Arifin Zaelani – Alasan Saya Meninggalkan Islam

Banyak orang bertanya kepada saya, kenapa saya meninggalkan agama Islam. Bagi Muslim ini memang sangat tak masuk akal. Mereka memilih utk percaya bahwa orang menjadi murtad karena disogok oleh agen rahasia Nasrani/Yahudi. Mereka enggan menerima kenyataan bahwa setiap orang punya hak untuk menentukan pilihannya sendiri dan bahkan ada orang yg merasa bahwa Islam tidak cocok baginya.

 

freedom

Berikut ini adalah alasan saya.

Hanya beberapa tahun yang lalu saja saya masih percaya bahwa kepercayaan saya kepada Islam bukan sebuah kepercayaan buta, tetapi karena hasil penyelidikan dan penelaahan selama bertahun-tahun. Memang saya membaca banyak buku-buku Islami yang ditulis oleh orang-orang yang pikirannya sesuai dengan saya dan mengemukakan filosofi yang sesuai dengan pandangan saya, sehingga hal ini semakin meyakinkan saya bahwa saya sudah menemukan kebenaran.

Semua hasil penelaahan saya sesuai dengan iman saya. Sama seperti kebanyakan Muslim, saya tadinya percaya bahwa kalau mau benar-benar mengetahui sesuatu, maka belajarlah dari sumbernya. Tentu sumber Islam itu adalah Qur’an dan buku-buku yang ditulis oleh ilmuwan Islam. Karena itu, saya merasa tidak perlu lagi mencari dari sumber lain untuk menemukan kebenaran, apalagi memang saya begitu yakin sudah menemukannya. Seperti yang sering dikatakan para Muslim “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”. Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah sebuah kebodohan.

Tentu saja ini salah! Bagaimana jika kita ingin tahu kebenaran tentang suatu aliran kepercayaan yang berbahaya? Apakah cukup dengan hanya bergantung melalui informasi dari pemimpin kepercayaan itu dan semua penganut penganutnya yang sendirinya telah tertipu oleh pemimpin itu? Diperlukan penelaahan secara saintifik (berdasarkan ilmu pengetahuan) untuk menelaah kepercayaan itu, karena penelaahan sains tidak mengutarakan hasil penyelidikannya berdasarkan iman yang buta. Mereka membuat penelaahan yang seksama dari bukti yang ada. Ini sungguh berbeda dengan cara pendekatan agamawi yang didasarkan pada iman dan kepercayaan semata. Untuk itulah saya kembali membaca isi Qur’an dan saya temukan perintah perintah yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Saya merasa sangat tertekan dan risih membaca ajaran seperti ini.

Q.16:106 ”Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar..”

Orang mungkin berpikir bahwa azab yang besar itu nantinya terjadi di akherat. Tapi Muhammad memastikan orang-orang itu mendapat hukuman di bumi pula.

Lihat ayat-ayat berikut:

Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomor 577: "Aku mendengar Nabi berkata,”Di hari-hari akhir (dunia) akan muncul orang-orang muda dengan pikiran-pikiran dan ide-ide yang bodoh. Mereka akan berkata baik, tapi mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah yang keluar jalur, iman mereka tidak lebih dalam dari tenggorokannya. Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan.”

Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomor 260: "Ali membakar beberapa orang dan berita ini terdengar oleh Ibn ‘Abbas, yang berkata,”Jika aku berada di posisinya, aku tidak akan membakar mereka, seperti yang dikatakan sang Nabi, ’Jangan hukum (siapapun) dengan Hukuman Allah (yaitu: api).’ Tidak ragu lagi, aku sudah akan membunuh mereka, karena Nabi berkata, ’Jika seseorang (Muslim) meninggalkan agamanya, bunuh dia.’”

Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomor 261: "Delapan orang dari suku ‘Ukil datang kepada sang Nabi dan mereka merasa udara Medina tidak cocok bagi mereka. Karena itu mereka berkata,”O Rasul Allah! Tolong berikan kami susu.” Rasul Allah berkata, ”Aku anjurkan kalian untuk bergabung dengan kelompok unta-unta.” Maka mereka pergi dan minum air kencing dan susu unta (sebagai obat) sampai mereka sehat dan gemuk. Lalu mereka membunuh gembala unta dan melarikan unta-unta itu, dan mereka meninggalkan agamanya setelah tadinya mereka adalah Muslim. Pada saat sang Nabi diberitahu hal ini oleh orang yang minta tolong padanya, ia menyuruh beberapa orang untuk memburu para pencuri unta itu, dan sebelum matahari bertambah tinggi, pencuri-pencuri itu dibawa kepada Nabi, dan Nabi memotong tangan-tangan dan kaki-kaki mereka. Ia meminta paku, yang dipanaskan dan ditusukkan ke dalam mata para pencuri, dan mereka diterlantarkan di Harra (daerah berbatu di Medinah). Mereka minta air, dan tidak ada seorang pun yang memberi mereka air sampai mereka mati."

Dan sebagian terjemahan dari Sunan Abu Daud, Buku 38, Nomor 4339 disampaikan oleh Aisha, Ummul Mu'minin:

"Rasulullah (saw) berkata: Darah seorang lelaki Muslim, yang mengaku tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, secara hukum tidak boleh ditumpahkan kecuali oleh karena satu dari ketiga hal ini: orang yang berzinah setelah menikah, dan hukumannya adalah dirajam; orang yang melawan Allah dan RasulNya, dan hukumannya adalah ia harus dibunuh atau disalib atau diasingkan dari tanah ini; atau orang yang membunuh dan hukumannya adalah ia harus dibunuh."

Berikut ini sangat mengerikan. Aku berani berkata bahwa orang mana pun yang membaca ini dan tidak merasa muak berarti tidak dapat disebut manusia.

Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomor 4348 ”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas: Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya keluar diantara kakinya yang berlumuran darah. Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang-orangnya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah, orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri.

Dia duduk di sebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Allah! Akulah majikan budak itu; ia seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti. Aku memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Ia punya dua anak laki-laki seperti mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemarin malam, dia mulai lagi menghina dan mengolokolok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya di perutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya.

Sang Nabi berkata: Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi darahnya”.

Saya merasa kisah ini mewujudkan ketidakadilan. Muhamad memaafkan seorang lelaki yang membunuh perempuan hamil beserta anaknya sendiri hanya karena dia berkata bahwa perempuan ini menghina sang Nabi!?

Baca juga yang dibawah ini! Pria-pria Arab ternyata punya kebiasaan meniduri budak-budak wanita mereka. Qur’an mengabadikan tradisi ini.

Q. 33:52 “Tidaklah diperbolehkan bagi kalian (untuk menikahi lebih banyak) perempuan-perempuan setelah ini, ataupun mengganti mereka dengan istri-istri lain, meskipun kecantikan mereka menarik hatimu, kecuali yang dimiliki oleh tangan kananmu (sebagai budak perempuan).”

Muhammad sendiri meniduri Mariyah tanpa mengawininya, dan Mariyah adalah budak istri Muhammad yang bernama Hafsa.

Memaafkan seseorang yang membunuh orang lain hanya karena dia mengatakan perempuan itu menghina Muhammad adalah perbuatan yang tidak dapat diterima. Bagaimana jika orang itu bohong untuk menghindari hukuman?

Apa yang disampaikan kisah ini tentang rasa keadilan Muhammad? Bayangkan berapa banyak wanita tak bersalah yang dibunuh para suaminya dalam kurun waktu 1.400 tahun ini! Dan luar biasa juga bahwa para suami yang seenaknya menuduh istri mereka telah menghina Rasulullah dan oleh karena itu dengan enteng pula main tancap pisau ke perut istri; oleh Tuhan dan Hadis bisa mengelak dari hukuman???

 


14 comments Add a Comment
Bersedia Belajar
Reply| 12 Feb 2014 17:28:45
Setelah membaca postingan di web ini, jadi ingin comment, syukur kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta karena Dia memanggil dan memakai siapa saja yang Dia mau / berkenan sesuai kasih karuniaNya, Seperti Paulus yang sebelumnya telah menganiaya umat Tuhan karena menyangka pengikut Kristus sesat, tetapi Paulus setelah pertobatannya yang sangat dramatis yang tercatat dalam Kisah Para Rasul 9:1-31, 22:1-21, 26:1-32, Galatia 1:11-24, kembali mengutarakan kesaksian hidupnya kepada Timotius anak rohaninya dengan uraian singkat hidupnya sbb: 1 Timotius 1:12-15:”Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku – aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihaniNya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya:”Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa”…”Tulisan2 yang ada di web Anda tentunya sesuai dengan misi yang Anda inginkan menjangkau sebanyak mungkin yang seperti Anda sebelumnya, Tuhan dapat melakukan yang Dia kehendaki “untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepadaKu memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang2 yang dikuduskan.” (Kisah Para Rasul 26:18). Mohon lakukanlah dengan kekuatan kuasaNya, dengan sopan, dengan pengetahuan yang sudah diberikanNya kepada Anda serta dengan semangat penuh kasih… Hindari perkataan yang kasar dan menghina, memaksakan keyakinan karena keyakinan adalah pilihan bebas setiap orang….Perdebatan yang membawa kepada saling ejek, kasar dan menghina, hal itu hanya akan membawa kepada pertikaian, dan tidak berguna (1 Timotius 6:20-21, 2 Timotius 2:14, 1 Petrus 3:15 — dengan lemah lembut dan hormat ). Karena Firman dan RohNya saja yang dapat memerdekakan dan yang dapat membuka hati setiap orang (Dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekan kamu…Yohanes 8:32. Tetapi apabila hati seseorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya….dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. .2 Korintus 3:16-17)….Pula FirmanNya yang lain telah menegaskan, “dan supaya kami terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman.” (2 Tesalonika 3:2), Tentunya, Anda dan banyak yang seperti Anda lainnya, dengan semangat ilahi melakukan seperti yang Paulus pernah lakukan pada masa-masa awal gerejaNya (orang2 percaya). Tetapi perhatikan juga pengalaman yang pernah dialami oleh murid-muridNya. Penulis kitab Kisah Para Rasul mencatat dan mengungkapkan sebagian kisahnya yaitu apa yang dialami oleh Paulus, secara singkat dikatakan seperti ini: “Ada yang dapat diyakinkan oleh perkataannya, ada yang tetap tidak percaya.” (Kisah Para Rasul 28:24), Hal itu memang harus terjadi sesuai apa yang difirmankanNya: “… terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka…, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.” (2 Tesalonika 1:10-12), tetapi terhadap “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis….Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 2:41-47). Karena menurut pendapat sy bahwa kekristenan itu adalah Allah yang mencari manusia untuk diselamatkan. Kekristenan itu bukan usaha manusia mencari Allah. Pilihan kita di dunia ini tentang keyakinan kita sangant penting sekali karena itu berkaitan dengan kematian kekal atau kehidupan kekal. Mohon dimaafkan ya saudara-saudara Muslim apabila ada perkataan / comment yang kasar dan menghina, karena tidaklah seharusnya sebagai umat ciptaan Tuhan kita saling menyakiti dan menghancurkan/membinasakan….Dan untuk saudara-saudara yang telah percaya kepada pemberitaan salib Kristus yang orang-orang tidak percaya beranggapan sebagai kebodohan dan memang itulah tepatnya yang firman Allah tegaskan: “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.” 1 Korintus 1:18. Untuk itu saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Fil 2:12-13). Dan biarlah ini menjadi doa semua orang yang mengasihi kebenaran:”Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu. Kiranya Dia mengkuatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus di hadapan Allah dan Bapa, kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudusNya.” (1 Tesalonika 3:12-13). “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payahmu tidak sia-sia (1 Korintus 15:58) ………amin. (mhn maaf apabila commentnya kepanjangan…trimakasih ada web seperti ini yg membuka wawasan, tp lakukanlah dengan semangat KASIH, lemah lembut dan hormat, Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat menerima ajaran sehat....mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. (dalam 1 Timotius 4:1, firman Tuhan menegaskan: Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan).Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah pelayananmu! (2 Timotius 4:2-5)
yoi
Reply| 14 Jan 2014 17:41:38
ente aja udah g sopan ama agama ane, minta orang lain buat coment dengan sopan. yang bener aja donk?!!!!!!!!!!
dssc7
Reply| 22 Dec 2013 23:32:20
Komentar paling basi.
dssc7
Reply| 22 Dec 2013 23:28:22
He he he, saya sebenarnya ingin membaca alasan Admin meninggalkan Islam, tentu lebih seru daripada Arifin Zaelani.
dssc7
Reply| 22 Dec 2013 22:27:31
Arifin Zaelani itu teman anda atau siapa, gaya bahasanya ko Ali Sina buanget, dan kayaknya topik ini terasa basi, sebab sudah banyak dipublikasikan oleh Ali Sina.
atheist
Reply| 12 Dec 2013 16:55:44
terimakasih kepada blog/forum ini..
sekarang saya mengerti apa sebenarnya ajaran yang benar.. saya sudah pernah beragama islam dan kemudian kristen. tapi tidak menemukan apa2 sehingga saya mencoba satanisme.. sekarang saya mengerti bahwa kalian lebih hebat lagi.. terutama admin..
karena bisa melakukan kedok kasih alahay dan mukjijat palsu pengkhayal.. sungguh lebih hebat dari iblis yang melakukan penipuan terang2an.. kalian memperoleh banyak umat lalu mengajarkan kekerasan penghujatan(terlihat dari web ini) yang mengarah pada pembantaian akhir yaitu tujuan akhir dari iblis.. ini mampu menpercepat turunnya Dajjal sang penyelamat yang memberi kenikmatan surga pada manusia denga luar biasa.. sungguh..
saya mengerti sekarang kenapa satan tidak menunjukan diri terang2an dalam agama kalian.. sungguh dia memang yang terhebat.. maha pintar maha kasih... aku percaya teguh sekarang pada setan..
terimakasih banyak

-mantan atheist.

nb. saya sangat berterimakasih.. sekarang apa yang ditugaskan tuhanku kepadaku secara langsung kalian yang melakukan.. semoga satan cepat bangkit dan menguasai semua manusia ...
emen..
islamquranhadist
Reply| 06 Dec 2013 16:25:40
ARTIKEL
Muhammad sendiri meniduri Mariyah tanpa mengawininya, dan Mariyah adalah budak istri Muhammad yang bernama Hafsa.

Yang TEPAT:
Muhamad MENIPU Hafsah dan MENCABULI Maryah di ranjang Hafsah sendiri.

Muhammad adalah PENIPU dan PENCABUL
Dalam ISLAM, artinya BERBUDI AGUNG dan BERAHKLAK SEMPURNA

Karena ALLOW SWT lah yang mengatakan demikian.

ALLOW SWT juga mengatakan MAKANAN LEBAH ADALAH BUAH-BUAHAN
Dalam ISLAM, peternak lebah wajib dibunuh karena membantah WAHYU ALLOW SWT.
islamquranhadist
Reply| 06 Dec 2013 16:19:12
USTADZ MENJAWAB on November 28, 2013 at 2:08 pm said:
ULAMA ISLAM MENGAJARKAN UMATNYA: “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”.
[ Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah sebuah kebodohan].

Peternak lebah bilang, MAKANAN LEBAH ADALAH NEHTAR BUNGA
ALLOW SWT bilang, MAKANAN LEBAH ADALAH BUAH BUAHAN

Jadi kalau mau cari ILMU beternak lebah, carilah di AL QURAN, maka setelah menemukan ISLAM, kamu akan masuk dalam kebodohan, alias SUPER JENIUS ALA ISLAM.

Mana ada orang BODOH yang bilang PENCABUL dan PENIPU adalah contoh berbudi agung dan berahklak sempurna....

CUMA SUPER JENIUS ALA ISLAM yang mengatakan demikian....

Muhammad MENIPU istrinya sendiri dan MENCABULI perempuan lain di ranjang istrinya.

Muhammad bilang PENIPU dan PENZINA PASTI MASUK SURGA ISLAM.

iyakan pak ustad....???? hahahhahahaha
GUNTUR
Reply| 06 Dec 2013 13:46:11
.........Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan.”

.........Maka, jika kalian menemukan mereka, kasihanilah mereka, karena akan ada upah bagi para pengasih itu di Hari Kebangkitan.”

Ayo pilih mana yang bener.
hakkullah
Reply| 06 Dec 2013 12:18:30
@admin
Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomor 577: “Aku mendengar Nabi berkata,”Di hari-hari akhir (dunia) akan muncul orang-orang muda dengan pikiran-pikiran dan ide-ide yang bodoh. Mereka akan berkata baik, tapi mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah yang keluar jalur, iman mereka tidak lebih dalam dari tenggorokannya. Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan.”

------------------
kamu ngerti gak maksud hadits tersebut..bukan maksud begini, dia keluar islam, lalu langsung bunuh dia..bukan begitu, bos..salah pengertian anda..keluar dari islam itu bukan maknanya secara zhahir saja, tetapi secara maknawi..Firman Allah swt dan perkataan beliau saw sering kali dimaknai dengan bersifat maknawi (abstrak).
keluar dari islam itu banyak, bukan diartikan secara zhahir. pada masa permulaan Rasulullah saw berdakwah, mereka ikhlas dan iman yang sangat kuat, dikala itu, Allah tidak membicarakan orang-orang munafik, memang tidak ada orang munafik, tidak ada bersifat sombong apalagi menentang Allah dan Rasul-Nya. nah, setelah islam berkembang dengan pesat dan bertambah banyak jumlah muslimin, mulailah timbul, ada orang-orang munafik, orang-orang fasik. dan disitulah, pentingnya Allah membicarakan masalah orang-orang munafik ataupun tidak mau mengikuti aturan islam..

kalau misalkan ada orang keluar dari agama islam secara zhahir, bukan berarti kita harus bunuh. tentu saja tidak seperti itu..
contoh: ada seorang ayah melihat anaknya mencuri barang dagangan orang lain, lalu tiba-tiba seorang ayah ini memotong kedua tangan anaknya, karena dia membaca ayat alquran menerangkan tentang itu..
tentu saja, tindakan ayah ini salah, walaupun dia mengetahui ayat tersebut. tetap saja salah. kenapa?. karena dia belum menguasai dan memahami ayat tersebut..dalam barang pencurian ada batasan maksimalnya, bukan itu saja, ada persyaratan lain..sebetulnya: yang wajib itu,kan pemimpinnya. bukan kita. kewajiban kita hanyalah menasehati. misalkan, ada orang mencuri, lalu kita menangkapnya. apakah boleh kita memotongnya?. tentu, kita tidak boleh melakukannya.ha haha...kalau mau lebih jelas, tanyakan kepada ahlinya..kan, masing-masing sudah ahlinya...ilmu islam luas sekali. gak cukup hanya mengetahui dalil itu saja....kalau ahlinya, kan sudah begitu banyak alquran dan hadits yang diketahui..

makanya belajar lagi!!!
gak bisa asal bunuh-bunuh aja..Allah itu Maha Tahu..



Q.16:106 ”Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar..”

-----------
ayat ini berkenaan dengan kisahnya Ammar bin yasir, dimana beliau ra dipaksa meninggalkan islam, akhirnya dituruti keinginan kaum musyrikun itu, dihati amar bin yasir tidak meninggalkan islam sedikitpun. dikala itu orang-orang kafir musyrikin mencaci maki kepada rasulullah saw, karena ammar bin yasir meninggalkan islam..turunlah ayat tersebut menjelaskan perihal ammar bin yasir...nah ayat yang berikutnya "akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran....", bisa jadi dia itu termasuk ayat ini, kalau dia benar-benar meninggalkan islam (berarti dia itu dalam kekafiran)..tapi, sya gak tahu,iya mengenai dia...itu urusan dia dengan Allah swt (alias personal)


Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomor 260: “Ali membakar beberapa orang dan berita ini terdengar oleh Ibn ‘Abbas, yang berkata,”Jika aku berada di posisinya, aku tidak akan membakar mereka, seperti yang dikatakan sang Nabi, ’Jangan hukum (siapapun) dengan Hukuman Allah (yaitu: api).’ Tidak ragu lagi, aku sudah akan membunuh mereka, karena Nabi berkata, ’Jika seseorang (Muslim) meninggalkan agamanya, bunuh dia.’”

-----------------
kita bukan berada dlm pemerintahan islam. jadi gak boleh sembarangan membunuh orang meskipun dia keluar dari islam..seperti kasus, Abdulllah bin salul, dia juga keluar dari islam, tetapi tidak dibakar oleh Ali bin Abi Thalib. bahkan lebih dahsyat lagi, dia mengajari masyarakat awam, mengenai diangkatnya Ali sebagai tuhan. wah ini aliran yang sangat berbahaya.
gak langsung dibunuh, lihat dulu orangnya. apakah dia keluar islam, karena tidak tahu atau ikut-ikutan atau memang pilihan?. semua itu harus tahu dulu. tidak langsung dibunuh..seperti kasus pada masa pemerintahan islam Khalifah Abu Bakar ra. mereka diperangi bukan untuk dibunuh, tetapi ditanggap atau mengajak dua pilihan: keluar dari islam atau kembali ke islam. mereka gak dibunuh, tapi mereka sendiri yang melawan..seperti contoh kakak Nabi Sulaiman as. ayahnya Abu Daud menyeruh untuk menangkapnya, tapi apa blh buat, dia sendiri yang melawannya, pada akhirnya terbunuh.


konsep islam dengan konsep kristen jelaslah berbeda...Islam itu punya konsep yang jelas...jika tidak paham tanyalah kepada ahlinya...
Ali bin Abi Thalib sangat memahami islam, tidak seperti kita....waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 06 Dec 2013 10:56:21
@admin
bagi Allah dan ummat islam tidak menjadi masalah.kalau tidak mau ikuti aturan islam, silahkan keluar dari islam, itu akan lebih baik. daripada merusak islam, seperti sifat munafik dan mengajak orang lain sesat dari golongan ummat islam..
Allah menunjukkan kekuasaan-Nya, bahwa Allah itu tidak lemah, meskipun mereka keluar dari islam. tidak ada pengaruh bagi Allah swt dan tidak akan mengurangi kerajaan Allah swt..jangankan dia (arifin zainal), pada masa Abu Bakarpun banyak yang keluar dari islam (yang disebut murtad), tetapi kenyataannya tidak mengurangi kerajaan Allah swt, justru bertambah kekuasaan-Nya...baik kita akan tuliskan beberapa ayat Allah dalam alquran..
Allah swt berfirman:
1. "Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kalian yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan
mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya." (Al-Maaidah: 54).

2."Dan, jika kamu berpaling niscaya Allah akan mengganti(mu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini)." (Muhammad: 38).

lihat sekitar dunia ini, orang-orang muallaf begitu cintanya kepada Allah begitu juga Allah..

Allah swt tidak membutuhkan makhluk, tetapi makhluklah yang membutuhkan Allah swt..Allah lakukan itu adalah untuk kebaikan manusia juga..jika manusia tidak mau mengikuti aturan Allah swt, maka Allah tidak membutuhkannya...kebaikan juga buat manusia..

Allah swt berfirman:
"Jika kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat buruk, berarti kamu telah berbuat buruk atas dirimu pula" (QS. al-Isra’/17: 7)

yang untung siapa dan yang rugi siapa?..
Orang-orang muslim berpegang tali Allah, pasti akan mengatakan: mudah-mudahan kita termasuk orang yang bersyukur atau beruntung atau termasuk yang diselamatkan Allah di akhirat kelak..siapa sich yang akan selamat di akhirat?.
baca di ayat alquran, "sedikit sekali yang mau bersyukur", orang muslim akan mengatakan: mudah-mudah kita termasuk orang yang bersyukur."

begitu juga pada Muhammad:54 dan 38, kita ummat islam mengharap: mudah-mudahan kita dimatikan dalam keadaan muslim..begitulah seterusnya..
Allah swt berfirman:
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (3:102)

dalm surat alkahfi: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir".

Siapa sich yang mau keluar dari islam lagi?..kami sangat butuh Allah dan juga kami mengharapkan konsisten dalam islam..menurut pandangan islam/ulama: keluar dari islam sangat berbahaya bagi dirinya, kapan?..tentu, diakhirat kelat..bukan di dunia..karena tiap-tiap manusia akan dibalas oleh Allah di akhirat kelak, baik atau buruknya..
Allah swt berfirman:
( 7 ) Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
( 8 ) Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.(Az-zalzalah)

jelas,ya?...
waallahu a'lam..terima kasih
USTADZ MENJAWAB
Reply| 28 Nov 2013 22:13:29
ULAMA ISLAM MENGAJARKAN UMATNYA: “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”.
[ Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah sebuah kebodohan].

Padahal menemukan Islam adalah menemukan ALLAH yang tidak pernah mau berbicara langsung / wahyu dengan NabiNya (yang mana berlawanan dengan semua nabi-nabi Israel lainnya YANG SELALU BERBICARA LANGSUNG DENGAN tUHAN MEREKA)
USTADZ MENJAWAB
Reply| 28 Nov 2013 22:11:23
ULAMA ISLAM MENGAJARKAN UMATNYA: “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”.
[ Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah sebuah kebodohan].

Padahal menemukan Islam adalah menemukan JIBRIL yang tidak pernah memperkenalkan JATIDIRINYA DI QURAN SEBAGAI YANG DIUTUS ALLAH! Bahkan tidak juga di Hadis Nabi.
USTADZ MENJAWAB
Reply| 28 Nov 2013 22:08:38
ULAMA ISLAM MENGAJARKAN UMATNYA: “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”.
[ Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah sebuah kebodohan].

Padahal menemukan Islam adalah menemukan Muhammad yang KENABIANNYA TIDAK PERNAH DIANGKAT OLEH ALLAH ATAU UTUSAN ALLAH dikala dia diakui sebagai Nabi (yaitu di gua Hira, lihat QS.96:1-5)
Fetching more Comments...
↑ Back to Top