Anak Laki-Laki Nuh Mati Tenggelam

Bagaimana Kanaan dapat mati tenggelam, padahal ia sendiri belum lahir ketika air bah datang?

bahteranuh

 

 

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya,sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir."

Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang." Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.

(Sura Hud 11:42-43)

 

Al-Baidawi mengatakan, bahwa Kanaan adalah anak laki-laki Nuh yang menolak untuk ikut masuk bersama Nuh ke dalam bahtera ketika Tuhan menjatuhkan penghukumannya lewat air bah. Oleh karena itu, putra Nuh yang bernama Kanaan itu pun akhirnya mati tenggelam.

Sebenarnya Nuh hanya punya 3 orang anak laki-laki, yaitu Sem, Ham dan Yafet, dan masing-masing mereka telah beristeri. Informasi dari kitab Kejadian ini memperlihatkan pada kita bahwa hanya ada 8 orang yang berada dalam bahtera Nuh, yaitu Nuh dan isterinya, ke-3 anak laki-laki beserta isteri-isteri mereka.

bahteranuh2

Nuh beserta isteri dan ke-3 anak laki-laki dan menantunya, mempersembahkan korban kepada Tuhan setelah air bah surut

 

Disamping itu, Kanaan sendiri belum lahir ketika air bah datang. Kanaan juga bukan anak laki-laki Nuh, melainkan anak laki-laki Ham yang lahir setelah terjadi air bah (Kejadian 10:1,6,15).

Dan inilah silsilah anak-anak Nuh: Sem, Ham, dan Yafet; dan bagi mereka dilahirkanlah anak anak lelaki sesudah air bah itu. (Kejadian 10:1)

Dan anak-anak lelaki Ham ialah Kush, dan Mesir, dan Put, dan Kanaan. (Kejadian 10:6)

Dan Kanaan memperanakkan Sidon -anak sulungnya- dan orang Het (Kejadian 10:15)

 

Kami bertanya:

  • Darimana Muhammad yang ummi (buta huruf) ini mendapatkan informasi bahwa ada seorang anak laki-laki Nuh yang tewas tenggelam dalam peristiwa air bah?
  • Apa alasan Al-Baidawi menafsirkan bahwa putra sulung Nuh yang tewas karena menolak masuk ke dalam bahtera, bernama Kanaan?

   


16 comments Add a Comment
islamquranhadist
Reply| 11 Dec 2013 12:04:52
Sitikhadijah
on December 11, 2013 at 12:23 am said:
@ islamquranhadist,
Bagaimana Islam sempurna?
----------------------------------------------------------------------------

Untuk memahami bagaimana prilaku anak kecil, maka anda harus dapat memahami cara berpikir seorang anak.

Dalam banyak pengajaran, pelatian, buku buku tentang bisnis dan semacamnya..... pimpinan yang baik harus dapat memahami bagaimana anak buahnya berpikir.

Saya...... Mhd61l4, penulis blog islamquranhadist sangat dan sangat memahami bagaimana cara berpikir ISLAM, standar apa yang diterapkan dalam sebuah diskusi, tuduhan, pertahanan dan lain lainnya.

Jawaban atas pertanyaan BAGAIMANA ISLAM SEMPURNA?
Tentunya SEMPURNA VERSI ISLAM, bukan versi manusia yang bisa menggunakan akal budi pekerti.

Muhammad adalah PILAR satu-satunya TENTANG ISLAM.... apapun tentang MUHAMMAD harus dibela mati-matian, termasuk produk turunan Muhammad seperti AL QURAN yang diklaim sudah tertulis di lauh mahfuzh oleh ALLOW SWT dan Hadist/sunnah tentang apa apa yang dilakukan oleh Muhammad.

Dalam Al quran, dimulai surah pertama saja sudah membuktikan bahwa itu adalah omongan Muhammad.... baca surah-surah selanjutnya... maka dengan jelas dan pasti tercampur aduknya cerita cerita suci yang ternyata dikarang Muhammad dan sebagian darinya adalah cerita emosional yang menggambarkan psikis Muhammad sehingga secara terang benderang maupun secara tersamar dapat dipastikan WAHYU-WAHYU MUHAMMAD di AL QURAN.

Pun demikian halnya dengan Hadis yang menceritakan tentang aktivitas kehidupan Muhammad, apa yang dikatakan dan apa yang dilakukannya.

ISLAM SEMPURNA kalau mengacu (salah satu contoh saja) bahwa Muhammad MENIPU Hafsa dan MENCABULI perempuan lain (Maryah) di ranjang Hafsah sendiri adalah CONTOH BERBUDI AGUNG DAN BERAHKLAK SEMPURNA.

Kemudian lihatlah berapa banyak ayat ayat yang menceritakan apa sebenarnya pekerjaan ALLOW SWT.... semuanya berujung pada PENYESATAN.

Nah.... orang orang yang sudah TERSESAT, termasuk IBLIS yang beragama islam (versi islam tentunya) akan setuju dengan apapun yang dilakukan Muhammad dan KEWAJIBAN mereka untuk membelanya.

BAGAIMANA ISLAM SEMPURNA?

Buktikan saja kalau ada ANJING JANTAN TUA yang mengawini anak anjing yang belum mens..... !!!!

Apabila ada, maka ISLAM TIDAK SEMPURNA
Apabila tidak mungkin, maka ISLAM SEMPURNA

Karena apa?
ANJING JANTAN TUA TERSEBUT haram hukumnya dan Muhammad adalah sri teladan MUSLIM... karena apapun yang dilakukan ANJING JANTAN TUA tersebut akan selalu bertentangan dengan apa yang dilakukan Muhammad.

Kalau saya sih bilang, ANJING JANTAN TUA tersebut lebih mulia dari si PENIPU dan PENCABUL BUTA HURUF SAW.... tentunya MUSLIM bilang Muhammad adalah SEMPURNA, maka ISLAM PASTI SEMPURNA.

Jadi jawaban dari pertanyaan anda, bagaimana anda memahami apa yang saya tuliskan dengan pemahaman Islam, dan saya setuju ISLAM AGAMA SEMPURNA sampe-sampe IBLIS berbondong-bondong masuk Islam dan kenyataannya, JIN MUSLIM adalah IBLIS BERAGAMA ISLAM.

AGAMA ISLAM SEMPURNA makanya IBLIS MASUK ISLAM!!!!!
Sitikhadijah
Reply| 11 Dec 2013 08:23:14
@ islamquranhadist,
Bagaimana Islam sempurna?
dari dulu saya bertanya, tak pernah berani dijawab:
SEMPURNA MANA MUHAMMAD VS YESUS?
KUASA MANA MUHAMAD ATAU YESUS?
Si momad69Aisha
Reply| 10 Dec 2013 17:57:35
@ Mimie

Sis kasihan mereka, saudara-saudara kita muslim, mereka terjebak dalam ketidaktahuannya, yang menyebabkan mereka menjadi bodoh atau berlaku bodoh.
Dan bilamana mereka tidak tahu lagi apa alasan kebodohannya mereka langsung saja mengklaim dengan gagah nya ini adalah IMAN KAMI UMAT MUSLIM. Agama ku agamaku, agama mu agama mu, urus saja agama masing-masing.
Kalau diminta berargumen mereka diam dan gak sanggup menyangga, karena memang mereka tidak memiliki apa yg disebut KEBENARAN.
Bahkan yg lebih parah lagi kalau sudah tidak mampu mengajukan argumentasi mereka lalu mengucapkan kata-kata ancaman, dalam kenyataannya kata-kata yang paling pamungkaspun sanggup mereka ucapkan dan lakukan, demi awloh swt yang mereka imani (baca: kebodohan). Demi awloh swt di dalam kebodohan mereka, yang mereka sebut iman, mereka bisa berlaku bagaikan manusia tak memiliki hati nurani, jahat dan sangat-sangat jahat. Apakah orang beriman akan seperti ini sis. Kasihan sekali mereka.

Sis, sebenarnya kan sangat sederhana saja.

Yang namanya beriman tentu harus beriman pada Tuhan yang diri-NYA adalah KEBENARAN (kebenaran mutlak), bukan pada orang yang perbuatan-perbuatannya jahat seperti Muhammad.

Salam dalam kasih KRISTUS YESUS
Mimie
Reply| 10 Dec 2013 14:50:06
Si momad69Aisha said:
Menurut ku itu bukan wujud dari iman, mereka salah besar, itu adalah wujud dari KEBODOHAN MEREKA saja. Dengan demikian memang tidak mengherankan bilamana mereka itu sangat mudah/rawan sekali dibodohi/dibohongi/disesatkan oleh kaum ulama mereka. Kebodohan yang besar seperti ini, yang mereka anggap seolah-olah IMAN, seharusnya tidak selayaknya ada di dalam iman kepercayaan yang benar.
Betul.....pengangkatan anakpun dibatalkan, demi Zainab yang bahenol.
Yesus berkata, kita berhak jadi anak-anaknya, disempurnakan Muhammad demi berahinya.
Si momad69Aisha
Reply| 10 Dec 2013 08:22:46
@ Admin

Salam kenal bro Admin

Terima kasih infonya di atas.

Anda mengatakan bahwa muslim meyakini sesuatu yang bahkan Quran tidak mengkonfirmasikannya.

Komentar:

Apakah keyakinan seperti ini yang mereka KLAIM sebagai IMAN KEPERCAYAAN mereka?

Menurut ku itu bukan wujud dari iman, mereka salah besar, itu adalah wujud dari KEBODOHAN MEREKA saja. Dengan demikian memang tidak mengherankan bilamana mereka itu sangat mudah/rawan sekali dibodohi/dibohongi/disesatkan oleh kaum ulama mereka. Kebodohan yang besar seperti ini, yang mereka anggap seolah-olah IMAN, seharusnya tidak selayaknya ada di dalam iman kepercayaan yang benar.

Berdasarkan atas pemikiran tersebut di atas, saya sangat yakin bahwa di dalam Islam sesungguhnya tidak ada apa yang dinamakan iman, yang ada hanya KEBODOHAN BESAR BELAKA, yang di klaim mereka sebagai IMAN. Atau dengan perkataan lain KEBODOHANNHYA disangkakannya seperti IMAN.

Salam & terima kasih
Admin
Reply| 09 Dec 2013 22:56:15
@ JANGAN GITU AH

Anda bertanya: "Adakah Muhammad pernah menyebut nama Kanaan di dalam pelbagai Hadits Sahih?

JAWAB:
Sepengetahuan saya, tak ada dari hadis-hadis yang dianggap paling sahih (seperti: Bukhari, Abu Dawood, Muslim) yang menyebutkan nama Kanaan sebagai anak laki-laki Nuh yang mati tenggelam dalam peristiwa air bah.

Informasi itu bersumber dari buku Tafsir karangan al-Baidawi.
Siapakah al-Baidawi?
Abdullah ibn Umar bin Muhammad bin Ali al-Baidawi al-Syafi’i berasal dari Iran dan hidup di abad ke-13. Itu adalah nama lengkap dari al-Baidawi, seorang ulama multidisipliner dalam ilmu pengetahuan, yaitu ahli dalam bidang tafsir, bahasa arab, fiqh, ushul fiqh, teologi, dan mantiq. (http://en.wikipedia.org/wiki/Baidawi)

Sebagai seorang ulama yang terkemuka, al-Baidawi telah menghasilkan banyak karya tulis diberbagai bidang keilmuan. Karya-karya tesebut antara lain Anwar al-Tanzil wa Asrar al-Ta’wil (tafsir Quran), Syarah Masabih (hadis), Tawali al-Anwar, al-Misbah fi Ushul al-Din (teologi), syarh al-Mahsul, Minhaj al-Wusul ila ‘Ilm al-Usul (ushul fiqh), syarh al-Tanbih (fiqh), al-Lubb fi al-Nahwu (nahwu), Kitab Al-Mantiq (mantiq), al-Tahzib wa al-akhlaq (tasawuf), Nizam al-Tawarikh (sejarah), dll.

Yang menggelikan adalah, informasi mengenai Kanaan sebagai anak laki-laki Nuh yang mati tenggelam, diambil dari buku tafsir karangan al-Baidawi. ALLAH swt tak pernah menyatakannya kepada Muhammad, demikian pula Muhammad. (http://id.wikipedia.org/wiki/Bahtera_Nuh)

Kisah ini mirip dengan klaim Muslim yang mengatakan bahwa anak Abraham yang hendak dikorbankan bernama Ismail, padahal Qur'an sendiri sama sekali tak ada menyebutkan siapa nama anak yang hendak dikorbankan. Padahal Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa yang hendak dikorbankan itu adalah Ishak. Tapi beberapa ratus tahun setelah kematian Muhammad (diperkirakan di abad ke-10 atau 11), ada ulama-ulama Muslim yang mengatakan bahwa yang hendak dikorbankan itu adalah Ismail. Maka itulah yang menjadi keyakinan Muslim hingga saat ini. Meyakini sesuatu yang bahkan Quran tidak mengkonfirmasikannya.

Sebuah ketersesatan yang parah, bukan?
islamquranhadist
Reply| 09 Dec 2013 20:51:12
Admin
on December 9, 2013 at 11:35 am said:
@hakullah

Anda meyakini sesuatu yang bahkan ALLAH Qur’an sama sekali tidak menyatakannya ….. bukankah menurut anda ini aneh?

-----------------------------------------------------------------------

Yah admin.... bandot tua yang MENIPU istrinya dan MENCABULI perempuan lain di ranjang istrinya sendiri saja dianggab BERBUDI AGUNG dan BERAHKLAK SEMPURNA.....

Apa yang aneh dari kisah Nuh....
Dalam Islam, semuanya bisa saja terjadi atas seijin ALLOW SST dan tidak ada yang aneh.....

Wong ALLOW SWT aja bekerja sama dan berbagi tugas dengan IBLIS dan setan setan untuk menyesatkan.....

Yang aneh itu ADMIN, koq ngga mempan disesatkan ALLOW SWT ya?????
Kalau Hakkulah dan slimers lainnya tentu ngga perlu disesatkan oleh ALLOW SWT... namanya juga HAMBA ALLOW SANG PENYESAT!!!

Islam mode on : Benar, namanya Kanaan
Islam mode off : Saudaranya Kirii

Jalan ditempat, jadi kanan kiri deh...!!!!!
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Dec 2013 20:27:20
@Admin

Kalau Hakullah bisa mikir sampai di sana, gak akan mungkin dia kasih komentar macam begitu...

Hakullah bilang Islam tidak memaksakan orang lain untuk percaya pada apa yang dikatakan quran. Geli juga rasanya membaca komentar rasa putus asa seperti itu! Mestinya sebagai seorang muslim yang memiliki pengetahuan luas sudah barang tentu Hakullah memiliki jawaban buat pertanyaan Anda.

Hakullah tidak bisa melihat diskontinuitas antara:

Allah swt TIDAK MENYEBUT SIAPA NAMA ANAK NUH YANG TENGGELAM DI QURAN

dengan

AL-BAIDAWI dengan mantap MENYEBUT NAMA KANAAN

Pertanyaan dari saya untuk Admin

Adakah Muhammad pernah menyebut nama Kanaan di dalam pelbagai Hadits Sahih?

Terima Kasih

JANGAN GITU AH
Admin
Reply| 09 Dec 2013 19:35:30
@hakullah

Sdr. Hakullah yang dirahmati KRISTUS,
Tidakkah ini aneh?

Di satu sisi ALLAH tidak memberitahukan kepada Muhammad dalam Quran bahwa anak laki-laki Nuh yang mati tenggelam itu bernama Kanaan.

Tetapi lama setelah Muhammad wafat, Baidawi mengatakan bahwa anak itu bernama Kanaan.

Jika demikian, darimana Al Baidawi bisa menyimpulkan bahwa nama anak Nuh yang mati tenggelam itu adalah Kanaan?

Apakah menurut anda Al Baidawi pun mendapatkan wahyu yang sama dari ALLAH sebagaimana halnya yang diterima oleh Muhammad?

---------------------------

Sdr. Hakullah yang baik .....
Anda juga menulis sbb: "agama kami toleran..jika memang anda meyakini anak Nabi Nuh as cuma 3 orang dan tidak ada keterangan apa-apa mengenai kedurhakaan kanam (red. Kanaan) ataupun belum lahirnya kanan, kamipun tidak memaksakan anda meyakini apa yang diyakini ummat islam..."

Komentar kami:
Ini bukan semata-mata mengenai apa yang kita yakini, melainkan terkait pada "atas dasar apa kita meyakini sesuatu". Apakah berdasarkan apa yang Tuhan sendiri nyatakan lewat Nabi-Nya, atau berdasarkan pernyataan orang-orang biasa yang sesungguhnya bukan Nabi Tuhan? Mengapa kami meyakini bahwa anak Nabi Nuh hanya ada 3 orang, semata-mata oleh karena itulah YANG DINYATAKAN oleh Tuhan melalui Alkitab.

Umat Muslim percaya bahwa Qur'an itu adalah Firman yang benar dari ALLAH, dan bahwa Qur'an itu mereka klaim sebagai penyempurna Taurat dan Injil.

Alkitab menyatakan bahwa Putra Nuh hanya ada 3 orang yaitu Sem, Ham dan Yafet. Dan bahwa Kanaan adalah anak laki-laki Ham yang lahir setelah peristiwa air bah.

Tapi 2100 tahun setelah Musa menulis kitab Kejadian, Muhammad muncul dengan Quran dan mengatakan bahwa salah seorang putra Nuh mati tenggelam dalam air bah, tapi Muhammad atau ALLAH dalam Qur'an tidak menyebutkan siapa nama anak itu.
Lalu kemudian Baidawi muncul dan menyatakan bahwa nama anak itu adalah Kanaan.

Apa dasar umat Muslim meyakini informasi yang disampaikan oleh Baidawi?
Bukankah yang ada yakini sama saja dengan SEBUAH KEPERCAYAAN BUTA?
Anda meyakini sesuatu yang bahkan ALLAH Qur'an sama sekali tidak menyatakannya ..... bukankah menurut anda ini aneh?
sandria
Reply| 09 Dec 2013 18:29:25
Untuk jawaban pertama saya setuju dengan anda jika semua dari Allah swt mu, karena Muhammad memang gak punya saksi dan bukti,, semua dari Allah swt yang sungguh ajaib bim salabim keluar dan tidak ada keraguan di dalamnya.. pokoknya ilmu sejarah kalah dengan iman.. amazing ya bos
lucu
Reply| 09 Dec 2013 17:15:16
Hahahaha................

Terima kasih ( @ admin)
Ada lagi bahan tertawaan

Hahahahaha.........
islamquranhadist
Reply| 09 Dec 2013 16:18:26
ALLOW SWT ita abrakadabranya si CABUL BUTA HURUF SAW.... wong MENIPU istri sendiri dan MENCABULI perempuan lain di ranjang istrinya contoh berbudi agung dan berahklak sempurna kok...!!!!!
islamquranhadist
Reply| 09 Dec 2013 16:17:05
Maksudnya SEMPURNA ABAL-ABAL nya..!!!!
ALLOW SWT BEKERJA SAMA dan BERBAGI TUGAS dengan IBLIS untuk menyesatkan manusia...!!!!!

AL QURAN BENAR-BENAR SEMPURNA sampe sampe IBLIS berbodong-bondong MASUK ISLAM...!!!!
FN FALL
Reply| 09 Dec 2013 15:10:27
Saat mengarang buku quran ini, seseorang juga harus merubah segalanya apalagi quran ini hadir bersama slogan penyempurna tak tanggung-tanggung tradisi Yahudi dan Nasrani sebagai kedok kambing hitamnya, tapi sayang yang katanya sempurnapun sekali lagi tanpa bukti dan saksi yang akhirnya seperti dongeng Arab
sandria
Reply| 09 Dec 2013 12:45:56
Pertanyaan mudah.. sudah pasti dari alloh swt Muhammad diberikan penglihatan.. wkwkwk
hakkullah
Reply| 09 Dec 2013 11:21:24
@Admin

Darimana Muhammad yang ummi (buta huruf) ini mendapatkan informasi bahwa ada seorang anak laki-laki Nuh yang tewas tenggelam dalam peristiwa air bah?

------------------
jawabannya adalah semua informasi datangnya dari Allah swt..subhanallah. akhirnya anda paham juga..Nabi Muhammad saw adalah bukan tuhan, tetapi utusan Allah dan hamba-Nya...



Apa alasan Al-Baidawi menafsirkan bahwa putra sulung Nuh yang tewas karena menolak masuk ke dalam bahtera, bernama Kanaan,?

------------------
berdasarkan alquran tersebut. bahwa di antara keluarga beliau as, termasuk isterinya telah membangkangnya. jika memang ada penafsiran lain, maka akan jadi beda lagi...
Al-Baidawi adalah manusia biasa. tentu saja, ada penjelasan lain dari Al-Baidawi tentang mengenai itu..kalaupun tidak ada penjelasan mengenai nama "kanan", maka kita percaya kepada informasi yang diberikan Allah dan Rasul-Nya, bukan kepada para ulama, kecuali kalau dia menunjukkan buktinya atau dalilnya yang jelas.
kalau masalah tafsiran, maka akan lebih luas penjelasannya...sampai di sini aja..

agama kami toleran..jika memang anda meyakini anak Nabi Nuh as cuma 3 orang dan tidak ada keterangan apa-apa mengenai kedurhakaan kanam ataupun belum lahirnya kanan, kamipun tidak memaksakan anda meyakini apa yang diyakini ummat islam..
kami sebagai ummat islam meyakini apa yang ada di dalam alquran dan kami tidak memaksakan anda untuk meyakini alquran...dan begitu juga, mengenai alquran, kalau anda memang punya keyakinan bahwa alquran itu palsu. silahkan saja. tapi permasalahannya: anda terlalu mengobok-obok ayat alquran dengan penafsiran yang salah, seolah-olah agama anda adalah benar...


sama seperti anda menjelaskan, tidak ada keterangan mengenai jasad firaun di dalam alkitab, yang ada firaun dan tentaranya tenggelam, sementara alquran menjelaskannnya mengenai kesalamatan jasad firaun..lalu anda akan bertanya lagi, informasi dapat darimanakah Nabi Muhammad saw?.


waallahu a'lam..terima kasih
Fetching more Comments...
↑ Back to Top