Quo Vadis: ‘Lauh Mahfuz’ Versi Muhammad?

Kalau ditanya kepada teman Muslim apa itu Al-Quran? O, itu sudah dijelaskan sangat banyak dan luas oleh setiap Muslim kepada sesamanya atau kepada non-Muslim (walau jawabnya bisa macam-macam). Tetapi kalau ditanya DIMANAKAH Al-Quran ASALI itu berada atau tersimpan? Maka setiap Muslim akan garuk-garuk kepala, karena menyangkut keberadaannya didunia maupun diakhirat, yang kedua-duanya tidak diketahui dengan jelas ada dimana persisnya saat ini!

 

Oleh: Kalangi

 

QURAN DI DUNIA

Kita semua kini tahu bahwa sejumlah salinan Mushaf Utsmani asli telah terkumpul dan terdistribusi semasa kekhalifahannya ditahun 22-34 AH (644-656 M). Dan mushaf ini dianggap sama persis dengan Quran yang kita pegang sekarang ini. Namun tidak satupun dari salinan asli tersebut dapat ditemukan dimanapun saat ini.

Dimanakah salinan-salinan yang telah dikumpulkan dan diselaraskan oleh khalifah Uthman itu?

Para Muslim lazimnya merujuk kepada dua buah ‘mushaf  lama', satu di Topkapi, Istanbul dan satu lagi di Tashkent Uzbekistan. Namun untuk kedua mushaf ini telah ditarikhkan oleh para ilmuwan dan ahli sejarawan bahwa dokumen-dokumen ini tidak lebih awal daripada 900 tahun Masehi. Sebaliknya, ahli-ahli sejarawan Barat malah sudah menganalisis bahwa naskah Quran yang eksis paling awal justru yang naskahnya berhuruf al-Ma'il dan itu tersimpan di British Museum-London, bertarikh 150 AH atau 770 M. Jadi bagaimana kejadiannya sampai “Quran-Asli” yang dipercayai sangat terjaga oleh Allah disiNya dalam Lauh Mahfuz itu bisa “ditempatkan” didunia ini sebegitu rancu dan tidak diketahui dimana rimbanya? 

 

QURAN DI SORGA

Pertanyaan besar lainnya adalah lebih membingungkan:

Apakah Quran itu Qadim dan Kekal seperti Allah sendiri, ataukah ditulis oleh Allah belakangan dan ditempatkan disisiNya, yang Dia sebut sebagai “Lauh Mahfuzh”?

Bagaimana keberadaannya sesungguhnya? Ini sebenarnya adalah pertanyaan maha-besar yang harus dijawab oleh Allah sendiri, dan bukan oleh manusia atau mahkluk (siapapun dia). Artinya hanya Quran sendiri yang punya otoritas untuk menerangkan siapa dan bagaimana KEBERADAAN DIRINYA dan PENEMPATANNYA. Muhammad bahkan juga Jibril sekalipun tak akan qualified untuk menjawabnya. Para Ulama tentu menyadari hal ini namun mereka sendiri – sama seperti Muhammad - juga tidak tahu selain mengatakan bahwa Quran itu ditulis dan ditempatkan dalam Lauh Mahfuz disisi Allah!

Jadi, kembali kerancuan yang berganda: Apa itu Lauh Mahfuhz menurut Quran dan Muhammad?

Dari belasan ayat Quran yang menerangkan tentang Lauh Mahfuz,  para ulama harus sependapat untuk menempatkan Lauh Mahfuzh sebagai kitab tempat Allah menuliskan seluruh skenario/catatan kejadian di alam semesta. Lauh Mahfuzh disebut di dalam Al-Qur'an sebanyak 13 kali diantaranya adalah dalam surah Az-Zukhruf 43: 4, Qaf 50: 4, An-Naml 27: 75, dll. (Wikipedia Indonesia).

Kata lauh berarti papan atau lempengan atau juga sebuah tablet untuk menuliskan. Sedangkan mahfuzh berarti yang terpelihara. Perlu dikoreksi bahwa ekspresi lauh mahfuzh sebenarnya TIDAK disebutkan sebanyak 13 kali dalam Quran (re: Wikipedia), dan juga bukan 16 kali seperti yang ditafsirkan dalam Quran versi terjemahan Mohsin Khan, melainkan SATU dan hanya satu kali saja disebut per-se dalam Quran, yaitu “Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh” (QS.85:21-22).

Namun belasan ayat lain-lain yang memang mengimplikasikan Lauh Mahfuzh segera dipakai oleh para pakar Islam untuk memperlihat bahwa Lauh Mahfuzh itu diartikan sebagai Kitab dalam tiga dimensi yang mencakup universalitasnya dalam totalitas, keutuhan yang terjaga, dan kesempurnaan yang nyata dan kekal:

1.   Yaitu Induk Alkitab atau Ummul Kitab disisi Allah berasarkan Qs.43:4, yang adalah justru tempat dimana Quran menjadi bagian dari keseluruhan Kitab-kitab tertulis dari para nabi yang pernah ada. Dengan demikian Quran (Islam) dengan ketipisan 6.240 ayat, bersama-sama Alkitab (Yahudi-Nasrani) dengan ketebalan 41.173 ayatnya – dan entah Kitab mana yang lain-lain—semuanya akan tercatat didalam cakupan Induk Alkitab Lauh Mahfuzh.

2.    Dan ini diartikan sebagai Kitab Yang Terpelihara atau Kitabbim Maknun disisi Allah berdasarkan QS. 50:4, 6:38, dan 56:78. Dan ini sekaligus mengimplikasikan bahwa semua wahyu Allah tidak ada yang lolos, keropos, terkorupsi, atau hilang dari padanya. Tak ada yang dialpakan!

3.   Sekaligus pula ia disebut sebagai Kitab Yang Nyata atau Kitabim Mubiin menurut QS.27:75, dan 10:61, dimana tak ada event apapun -- yang ghaib atau non-ghaib, dimasa lalu atau mendatang -- semuanya tak mungkin tersembunyi, biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit , melainkan isinya dicatatkan kedalam Lauh Mahfuzh!

 

QURAN TERJAGA, KITABULLAH LAIN DITERLANTARKAN?

Nah, jikalau begitu adanya, maka masalah serius pun datang sebegitu Muhammad (dalam Quran) selesai menggambarkan apa itu Lauh Mahfuzh. Orang segera akan mempertanyakan dimana bersembunyinya Taurat dan Injil Asali, ketika Muslim dimana-mana selalu menuduh Alkitab itu sudah terpalsu atau hilang yang aslinya! Bukankah telah di-ayatkan oleh yang Empunya ayat bahwa “tidak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimatNya”? (18:27). Apakah sesuatu yang SELALU berada disisi Allah dalam Lauh Mahfuzh bisa dicuri, dirobah, diusik atau dinajisi oleh Paulus, pendeta2 tengik, bahkan syaitan dan Iblis? Ataukah bagian-bagian khusus dari Kitab-Tuhan (Taurat, Zabur, Injil asli)  memang bisa di pilah-pilih oleh Syaitan untuk dicuri karena Allah MENGIZINKANNYA? Bukankah justru karena Tuhan tidak mengizinkan sedikitpun kalimatNya untuk diubah manusia dan setan, maka FirmanNya bisa dipercayai oleh manusia?! Jikalau Lauh Mahfuzh adalah tempat Induk Alkitab yang telah dinyatakan Allah sebagai Maknun dan Mubin, maka bagaimana kok kini ada bagaian-bagian rekamannya yang tidak maknun dan tidak mubin, alias kecolongan?

Lauh Mahfuzh, yaitu yang merekam segala qadha dan takdir Allah, segala sesuatu yang sudah, sedang, atau yang akan terjadi di alam semesta ini, masihkah ia Lauh Mahfuzh? Dan Allah swt., masihkah Dia Allah yang tetap berkata, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS 15:9)?

Para pakar Islam berkata bahwa Allah telah menjadikan Lauh Mahfuzh ini sebagai tempat untuk menyimpan segala rahasia dilangit dan di bumi, sekalipun Jin dari golongan setan akan berusaha untuk mencuri rahasia yang tertulis di dalamnya demi untuk menipu manusia. Namun bukankah penipuan “dengar-dengaran” begini tidak akan menghilangkan sebagian atau seluruh wahyuNya? Dan bukankah malahan setan akan mendapatkan balasan semburan apiNya (?),  

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk, kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang. (QS.15:16 - 18).

Tampak sekali bahwa konsep Lauh Mahfuzh --dalam kaitannya dengan kitab-kitab Allah—bukan hanya tidak terjelaskan dalam teologi Islam, melainkan sudah mendiskreditkan Islam dan Quran sendiri. Bagaimanapun,  tetaplah Taurat dan Injil yang sama ditempatkan “satu-wadah disisi Allah” mustahil bisa di-pilah-pilih dan dicuri oleh syaitan sehingga hilang sebagiannya dari bumi ini, bahkan juga hilang dari Lauh Mahfuzh yang Nyata, Terpelihara, dalam Induk Alkitab! Lauh Mahfuzh ala Muhammad ini tidak pernah disebutkan oleh Tuhan Elohim kepada Musa, Daud, Yesus dll dalam AlkitabNya. Ia tampaknya tidak lain tidak bukan hanyalah sebuah Papan/ Lempengan/ Tablet -- Made by Muhammad sendiri dalam mimpinya belaka!

 

TUNDUK PADA KRONOLOGI?

Tetapi pertanyaan awal kita belum juga terjawab oleh Islam, yaitu: Apakah Quran itu pre-existent (qadîma azaliyya) dan kekal seperti Allah sendiri, ataukah ditulis oleh Allah belakangan dan baru kemudian ditempatkan disisiNya, yang Dia sebut sebagai “Lauh Mahfuzh”?

Ini adalah perdebatan yang panjang sejak dulu dikalangan pakar-pakar Islam sendiri. Mu’tazila dan Shi’ah misalnya menolak Quran itu qadim (tanpa awal). Namun kalangan Sunni menganut Quran itu sebagai qadim dan tidak dicipta. Dan kembali teologi Islam kacau tanpa-guna dan tidak berdaya memberi solusi final, walau Muslim pada umumnya lebih memilih orthodoxy Islam bahwa Quran itu bersifat kekal ke-kekal. Itu adalah urusan dilemmatis Islam sendiri.

Namun orang-orang Kristiani justru merasa berkepentingan untuk mempertanyakan bagaimana kaitannya Lauh Mahfuz dengan Alkitab mereka – khususnya dengan kitab Zabur -- dalam urutan KRONOLOGI existensinya sejak awal semesta? Wahyu Quran dalam Lauh Mahfuzh sungguh tak bisa dipahami:

“Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh” (QS.21: 105).

Yang mana memperlihatkan bahwa firman Allah untuk Daud (Zabur) yang baru dihadirkanNya di abad 10 SM, namun ternyata telah dihadirkan pula (dicipta dalam tulisanNya) lama sebelumnya disaat pasca urutan kronologis kehadiran Lauh Mahfuzh yang tentunya adalah di-awal-kekekalan. Akhirnya, hal ini tentu akan memicu persoalan yang lebih konyol lagi, yaitu bahwa semua Arasy Allah, Lauh Mahfuzh, Pena Allah, Firman dan Qadar dll KECUALI ALLAH, semuanya itu tidaklah qadim karena harus tunduk kepada kronologi waktu yang nota-bene adalah UNSUR CIPTAAN!

Tetapi bukankah segala sesuatu tetah tercipta karena Firman Allah yang berkata : “KUN”, dan terjadilah? (QS.3:47, 6:73, 16:40 dll) sehingga Firman Allah jelas tidak termasuk “zat” yang diciptakan?

Dan bila Firman Allah bukan ciptaan,

Tapi Quran adalah FirmanNya,

Maka Quran pastilah bukan ciptaan!

 

KESIMPULAN AKHIR

Di dunia ini tidak ada satu orangpun yang berotoritas untuk berbicara tentang Sorga, kecuali Dia yang datang dari sana. Namun Muhammad telah terlalu berani berbicara akan dunia yang tak dikenalnya. Padahal, jangankan sorga, tanah Israel pun tidak Muhammad ketahui secuilpun! Maka Quran tidak memuat sebuahpun nama tempat dan kota Israel. Muhammad tidak tahu Betlehem, kota Daud, yang sekaligus merupakan kota kelahiran Yesus sebagaimana yang telah dinubuatkan dan disebutkan berkali-kali dalam Alkitab (Kitab Nabi Mikha 5:1, Matius 2:5,6,8,16, Lukas 2:4, 11, 15). Muhammad tidak tahu kemana Maryam harus minggat ke “suatu tempat  disebelah timur”, padahal Maryam mestinya baik-baik saja tatkala itu dan tak perlu minggat (QS.19:16, yaitu masa baik-baik sebelum hamil “anak-haram”).Kelak sesudah Maryam hamil tua, Muhammad juga tidak tahu dimana tempatnya Yesus dilahirkan, sehingga hanya dikatakannya bahwa Maryam melahirkan Yesus “di suatu tempat yang jauh” (QS.19:22 ff). Bahkan Muhammad tidak tahu dan tidak sekalipun menyebut kota Yerusalem dalam Quran! Ia tak tahu geografi dunia, lalu bagaimana bisa tahu “geografi surga” yang didongengkannya secara amat konyol? 

Lihatlah, untuk menutup ketidak-tahuannya tentang surga, Muhammad nekad berspekulasi bahwa surga-Islamik adalah juga tempat para preman-Muslim bercokol, seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dzar, bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita: Sesunguhnya, barangsiapa di antara umatku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, orang itu masuk surga.”  Aku (Abu Dzar) bertanya, “Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?” Jawab Nabi, Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.” (Shahih Bukhari, no.647) 

[Versi lain dalam Shahih Muslim malahan bertumbukan keras dengan Shahih Bukhari. Disitu bukan Abu Dzar yang bertanya kepada Muhammad, melainkan Muhammad-lah yang bertanya-jawab kepada Jibril:

Saya (Muhammad) berkata lagi, sekalipun ia mencuri dan berzinah?

Jibril berkata: YA, bahkan sekalipun ia minum minuman keras. (HS.Muslim 5.2175)]

Lihat pula betapa surga Islam juga digambarkan Muhammad sebagai tempat kehidupan orgy sex bagi setiap Muslim dan dimana syuhada disuguhi 72 bidadari yang selalu jadi perawan kembali? Surga mana justru tidak menjelaskan dimana syuhada wanita dan istri-istri pria poligamis itu harus ditempatkan. Atau lebih blak-blak-an lagi, bagaimana nasib belasan ummul mukminin (istri-istri Muhammad) harus didekatkan kepada Muhammad dan dimuliakan ditengah-tengah para bidadari yang jauh lebih menggairahkan? Ingat, “isteri-isteri Muhammad adalah ibu-ibunya semua orang mukmin”, termasuk para syuhada!(al-Ahzab: 6). Dan ingat,Saudah binti Zam’ah sudah lama tidak seranjang dengan Muhammad sejak ia menyerahkan giliran-ranjangnya kepada Aisyah!!

Inilah semua omong-kosong sesat tentang Surga Islamik yang DIOBRALKAN Muhammad sampai menjadi semacam Sentra Sex dan Dunia Preman bagi pezina dan pencuri dan pemabok!

Tetapi Yesus mendamprat semua omong-kosong yang sudah menggila ini: “Kamu SESAT, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim! Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat disorga” (Matius 22:29-30).

Yesus berkata bahwa hanya Dia-lah yang berotoritas untuk berkata-kata tentang sorga:

“… Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Tidak seorangpun yang telah naik ke sorga, selain daripada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia (Yesus)” (Yoh.3:12-13).

Maka belasan ayat tentang essensi ‘LAUH MAHFUZ’ dan keseluruhan 114 Surat Quran didalam Lauh Mahfuz disisi Allah itu sungguh merupakan produk imaginasi Muhammad yang paling kacau-balau, tak bertanggung jawab, dan menyesatkan!

 

Artikel dipetik dari buktidansaksi.com


44 comments Add a Comment
islamquranhadist
Reply| 07 Feb 2014 14:52:45
SEPINTAS, KAJIAN ILMIAH LAUH MAHFUZ

Ilmuwan ilmuwan dunia, kalau anda misalnya pernah nonton National Geographic, dapat menentukan usia benda benda peninggalan sejarah dengan test karbon, misalnya dengan uji test K14, seperti yang dilakukan untuk menguji keotentikan kain kafan Turin.

Mengapa saya buka dengan kalimat seperti di atas?
Mari kita lihat apa yang dikatakan Al quran tentang klaimnya bahwa:
http://quran.com/10/64
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.
http://quran.com/6/34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
-----------------------------------------
Al quran sebagai kalimat ALLOW SWT tidak dapat dirubah rubah!!!!

Benarkah demikian?

Pada tahun 1972, ketika dilakukan restorasi Masjid Agung Sana'a, salah satu Mesjid tertua dalam sejarah Islam yang dibangun abad ke 6, para pekerja bangunan menemukan gundukan tanah yang berisi segunung perkamen dan kertas-kertas tua, buku-buku rusak dan halaman-halaman lepas teks-teks bahasa Arab, yang ternyata terdiri dari puluhan ribu fragmen dari hampir seribu naskah kuno yang berbeda dari Al Qur'an, kitab suci umat Islam sekarang ini.

Pengujian Karbon-14 menanggalkan usia perkamen tesebut antara tahun 645 sampai 690 M. Namun usia sebenarnya mungkin agak lebih muda dari itu (di atas tahun 690), sebab C-14 memperkirakan tahun kematian dari suatu organisme (perkamen adalah kulit binatang), dan tidak diketahui berapa lama berselang antara proses dari pembuatan perkamen sampai saat penulisan akhir.

Harap di catat, bahwa perkamen tersebut adalah perkamen tertua yang dimiliki sebagai sumber sejarah islam.!!!!!!

Dari gaya kaligrafi naskah itu menunjuk penanggalan antara tahun 710 s/d 715 M. Beberapa halaman perkamen tampaknya ditulis di abad ketujuh dan kedelapan, atau abad pertama dan kedua Islam. INI ADALAH AL QURAN TERTUA YANG PERNAH ADA.

Sampai sekarang, hanya ada tiga salinan kuno Qur'an yang ditemukan, yang disimpan di Perpustakaan Inggris di London, dengan penanggalan abad ke tujuh akhir, sebelum perkamen Sana'a ditemukan.

Manuskrip Sana'a ditulis dalam naskah yang berasal dari Hijaz - wilayah Arab di mana Nabi Muhammad tinggal, yang membuat manuskrip ini tidak hanya yang paling tua yang bisa selamat, tapi salah satu salinan otentik awal Al-Qur'an yang pernah ada. Hijazi Arab adalah naskah (Mekah atau Madinah) di mana Al Qur'an yang paling awal ditulis. Meskipun potongan-potongan ini dari Al-Qur'an yang paling awal yang bisa ketahui , namun mereka juga hanyalah palimpsests (manuskrip di mana tulisan asli telah dihapus, dikupas, ditulis ulang dan ditimpa, tapi masih bisa digunakan kembali).

Setiap muslim yakin bahwa Al-Qur'an seperti yang ada saat ini benar-benar "Firman yang sempurna, abadi, dan tidak berubah ". Namun penemuan Quran kuno di Sana’a dan perbedaannya yang mencolok dengan Quran yang ada pada kita sekarang membuktikan bahwa Al-Qur'an telah diselewengkan, menyimpang, direvisi, dimodifikasi dan dikoreksi, dan perubahan tekstual telah terjadi selama bertahun-tahun murni oleh tangan manusia.

Muslim menyebut Quran sebagai 'Induk segala Kitab' dan percaya tidak ada buku lain atau wahyu lain yang dapat menandinginya . Namun semua klaim itu berlalu sekarang. Hasil akhir dari seluruh perjuangan Islam selama empat belas abad adalah nol besar.

Seakan tidak cukup, banyak manuskrip yang menunjukkan tanda palimpsests, yaitu, versi timpahan dari versi sebelumnya. Versi yang lama, yang telah dicuci kemudian ditimpa lagi, tentu saja sulit untuk dibaca dengan mata telanjang. namun alat-alat modern seperti fotografi ultraviolet dapat menyorot mereka. Ini menunjukkan bahwa naskah-naskah Sana'a bukan varian saja, tetapi, bahkan sebelum itu, teks Al-Quran telah diubah dan ditulis ulang pada kertas yang sama. Ini berarti, klaim Allah (QS 56: 77-78; 85:21-22) bahwa teks asli yang diawetkan dalam surga di dalam tablet emas, yang tidak dapat menyentuh kecuali para malaikat – juga nyata-nyata adalah mitos belaka.

SUDAH MITOS, SALAH PULA!!!!!!!!!!!!!!!!!

Quo Vadis: ‘Lauh Mahfuz’

Sebagai pembanding tulisan ini, anda bisa mengunjungi situs seorang muslim yang menuliskan penemuan penemuan ILMIAH tentang islam di:
http://abdulmuiz2009.blogspot.com/2011_07_01_archive.html
Mimie
Reply| 07 Feb 2014 13:26:35
@zodiak ,@ islamquranhadist,

Siapanpun, kita terima dengan terbuka, kasihanilah mereka karena apa yang mereka perbuat mereka tidak tahu.
Yang kita hadapi bukan muslim, tapi Islam.
islamquranhadist
Reply| 06 Feb 2014 15:23:34
zodiark
on February 6, 2014 at 4:54 am said:
Btw, jika anda Islam yang benar. Anda gak akan posting disini. Karena media yang anda gunakan itu produk orang kafir. Haram hukumnya.

---------------------------------
Hakkullah itu memang benear Islam, baca aja komentar komentarnya, ngalur ngidul ngga ada juntrungnya, lari kesana kemari, oot sana sini, klaim ini itu segala macam....

Masalah HARAM atau HALAL dalam Islam ya tergantung kebutuhannya apa...
ANJING JANTAN TUA tidak mengawini anak anjing HARAM
BANDOT TUA ngawini anak anak HALAL

Nyentuh bukan muhrim HARAM
BANDOT TUA ngawini anak mantu HALAL

Lagian, komputer dan internet kan sudah diwahyukan di dalam al quran... kalau ngga percaya tanya aja sama hakkullah.....
Nanti pasti jawabnya PETIR ITU SUARA MALAIKAT karena Alkitab sudah dipalsukan... huahahahhahaha
zodiark
Reply| 06 Feb 2014 12:54:56
@hakkullah

Tuhan berfikir...berarti Tuhannya waras masih bisa mikir mana dongeng mana wahyu. Tuhan kok mikir? Iyalah, tar dibilang ga ada OTAK. Menantu halal ditunggangi, anak kecil halal disenggamai. Babu halal disodok. Ex-bini orang halal untuk nabi, ex-bini nabi haram untuk orang laen.

Tuhan aja berfikir mana yang baik dan benar bagi umatnya. Bagaimana dengan anda hakkullah? Sudahkah anda berfikir kebaikan dan kebenaran quran?

Btw, jika anda Islam yang benar. Anda gak akan posting disini. Karena media yang anda gunakan itu produk orang kafir. Haram hukumnya.
Mimie
Reply| 06 Feb 2014 11:21:58
hakkullah
on February 1, 2014 at 11:00 am said:

mimie, kebanyakan orang yang masuk Islam, itu karena alkitab..kenapa anda tidak membaca alkitab anda sendiri?..kenapa anda tidak mau berfikir apa yang terkandung di dalam alkitab?…berapa kali anda mengkhatamkannya?
________________________________

Thanks buat Admin, emailku penuh berita yang mencerahkan, baru sempat buka, panggilan tugas ke daerah yang terkena bencana.
Ada suka ,ada duka,terutama prihatin.
Sukanya, bila ketemu mereka yang mengatakan ini ujian dari Tuhan.
Dukanya, bila ketemu mereka yang mengatakan ini azab oleh Alloh.
Jujur ,tempat aku sendiri dapat berkah setinggi 20cm , dan juga baru tahun ini dapat kiriman. Terima kasih Yesus,
Gimana Sdr.hakullah? Alkitab?/ Tidak jauh disampingku, kemanapun aku bawa, Gak kaya dulu ,Alquran itu gak boleh dibawa ke tempat tempat tertentu, lagi tamu bulanan tiba,gak boleh sentuh selama masa najis ini putus hubungan dengan Alloh,tunggu bersih-bersih baru boleh menjalani ibadah.
Ya, Alloh kenapa engkau ciptakan perempuan dengan karaktek sedemikian rupa? Udah menderita sakit bulanan secara jasmani, sakit pula rohani ini ,
Aku tak mohon dihargai, tapi aku butuh kasihMu, Dan ini hanya didapat dari YESUS KRISTUS TUHAN.
Wassalam.
hakkullah
Reply| 01 Feb 2014 19:00:53
mimie
mimie, kebanyakan orang yang masuk Islam, itu karena alkitab..kenapa anda tidak membaca alkitab anda sendiri?..kenapa anda tidak mau berfikir apa yang terkandung di dalam alkitab?...berapa kali anda mengkhatamkannya?....semua manusia akan melihat perbuatannya..sanggupkah Yesus mengadili ummat Islam?...coba anda pelajari bahasanya: Yesus datang ke bumi untuk menebus dosa...(apakah anda sudah paham mengenai ayat ini?) artinya: Yesus bukanlah tuhan dan yesus sangat lemah sekali..bahasanya harusnya : mengampuni bukan menebus dosa...di dalam ayat anda pernah membacanya, Tuhan berfikir..

apakah alkitab sanggup menjawab segala kritikan?..waallahu a'lam..terima ksih

waallahu a'lam..terima kasih
islamquranhadist
Reply| 30 Jan 2014 21:44:11
akhmad
on November 16, 2013 at 8:47 pm said:
Isi tulisan kamu masih salah berat bro pelajari dulu Islam yang benar baru berani omong.

------------------------------

Iya, harus belajar Islam dulu yang bener biar ngerti kalau IBLIS beragama ISLAM dan ISLAM AGAMA IBLIS.

Makanya harus belajar banyak biar ngerti ALLOW SWT itu RAJA SETAN, SANG PENYESAT....!!!!!!!
islamquranhadist
Reply| 30 Jan 2014 21:41:57
akhmad
on November 16, 2013 at 8:43 pm said:
tetapi kamu malah bilang Muhammad di neraka. Salah kamu.

---------------

SETUJU, salah tuh yang bilang Muhamamd si cabul buta huruf SAW masuk neraka.

PENCURI dan PENZINA pasti masuk surga ISLAM seperti yang dijanjikan Muhammad!!!!!

Masuk SURGA ISLAM yang isinya hauris (asal kata persia HAUR = PELACUR) yang belum disentuh JIN. (IBLIS)

Jadi jelas, MUHAMMAD pasti masuk SURGA ISLAM yang isinya para PELACUR dan IBLIS...
kan ALLOW SWT RAJA SETAN!!!!!!!!!

Jadi saya SETUJU, MUHAMMAD si cabul buta huruf itu pasti masuk SURGA ISLAM yang isinya PELACUR dan IBLIS bersama sama dengan RAJA SETAN.

Sumber : AL QURAN kitab Iblis
hakkullah
Reply| 30 Jan 2014 19:08:40
Kita semua kini tahu bahwa sejumlah salinan Mushaf Utsmani asli telah terkumpul dan terdistribusi semasa kekhalifahannya ditahun 22-34 AH (644-656 M). Dan mushaf ini dianggap sama persis dengan Quran yang kita pegang sekarang ini. Namun tidak satupun dari salinan asli tersebut dapat ditemukan dimanapun saat ini.

Dimanakah salinan-salinan yang telah dikumpulkan dan diselaraskan oleh khalifah Uthman itu?

-----------------
ALQURAN .... (Maaf, tulisan anda kami edit karena semua menggunakan huruf kapital)
akhmad
Reply| 17 Nov 2013 04:47:11
Isi tulisan kamu masih salah berat bro pelajari dulu Islam yang benar baru berani omong.
akhmad
Reply| 17 Nov 2013 04:43:47
Siapa yang bilang klo Isa as.(Yesus) di Islam disebutkan bahwa akan masuk neraka,tidak dia akan masuk surga karena dia rasul,,tetapi kamu malah bilang Muhammad di neraka. Salah kamu.
akhmad
Reply| 17 Nov 2013 04:35:54
Maksudnya itu adalah semua yang akan terjadi sudah tertulis di lauh mahfuz yaitu,,semua yang akan terjadi sudah tertulis di lauh mahfuz bukan takfir tetapi Allah swt. Hanya tahu lalu dituliskan dalam lauh mahfudz
islamquranhadist
Reply| 26 Oct 2013 00:25:06
Kasihan banget ya KINANA yang sudah dituliskan ALLOW SWT lehernya harus dipenggal biar istrinya bisa disodok pada hari yang sama oleh si CABUL SAW..!!!!!

Allow swt memang tiada duanya..!!!!!!!!
unity
Reply| 20 Oct 2013 12:37:09
Termasuk anda pengikut setan/iblis sejati...ALLAH SWT batu berbentuk vagina yang bersemayam dikakbah dan MUHAMMAD SAW bandot tua tukang rampok,taqqiya,pedofil dan pembunuh....suri tauladan dan berahlak SAMPOERNA.... subbahanallah....
Mimie
Reply| 03 Oct 2013 03:41:17
alquran diciptakan sebelum manusia diciptakan oleh Allah swt..sementara alquran adalah bagian dari lauh mahfuz…waallahu a’lam..terima kasih
------------------------------------------------------------------------------------------
Wow hebat.......jadi Aisyah udah dijodohi sebelum Muhammad diciptakan ya?????
hakkullah
Reply| 02 Oct 2013 18:51:26
@MTipusM
tindakan anda atau ucapan anda juga sudah dicatat oleh Allah swt di lauh mahfuz..anda pernah nonton gak sinetron atau film?. begitu juga, manusia dari awal sampai akhir manusia sudah tercatat namanya, tindakannya, apa sja di lauh mahfuz..cuma kita tidak pernah tahu..ini adalah perkara ghaib..silahkan anda belajar lagi..waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 02 Oct 2013 18:45:37
Apakah Quran itu Qadim dan Kekal seperti Allah sendiri, ataukah ditulis oleh Allah belakangan dan ditempatkan disisiNya, yang Dia sebut sebagai “Lauh Mahfuzh”?

-----------------------
Allah swt berfirman:
1 ) Alif laam miim.
( 2 ) Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
( 3 ) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
( 4 ) dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.
( 5 ) Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

alquran diciptakan sebelum manusia diciptakan oleh Allah swt..sementara alquran adalah bagian dari lauh mahfuz...waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 02 Oct 2013 18:36:19
@M TipuM
Allah swt berfirman:
( 11 ) Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
( 12 ) Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),
( 13 ) mereka tidak beriman kepadanya (Al Quran) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu.
( 14 ) Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya,
( 15 ) tentulah mereka berkata: "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang orang yang kena sihir". (Alhijr)

waallahu a'lam..terima kasih
Sitikhadijah
Reply| 01 Oct 2013 22:33:53
Kalau soal moral-bejad dan berahi-syahwat, jangan ada yang tidak berani memberi mahkota-JUARA kepada Muhammad.

Saya heran, kok Muslim berani-beraninya membandingkan moral Yesus dengan maniak-pedofil Muhammad? Itu mah bandingannya sorga-kudus versus neraka jahanam!
USTADZ MENJAWAB
Reply| 30 Sep 2013 23:51:54
@ IT'S ME,

Hebat anda mas, Cuma AYAT KAWINNYA ISA ADA DIMANA, MAS?
KOK BICARA SAMA TEMBOK?

Aku kira MTipu M adalah bijak. Ia berkata dg dukungan ayat bagi yg ragu:
“Maka janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang RAGU-RAGU
(AKAN ALKITAB, YG QURAN.IKUT TERCAKUP JUSTRU DIDALAMNYA! (Qs.43:4 ).
Nah ayat kawin-mawin nabi2 pasti ada di Alkitab di LAUH MAHFUDZ!
NAH, CARILAH ITU! JANGAN BICARA SAMA TEMBOK!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top