Maria Ibunda Yesus, Menjauhkan Diri Ke Sebelah Timur

Dalam Sura Maryam 19:16-21, dikatakan:

“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, 

maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.”

Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.”

Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!”

Jibril berkata: “Demikianlah.” Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”

وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا

قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا

قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لأهَبَ لَكِ غُلامًا زَكِيًّا

قَالَتْ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا

قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا

 

 maria

Maria (bukan Maryam!) tatkala dikunjungi oleh malaikat Gabriel (bukan Jibril!) yang memberitahukan kepadanya bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan yang akan ia namai YESUS (bukan ISA!)

Quran tidak memberikan penjelasan atau petunjuk apapun kepada kita, mengapa perawan Maria menjauhkan diri dari keluarganya menuju ke sebuah tempat di sebelah timur, dan juga ia merasa perlu untuk mengenakan kerudung yang menutupinya, sebelum ia menerima kabar baik akan kedatangan Al Masih.

  • Apakah ia menjauhkan diri karena bertengkar dengan keluarganya?
  • Dan, mengapa seorang perawan harus hidup sendirian, jauh dari keluarganya, sementara Quran mengklaim bahwa Maria hidup di Bait Suci dibawah perwalian Zakhariah?

Alkitab sendiri mengatakan bahwa Zakhariah hidup di sebuah kota di provinsi Yudea di bagian selatan Israel (Lukas 1:39-40), sementara Maria tinggal bersama Yusuf tunangannya (seorang tukang kayu) di sebuah kota bernama Nazareth yang terletak di sebelah utara Israel.


2 comments Add a Comment
Reply| 06 Jan 2014 11:43:32
..............
Agama diturunkan bukan untuk dipertentangkan, yang mau diajarkan sang pencipta adalah bagaimana hubungan manusia dengan pencipta dan bagaimana hubungan dengan sesama manusia, agar selamat dalam menjalani hidup yang cuma sebentar. Mengapa harus bertengkar atas sesuatu yang kita sendiripun bukan saksi hidup atas sesuatu itu. Jalani saja apa yang di imani tanpa harus menyalahkan yang lain.

Jadi ingat waktu masih ikut pramuka dulu, ada permainan menyampaikan pesan secara berantai dari satu orang ke orang yang lain. Dari beberapa percobaan tidak pernah ada yang mampu menyampaikan pesan secara sempurna, ada saja salahnya walau cuma sedikit. Itu membuktikan tingkat kemampuan manusia dalam menyampaikan pesan, Sifat alami manusia.
Nah, dengan sifat alami tersebut kemudian kita ingin berbantah bantah, saling menyalahkan dan bahkan akhirnya saling membunuh atas sesuatu yang terjadi ratusan tahun lalu, betapa naifnya.

Agama yang kita yakini lebih baik dari yang lain? buktikan dengan cara berprasangka baik dan berbuat baik terhadap sesama. Bila ada yang memulai hal yang tidak baik, jangan diperpanjang karena ending yang masing-masing harapkan tidak akan pernah terwujud, kecuali nanti saat sang pencipta mengungkapkan kebenaran sejati.
'Kebenaran' itu sudah ada, sehingga tidak perlu melakukan 'pembenaran'. carilah di hati masing-masing, dan bila bertemu maka berbahagialah, tapi jangan paksakan ke orang lain.

Tapi mungkin memang sifat alami manusia yang tidak pernah mau berdamai....hihihi..entahlah...
M TipuM
Reply| 12 Dec 2013 09:52:18
DISINI jelas-jelas Muhammad itu keliru berwahyu, dan MUSLIM SERINGKALI tak tahu.
Muhammad yang buta huruf cuma bisa tanya dan dengar2an orang Nasrani bercerita (QS.16:43). Quran surat 16:103, malah mencatat adanya “tuduhan” bahwa sumber pembelajaran Muhammad hanyalah manusia belaka – yaitu dari dua orang Nasrani, Jubra dan Ysara, seperti yang ditutur-kan oleh al-Badhawi.

Menurut tradisi lain, Muhammad biasanya berhenti dan mendengar kedua orang Kristen ini membacakan kitab-kitab Musa (Taurat) dan Injil dengan suara keras (Dictonary of Islam, p.53).

Maka sibuta aksara itupun tercampur-campur kisah yang didengarnya dari pelbagai sumber. Menghasilkan 2 X Maryam minggat dari kampungnya. APA ANDA SUDAH MELIHATNYA, DAN APA YANG BISA MASUK KEOTAK ANDA?

MINGGAT Yang pertama dikala Maryam baik-baik tidak bermasalah dengan lingkungannya, malah dijaga oleh Zakaria. Ia belum mengandung siapa-siapa tapi tercatat dia HARUS minggat juga ke ARAH TIMUR entah dimana. (19:16). DAN ENTAH KENAPA.(Muhammad hanya berspekulasi/khayal/salah dengar/ hasil dengar-dengaran yang campur-aduk)

MINGGAT susulan terjadi ketika Maryam SUDAH mengandung, malu, takut dirajam, lalu melarikan diri keTEMPAT YANG JAUH, juga entah kemana! (19:22). Lalu melahirkan Isa tanpa saksi mata dibawah pohon kurma.

DAN SIAPA YANG JADI SAKSI ATAS BUALAN MUHAMMAD INI? TAK ADA SATUPUN SAKSI KECUALI KLAIM YANG MEMBODOHI ORANG-ORANG ARABNYA.
Sebaliknya, kisah MARIA di Alkitab adalah otentik dan dengan bukti & saksi yang shahih tentang kelahiran Yesus dikota BETLEHEM, Ada Yusuf suaminya, ada gembala-gembala, bahkan malaikat yang jadi saksi mata! Bila itu belum cukup shahih, maka bahkan ada nubuat 500 tahun sebelum kelahiranNya! Baca di Kitab Mikha 5:1.

MUSLIM, Baca dan simaklah dengan kaca pembesar, YA?!
Habis itu bertobatlah dan jangani mau lagi ditipu-daya oleh nabi-nabian Arab.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top