum lagi banyak yang terlupakan (Muhammad saw aja sering lupa).
Islam tidak membunuh Nabinya Lalu dijadikan Tuhan
Reply| 05 Dec 2013 03:40:19
Sejarah Agama Nya aja pembantah & pembunuh nabi-nabi .jago ngebantah,ngeles ,memutar balikan fakta,merubah-rubah Firman, meralat kitab dan bukti-bukti lain yang sebenarnya mudah dipahami klo agama anda hasil rekayasa dan pola pikir yang disesuaikan dengan hawa nafsu ,keinginan, khayalan si SAUL(Paulus) .Sampean sok pintar tapi masih bisa percaya klo Tuhan meralat Firmannya sendiri". Perjanjian Lama & Perjanjian Baru....hhaaaaiii deeeh .kenapa ga sekalian aja memperbaiki umatnya biar jangan nyerang negara Islam dengan alasan yang ga jelas dan propaganda media yang menjelekan Islam .atau teror-teror yang terkesan Jihad padahal dilakukan oleh Kristen/Yahudi agar Islam dipandang ekstrim .ngaca masbrooo :-p
TrustMan
Reply| 21 Sep 2013 08:04:25
Kalo agama, urusannya ya kerohanian dan kedamaian.
Kalo Islam selain ada masalah lerohanian dan kedamaian, ternyata masih ada syarat laen yang TIDAK ADA PADA KELOMPOK AGAMA LAIN yaitu HALAL BUNUH YANG MURTAD.

Pembunuhan adalah ancaman bagi anggota kelompok pedagang narkoba dan wanita yang mau keluar dari kelompok.

Jadi Islam dengan petunjuk Qurannya menjadi agama plus .
Sayangnya plusnya itu yang NEGATIP. Ancaman hukuman mati bagi yang murtad.

Manusia kritis pasti akan miris dan nangis kalo terlanjur ngikut.
Mhd61l4
Reply| 14 Jul 2013 17:00:57
@Walaka

Komentar-komentar kamu seperti menunjukkan kamu orang baik.
Orang baik seharusnya tahu golden rule.

Mungkin karena kamu ISLAM, sehingga otak dan hati nuranimu mati.
Coba baca-baca dan searching di internet dari sudut yang netral sebagaimana manusia normal bisa berpikir netral, ngga usah appriori dulu.....

saya yakin kamu orang baik tapi belum tentu benar kan...
Dombaadu
Reply| 14 Jul 2013 13:59:30
Bidat adalah ciri-ciri yang keluar dari pikiran manusia, seperti pintar, seperti bodoh, seperti ciri-ciri yang dimunculkan untuk anak indigo atau apa saja yang ada dalam lingkup berpikir manusia. Sebagaimana manusia membuat ciri-ciri untuk anak indigo manusia juga percaya kalau seorang anak yang memiliki ciri-ciri tersebut adalah anak indigo. Manusia bisa mengklaim apa saja terhadap manusia lain termasuk agamanya, sama seperti seorang ibu mengklaim anaknya indigo karena si ibu dengan referensinya melihat ciri-ciri anak indigo pada anaknya. Manusia dengan nalar dan logika sehebat apapun tidak bisa melihat makhluk astral atau yang berwujud halus seperti yang bisa dilihat anak indigo kecuali dia sendiri dia sendiri indigo. Anak indigo bisa lahir dari keluarga yang beraga muslim atau non muslim, bukankah manusia salah satu makhluk ciptaan Alloh SWT? Tetapi apakah saya percaya ada anak indigo? Setan memang berusaha mengajak manusia sebanyak banyaknya bersamanya di neraka.
Dombaadu
Reply| 14 Jul 2013 13:18:35
Aku percaya Alloh SWT sebagai Tuhanku dan Muhammad sebagai Nabi dan Rosulku Islam agamaku dan Al Quran sebagai kitabku dan juga Hadist sebagai pembimbingku. Tidak ada yang salah dengan pikiran dan akalku. Aku bahagia terlahir dari orang tua dan keluarga yang sama sama memiliki kepercayaan yang sama. Aku benci kejahatan dan menyukai kebaikan tetapi setan memang musuh manusia yang nyata dan selalu berusaha membawa manusia bersamanya ke neraka.
bani israel
Reply| 13 Jul 2013 12:57:51
Ente mau masuk (memeluk) Islam dengann syarat : saudara muslim mau menyerah kan 1 aja anak perempuannya umur 9 tahun untuk saya gauli(seperti yang dilakukan Muhammad pada Aisyah) ada yang mau...?
awloh wts
Reply| 11 Jul 2013 15:06:51
Admin BBQ, kok dari hp urutan tanggalnya saya baca kebalik yah comment nya, kenapa tidak dari atas ke bawah.. thx
KlaimMuslim
Reply| 11 Jul 2013 01:59:18
Yesus telah definisikan IBLIS secara amat pragmatis di Yohanes 8:
Iblis adalah pembunuh manusia sejak semula.
Iblis adalah bapa segala dusta. (dusta adalah naturnya)
Walaka52
Reply| 09 Jul 2013 22:51:32
Kalau jiwa diliputi kebencian suatu hal yang baikpun akan dipandang jelek/negatif, tapi apabila jiwa diliputi cinta kasih akan terlihat kebaikan dari sesuatu. Dalami cinta kasih.
Walaka52
Reply| 09 Jul 2013 22:46:15
Yang sulit diharapkan adalah hadirnya cinta kasih dalam kehidupan dan kasih sayang dalam keseharian.
Mhd61l4
Reply| 09 Jul 2013 19:38:04
Islam: Bidat atau Agama?

Apakah sumber nafkah termasuk sebagai klasifikasi orang yang masuk didalamnya ?
Di artikel tidak dijelaskan.
Yang pasti, pembawa ajaran islam mengajarkan cara hidup dan sumber nafkahnya:

Sahih Al-Jaami’ As-Sagheer No. 2828
Rasul Allâh (sallallahu ‘alayhe wassallam) berkata,
“Sumber rezekiku berasal dari bayang² tombakku.”
(Dilaporkan oleh Ahmad dan At-Tabarani. Termasuk hadis sahih.) ? juga terdapat di Hadis sahih al Bukhari, bab Jihad dan Biografi, perkataan nomer 2913; dan juga Mussnad Al Imam Ahammed, perkataan nomer 5409 dan 4869; versi koleksi Hadis Bukhari internet tidak mencantumkan hadis sahih sumber cari nafkah sang Nabi Islam, karena Muslim KTP pada malu mencantumkannya.

Jadi jika rezeki Rasul Allâh (SAW) berasal dari Ghanima (harta rampasan), maka rezeki ini tentunya adalah rezeki yang terbaik dan lebih baik daripada bertani, bisnis, beternak, dan lebih baik dari pekerjaan apapun juga karena Rasul Allâh (SAW) berkata: “Sumber rezekiku berasal dari bayang² tombakku.”

APAKAH SUMBER REZEKI YANG BERASAL DARI BAYANG-BAYANG TOMBAK TERMASUK AGAMA ATAU BIDAT?
Mhd61l4
Reply| 09 Jul 2013 12:27:04
Islam: Bidat atau Agama?

Pada point 10 ciri-ciri sebuah bidat:
Doktrinnya bersifat absolut dan ideologi terinternalisasi sebagai “Kebenaran”.

Salah satu tiang islam adalah apapun yang menyangkut dan dilakukan si Qathem yang pedofil tersebut, yang tega menipu istrinya untuk mencabuli perempuan lain, yang ngerampok kesana sini untuk nafkah bini bininya yang bejibun, yang tidak bisa mengontrol nafsu birahinya, yang haus darah dan melakukan pembunuhan; alias yang ngaku-ngaku nabi alias Muhammad saw adalah KEBENARAN.

Di forum apapun, setiap pengikutnya ditanya apa arti pedofil, penipu, pencabul, perampok, pembunuh...... sangat sangat kesulitan, tidak berani, tidak sanggup, tidak mampu dan tidak akan mengartikannya kalau itu menyangkut si Qathem alias Muhammad saw.

Ada sih netter yang sudah menyampaikan arti pembunuh, dan saya sudah niat memberikan Rp. 5.000.000.000.- tunai, apa lacur.... begitu berhubungan dengan kata sakti mandragunan "PEMBUNUH" menjadi berubah makna dengan alasan ini itu dan lain sebagainya.

Apakah ajaran Islam yang dibawa si Qathem termasuk agama atau bidat?
Kriteria yang menyebutkan hal demikian tidak dapat dibantah lagi.
Tapi saya tidak peduli apakah Islam agama atau bidat.... yang saya tahu,
AJARAN ISLAM MANIPULATIF, PENUH DENGAN TIPUAN, KEBOHONGAN, PEMBODOHAN dan PENYESATAN.

Ajaran yang manipulatif, penuh tipuan, kebohongan, pembodohan dan penyesatan, nyata nyata adalah ajaran IBLIS yang menyebabkan orang yang tergelincir masuk didalamnya selalu melekatkan idiom seolah olah, seperti, merupakan yang berarti bukan atau sebaliknya.

Ajaran yang manipulatif, penuh tipuan, kebohongan, pembodohan dan penyesatan, nyata nyata adalah ajaran IBLIS yang berstandar ganda dan bertentangan dengan norma kemanusiaan yang paling umum diketahui seperti golden rule.

Apakah keturunan Adam yang beragama Islam merupakan manusia?
Ya, mereka semua seolah-olah, seperti, merupakan yang berarti bukan yang mengerti apa yang dimaksudkan dengan norma kemanusiaan atau sebaliknya, merekalah yang merusak norma kemanusiaan seolah-olah, seperti, merupakan pembela kemanusiaan.

AJARAN ISLAM mengatakan, IBLIS golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia.

KETURUNAN IBLIS beragama Islam dan
KETURUNAN ADAM beragama Islam

Mereka adalah para MUSLIM yang seuhkuwah ISLAMIAH

Iblis selalu diasosiasikan sebagai pembawa bencana, manipulatif, pembohong, penipu, membodohi, menyesatkan dan para turunan IBLIS dimaksudkan beragama yang sesuai dengan karakter iblis.

APA AGAMA IBLIS IBLIS tersebut?

Agama IBLIS adalah agama yang megajarkan seorang PEDOFIL, PENIPU, PENCABUL, PERAMPOK, PEMBUNUH SADIS DAN BIADAB adalah contoh berbudi agung dan berahklak sempurna yang dijadikan teladan bagi turunan Adam dan TURUNAN IBLIS.

Anda pasti tahu jawabannya apa agama IBLIS, dan saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa AJARAN ISLAM MANIPULATIF, PENUH DENGAN TIPUAN, KEBOHONGAN, PEMBODOHAN dan PENYESATAN, ternyata sama dengan apa yang diasosiasikan manusia mengenai IBLIS sebagai pembawa bencana, manipulatif, pembohong, penipu, membodohi, menyesatkan.

Kalau anda merasa sebagai manusia, tentu anda memilih bersaudara dengan manusia.
Tetapi karena anda memilih bersaudara dengan IBLIS, anda otomatis berstandar ganda dan bertentangan dengan norma kemanusiaan yang paling umum diketahui seperti golden rule, karena IBLIS BUKAN MANUSIA.

Jadi pilih mana,
1. Manusia yang benar-benar manusia atau
2. Manusia yang bersaudara dengan IBLIS karena agama.

QS 18:50 "......kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin...."
Kitab Ahkamul Qur'an karangan Qurthubi dijelaskan sbb :
Hasan al-Basri mengatakan bahwa Jin keturunan Iblis, seperti manusia keturunan Adam.

IBLIS golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia
Keturunan IBLIS BERAGAMA ISLAM, jin muslim
Keturunan ADAM BERAGAMA ISLAM, manusia muslim

Sesama MUSLIM, keturunan IBLIS dan keturunan Adam yang beragama ISLAM adalah bersaudara, SEUHKUWAH ISLAMIAH.

Tidak pernah ada cerita seorang MUSLIM memenggal leher IBLIS tetapi
ADA PULUHAN BAHKAN RATUSAN JUTA MANUSIA DIBUNUH sesama manusia yang bersaudara dengan iblis.

http://www.rediff.com/news/1999/feb/12rajee1.htm adalah contoh di India
Mhd61l4
Reply| 09 Jul 2013 11:34:48
Saya tidak ingin megikuti pola orang JENIUS seperti anda.
Kalau anda JENIUS, cukupkanlah itu buat anda saja, jangan tarik tarik orang lain menjadi seperti anda.
Mungkin lebih baik anda serukan kepada teman-teman seuhkuwah anda, baik yang turunan Adam maupun yang TURUNAN IBLIS, karena tuduhan, dakwaan tanpa dasar dan bukti, hanyalah debat kusir sia-sia.

Saya Mhd61l4 yang bodoh tetapi lebih pintar dari Zakir Naik mengucapkan selamat atas pelantikan anda oleh saya sebagai ORANG JENIUS.
Mhd61l4
Reply| 09 Jul 2013 11:33:33
Saya tidak ingin megikuti pola orang JENIUS seperti anda.
Kalau anda JENIUS, cukupkanlah itu buat anda saja, jangan tarik tarik orang lain menjadi seperti anda.
Mungkin lebih baik anda serukan kepada teman-teman seuhkuwah anda, baik yang turunan Adam maupun yang TURUNAN IBLIS, karena tuduhan, dakwaan tanpa dasar dan bukti, hanyalah debat kusir sia-sia.

Saya Mhd61l4 yang bodoh tetapi lebih pintar dari Zakir Naik mengucapkan selamat atas pelantikan anda oleh saya sebagai ORANG JENIUS.
tuanbukantuhan
Reply| 09 Jul 2013 09:13:29
@mhd6Il4 :

Anda sepertinya belum paham apa yang saya sampaikan berkaitan dengan arti dari pembunuh sengaja saya ulang-ulang tapi ternyata orang seperti anda, yang pede mengaku lebih pintar dari zakir naik ternyata lebih BODOH dari tuan bukan tuhan!

anda berkata pembunuh ya pembunuh!!
dua ya dua, tiga ya tiga. selamat berpikir!!

jadi motif latar belakang terjadinya pembunuhan apa anda tidak pakai??

seorang pembunuh tidak langsung dikatakan bersalah tidak otomatis diklaim menakutkan, tapi apa anda menutup mata anda apa menyebabkannya terjadi!!??

contoh kecil saja
anda sedang ditengah perjalanan (naik bus) lalu anda didatangi perampok dan mengancam anda dibunuh jika tidak menyerahkan uang anda!!lalu anda melawan!! terjadilah perkelahian...bla..bla.... perampok tersebut tewas ditangan anda!!
saya mau tanya apakah penumpang bus lain menganggap anda adalah PEMBUNUH (ya tapi secara harafiah) tapi anda bukanlah PEMBUNUH SEBENAR-BENARNYA PEMBUNUH!! (saya harap anda bisa berfikir lagi)

sampai disini apakah anda kurang paham juga?!! seharusnya anda paham dan cerna sendiri klo tidak paham sekali lagi klaim anda jenius dan pintar dari zakir naik adalah klaim anda sendiri (karena keterbelakangan mental anda)
tuanbukantuhan
Reply| 09 Jul 2013 02:05:05
@mhd6Il4 :
sepertinya anda tidak senang dikatakan bodoh!! tapi senang ngatai orang lain bodoh gk pake otak dll sebagainya....!!!
dan senang menilai diri sendiri pintar!!

saya baca postingan anda di atas sepertinya anda adalah orang dengan keterbelakangan mental..!!
guru koq bodoh?! klo bodoh gak pantas jadi guru!! murid bodoh.. mangkanya sekolah biar pintar!!
tuanbukantuhan
Reply| 09 Jul 2013 01:31:24
lalu....apa yang anda sampaikan di coment anda kali ini lagi?!

lalu apakah bedanya artikel anda dan pemahaman anda itu?!

1/2 milyar muslimmm bla..bla..

1/2 milyar muslim bla bla....

terlihat beda tapi ternyata sama saja!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top