Penipuan Toleransi Islam

Bila seorang Muslim tersenyum dan mengatakan betapa ia mengasihi negara anda dan betapa ia ingin menjadi sahabat anda, ingatlah hadith berikut ini “(Sesungguhnya) kami tersenyum pada beberapa orang, sementara hati kami mengutuki (orang-orang yang sama itu)” [Fath Al-B?ri, 10:544, dikutip dalam Ibn Kathir, Tafsir, vol. 2, h. 141-143]

Oleh: Ali Sina (15 Agustus 2013)

Hai Ali

Telah terjadi beberapa kerusuhan antara orang Hindu dengan orang Muslim di Kashmir minggu lalu. Berita (lihat: news item) yang beredar mengatakan bahwa sekelompok orang Muslim menjaga keamanan berlangsungnya prosesi pernikahan Hindu untuk melindungi mereka dari orang-orang Muslim lainnya yang hendak melakukan kerusuhan di wilayah mayoritas Muslim. Dikatakan bahwa “Nabi Muhammad berkata kelompok minoritas adalah amanat sakralku bagi Umat Muslim. Sudah menjadi kewajiban religius kita untuk melindungi mereka”. Jika Islam itu jahat lalu mengapa orang-orang Muslim ini melindungi kelompok minoritas?

Saya sendiri adalah seorang Hindu dan saya tidak sedang membela Islam. Saya hanya ingin mengetahui yang sebenarnya. Sesungguhnya mengapa orang-orang Muslim ini melindungi kelompok minoritas apabila Islam mengajarkan kebencian?

Gaurav yang baik,

Muhammad tidak pernah mengatakan bahwa kelompok minoritas adalah amanat sakralku bagi Umat Muslim. Klaim ini benar-benar dusta. Ia berkata, “orang-orang yang musyrik itu najis” (Sura 9:28), “janganlah jadikan mereka sebagai teman dan pelindungmu/wali sekalipun mereka adalah bapa dan saudara-saudaramu” (bdk.Sura 9:23). “Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka” (Sura 9:14), dan karena “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk” (Sura 9:29). Ia tidak menganjurkan untuk melindungi orang-orang tidak beriman; ia memerintahkan untuk memerangi mereka (Sura 25:52), membantai mereka dimanapun kamu menemukan mereka (Sura 2:191), dan aku akan memasukkan teror ke dalam hati mereka (Sura 2:191).

Ini hanyalah puncak gunung es. Seperti yang anda lihat, tidak ada toleransi dalam ayat-ayat ini.  Fakta bahwa beberapa orang Muslim melindungi orang Hindu dari orang Muslim lainnya adalah bukti bahwa Islam tidaklah damai. Mengapa orang-orang Hindu tersebut membutuhkan perlindungan? Jelas bahwa Islam ditafsirkan secara berbeda oleh setiap orang Muslim. Penafsiran siapakah yang benar?

Saya mengutip beberapa ayat yang membenarkan kekerasan. Quran dan hadith dipenuhi pengajaran kebencian. Apakah ada pengajaran yang baik seperti yang telah anda kutip? Tidak satupun. Pengajaran yang mengatakan bahwa “kelompok minoritas adalah amanat sakralku” adalah dusta. Saya telah mendengarnya berulangkali, tetapi itu tidak ada dalam buku-buku kanon Islam. Jika pengajaran seperti itu memang ada, maka itu akan bertentangan dengan semua pengajaran Muhammad lainnya.

Sekarang pertanyaannya adalah mengapa orang Muslim merekayasa pengajaran seperti itu sedangkan itu bertentangan dengan agama mereka? Ada dua alasan.

Alasan pertama adalah mereka tidak tahu apa-apa tentang Islam dan memproyeksikan kebajikan alamiah mereka terhadap agama mereka. Semua orang dilahirkan baik. Kita menjadi jahat oleh karena indoktrinasi-indoktrinasi palsu dan pengajaran-pengajaran yang buruk. Letakkanlah bayi-bayi dari latarbelakang ras dan agama (orangtuanya) yang berbeda dalam satu ruangan, maka anda akan melihat mereka bermain bersama dan sama sekali tidak memedulikan apa warna kulit atau agama mereka. Mereka akan bertengkar soal mainan tetapi tidak pernah soal ras atau agama. Melalui indoktrinasi, anak-anak ini dapat menumbuhkan kebencian terhadap sesama berkenaan dengan agama atau warna kulit. Banyak orang Muslim tidak mengetahui bahwa Islam mewajibkan mereka membenci non Muslim. Jika orang Muslim bertoleransi, itu karena mereka tidak tahu apa-apa tentang agama mereka.

Tetapi ini tidak berarti bahwa mereka akan tetap bertoleransi. Yang diperlukan hanyalah seseorang dengan pengetahuan yang lebih baik tentang Islam yang menunjukkan pada mereka ayat-ayat dalam Quran yang dipenuhi kebencian dan “mentobatkan” mereka menjadi binatang-binatang pembunuh. Saya dapat melakukannya hanya dalam waktu beberapa jam. Berikanlah pada saya seorang pemuda Muslim yang mudah terkesan, dan saya akan memberikan kepada anda seorang teroris di penghujung hari. Itu sangat mudah. Yang harus anda lakukan hanyalah membacakan Quran kepada mereka dan menunjukkan beberapa hadith. Saya dapat membuat orang Muslim manapun merasa bersalah dan takut akan neraka karena telah bersahabat dan bersikap toleran kepada non Muslim.

Alasan lainnya adalah orang Muslim itu penipu. Jihad mempunyai dua sayap: teror dan tipu daya (ro’b dan taqiyah). Beberapa orang Muslim adalah spesialis dalam teror dan yang lainnya spesialis tipu daya. Jadi ada orang Muslim yang berlagak sebagai pelindung anda dan akan berkata pada anda bahwa Muhammad mengatakan kelompok minoritas adalah amanat sakralnya. Muhammad tidak pernah berkata demikian. Ini adalah permainan tipu daya yang dimaksudkan untuk membodohi orang dan itu berhasil. Jelaslah anda berhasil ditipunya. Anda terkesan dengan penipuan ini dan anda bertanya-tanya jika Islam itu jahat lalu bagaimana bisa ada orang Muslim yang melindungi para tetangga Hindu mereka dari sesama mereka orang Muslim.

Jika Islam adalah agama yang toleran, orang hindu tidak akan membutuhkan perlindungan. Adakah anda melihat orang Kristen, Hindu atau Budha melindungi kelompok minoritas yang ada di tengah mereka dari sesamanya penganut Kristen, Hindu dan Budha? Itu sama sekali tidak diperlukan!

Orang Muslim sering melakukan hal-hal yang baik tetapi mereka tidak pernah melakukannya diam-diam demi kebajikan itu sendiri. Kebajikan mereka senantiasa disertai dengan perhatian besar dari media. Niatnya adalah untuk mempromosikan Islam melalui propaganda. Sebagai contoh, sebuah keluarga Muslim pindah ke sebuah lingkungan dimana mereka adalah minoritas. Mereka mengundang para tetangga mereka untuk makan malam atau membagikan makanan takjil selama bulan Ramadan kepada para tetangga mereka yang non Muslim. Tujuannya adalah untuk mengislamkan mereka. Mereka selalu mengingatkan orang lain bahwa alasan mengapa mereka bersikap semanis merpati seperti itu adalah karena diwajibkan oleh agama mereka. Tetapi itu adalah tipu daya. Mengapa mereka tidak pernah menunjukkan kasih seperti ini kepada kelompok minoritas di negara-negara Muslim dimana non Muslim mendapatkan penganiayaan secara sistematis? Mengapa kelompok minoritas di negara-negara Muslim membutuhkan perlindungan?

Setiap kebajikan yang dilakukan orang Muslim dirancang untuk membuat anda terkesan. Ia selalu mempunyai agenda tersembunyi. Seorang Muslim tidak akan berbuat baik, kecuali ia berniat menipu anda. Atau, ia tidak tahu apa-apa tentang agamanya.

Imam Ghazzali (1058-1111), seorang cendekiawan Islam ternama mengatakan, “Berbicara adalah sarana untuk mencapai tujuan. Jika pujian dapat diperoleh baik melalui mengatakan kebenaran atau berdusta, maka tidak diperbolehkan mendapatkannya melalui dusta karena tidak perlu berbuat demikian. Jika dimungkinkan mencapai tujuan tersebut dengan berdusta dan tidak mengatakan kebenaran, maka dusta diijinkan untuk memungkinkan tercapainya tujuan. [Ahmad Ibn Naqib al-Misri, The Reliance of the Traveler, diterjemahkan oleh Nuh Ha Mim Keller, Amana publications, 1997, bagian r8.2, h. 745].

Bagi seorang Muslim tidak ada tujuan yang lebih mulia selain dari mempromosikan Islam. Bila seorang Muslim tersenyum dan mengatakan betapa ia mengasihi negara anda dan betapa ia ingin menjadi sahabat anda, ingatlah hadith berikut ini “(Sesungguhnya) kami tersenyum pada beberapa orang, sementara hati kami mengutuki (orang-orang yang sama itu)” [Fath Al-B?ri, 10:544, dikutip dalam Ibn Kathir, Tafsir, vol. 2, h. 141-143]

Indonesian.alisina.org


20 comments Add a Comment
Frain Fauna
Reply| 23 Nov 2013 01:49:28
anda yang di atas, sambungan ayat di atas, at-taubah [9:6] Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.
[9:7] Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
[9:8] Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian).
[9:9] Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.
[9:10] Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mu'min dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
[9:11] Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.
[9:12] Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti.
[9:13] Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
[9:14] Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.
[9:15] dan menghilangkan panas hati orang-orang mu'min. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakiNya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
bagaimana kalian bilang islam tidak punya toleransi,, atas dasar apa anda bilang tipuan toleransi islam.
borudayak
Reply| 20 Sep 2013 03:22:28
wahhh hebat sekali amerika itu bisa membuat tsunami, gimana caranya yaaaa (?????)
pasti orang muslim amerika tuhhh yang nyiptain, kan muslim yang paling jenius banget sangat sekali tiada dua dan tiada tara nyaaaa

hahahahaaaaaaaayg mau jenius sono jadi muslim gih, air kencing bisa jadi obat dan taikkk bisa dimakann

orang kafir makan yang normalnya makanan manusia aja lahh....biari aja ga jadi jenius gapapa asal ga jadi binatang.
unity
Reply| 17 Sep 2013 20:21:34
@Sibolisnaburju

Allow SWT yang bergelar Khairul Makirin yakk...
Sibolisnaburju
Reply| 13 Sep 2013 23:44:57
allow eswete gitu lho... (?????)
islamquranhadist
Reply| 26 Aug 2013 19:37:44
Wow..... ANDA JENIUS LUAR BIASA....

Karena saya bodoh, itu maksudnya apa?
Sanggahan. dukungan atau ????!!!!!
Artikelnya dah dibaca belum?

Oh ya.... ORANG JENIUS NGGA PERLU BACA, yang penting komentar.
Bacalah...bacalah....bacalah......
unity
Reply| 26 Aug 2013 13:28:42
Bagaimana mungkin Pencipta alam semesta ini bisa begitu kejam? Qur’an memerintahkan untuk membunuh orang tidak beriman dimana saja mereka ditemukan (Sura 2:191), membunuh mereka dan memperlakukan mereka dengan keras (Sura 9:123), memerangi mereka (Sura 8:65), hingga tidak ada lagi agama lain yang tersisa selain Islam (Sura 2:193), menghina mereka dan memaksa mereka membayar pajak jika mereka adalah orang Kristen atau Yahudi (Sura 9:29), membantai mereka jika mereka adalah penyembah berhala (Sura 9:5), menyalibkan atau memotong tangan dan kaki mereka, dan mengusir mereka dari negeri mereka dengan rasa malu. Dan jika ini belum cukup, kepada orang Muslim diberitahukan bahwa orang-orang yang tidak beriman “akan mendapat siksaan yang besar di akhirat” (Sura 5:33), tidak bersahabat dengan bapak-bapak dan saudara-saudara mereka sendiri jika mereka bukanlah orang-orang yang beriman (Sura 3:28, 9:23), membunuh keluarga mereka sendiri di perang Badr dan Uhud, dan “berjihadlah terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad yang besar” (Sura 25:52) dan bersikap keras terhadap mereka karena tempat mereka adalah di neraka (Sura 66:9).
syharr
Reply| 26 Aug 2013 13:06:36
sok tahu tapi tidak tahu... lw tak tau usah bilang tahu.. semua yang menjelekkan Islam sebenarnya dia tidak tahu.. baru bisa ngomong sudah sombong .. padahal semuanya fitnah.. mau tau.. atau tidak mau tau ?.. orang yang mendalami agamanya itu tidak menjelek-jelekan agama orang lain yang .. berarti yang komen-komen tadi cuma centeng-centeng kaleng yang busuk doank... padahal dia tidak tahu tahun dia sebenarnya.. duh....... kacian banget.. maklumlah yang dia tau cuma sekedar fitnah..
unity
Reply| 26 Aug 2013 12:31:38
QS At-Tawbah 9:5

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

Terlalu...!!! sungguh ajaran yang penuh dengan kebencian dan kekejaman, darah orang kafir halal untuk dibunuh dan diperlakukan dengan tidak adil...
Guntur
Reply| 25 Aug 2013 00:05:27
@kosaki

Azab itu hanya untuk kafir, menurut muslim
Guntur
Reply| 25 Aug 2013 00:03:16
@broto

Anda belum pernah kena taqiya Islam.
Terorist punya senyum yang ramah, lemah lembut.
jimat muslim
Reply| 24 Aug 2013 12:35:27
ya namanya juga ilmu jungkir balik aka Islam yang bener-bener jadi salah dan yang salah salah ya itu kebenaran Islam.
jimat muslim
Reply| 24 Aug 2013 12:34:40
ya namanya juga ilmu jungkir balik aka Islam yang bener-bener jadi salah dan yang salah salah ya itu kebenaran Islam.
kosaki
Reply| 24 Aug 2013 11:58:41
Wah kalau benar begitu..kira-kira kalau menyusup ke Mekah terus merayakan natal apakah ada tsunami juga ya di Mekah?? tsunami pasir kali ya kan jauh dari laut.....
Ronz
Reply| 23 Aug 2013 23:48:16
Benar bung..kita di sini ga memusuhi muslim..tapi ajarannya..
kita di sini berusaha membongkar kebusukan ajaran Islam..supaya muslim tau kebenaran Islam..bahwa Islam itu jahat..
jimat muslim
Reply| 23 Aug 2013 15:38:54
Masih mending dikatakan ulahnya amerika diblok lain ada juga yang mengatakan kalau tsunami karna Allah swt marah dengan umat Kristen yang merayakan natal, , ,hebatkan putar baliknya jurus mabok ala muslim
broto
Reply| 23 Aug 2013 14:08:00
Sebaiknya kita sebagai kaum minoritas, tidak memusuhi kaum muslim, melainkan mengasihi mereka, karena mereka demikan, disebabkan oleh nabi junjungan mereka ...
mhd61l4
Reply| 23 Aug 2013 11:45:50
Hush..... bukan saking bodohnya...... lebih tepatnya SAKING JENIUSNYA
tentu ya ala ISLAM!!!
kosaki
Reply| 23 Aug 2013 11:27:09
Di forum sebelah malah ada yang lebih parah lagi...bencana tsunami Aceh diklaim ulahnya Amerika Serikat, entah saking hebatnya yang mengklaim atau saking bodohnya dia...
mhd61l4
Reply| 23 Aug 2013 00:22:24
Anehnya lagi, kerusuhan di Mesir dituduhkan karena di dalangi ISRAEL..!!!!

Biasalah, seputar dunia Islam...... wong cabul, penipu, pedofil, perampok, pembunuh aja dianggap berbudi agung dan berahklak mulia.... tipuan apa yang ngga bisa dilakukan Islam.

AJARAN TIPU TIPU, sembahannya aja ngaku PENIPU ULUNG, KHAIRUL MAKARIN.!!!
lucu
Reply| 22 Aug 2013 15:44:21
hahahaha..... agama Islam memang berdiri atas dasar keBOHONGan...... (artikel yang sangat bagus).
Fetching more Comments...
↑ Back to Top