Cara Allah, Quran dan Islam Memuliakan Wanita

QS An-Nisa 34, "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.


130 comments Add a Comment
islamquranhadist
Reply| 14 Feb 2014 13:53:59
Sayangnya IBLIS memisahkan manusia dari hati nya:

http://quran.com/8/24
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya IBLIS membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

Kamu setuju kan?
jangan sombong
Reply| 14 Feb 2014 01:52:06
Sadarlah gunakan hati nuranimu
islamquranhadist
Reply| 14 Jan 2014 20:06:39
wini96
on January 9, 2014 at 1:56 pm said:
Sorryy lah yawwww kalo kita saudara iblis…banyak banget surat di Al-Qur’an untuk menghalau iblis
-----------------------------------------------

Makanya baca AL QURAN YANG JELAS ITU:

IBLIS adalah golongan JIN sebagaimana ADAM golongan MANUSIA
IBLIS = JIN sebagaimana ADAM = MANUSIA

Jin muslim adalah IBLIS beragama ISLAM ---> ISLAM AGAMA IBLIS

Masa seuhkuwah islamiah main usir usiran???!!!!
Tipu tipu ya?
ALLOW SWT mu itu RAJA IBLIS, RAJA SETAN, SANG PENYESAT, PENIPU ULUNG, KHAIRUL MAKARIN, semuanya dijelaskan secara RINCI dalam al quranmu itu dan TIDAK ADA KERAGUAN DI DALAMNYA, ALLOW SWT RAJA IBLIS, RAJA SETAN, SANG PENYESAT, PENIPU ULUNG, KHAIRUL MAKARIN

Allow swt Penyesat
Sendiri
QS 04 : 143
QS 04 : 88
QS 05 : 41
QS 06 : 39
QS 07 : 178
QS 13 : 27
QS 14 : 4
QS 16 : 93
QS 18 : 17
QS 30 : 29
QS 35 : 8
QS 39 : 23
QS 39 : 36
QS 40: 74
QS 40 : 34
QS 42 : 44
QS 42 :46
QS 45 : 23
QS 47 : 1
QS 74 : 31
Berbagi tugas dengan setan setan
QS 04 : 118
QS 15 : 39.
QS 38 : 82
Mengutus setan setan
QS 19 : 83.
QS 43 : 36
Pemimpin setan setan
QS 21 : 82

Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
QS 3 : 54
QS 8 : 30
QS 4 : 142
QS 10 : 21
QS 27 : 50
QS 43 : 79
QS 86 : 16

Allow pembohong
QS 42 : 51
QS 2 : 259

Allow sejajar dengan manusia
QS 2 : 279

Allow Pembuat kacau
QS 6 : 123

Alow sadis
QS 9 : 5
QS 8 : 12
QS 4 : 89

Jangan suka gatal dikepala garuk di pantat.... sudah bisa baca tulis dan main internetan otomatis SUPER JENIUS ALA ISLAM... karena lebih mulia dan lebih sempurna dari si CABUL BUTA HURUF SAW???!!!!!
munir
Reply| 14 Jan 2014 10:40:39
Jaman perang, banyak pengikut Muhammad yang punya isteri cantik takut ikut perang. Soalnya mereka bukan takut sama musuh tetapi takut sama Muhammad. Biasanya prajurit yang punya isteri cantik akan dibunuh sendiri oleh Muhammad denga alasan dibunuh musuh. MENGAPA??????????????
JAWABNYA : biar ada janda cantik calon rogolan Muhammad....
Ck ck ck ck ck licik ya.....
wini96
Reply| 09 Jan 2014 21:56:01
Inilahh fitnah akhir jaman....Islam sudah difitnah dan dihujat...Dajal sudah terang-terangan menyerang umat Islam..emang sudah disebut kok dalam Al Qur'an. jadi aku siyy ngga heran. Untung aku berada dalam iman Islam.....Loe udah kemakan Dajjal loe yaa. Apa Dajjal Tuhanmu?...untung kita umat muslim punya do'a untuk dijauhkan dari fitnahnya Dajjal....bukannya loe sendiri yang menyembah iblis, agamamu membunuh para keturunan nabi...itu kelakuan siapa hayoo???...yaa ibliss...Sorryy lah yawwww kalo kita saudara iblis...banyak banget surat di Al-Qur'an untuk menghalau iblis...Qs An-nass, Qs Al Falaq, Qs Al Alaq, Surat Kursi....loe baca2 ituu dehh....siapa tauuu ibliss yang banyak nyarang di tubuh loe bisaa mental....tapi kayanyaa susah yaaa....udah mendarah daging...hehehehe....QS yang loe sebutin di atas ituu...justru membuktikan...kalo Allah SWT yang Maha Besar..Yang Maha Kuasa menguasai langit dan bumi, Yang Maha Penyanyang, Yang Maha Kuat, Yang Maha Mendengar, Yang Maha Pengampun...jauh lebih hebat Dari iblis..soalnya iblis kan ciptaannya juga.... Tuhan Loe ituu....ngertiii nggaaa sihhhh......ngga usah di bantahh yaaa....talk to my hand ajaahhh.....piissss
islamquranhadist
Reply| 29 Dec 2013 00:17:18
isa bukan yesus on December 28, 2013 at 2:17 pm said:
tp dlm alquran allah itu satu
--------------------------------------------------

ALLOW SWT itu SATU SATUNYA sembahan TIPU TIPU, SANG PENYESAT, PENIPU ULUNG, bergelar KHAIRUL MAKARIN yang karakternya adalah IBLIS SEJATI

Allow swt Penyesat
Sendiri
QS 04 : 143
QS 04 : 88
QS 06 : 39
QS 07 : 178
QS 13 : 27
QS 14 : 4
QS 18 : 17
QS 30 : 29
QS 35 : 8
QS 39 : 23
QS 39 : 36
QS 40: 74
QS 40 : 34
QS 42 : 44
QS 42 :46
QS 45 : 23
QS 47 : 1
QS 74 : 31
Berbagi tugas dengan setan setan
QS 04 : 118
QS 15 : 39.
QS 38 : 82
Mengutus setan setan
QS 19 : 83.
QS 43 : 36
Pemimpin setan setan
QS 21 : 82

Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
QS 3 : 54
QS 8 : 30
QS 4 : 142
QS 10 : 21
QS 27 : 50
Apa agama IBLIS? ISLAM
Siapa sembahan IBLIS? ALLOW SWT
Siapa nabi IBLIS ? Muhammad SAW
Siapa Malaikat IBLIS ? JIBRIL
Siapa Saudara IBLIS? yang sama sama MUSLIM
Caleg Malaikat
Reply| 28 Dec 2013 23:58:52
Atheist aneh.
Ngaku atheist tapi percaya adanya satan... Wkwkwkwkwkwk
isa bukan yesus
Reply| 28 Dec 2013 22:17:06
@ M TIPU M
Menurut agama anda kriteria nabi itu seperti apa ya, ?
Apaka rosul paus itu nabi or rosul lalu siapa yang mengangkatnya, bukankah dia sendiri yang bicara klo dia udah jumpa di jalanan.
Bukankah Yesus mengakui dirinya sendiri sebagai nabi, tapi kenapa besa jadi Tuhan ya .. aneh buanget..
Dan inget ya.. bahwa alkitab injil dan quran itu bertolak belakang. Dalam alkitab tuhan itu 3 bapa, anak n roh kudus, tp dalam alquran allah itu satu n bukan Isa putra Maryam.
Nah dari hal yang paling pokok aj ud beda gimana hal yang lainnya. Lo blng klo alquran itu buat Muhammad. Lah penelitian dari akademisi pastor dan ilmuan aja ngaku klo alkitab itu 80% buatan manusia karena banyak terdapat pertentangan antara ayat yang satu dengan yang lainya....
Hadeeeuuhh, lo benerin dulu alkitab lo. janjian baru or lama or kitabnya Paulus. Baru lu boleh ngujat kitab n agama orang...
Yesus berjenggot : Muhammad berjenggot, Yesus ga makan babi : Muhammad g makan babi, Yesus disunat : Muhammad juga di sunat, Yesus sujud pada penciptanya : Muhammad juga sujud.
Suster pake jilbab/ penutup kepala/ kerudung klo masuk gereja : wanita muslim pake jilbab. Karena ud perintah dari allah dan ayatnya ada di alkitab dan alquran.
Lah pengikut jesus bilang ga perlu pake jilbab, pke bikini aj boleh masuk gereja....
Adeeehhh ajaran rosul n nabi Paulus bener-bener sableng,...
atheist
Reply| 12 Dec 2013 01:00:53
daritadi yang dibahas seks melulu.
gue jadi curiga kalo yesus sama mamat cuman bahas seks?
bener kan? ngaku aja daripada maryam gue entot.
keliatan banget kok. umat kan mencerminkan ajarannya. dasar orang2 sok suci. udahlah kalo percaya sama setan itu ngaku aja. ikut sama gue ngentot dijalan terus bakar gereja sama mesjid. bangun tempat satan.
jimat muslim
Reply| 22 Nov 2013 23:43:37
maaf om harus diperjelas sedikit kepada para slimers kalau Saodah itu bukannya anak maropah tetangganya inur salim yang jualan kue di komplek. . . !!
Mhd6il4
Reply| 22 Nov 2013 15:11:24
Menurut ILMU KEDOKTERAN, lebah makan buah-buahan dan MADU berasal dari perut lebah..... maksudnya kedokteran ISLAM sesuai wahyu ALLOW SWT.

Kalau poligami terlalu panjang uraiannya, mending buka poliklinik LEBAH!!!! ala islam tentunya.
Mhd6il4
Reply| 22 Nov 2013 15:07:54
Tambahan:

Hafsah DITIPU dan Muhammad MENCABULI perempuan lain di ranjang Hafsah
Sitikhadijah
Reply| 22 Nov 2013 00:00:13
@ DSSC7? Apa anda ingin perlihatkan hebatnya hukum Muhammad dengan berkata:
"Hukumnya pun berlaku untuk setiap pencuri betapapun keturunan dan kedudukannya. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah dan yang dikumandangkannya.

Kata Rasulullah dalam pengumumannya itu: “Demi Allah! Kalau sekiranya Fatimah binti Muhammad yang mencuri, pasti akan kupotong tangannya.” (Riwayat Bukhari)????

KAU SENDIRI MENIPU SETELAH TERTIPU MUHAMMAD. HOW?
Tak ingatkah kau, bahwa Nabimu memberlakukan poligami, tapi khusus kepada FATIMAH, dia menolak putrinya dikenakan poligami! Menantunya, Ali bin Abi Thalib, tak diizinkan untuk kawin wanita lain! HOW?
M TipuM
Reply| 21 Nov 2013 23:51:00
KOK REPOT-REPOT BANGET ORANG-ORANG MUSLIM BERPUTAR-PUTAR MEMBELA NABINYA YANG TAK TERBELA.
Gini aja.
Bagaimana Muhammad mempermuliakan istri-istrinya secara berkeadilan dan berkeadaban?
Kita mulai dengan istri pertama. Khadijah. Apakah Muhamad telah mempermuliakan dia sebesar seperti Khadijah mengangkat derajat Muhammad, dan menjadikan Muhammad NABI ALLAH? INGAT, tak ada Allah atau nabi lain yang mentahbiskan Muhamad jadi nabi, kecuali Siti Khadijah itulah.

KEDUA. Istri kedua: SAUDAH!
Apakah Muhamad telah mencintainya sama dengan istri-istri lainnya?
Nyatanya Sauda mau diceraikan Muhamad, karena terlalu tua dan gemuk, tak menarik.
Dan Sauda memohon Muhamad untuk jangan menceraikan dirinya, dan berhasil hanya karena Sauda rela memberikan HARI PRIVAT NYA dengan Nabi kepada Aisyah seluruhnya!!!!
Artinya sejak hari itu Muhamad tidak menggauli Sauda lagi, walau tetap resmi menjadi istri SAH, SAH, SAH!!!! Adil? Keadilan Surga?
unity
Reply| 20 Oct 2013 13:09:21
WAJAH IBLIS BERTOPENGKAN ISLAM
unity
Reply| 20 Oct 2013 12:56:26
nah anda sendirilah sang iblis ala ISLAM, yang tidak menyukai perdamaian.... karena ISLAM adalah ajaran sang IBLIS ALLAH SWT DAN MUHAMMAD SAW...
69
Reply| 23 Sep 2013 01:36:07
Sampah
dssc7
Reply| 22 Sep 2013 13:49:15
JANGAN GITU AH,
Anda berkata,
Ali Sina berkata DIA BISA MENJADIKAN MUSLIM SEBAGAI TERORIS DALAM WAKTU TIDAK SAMPAI SATU HARI!
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
DIA OPTIMIS KARENA MENDAPAT DUKUNGAN DARI ANDA DKK
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
CARANYA BAGAIMANA?
DENGAN MENUNJUKKAN AYAT QURAN DAN HADITS YANG PENUH KEBENCIAN!
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
BUKAN KEBENCIAN TETAPI KEWASPADAAN THD NON MUSLIM YANG KARAKTERNYA PENUH KEBENCIAN TERHADAP ISLAM SPT ANDA
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
Sina tidak tahu atau menyembunyikan ayat quran dan hadits berikut ini nggak ya
(Tafsir QS al-Baqarah [2]: 62)

????? ????????? ????????? ??????????? ??????? ????????????? ??????????????? ???? ??????? ??????? ??????????? ???????? ???????? ???????? ???????? ?????????? ?????? ????????? ????? ?????? ?????????? ????? ???? ???????????
Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi’in, siapa saja di antara mereka yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir serta beramal salih akan menerima pahala dari Tuhan mereka;tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. (QS al-Baqarah [2]: 62).

Asbabun Nuzûl

Dikemukakan Ibnu Abi Hatim dari Salman al-Farisi, “Saya pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang para pemeluk agama yang pernah saya anut.” Dia pun menerangkan shalat dan ibadah mereka. Lalu turunlah ayat ini.[1]

Diriwayatkan Ibnu Jarir dari Mujahid bahwa Salman al-Farisi pernah bertanya kepada Nabi saw. tentang orang-orang Nasrani dan pendapat Beliau tentang amal mereka. Beliau menjawab, “Mereka tidak mati dalam keadaan Islam.” Salman berkata, “Bumi terasa gelap bagiku dan aku pun mengingat kesungguhan mereka.” Lalu turunlah ayat ini. Setelah itu Rasulullah saw. memanggil Salman seraya bersabda, “Ayat ini turun utuk para sahabatmu.” Beliau kemudian bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam agama Isa sebelum mendengar aku maka dia mati dalam kebaikan. Barangsiapa yang telah mendengar aku dan tidak mengimaniku maka dia celaka.[2]
He he he jika tujuannya untuk mengadu domba seperti di bawah ini tak tahulah aku
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;

Dan di akhir paragraf dengan terang benderang dia mangatakan: SAYA DAPAT MEMBUAT ORANG MUSLIM MANAPUN MERASA BERSALAH DAN TAKUT AKAN NERAKA KARENA TELAH BERSAHABAT DAN BERSIKAP TOLERAN KEPADA NON MUSLIM!
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
HEI ADA JUGA HADITS YANG MELARANG UNTUK MEMERANGI KAUM NASRANI YANG SEDANG BERDOA DI GEREJA
;;;;;;;;;;;;
ALQURAN DAN HADITS YANG DIKUTIP ALI SINA ITU UNTUK MEMERANGI NON MUSLIM YANG MEMERANGI KAUM MUSLIMIN SEPERTI DIA DAN ANDA SEMUA YANG SUKA MENCACI MAKI AGAMA KAMI, TUHAN KAMI, NABI KAMI, KITAB SUCI KAMI.
AL QURAN MEMANG LAYAK MENJADI PEDOMAN HIDUP SAMPAI AKHIR ZAMAN
;;;;;;;;;;;;;;;
PERTANYAANNYA ADALAH SIAPA TERORIS ISLAM YANG TELAH DICETAK ALI SINA? USTAD ABU JIBRIL? ABU BAKAR BAASYIR?
OSAMA BIN LADEN?
;;;;;;;;;;;;;;;;;
ANDALAH ORANGNYA YANG MEMENUHI KRITERIA ALI SINA VERSI KRISTIANI
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
WAHAI PENIPU TAK TAHU MALU, TUNJUKKAN SIAPA TERORIS YANG TELAH DICETAK ALI SINA?
JAWAB PERTANYAAN ITU …JANGAN KABUR KAU!
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
ANDA BERTANYA PADA DIRI SENDIRI, JAWAB SAJA SENDIRI.
dssc7
Reply| 22 Sep 2013 10:56:46
Waspadai tipu daya setan
Berikut ini saya kutip tausyiyah Aa Gym. Satu hal yang harus kita ketahui bahwa kendaraan setan yang telah tersedia pada setiap diri anak Adam adalah nafsu.

Jadi, setan tidak akan mengakali kita kecuali lewat hawa nafsu. Sedangkan nafsu mempunyai tiga macam tabiat, yakni :

Pertama, hawa nafsu itu senang akan penghargaan, pujian, kemuliaan, kehormatan, dan harga diri. Setan senantiasa akan memperdaya diri kita melalui harga diri dan kehormatan. Demi mempertahankan kehormatan dan harga diri biasanya kita akan dibisiki setan untuk selalu berpenampilan hebat dengan pakainan mahal-mahal, kendaraan mewah dan sebagainya. Pendek kata, dari hari ke hari kita akan disibukkan oleh tipuan setan tersebut sehingga tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan uang berapapun hanya karena ingin dihargai manusia tanpa peduli bagaimanan pertimbangan hisabnya di akhirat kelak.

Bukan tidak boleh kita menjaga penampilan, karena tampil dan serasi itu bagus. Bahkan Syeikh Abdul Qadir, seorang tokoh tasawuf dan ulama salaf, kalau bepergian selalu menjaga kebersihan dan penampilan. Akan tetapi, ia benar-benar memperhitungkan timbangan hisabnya.

Berbeda halnya dengan orang yang sudah terkelabui setan. Ia tak akan pernah peduli dengan pertimbangan hisab di akhirat. Shidqah sedikit, atau bahkan tidak pernah, tetapi kalau belanja ke supermarket habis-habisan. Pergi ke tempat ibadah jarang-jarang, tetapi bertamasya ke tempat-tempat yang jauh dan menghabiskan biaya besar seolah telah menjadi kegiatan rutin.

Demi menjaga harga diri dan gengsi biasanya kita sering over acting. Jika marah tampak lebih emosional agar mereka tahu bahwa kita adalah orang yang berkuasa dan mempunyai kedudukan. Bahkan tidak jarang dengan mudahnya meremehkan dan merendahkan orang lain hanya untuk menunjukkan bahwa kita bukan remeh dan tidak rendah. Semua itu adalah tipuan setan belaka!

Oleh karena itu, supaya kita tidak terjerumus menjadi orang yang sombong dan takabur, kuncinya adalah tawadhu karena sesungguhnyalah kemuliaan itu datang dari kerendahan hati. Bukankah kita sendiri merasa muak melihat orang yang sombong, penuh keangkuhan, dan gemar menyebut-nyebut kehebatan dirinya?

Kedua, setan selalu membisiki kita agar mengumbar nikmat. Semua indera kita ini memang sangat senang akan aneka nikmat, seperti nikmat syahwat, makanan, keindahan, perkataan, dan lain-lain.

Nikmat makanan membuat kita semakin banyak berkeinginan untuk memakan makanan yang enak-enak, tidak peduli halal atau haram. Oleh karenanya, disunnahkan melaksanakan shaum selama enam hari mulai hari kedua setelah Idul Fitri, yang pahalanya sama dengan shaum setahun.

Nikmat pendengaran membuat kita cenderung untuk senang mendengarkan musik. Karenanya, kita harus mengimbanginya dengan sering-sering mendengarkan pengajian dan ceramah.

Bagi yang suka berpacaran, biasanya cenderung hanya unyuk mencari kenikmatan dan kepuasan syahwat belaka. Mata ini memang suka kepada sesuatu yang cantik dan indah, sehingga banyak membuat kita berkeinginan untuk melihat wanita baik langsung maupun yang terpampang di majalah-majalah dan iklan-iklan di televisi. Karenanya, nafsu syahwat ini harus mampu kita tahan karena mengumbar kenikmatan itu ibarat meminum air laut, semakin banyak diminum, semakin haus kita dibuatnya.

Sementara itu, nikmat mulut membuat kita cenderung ingin selalu berbicara banyak-banyak. Bila sudah berbicara, sungguh terasa nikmat, sehingga tak ingin berhenti. Oleh karena itu, kita harus mampu menahan dan mengimbanginya dengan bayak-banyak bertadarus Al Qur’an.

Sahabat, ketahuilah bahwa semua yang cenderung nikmat itu akan selalu terus menerus dikejar setan, sehingga dapat melenakan kita. Kuncinya adalah berusaha menahan diri jangan sampai setiap keinginan kita dilanjutkan. Hendaknya setiap kita akan melaksanakan sesuatu itu bertanya dulu. Apakah makanan ini halal, haram, atau syubhat? Kalau boleh dimakan, makanlah jangan sampai berlebihan. Semua ini tiada lain untuk melatih diri kita agar tidak sampai diperbudak oleh hawa nafsu yang sudah dikendalikan setan.

Ketiga, hawa nafsu paling malas kepada taat. Setan pasti akan selalu memperdaya agar malas kepada taat. Shalat malas, pergi ke masjid malas, apalagi tahajud, sangat enggan untuk bangun tidur. Baca Qur’an malas. Kalau pun kita bershidqah, pasti akan dibisiki setan agar menjadi riya.

Memang, kita akan sangat mudah diperdaya setan melalui sarana sifat malas ini. Karena hanya sifat ini yang sangat mudah dimainkan sang setan. Saat muncul rasa malas untuk beribadah, biasanya otak pun ikut berputar segera mencarikan dalih ataupun alasan yang dipandang logis dan rasional, sehingga yang nampak nantinya bahwa enggan mengerjakan sesuatu ibadah itu karena memang jelas alasannya, bukan lantaran malas. Ah, betapa setan pintar sekali mengelabui kita.

Nah, untuk memblokade bisikan setan tersebut, usahakanlah kita selalu segera berbuat hal sebaliknya dari yang diingini si malas. Bila kita mendengar adzan berkumandang, maka usahakanlah sekuat tenaga menunda atau menghentikan pekerjaan yang sedang digarap, untuk kemudian lekas-lekas pergi ke masjid. Bahkan akan lebih baik lagi jika kita selalui mengetahui jadwal waktu shalat, lalu menetapkan 15 menit sebelum tiba waktu shalat, kita sudah menghentikan segala bentuk pekerjaan untuk bersiap-siap pergi ke masjid.

Demikian juga kalau malam tiba, tetap mengusahakan sepertiga akhir malam untuk mendirikan shalat tahajud karena dengan tahajud hidup kita akan terpelihara dalam kemuliaan. Setiap pagi usahakan menyediakan uang receh untuk diinfaqkan karena dengan infaq kita akan tertolak dari bencana dan mati dalam keadaan suul khatimah. Usahakan pula kita selalu membawa Qur’an kecil untuk dibaca sewaktu-waktu di sela-sela pekerjaan kita. Bila kita istiqamah membacanya walaupun hanya beberapa ayat saja, Insya Allah akan menjadi karomah bagi kita. Semua ini merupakan ikhtiar kita dalam menghadang gempuran-gempuran setan yang memang tak kenal lelah.

Ingatlah bahwa setan hanya mampu mempengaruhi kita dengan bisikan. Tak ada setan yang menerkam kita. Hati ini menjadi rusak karena kita kalah dan tak berdaya menghadapi bisikannya yang memang tidak terasa dan tanpa kita sadari. Oleh karena itu, bila muncul rasa malas untuk beribadah, itu berarti bisikkan setan tengah merasuk menguasai hati. Segeralah lawan dengan segenap kemampuan dengan cara melakukan ibadah yang dimalaskan tersebut. Sekali lagi, bangun dan lawan!

Latihlah diri kita agar jangan sampai diperbudak oleh segala bentuk kenikmatan. Latihlah diri kita agar selalu dalam keadaan taat kepada Allah. Dan jangan lupa, berlindunglah selalu kepada-Nya dari segala godaan setan yang terkutuk, niscaya kita akan diberi kekuatan untuk terhindar dari segala tipuan setan. Insya Allah!
http://tausyah.wordpress.com/category/manajemen-qalbu-by-aa-gym/
dssc7
Reply| 22 Sep 2013 10:21:17
HARAM dalam pandangan syariat Islam mempunyai ciri menyeluruh dan mengusir. Oleh kerana itu tidak ada sesuatu yang diharamkan untuk selain orang Arab (ajam) tetapi halal buat orang Arab. Tidak ada sesuatu yang dilarang untuk orang kulit hitam, tetapi halal, buat orang kulit putih. Tidak ada sesuatu rukhsah yang diberikan kepada suatu tingkatan atau suatu golongan manusia, yang dengan menggunakan nama rukhsah (keringanan) itu mereka boleh berbuat jahat yang dikendalikan oleh hawa nafsunya. Mereka yang berbuat demikian itu sering menamakan dirinya pendeta, pastor, raja dan orang-orang suci. Bahkan tidak seorang muslim pun yang mempunyai keistimewaan khusus yang dapat menetapkan sesuatu hukum haram untuk orang lain, tetapi halal buat dirinya sendiri.

Sekali-kali tidak akan begitu! Allah adalah Tuhannya orang ramai, syariatNya pun untuk semua orang. Setiap yang dihalalkan Allah dengan ketetapan undang-undangnya, berarti halal untuk segenap ummat manusia. Dan apa saja yang diharamkan, haram juga untuk seluruh manusia. Hal ini berlaku sampai hari kiamat. Misalnya mencuri, hukumnya adalah haram, baik si pelakunya itu seorang muslim ataupun bukan orang Islam; baik yang dicuri itu milik orang Islam ataupun milik orang lain. Hukumnya pun berlaku untuk setiap pencuri betapapun keturunan dan kedudukannya. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah dan yang dikumandangkannya.

Kata Rasulullah dalam pengumumannya itu: “Demi Allah! Kalau sekiranya Fatimah binti Muhammad yang mencuri, pasti akan kupotong tangannya.” (Riwayat Bukhari)

Di zaman Nabi sudah pernah terjadi suatu peristiwa pencurian yang dilakukan oleh seorang Islam, tetapi ada suatu syubhat sekitar masalah seorang Yahudi dan seorang Muslim. Kemudian salah satu keluarganya yang Islam melepaskan tuduhan kepada seorang Yahudi dengan beberapa data yang dibuatnya dan berusaha untuk mengelakkan tuduhan terhadap rekannya yang beragama Islam itu, padahal dialah pencurinya, sehingga dia bermaksud untuk mengadukan hat tersebut kepada Nabi dengan suatu keyakinan, bahawa dia akan dapat bebas dari segala tuduhan dan hukuman. Waktu itu turunlah ayat yang menyingkap kejahatan ini dan membebaskan orang Yahudi tersebut dari segala tuduhan. Rasulullah s.a.w. mencela orang Islam tersebut dan menjatuhkan hukuman kepada pelakunya. Wahyu Allah berbunyi sebagai berikut:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu kitab dengan benar, supaya kamu menghukum diantara manusia dengan (faham) yang Allah beritahukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi pembela orang-orang yang khianat. Dan minta ampunlah kepada Allah, kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan betas-kasih. Dan janganlah kamu membela orang-orang yang mengkhianati dirinya itu, kerana sesungguhnya Allah tidak suka berkhianat dan berbuat dosa. Mereka bersembunyi (berlindung) kepada manusia, tetapi tidak mahu bersembunyi kepada Allah, padahal Dia selalu bersama mereka ketika mereka mengatur siasatnya itu di waktu malam, iaitu sesuatu yang tidak diridhai dari perkataan itu, dan Allah maha meliputi semua apa yang mereka perbuat. Awaslah! Kamu ini adalah orang-orang yang membela mereka di dalam kehidupan dunia ini, maka siapakah yang akan membela mereka dari hukuman Allah kelak di hari kiamat? Atau siapakah yang akan mewakili untuk (menghadapi urusan) mereka itu?” (an Nisa’: 105-109)

Pernah juga terjadi suatu anggapan dalam agama Yahudi, bahawa riba itu hanya haram untuk seorang Yahudi jika berhutang kepada orang Yahudi yang lain. Tetapi berhutang kepada lain Yahudi tidaklah terlarang.

Demikianlah seperti yang tersebut dalam Ulangan 23: 19-20: “Maka tak boleh kamu mengambil bunga daripada saudaramu, baik bunga wang, baik bunga makanan, baik bunga barang sesuatu yang dapat makan bunga. Maka daripada orang lain bangsa boleh kamu mengambil bunga, tetapi daripada saudaramu tak boleh kamu mengambil bunga.”

Sifat mereka yang seperti ini diceritakan juga oleh al-Quran, di mana mereka membolehkan berbuat khianat terhadap orang lain, dan hal semacam itu dipandangnya tidak salah dan tidak berdosa. Al-Quran mengatakan:

“Di antara mereka ada beberapa orang yang apabila diserahi amanat dengan satu dinar pun, dia tidak mahu menyampaikan amanat itu kepadamu, kecuali kalau kamu terus-menerus berdiri (menunggu); yang demikian itu kerana mereka pernah mengatakan. tidak berdosa atas kami (untuk memakan hak) orang-orang bodoh itu, dan mereka juga berkata dusta atas (nama) Allah, padahal mereka sudah mengarti.” (Ali-Imran: 75)

Benar mereka telah berdusta atas nama Allah, iaitu dengan bukti, bahawa agama Allah itu pada hakikatnya tidak membeza-bezakan antara suatu kaum terhadap kaum lain dan melarang berbuat khianat melalui lidah setiap rasuINya.

Dan yang cukup kita sesalkan ialah, bahawa perasaan Israiliyah inilah yang merupakan kejahatan biadab, yang kiranya tidak patut untuk dinisbatkan kepada agama Samawi (agama Allah). Sebab budi yang luhur bahkan budi yang sebenarnya mestinya harus mempunyai ciri yang menyeluruh dan universal, sehingga tidak terjadi anggapan halal untuk ini tetapi haram untuk itu.

Perbezaan prinsip antara kita dan golongan badaiyah (primitif) hanyalah dalam hal luasnya daerah budi/akhlak. Bukan ada atau tidak adanya budi itu. Sebab soal amanat misalnya, menurut anggapan mereka dipandang sebagai suatu sikap yang baik dan terpuji, tetapi hanya khusus antar putera sesuatu kabilah. Kalau sudah keluar dari kabilah itu atau lingkungan keluarga, boleh saja berbuat khianat; bahkan kadang-kadang dipandang siasat baik atau sampai kepada wajib.

Pengarang Qishshatul Hadharah menceriterakan, bahawa semua golongan manusia hampir ada persesuaian dalam kepercayaan yang menunjukkan mereka lebih baik daripada yang lain. Misalnya bangsa Indian di Amerika, mereka menganggap dirinya sebagai hamba Tuhan yang terbaik. Tuhan menciptakan mareka ini sebagai manusia yang berjiwa besar khusus untuk dijadikan sebagai tauladan di mana manusia-manusia lainnya harus menaruh hormat kepadanya.

Salah satu suku Indian itu ada yang menganggap dirinya sebagai Manusia yang tidak ada taranya. Dan suku yang lain beranggapan, bahawa dirinya itu manusia diantara sekian ramai manusia. Suku Carbion mengatakan pula hanya kamilah yang disebut manusia sesungguhnya dan seterusnya.

Kesimpulannya, bahawa manusia primitif di dalam mengatur cara pergaulannya dengan golongan lain tidak menggunakan jiwa etika yang lazim seperti yang biasa dipakai dalam berhubungan dengan kawan sesukunya.

Ini merupakan bukti nyata, bahawa etika (akhlak) merupakan fungsi yang paling ampuh guna memperkukuh jamaah dan memperteguh kekuatannya untuk menghadapi golongan lain. Oleh kerana itu persoalan etika dan larangan tidak akan dapat berlaku (sesuai) melainkan untuk penduduk golongan itu sendiri. Untuk golongan lain, tidak lebih daripada tamu. Justeru itu boleh saja mereka mengikuti tradisi golongan tersebut sekadarnya saja.
http://tausyah.wordpress.com/category/halal-haram/prinsip-prinsip-ajaran-islam-tentang-halal-dan-haram/
Fetching more Comments...
↑ Back to Top