Pemahaman Yang Keliru Mengenai Trinitas

Dalam Sura 5:116 kita membaca: “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”

Dalam Sura 4:171 kita membaca: “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara....”

Dalam Sura 5:73 kita membaca: “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih....” 

Ayat-ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa Muhammad mendengar dari beberapa penganut bidat Kristen bahwa ada 3 Tuhan, yaitu: Tuhan, Maria dan Yesus. Akibatnya untuk menjawab bidat tersebut berulangkali ia mengatakan bahwa Tuhan itu satu (esa). Siapapun yang mempunyai sedikit pengetahuan mengenai Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengetahui bahwa keesaan Tuhan adalah dasar iman Kristen. Baik Perjanjian Lama dan Perjanjian baru mengajarkan bahwa “YAHWEH elohim kita, YAHWEH itu esa!” (Ulangan 6:4; Markus 12:29). Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan kasih kepada Perawan Maria, tidak seorangpun Kristen sejati yang menyembahnya sebagai Tuhan. Tetapi orang kristen menyembah Bapa, Putra dan Roh Kudus, atau Tuhan, Firman-Nya dan Roh-Nya, seperti yang dikatakan Quran. Ketiga hipostase (pribadi-pribadi dalam Trinitas) ini adalah satu substansi.

Quran setuju dengan Alkitab ketika mengacu kepada Tuhan dalam bentuk penyebutan jamak. Baik dalam Alkitab maupun dalam Quran tidak ada catatan apapun mengenai makhluk/keberadaan yang cerdas (intelligent being) yang berbicara mengenai dirinya sendiri dalam bentuk jamak, yang membuktikan bahwa Tuhan hanya mempunyai satu substansi dan esensi komposit dalam ke-Tuhan-an (Godhead). Sebagai contoh, dalam Sura 2:23 kita membaca: “...tentang Al Quran yang Kami wahyukan...” Sura 7:196 mengatakan: “Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang [dalam bentuk tunggal] telah menurunkan Al Kitab...” Sura 5:46, 110 mengatakan “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat.. Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus...” dimana Tuhan dikaitkan dengan penyebutan jamak, berdampingan dengan penyebutan tunggal. Bentuk pertama kata ganti atau penyebutan dalam ayat 46 mengindikasikan pluralitas hipostase [kata Yunani yang berarti pribadi-pribadi yang mempunyai substansi yang sama], sedangkan yang kedua mengindikasikan keesaan ke-Tuhan-an (Godhead).

Di antara 99 nama Allah ada satu nama yang berkaitan erat dengan subyek ini. Quran memaparkannya dalam Sura 85:14, yaitu: “Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”. Yang terakhir dari semua gelar ini mengacu kepada salah  satu dari atribut-atribut Tuhan. Oleh karena atribut ini harus bersifat kekal, maka Tuhan semestinya telah mengasihi sejak kekekalan, dan itu hanya mungkin terjadi jika kita memandang ke-Tuhan-an (Godhead) sebagai 3 hipostase yang mempunyai kasih yang sama terhadap satu sama lain, sebelum segala sesuatunya diciptakan. Jika kita mempunyai pandangan yang berbeda dengan pandangan ini, kita akan mengatakan bahwa atribut kasih mulai berfungsi hanya setelah Tuhan menciptakan para malaikat dan manusia. Tetapi Tuhan sama sekali tidak berubah!  

Bagaimana kita dapat memercayai atribut-atribut Tuhan yang kekal, seperti mendengar dan berbicara, tanpa memercayai ketiga hipostase dalam Satu Tuhan? Kita tidak dapat menjembatani jurang yang dalam antara Tuhan dan manusia kecuali melalui hubungan dengan-Nya yang berdasarkan ke-Bapa-an (fatherhood) Tuhan, status kita sebagai anak (sonship) bagi-Nya, dan kehidupan persekutuan yang dinyatakan di dalam doktrin Trinitas! 

Keyakinan terhadap keesaan abstrak Tuhan tanpa persekutuan secara spiritual   dengan-Nya adalah sama dengan keyakinan akan roh-roh jahat, karena Alkitab dalam Yakobus 2:19 mengatakan: “Engkau pun percaya bahwa Elohim adalah Esa, engkau melakukannya dengan baik, setan-setan pun percaya dan mereka gemetar”. Trinitas dapat didemonstrasikan melalui contoh-contoh seperti kecerdasan, pikiran dan perkataan; ketiga hal ini berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkan dari sesuatu hal. Demikian pula api, terang dan hawa panas adalah tiga hal yang berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkandari sesuatu. Jika hal itu sangat mungkin terjadi di alam jasmaniah/fisik, bukankah terlebih lagi dalam alam spiritual? Penyataan Alkitab mengenai 3 pribadi berbeda namun tidak terpisahkan dalam ke-Tuhan-an yang Esa sesungguhnya bukanlah hal yang mustahil.


113 comments Add a Comment
yohana
Reply| 03 Mar 2014 15:13:42
Si momad69Aisha on January 14, 2014 at 4:01 am said:
@ all

Isa Al-Masih adalah “Anak Allah” dalam makna kias.Makna kias “Anak” yang ditujukan pada Isa Al-Masih adalah: Firman hakiki atau Kalam hakiki atau Ilmu Allah (Yohanes 1:1,14)Manusia Isa Al-Masih bukan Tuhan (Filipi 2:6). Yang berkodrat Tuhan dari diri Isa bukan manusia Isa, melainkan hakikat Isa (Ibrani 1:3), sebab hakikat Isa adalah Ilmu Allah (Ibrani 1:3, Yohanes 1:1, 14), sebagaimana hakikat kitab Allah adalah Ilmu Allah. Mengakui ke-Tuhan-an hakikat Isa dapat dianalogikan dengan mengakui ke-bukan-makhluk-an hakikat kitab Allah.

Trinitas Asli Dalam Alkitab Menimani Bahwa Allah Tritunggal, Allah Memiliki Tiga Pribadi.
----------------------------------------------------------------------------

Serumit itukah memahami TUHAN? ''huufff..., cabe deeh...

Coba deh disederhanakan pemahamannya dengan secara logis, ga muter-muter kayak rumus kimia, agar orang-orang ga pada bingung dan biar orang-orang bisa yakin dan disebarkan pemahaman agama dengan cara DAKWAH yang akirnya orang-orang mau mengikuti ajarannya Paulus... Cara ini yang paling GENTELMENT

Jadi tidak ada lagi penyebaran agama dengan cara Politik, Penjajahan dan Sekardus indomie... hehe
Yo
Reply| 03 Mar 2014 14:55:15
Si momad69Aisha on January 14, 2014 at 4:01 am said:
@ all

Isa Al-Masih adalah “Anak Allah” dalam makna kias.Makna kias “Anak” yang ditujukan pada Isa Al-Masih adalah: Firman hakiki atau Kalam hakiki atau Ilmu Allah (Yohanes 1:1,14)Manusia Isa Al-Masih bukan Tuhan (Filipi 2:6). Yang berkodrat Tuhan dari diri Isa bukan manusia Isa, melainkan hakikat Isa (Ibrani 1:3), sebab hakikat Isa adalah Ilmu Allah (Ibrani 1:3, Yohanes 1:1, 14), sebagaimana hakikat kitab Allah adalah Ilmu Allah. Mengakui ke-Tuhan-an hakikat Isa dapat dianalogikan dengan mengakui ke-bukan-makhluk-an hakikat kitab Allah.

Trinitas Asli Dalam Alkitab Menimani Bahwa Allah Tritunggal, Allah Memiliki Tiga Pribadi.
---------------------------------------------------------------------------

Serumit itukah MEMAKNAI Tuhan? ''cabe deeh.....,

Coba deh di sederhanakan lagi pemahamannya masalah ketuhanan dengan cara yang lebih Logis agar orang-orang ga pada pusing memahaminya dan bisa membuat orang yakin yang akirnya akan bisa mengajak orang mengikuti ajarannya Paulus ini...

Sehingga agama tidak lagi disebarkan melalui POLITIK, PENJAJAHAN dan SEKARDUS INDOMIE... hehe
yohana
Reply| 02 Mar 2014 22:49:47
Si momad69Aisha on January 14, 2014 at 4:01 am said:
@ all

Isa Al-Masih adalah “Anak Allah” dalam makna kias.Makna kias “Anak” yang ditujukan pada Isa Al-Masih adalah: Firman hakiki atau Kalam hakiki atau Ilmu Allah (Yohanes 1:1,14)Manusia Isa Al-Masih bukan Tuhan (Filipi 2:6). Yang berkodrat Tuhan dari diri Isa bukan manusia Isa, melainkan hakikat Isa (Ibrani 1:3), sebab hakikat Isa adalah Ilmu Allah (Ibrani 1:3, Yohanes 1:1, 14), sebagaimana hakikat kitab Allah adalah Ilmu Allah. Mengakui ke-Tuhan-an hakikat Isa dapat dianalogikan dengan mengakui ke-bukan-makhluk-an hakikat kitab Allah.
-------------
Serumit inikah memaknai Tuhan? ''Cabe deeh..,
-------------
Coba deh lebih disederhanakan lagi pemahamannya yang bisa buat banyak orang mengerti dan masuk akal sehingga pada akhirnya orang-orang pada yakin dan akan mengikuti ajaran Bible.
jadi tidak dengan cara-cara dilakukan masa-masa kini dengan penjajahan dan sekardus indomie, gitu.. hehe
Yahudeh
Reply| 26 Feb 2014 12:37:04
Trinitas dapat didemonstrasikan [ jangan pake ANARKIS ] melalui contoh-contoh seperti kecerdasan, pikiran dan perkataan, PRILAKU ketiga [ BUKAN tiga tapi EMPAT ] hal ini berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkan dari sesuatu hal. Demikian pula api, terang dan hawa panas, ASAP adalah tiga [ BUKAN tiga tapi EMPAT ] hal yang berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkandari sesuatu. Jika hal itu sangat mungkin terjadi di alam jasmaniah/fisik, bukankah terlebih lagi dalam alam spiritual? Penyataan Alkitab mengenai 3 pribadi berbeda namun tidak terpisahkan dalam ke-Tuhan-an yang Esa sesungguhnya bukanlah hal yang mustahil.
Yahudeh
Reply| 26 Feb 2014 12:26:38
[Trinitas dapat didemonstrasikan melalui contoh-contoh seperti kecerdasan, pikiran dan perkataan; ketiga hal ini berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkan dari sesuatu hal. Demikian pula api, terang dan hawa panas adalah tiga hal yang berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkandari sesuatu. Jika hal itu sangat mungkin terjadi di alam jasmaniah/fisik, bukankah terlebih lagi dalam alam spiritual? Penyataan Alkitab mengenai 3 pribadi berbeda namun tidak terpisahkan dalam ke-Tuhan-an yang Esa sesungguhnya bukanlah hal yang mustahil.]
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ini mungkin yang dinamakan ilmu 'CUCOKMOLOGI' kaumnya uncle Pulus.
Yongki
Reply| 26 Feb 2014 07:07:25
Trinitas itu sebetulnya adalah Bapa (Yahweh), Putera (Yesus Kristus) dan Roh Kudus.
tapi kenapa Allah SWT bingung mengira Trinitas itu Bapa, Yesus dan Maria. LOL
Kami umat Kristen sangat menghormati sekali Bunda Maria karena beliau adalah Ibu dari Yesus tetapi kami TIDAK PERNAH melibatkan Bunda Maria ke dalam Trinitas.
sangat jelas sekali perkataan Allah SWT itu adalah perkataan dari si Muhammad sendiri yang tidak mengerti tentang Trinitas atau mungkin sepupu Khadijah yaitu Waraqah yang beragama Nasrani lupa menjelaskan pengertian Trinitas kepada Muhammad atau mungkin si Muhammad yang lupa bertanya kepada si Waraqah ?? LOL
zodiark
Reply| 06 Feb 2014 19:47:04
@islamquran

iyalah Isa bukan Yesus. saat Isa lahir, gereja katolik Roma kuno udah mengenal Yesus.
islamquranhadist
Reply| 06 Feb 2014 14:38:50
fendi on February 5, 2014 at 4:32 pm said:
Isa mengajarkan tauhid,tapi gereja roma trinitas.makanya Isa gak beragama katolik.
----------------------------------------
KLAIM KEBABLASAN, Isa putra Maryam saudara Harun saudara Musa anak Imran yang brojol di bawah pohon kurma pada tengah hari siang bolong, entah dimana dan entah kapan tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya tidak dikenal dan tidak pernah ada dalam SEJARAH GEREJA dan KATHOLIK!!!!!

Kok tiba tiba bicara Isa lalu ada kalimat: "kata Yesus. ."

Emang Isa = Yesus?
islamquranhadist
Reply| 06 Feb 2014 14:35:11
fendi
on February 5, 2014 at 4:21 pm said:
injil adalah kitab Allah yang diturunkan kepada nabi Isa untuk disampaikan kepada kaum nya. .
------------------------------------------
Siapakah nabi Isa yang brojol di bawah pohon kurma pada tengah hari siang bolong, putra Maryam saudara Harun, saudara Musa anak Imran yang lahir entah dimana dan entah kapan tanpa ada yang menyaksikannya????!!!!

Isa bin Maryam itu orang Padang ya? Atau orang Arab yang matrinialhat?
fendi
Reply| 06 Feb 2014 00:32:42
duh bingung mau ngomong apa. .makin dibilang 3 it 1 makin pusing
trinitas itu adopsi dari gereja katolik roma kuno yang sudah ada dijaman Isa.
Isa mengajarkan tauhid,tapi gereja roma trinitas.makanya Isa gak beragama katolik.

ketahuilah tuhan kita it esa.
kata Yesus. .
Yesus bilang "Tuhan kita",berarti Tuhannya Yesus juga,brarti Yesus bukan Tuhan.
jika Yesus Tuhan,mana mungkin punya Tuhan
fendi
Reply| 06 Feb 2014 00:21:26
ayat itu bahasa mudahnya gni.
hai orang nasrani dan yahudi(ahli kitab)ikutilah nabi-nabimu dan taurat dan injil. .
injil adalah kitab Allah yang diturunkan kepada nabi Isa untuk disampaikan kepada kaum nya. .membenarkan taurat yang telah dirubah.bukan injil yang berisi dongeng tentang Yesus
hakkullah
Reply| 30 Jan 2014 10:47:55
Quran setuju dengan Alkitab ketika mengacu kepada Tuhan dalam bentuk penyebutan jamak. Baik dalam Alkitab maupun dalam Quran tidak ada catatan apapun mengenai makhluk/keberadaan yang cerdas (intelligent being) yang berbicara mengenai dirinya sendiri dalam bentuk jamak, yang membuktikan bahwa Tuhan hanya mempunyai satu substansi dan esensi komposit dalam ke-Tuhan-an (Godhead). Sebagai contoh, dalam Sura 2:23 kita membaca: “…tentang Al Quran yang Kami wahyukan...” Sura 7:196 mengatakan: “Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang [dalam bentuk tunggal] telah menurunkan Al Kitab…” Sura 5:46, 110 mengatakan “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat.. “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus...” dimana Tuhan dikaitkan dengan penyebutan jamak, berdampingan dengan penyebutan tunggal. Bentuk pertama kata ganti atau penyebutan dalam ayat 46 mengindikasikan pluralitas hipostase [kata Yunani yang berarti pribadi-pribadi yang mempunyai substansi yang sama], sedangkan yang kedua mengindikasikan keesaan ke-Tuhan-an (Godhead).

---------------------
SUDAH KAMI JELASKAN DI MUKA TENTANG KEDUDUKAN "KAMI" MENURUT KAIDAH ARAB?..
YANG ANDA FIKIRKAN ADALAH, BAHWA KEDUDUKAN "KAMI" DENGAN KAIDAH ARAB ADALAH SAMA..PEMAHAMAN ALQURAN DENGAN ALKITAB JELAS BERBEDA..PEMAHAMAN ALQURAN MERUJUK KEPADA BAHASA ASLINYA, SEDANGKAN ALKITAB MERUJUK KEPADA BAHASA MASING-MASING..WAW, TAMBAH PARAH LAGI!!


APAKAH ANDA PUNYA BUKTI, BAHWA KAMI ADALAH SELALU JAMAK DAN TIDAK ADA ARTI KATA LAIN, PADA MASA TURUNNYA ALQURAN SAMPAI BERAKHIRNYA TURUNNYA ALQURAN?..MEREKA LEBIH PAHAM DARIPADA ANDA..BUKAN HANYA SEKEDAR PAHAM SAJA, PADA MASA BELIAU SAW ADALAH ORANG-ORANG YANG SANGAT JAGO SYAIRNYA DAN JUGA JAGO BERBAHASA..COCOKLAH ALQURAN MENJADI TANDINGAN MEREKA..
BISAKAH ANDA BUKTIKAN, BAHWA "KAMI" DIARTIKAN SELALU JAMAK, MENURUT KAIDAH ARAB. BUKAN MENGGUNAKAN KAIDAH INDONESIA, INGGRIS, PRANCIS ATAUPUN CINA?..

FIKIRKAN SAJA!!..
INILAH SALAH SATU KEDUSTAAN ORANG-ORANG YANG TIDAK MAU BERIMAN DAN TIDAK PUNYA ILMU, TETAPI HANYA DUGAAN SAJA..

ALLAH SWT BERFIRMAN:
“DAN JIKA KAMU MENURUTI KEBANYAKAN ORANG-ORANG YANG DI MUKA BUMI INI, NISCAYA MEREKA AKAN MENYESATKANMU DARI JALAN ALLAH. MEREKA TIDAK LAIN HANYALAH MENGIKUTI PERSANGKAAN BELAKA, DAN MEREKA TIDAK LAIN HANYALAH BERDUSTA (TERHADAP ALLAH).” (AL-AN’AM: 116)

WAALLAHU A'LAM..TERIMA KASIH
hakkullah
Reply| 30 Jan 2014 10:27:56
Ayat-ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa Muhammad mendengar dari beberapa penganut bidat Kristen bahwa ada 3 Tuhan, yaitu: Tuhan, Maria dan Yesus. Akibatnya untuk menjawab bidat tersebut berulangkali ia mengatakan bahwa Tuhan itu satu (esa). Siapapun yang mempunyai sedikit pengetahuan mengenai Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengetahui bahwa keesaan Tuhan adalah dasar iman Kristen. Baik Perjanjian Lama dan Perjanjian baru mengajarkan bahwa “YAHWEH elohim kita, YAHWEH itu esa!” (Ulangan 6:4; Markus 12:29). Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan kasih kepada Perawan Maria, tidak seorangpun Kristen sejati yang menyembahnya sebagai Tuhan. Tetapi orang kristen menyembah Bapa, Putra dan Roh Kudus, atau Tuhan, Firman-Nya dan Roh-Nya, seperti yang dikatakan Quran. Ketiga hipostase (pribadi-pribadi dalam Trinitas) ini adalah satu substansi.

-----------------
SUDAHKAH ANDA MENTADABBURI ALQURAN?
ALLAH SWT BERFIRMAN:
“ORANG-ORANG KAFIR BERKATA: “AL-QUR’AN INI HANYALAH PERKATAAN DUSTA YANG DIBUAT OLEH MUHAMMAD. DIA MEMBUAT AL-QUR’AN INI DIBANTU OLEH SEKELOMPOK KAUM YAHUDI DAN NASRANI.” SUNGGUH ORANG-ORANG KAFIR ITU TELAH BERBUAT ZHALIM DAN MELAKUKAN KEBOHONGAN YANG SANGAT KEJI. ORANG-ORANG KAFIR BERKATA: “AL-QUR’AN INI HANYALAH DONGENG-DONGENG UMAT-UMAT MASA LALU YANG DITULISKAN DAN DIDIKTEKAN KEPADA MUHAMMAD PAGI DAN SORE HARI.” WAHAI MUHAMMAD, KATAKANLAH: “AL-QUR’AN INI DITURUNKAN DARI TUHAN YANG MENGETAHUI SEGALA RAHASIA YANG ADA DI LANGIT DAN DI BUMI. SESUNGGUHNYA ALLAH ADALAH TUHAN YANG MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG KEPADA SEMUA MAKHLUK-NYA.”" (QS. AL FURQAN, 25: 4-6)

APAKAH ANDA SAMA UCAPANNYA DENGAN ORANG-ORANG KAFIR DAHULU?..SAMA SAJA ANDA DENGAN MEREKA.

APAKAH ANDA MERASA, BAHWA ANDA TIDAK MENYEMBAH TUHAN YESUS?..ADA YANG MENYEMBAH YESUS DAN ADA YANG TIDAK MENYEMBAH YESUS..HARI INI ANDA BERBOHONG DAN BERDUSTA KEPADA ALLAH SWT..ANDA BOLEH MEMBOHONGI SAYA, TETAPI ALLAH TIDAK BISA DIBOHONGI..BOHONG ATAU TIDAK, AKAN DIPERLIHATKAN AMAL ANDA ..MALAIKAT SEBELAH KIRI DAN KANAN MENCATAT PERBUATAN AMAL ANDA..

APAKAH ANDA MASIH BERDUSTA LAGI? ATAU ANDA MENDUSTAKAN AYAT-AYAT ALLAH SWT?..

ALLAH SWT BERFIRMAN:
“DAN ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI DAN MENYOMBONGKAN DIRI TERHADAPNYA, MEREKA ITU PENGHUNI-PENGHUNI NERAKA; MEREKA KEKAL DI DALAMNYA.”[AL-A’RAAF:36]

KENAPA ANDA TIDAK YAKIN DENGAN ALKITAB ANDA SENDIRI? ATAU AGAMA ANDA SENDIRI?. KOK, PAKE RUJUK KITAB-KITAB LAIN...

DALIL DALAM ISLAM ADA DUA: DALIL NAQLI DAN DALIL AQLI..
WAALLAHU A'LAM..TERIMA KASIH.
Si momad69Aisha
Reply| 14 Jan 2014 12:23:24
@ all

Silahkan baca Kesaksian Hamran Ambrie, seorang mantan muslim, yang terinspirasi dari ayat-ayat al-quran, salah satu diantaranya:
ayat Qs. Al Maidah 68, yang berbunyi: “Qul ya ahlal kitabi lastum’ala sya-in hatta tuqiemut taurata wa! injil wa ma unzila alaikum min rabbikum.” artinya: “Katakanlah! hai Ahli Kitab. Kamu tidak pada agama yang sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injil, dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari pada Tuhanmu”.
http://www.yesusjiwaku.com/kesaksian-hamran-amrie
Si momad69Aisha
Reply| 14 Jan 2014 12:01:21
@ all

Saat trinitas palsu atau mengada-ngada itu disamakan begitu saja dengan Tauhid Trinitas yang asli dan saat trinitas palsu tersebut dialamatkan kepada umat Al-Masih (umat Kristus), maka terciptalah tuduhan salah alamat yang mengakibatkan umat Al-Masih (umat Kristus) merasa difitnah untuk sesuatu yang tidak mereka lakukan. Trinitas palsu atau mengada-ngada seharusnya tidak ditujukan kepada umat Al-Masih, sebab trinitas palsu atau mengada-ngada tidak diimani dan tidak diamini umat Al-Masih, penganut Tauhid Trinitas yang asli dan sejati.

Isa Al-Masih adalah “Anak Allah” dalam makna kias.Makna kias “Anak” yang ditujukan pada Isa Al-Masih adalah: Firman hakiki atau Kalam hakiki atau Ilmu Allah (Yohanes 1:1,14)Manusia Isa Al-Masih bukan Tuhan (Filipi 2:6). Yang berkodrat Tuhan dari diri Isa bukan manusia Isa, melainkan hakikat Isa (Ibrani 1:3), sebab hakikat Isa adalah Ilmu Allah (Ibrani 1:3, Yohanes 1:1, 14), sebagaimana hakikat kitab Allah adalah Ilmu Allah. Mengakui ke-Tuhan-an hakikat Isa dapat dianalogikan dengan mengakui ke-bukan-makhluk-an hakikat kitab Allah.

Trinitas Asli Dalam Alkitab Menimani Bahwa Allah Tritunggal, Allah Memiliki Tiga Pribadi.

(Sumber: http://www.yesusjiwaku.com/info/pandangan-yang-salah-besar-dan-mengada-ngada-tentang-trinitas-dalam-alquran)

Menarik apa yg dianalogikan admin pada akhir artikel di atas sbb:
Trinitas dapat didemonstrasikan melalui contoh-contoh seperti kecerdasan, pikiran dan perkataan; ketiga hal ini berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkan dari sesuatu hal. Demikian pula api, terang dan hawa panas adalah tiga hal yang berbeda namun merupakan aspek-aspek yang tidak terpisahkandari sesuatu. Jika hal itu sangat mungkin terjadi di alam jasmaniah/fisik, bukankah terlebih lagi dalam alam spiritual? Penyataan Alkitab mengenai 3 pribadi berbeda namun tidak terpisahkan dalam ke-Tuhan-an yang Esa sesungguhnya bukanlah hal yang mustahil.
jimat muslim
Reply| 15 Sep 2013 20:01:43
Anda diajarkan memang untuk berdebat dan lawan anda pun harus pendebat,,,,
klo memang anda merasa benar kenapa g debat secara jantan di dunia nyata mas dengan para pendebat Islam,

jimat
iiiii seyeemmm
bukannya seyem ama pendebatnya Islam tapi ama masanya yang bawa pentungan dan golok

gampang
ko sekarang forum debat lintas agama sudah banyak dan banyak medianya..

jimat
emang di sini bukan media yah???
oh tak kira ini cuman surat yang dilampiri SKCK sama materai 6000

menyedihkan cara anda berdebat,saran ane cari lawan yang seimbang mas,,,

jimat
emang kamu termasuk yang seimbang???
kalau tidak panggil yang seimbang kesini yah ditunggu lho. . . .

pendebat y lawannya pendebat..ap modal anda cuma copas?jadi ilmu cetek buat berdebat secara ilmiah di dunia nyata?

jimat
Apakah kamu termasuk yang cetek???
Kalau tidak tunjukan dong di sini buktikan kalau kamu tidak cetek.

atau anda hanya mahluk halus yang cuma ada di dunia maya?

jimat
Ada 3 jenis kelompok jawaban dari
Muslimers:
1. Yang paling pinter bilang penulisnya bodoh.
2. Yang setengah pinter pasti OOT kemana mana.
3. Yang paling bodoh bilang IMANNYA tambah kuat.
4.nuduh tanpa bukti otomatis orang yang dituduh salah dan si penuduh benar

termasuk yang manakah anda
hanya_orang_pengecut_yang berkoar Di dunia maya
Reply| 15 Sep 2013 02:43:46
Anda diajarkan memang untuk berdebat dan lawan anda pun harus pendebat,,,,
klo memang anda merasa benar kenapa g debat secara jantan di dunia nyata mas dengan para pendebat Islam,,,,gampang ko sekarang forum debat lintas agama sudah banyak dan banyak medianya..

menyedihkan cara anda berdebat,saran ane cari lawan yang seimbang mas,,,pendebat y lawannya pendebat..ap modal anda cuma copas?jadi ilmu cetek buat berdebat secara ilmiah di dunia nyata?
atau anda hanya mahluk halus yang cuma ada di dunia maya?
hakkullah
Reply| 23 Aug 2013 11:30:30
@mhd6114
nah, sekarang gue tanye. loe mempermasalah gak tentang "kami". sebelum loe ungkapin, sudah gue tahu itu tanpa loe kasih tahu...yang ade otak loe adalah sama dengan sibolis..jadi, gak masalah dong..dan begitu aje, loe sudah mareh, apalagi gue hina loe. tentu loe gak akan terima..kalau seandainya Allah swt tidak melarang menghina agama loe atau keyakinan loe, pastilah loe gak akan tahan penghinaannya..karena di dalam alkitab loe aje, gak ade larangan untuk menghina agam lain atau keyakinan orang lain..alkitab dengan alquran, bedanya: adalah tidak lengkap selengkap alquran. sehingga, ditambah-tambahkan oleh ummat kristen yang tidak ada di dalam alkitab untuk mengoreksi alquran atau menghina alquran..emangnya yang kamu agung-agungkan seperti robert spancer atau teman yang serupa, apakah mereka utusan Allah swt?. saya kira bukan utusan Allah swt..carilah informasi yang benar!!!.. loe menuduh gue, gak masalah..tapi kalau loe sudah sampai menuduh Allah dan Rasul-Nya yang bukan-bukan tanpa didasari ilmu yang benar, yang rugi diri loe, bukan diri gue atau kaum muslimin...siksaan atau azab Allah lebih pedih loe.. nanti, mungkin gue akan salah tempat lagi, semua dituju ke arah loe...karena otak loe dan teman loe itu sama, yaitu sama-sama membicarakan hal yang sama, cuma beda kata, intinya sama..

Allah swt berfirman:
( 39 ) Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(Albaqorah:39)

( 97 ) Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.
( 98 ) Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.
( 99 ) Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik.
( 100 ) Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.
( 101 ) Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah).

(Albaqorah)

waallahu a'lam..terima kasih
jimat muslim
Reply| 22 Aug 2013 12:55:58
ya makasih ya om stiap informasinya. . . .
Dari stiap info om yang dapat dipercaya sangat aku butuhkan untuk melapisi tembok imanku.
mhd61l4
Reply| 21 Aug 2013 23:33:43
BETAPA JENIUSNYA DIKAU.....
TIDAK MEMBACA APA YANG HENDAK KAMU TANGGAPI, LANGSUNG MENUDUH!!!!!!

BACALAH..... BACALAH.... BACALAH.....

Aku tidak akan mencekikmu, karena aku bukan JIBRIL si MALAIKAT IBLIS!!!!!

BACALAH !!!!!!!!!!!! BACALAH!!!!!!!!!! BACALAH!!!!!!!!!!!

Baru komentari!!!!!

DASAR JENIUS ALA ISLAM... yang penting NGOTOT!!!!!!!!!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top