Test Keperawanan Siswi: Mencontohi Test & Fatwa Aurat di Timur Tengah?

Absurditas fatwa tidak hanya dimonopoli oleh MUI, melainkan juga banyak terjadi di sejumlah Ulil ‘Amri di Timur Tengah, yaitu pemimpin atau Ulama yang berhak menetapkan fatwa! Dan lihatlah betapa kualitas mereka yang menetapkan fatwa menurut “pemahaman-ilahiahnya”, khususnya berkaitan dengan gender wanita yang mereka dinilai oleh Muhammad “separuh harga dari lelaki” dan “tekor otak dan agamanya” dan “semua bagian wanita adalah aurat, kecuali ujung kaki dan tangannya.

 

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mempersoalkan tes keperawanan untuk siswi sekolah menengah atas yang bakal diterapkan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. "Untuk apa sih dilakukan tes virginity itu? Untuk apa?" kata Nuh, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2013.

Jika memang ditujukan untuk mengetahui siswi yang pernah berhubungan intim di luar nikah, sehingga siswi itu dinilai tak perawan lagi, Nuh tetap tak melihat pentingnya pelaksanaan tes keperawanan. "Terus mau diapain kalau sudah tahu bahwa dia telah melakukan itu? Apakah dia tidak boleh sekolah? Atau apa?" ujar Nuh. Selain itu, Nuh juga mempersoalkan tes yang hanya ditujukan untuk kaum perempuan. "Terus yang laki-laki ada nggak tes keperjakaan? Ada nggak tes itu? ucapnya. Karena itu, Nuh justru menilai tes semacam itu bersifat kontraproduktif. "Kalau tujuannya untuk perbaikan, ada cara lain yang lebih mulia."

Pengamat pendidikan Arif Rahman Hakim meminta pemerintah daerah mengubah nama tes keperawanan menjadi tes kesehatan. Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, berencana membuat tes keperawanan untuk seluruh siswi SMA dan sederajat pada tahun ajaran 2014. Dana tes keperawanan itu nantinya akan diajukan dalam anggaran APBD 2014. "Itu kebijakan daerah, saya minta namanya jangan tes keperawanan, tapi tes kesehatan yang di dalamnya termasuk tes keperawanan. Kalau dibilang tes keperawanan, itu kurang baik," kata Arif.

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Koalisi Reformasi Pendidikan, Daniel M Rosyied, meminta Wali Kota Prabumulih segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih, Sumatera Selatan, HM. Rasyid. Rasyid dinilai tak kompeten dalam menjalankan tugas lantaran berencana mengeluarkan aturan yang mewajibkan tes keperawanan bagi siswi sekolah menengah atas dan sederajat.

“Itu kebijakan ngawur dan tak berorientasi pada pelayanan untuk murid,” kata Daniel saat dihubungi, Rabu, 21 Agustus 2013. Kebijakan yang rencananya akan diberlakukan mulai tahun depan itu dinilai menzalimi hak siswi….Kebijakan ini, kata Daniel, tak bisa dijadikan alasan untuk menangkal pergaulan bebas di kalangan siswa menengah atas yang terus meluas. … (Usulan) tes keperawanan merupakan bukti jeleknya sistem dan paradigma pendidikan yang selama ini dibangun. “Ini kebijakan yang konyol dan tak masuk akal” ….

 

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Jawa Timur, mendorong pemerintah untuk membuat undang-undang berkaitan dengan tes keperawanan bagi calon siswa untuk masuk sekolah.

Pasalnya, di Kabupaten Pamekasan saja, sudah ada konsensus bagi sekolah-sekolah yang harus mengeluarkan siswa jika sudah tidak perawan atau karena melakukan praktik seks bebas….

 

KOMENTAR AWAM (dari Siti Khadijah):

Kami—orang tua murid dan para siswi-- amat prihatin dan getir akan munculnya gagasan “Pahlawan Islam” yang kesiangan dan kebablasan! Sudah lama, dengan cara berdikit-dikit (dan sesekali terang-terangan) para pemimpin masyarakat kita melakukan Jihad-Siluman (Stealth Jihad) demi kepentingan kelompok kekuasaan maupun Islam yang sebenarnya jauh dari kepentingan pokok dan keadaban rakyat umum kita. Celakanya ini sering dimotori oleh MUI sendiri yang tadinya dianggap sebagai pusat otoritas bagi pengawalan jalan-lurus dan kebenaran islami bagi umat di Indonesia. Tapi nyatanya justru sering menerbitkan fatwa-fatwa yang kontroversial, tetek bengek, tak berguna, kebablasan bahkan salah kaprah! Alasan yang dipakai sebagai pendalilan saja sudah tekor-intelek dan nyata kurang logika yang lurus, sehingga tidak jarang harus menjilat lidah sendiri lagi sesaat setelah diumumkan, namun mendapat kritikan pedas dari masyarakat. “Test Keperawanan” misalnya buru-buru diubah menjadi “Test Kesehatan”. Ini adalah sebentuk fatwa ketidak-becusan yang terpaksa buru-buru ditutupi (walau tanpa hasil) dengan tipu-daya yang sungguh memalukan Islam karena memperlihatkan banyak akal-akalan Islam secara intern.

Alhasil, masyarakat luas mulai sadar dan karenanya mendiskreditkan MUI sepertinya terlalu konservatif, insensitif, atau amatiran sehingga kurang mampu memahami persis apa yang mereka tengah fatwakan secara berlebihan bahkan terkesan obral. Dalam pelbagai forum masyarakat mulai menteriakkan: “Kita tidak perlu mempercayai para Imam secara membabi-buta”. Imam Malik memang berkata, dan itu yang dikutip:

“Saya hanyalah manusia terkadang salah dan terkadang benar, oleh karena itu telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan al-Qur’an dan as-Sunnah ambillah dan bila tidak sesuai tinggalkanlah”.

Kita masih ingat betapa fatwa MUI berujung menjadi semacam olokan masyarakat ketika menfatwakan ‘Pluralisme, Sekularisme, dan Liberalisme’, sehingga sangat tertempelak kredibilitasnya sebagai badan fatwa yang “par excellence”. Begitu pula dengan fatwa kontroversil MUI agar umat Muslim jangan memberikan ucapan Selamat Natal bagi umat Nasrani. Sedemikian tekor logika fatwanya sehingga tokoh-tokoh seperti Dr. Quraish Shihab dan Yusuf Kala pun terang-terangan menentang dan mengabaikannya.  "Saya ucapkan selamat Natal bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Jusuf Kalla di Kupang, Desember tahun lalu.

 

 

Lalu fatwa Kopi Luwak yang tadinya dinyatakan haram, dan setelah ramai dikritik maka menjadi HALAL karena bisa bersilat lidah untuk buru-buru digolongkan kedalam kategori “mutanajis” (suatu yang suci lalu kena najis menjadi haram) dan itu bisa disucikan halal kembali dengan mencucinya! Begitu pula kontroversinya dalam pelbagai fatwa-fatwa lain seperti fatwa tentang merokok yang akhirnya terbagi antara makruh dan haram, fatwa memilih pemimpin dan golput, tentang masalah yoga, rambut rebounding, penumpang ojek wanita dst, dst…

Tapi absurditas fatwa tidak hanya dimonopoli oleh MUI, melainkan juga banyak terjadi di sejumlah Ulil ‘Amri di Timur Tengah, yaitu pemimpin atau Ulama yang berhak menetapkan fatwa! Dan lihatlah betapa kualitas mereka yang menetapkan fatwa menurut “pemahaman-ilahiahnya”, khususnya berkaitan dengan gender wanita yang mereka dinilai oleh Muhammad “separuh harga dari lelaki” dan “tekor otak dan agamanya” dan “semua bagian wanita adalah aurat, kecuali ujung kaki dan tangannya”…. Maaf, saya kapok jadi muslimah! (Siti Khadijah).

 

FATWA: HAI MUSLIMAH YANG BERIMAN, ONANI-LAH ENGKAU DENGAN TERONG!

 

 

“Jika seorang wanita tidak bersuami namun nafsu birahinya memuncak, maka sebagian‘ulama kami berkata: ‘Boleh baginya mengambil kulit lunak yang berbentuk batang dzakar atau mengambil ketimun atau terong berukuran mini lalu ia masukkan ke dalam lubang vaginanya (untuk melakukan onani)!’”. (Fatwa Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah -Rahimahumullah- di dalam kitabnya yang bernama ‘Badai’u Fawaid’).

[Bagaimana kalau dengan jari, penis-palsu yang berbaterai-getar dll?]

 

FATWA: HAI ANAK PEREMPUAN, JAUHILAH DUDUKMU TERHADAP AYAHMU DENGAN DIDAMPINGI BUNDAMU:

 

“Janganlah sekali-kali anak perempuan duduk berdua dengan ayahnya tanpa didampingi oleh ibunya!” (Syaikh Al-’Arifi -Rahimahumullah- ). 

[Ayah kan laki-laki yang paling mahram bagi istri dan anak gadisnya? Kok sekarang jadi haram duduk berdua di ruangan? Dasar sex-arab lu! Pikirin aurat melulu!]

 

FATWA: HAI WANITA, KALIAN BERDOSA BESAR KALAU TURUN KE LAUT!  


“Termasuk dari dosa-dosa besar, perempuan turun ke laut. Sekalipun berhijab. Karena laut itu laki-laki. Bila air laut masuk ke dalam vagina nya, maka dia berzinah dan jatuh hadd kepadanya!” (Ulama Dr Ali Ar-Rabi’). [Laut itu laki-laki? Lalu dianggap menzinahi wanita? Sesatlah islammu!]

 

FATWA: HAI WANITA, TANGGALKAN BRA (BH) MU!

 

 Seseorang bertanya: “Apa hukumnya jika seorang perempuan mengenakan bra?”

‘Abdullah bin Jibrin dalam Fatawa Al-Lajnah menjawab:

“Banyak perempuan yang memakai bra untuk mengangkat payudara mereka supaya mereka terlihat menarik dan lebih muda seperti seorang gadis. Memakai bra untuk tujuan ini hukumnya haram. Jika bra dipakai untuk mencegah rusaknya payudara maka ini dibolehkan, tetapi hanya sesuai kebutuhan saja!” [Perempuan harus kelihatan buruk? Tak boleh cantik dan look younger? Pantesan harus disungkup kain ninja!].

 

 

 


12 comments Add a Comment
Mimie
Reply| 10 Nov 2013 09:04:36
@ TrustMan
ALQURAN ERROR OTAK MUSLIM TEKOR......COCOK
Tolong dicatat,ini bayi-bayi hasil biologis secara halal.
Berani ungkit,? Baca di Quran dan duplikatnya diblog ini
BUDAK ITU HALAL .
TrustMan
Reply| 09 Nov 2013 17:08:39
@ mimi
Dan T.K.I yang pulang dari tanah Arab, pulangnya membawa anak karena majikannya MENIRU NABI, menabur benih di vagina istri rakyat Indonesia ( yang dianggap cuma hamba atau budak )
Dan umat muslimin TERNYATA BUNGKAM.
Mungkin kalo protes di kedubes Arab, bisa dilarang naek Haji
TrustMan
Reply| 09 Nov 2013 17:03:11
Umat muslim di Indonesia sangat membanggakan nabi M.
Semua yang dari Arab maunya ditiru.
Padahal fakta yang ada , free sex para kafirun dianggap haram.
Tapi jihad sex ( sex rame-rame salome ) dihalalkan, juga sex sukarela berjamaah di masjid
untuk kumpul uang buat beli senjata juga dihalalkan.

Fakta teranyar, perang saudara di Iraq, di Libya, dan di Syria ternyata berbasis permusuhan kelompok syiah dengan sunni. Yang diawali karena Fatimah putri nabi dengan Siti Khodijah yang kawin dengan Ali Putra Kaabah ternyata TIDAK DIBERI WARISAN oleh Abu Bakar sang mertua nabi ( ayah(Aisyah) tanpa alasan yang jelas (melanggar Quran).

JADI KEKUSUTAN. YANG DIAWALI. EKSES. POLIGAMI. DAN MELANGGAR. QURAN
yang terjadi di Tim Tengah ini juga yang ahirnya akan ditiru oleh muslim di Indonesia ???
SEMOGA. MUSLIM. CEPAT. SADAR. .
TrustMan
Reply| 21 Sep 2013 09:21:56
Wah itu berdasarkan petunjuk "junjungan kaum muslimin" atau gimana.
Mari kita telaah kasus Aisyah yang pada usia 9 tahun di ajak adegan ranjanga sama " junjungan muslimin ". Teoritis alat vitalnya akan mengalami robek.
Kecuali dari usia 6 sampai 9 tahun sudah diajarkan penggunaan terong.
Atau mungkinkah " pake jurus oral sex wae "????
Mimie
Reply| 12 Sep 2013 01:07:47
Hai muslimah, betapa rendahnya kalian dalam pandangan Islam
FATWA: HAI MUSLIMAH YANG BERIMAN, ONANI-LAH ENGKAU DENGAN TERONG!
Bagaimana dengan muslimin?Mudah,tak perlu fatwa lagi, pembantu itu halal. Dicontohkan nabinya yang mengauli pembantunya di ranjang istrinya.
TERLALU............
lhadalah baru tahu aku
Reply| 27 Aug 2013 22:46:24
Artikel yang sangat menarik dan mengemplang telak kabahlulan ala arabia al anjrit, masyarakat udah pinter dan ngerti logika dan rasional dalam kemajemukan masyarakat, aturanya jelas dan mudah dimngerti bahwasanya wanita adalah lebih rendah derajatnya dari pria, dan konyolnya lagi, ada gak alat buat test keperjakaan? jawabannya? tanya kenapa?
islamquranhadist
Reply| 26 Aug 2013 19:28:08
@ XXX

Wow..... ANDA SUPER JENIUS.

Anda mengatakan:
Pada hakekatnya mu’min sejati itu banyak difitnah dan terus dimusuhi oleh muslim yang bodoh dan tidak mau belajar dan masa bodoh dan dari golongan kafir munafik yang dimotori setan dan iblis…

Tanggapan:
Apakah anda termasuk mukmin yang sejati?
Apakah yang dimaksud MUSLIM YANG BODOH?
Siapakah kafir munafik yang anda maksud?

Mohon dijelaskan, karena jujur saja, saya mengaku bodoh dibanding anda yang JENIUS.

Yang saya tahu SETAN itu utusan ALLOW SWT.
Yang saya tahu IBLIS itu berkerja sama dengan ALLOW SWT.

Allow swt menyesatkan siapa yang hendak disesatkan.
Allow swt bekerja sama dengan setan-setan untuk menyesatkan
Allow swt mengirimkan setan-setan untuk menyesatkan
Allow swt menundukkan setan-setan dan menjadi RAJA SETAN.

Allow swt berbagi tugas dengan IBLIS untuk menyesatkan.

Saya yang bodoh ini cuma tahu BERDASARKAN QURAN bahwa ISLAM AGAMA ALLOW SWT adalah AGAMA IBLIS

IBLIS golongan jin sebagaimana ADAM golongan manusia.
IBLIS = JIN sebagaimana ADAM = MANUSIA

KAUM IBLIS dan KAUM ADAM beragama ISLAM disebut MUSLIM.

APA AGAMA IBLIS? ISLAM, yaitu agama ALLOW SWT.

Luar biasa.... ISLAM AGAMA ALLOW SWT dan AGAMA IBLIS!!!!!

Selamat, anda mukmin sejati berarti ANDA JENIUS.......
kosaki
Reply| 26 Aug 2013 11:49:24
Anda sedang mengomentari diri anda sendiri ya??
kosaki
Reply| 26 Aug 2013 11:48:46
Yang seperti itu namanya quality control, biasa dilakukan oleh perusahaan atas produknya..jadi wanita di dalam Islam secara kualitas dinilai dari keperawanannya --- yang pasti mempengaruhi nilai jualnya.
syharr
Reply| 26 Aug 2013 11:20:04
Mempelajari ajaran yang salah tapi tidak tahu mana yang benar. Membicarakan aib orang tetapi dirinya jauh lebih busuk. Pada hakekatnya mu'min sejati itu banyak difitnah dan terus dimusuhi oleh muslim yang bodoh dan tidak mau belajar dan masa bodoh dan dari golongan kafir munafik yang dimotori setan dan iblis...
lucu
Reply| 24 Aug 2013 21:22:43
hahaha........ siswi yang masih perawan dipisahin dari siswi yang ga' perawan biar para ustad lebih gampang milih gadis-gadis yang masih perawan.... belajar dari kasus Aceng Fikri kali'? kan langsung ditinggalin gara-gara udah ga perawan....
KlaimMuslim
Reply| 24 Aug 2013 12:55:11
Bunda Siti Khadijah, Anda kapok jadi Muslim?
Saya bersaksi: banyak teman bunda sekarang ini.
Terang-terangan atau masih was-was.
Jihad terus Bu, dengan ungkapi kekapokan ibu.
Salam.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top