Masjid Al Aqsa: Kesalahan Muhammad

Bagaimana bisa, Muhammad menyebutkan Mesjid Al Aqsa, ketika mesjid tersebut belum ada? Apakah Muhammad tidak tahu bahwa Bait Suci orang Yahudi sudah dihancurkan pada tahun 70 AD atau isi Qur’an sendiri dimanipulasi dan ‘semakin diperkaya dengan informasi tambahan’ bertahun-tahun setelah kematian penulisnya, yaitu dengan mengijinkan dongeng-dongeng yang dibangun di sekitar Muhammad semakin berkembang setelah kematiannya?

Ada sebuah hadis yang melaporkan bahwa pada suatu malam, Muhammad mengendarai seekor kuda yang mempunyai sayap, yang mana kuda tersebut membawanya dari Masjidil Haram (Mesjid yang ada Ka’bah) ke Mesjid Al Aqsa (yang ada di Yerusalem), dan dari sana kemudian membawanya ke langit ke-7 dimana diperlihatkan padanya neraka dan firdaus, lalu kemudian ia dibawa ke hadapan hadirat Allah. Kisah ini – yang umumnya dipercayai oleh semua orang Muslim dan dikenal sebagai Mi’raj – juga dikonfirmasi oleh Al Qur’an.

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya” (Quran 17:1)

Di sini kita tidak akan membahas mengenai kemustahilan dari perjalanan tersebut. Jika Tuhan itu Maha hadir (omnipresent), mengapa seseorang perlu pergi ke suatu tempat untuk bertemu dengannya? Jika Muhammad bisa melakukan perjalanan dari Mekah ke istana Allah, mengendarai seekor kuda yang bersayap, dan kemudian kembali dalam satu malam, maka tahta Allah tak mungkin berada jauh dari Mekah. Saya heran, mengapa tak seorang pun telah menemukannya?

Apakah Tuhan itu berada di dalam jagat raya atau di luar jagat raya? Jika Dia ada di dalamnya, maka ia diisi dengan jagat raya itu dan karenanya tak mungkin Ia bersifat tak terbatas. Jika Dia ada di luar jagat raya, maka ia pastilah sejauh milyaran tahun cahaya dari kita dan karena itu tak ada seekor kuda bersayap manapun bisa mencapai tahtaNya dalam satu malam dan kemudian kembali pada malam itu juga. Kisah ini secara sederhana bisa kita katakan sebagai sebuah dongeng belaka.

Kita juga tidak akan bertanya, mengapa Muhammad harus berhenti di Yerusalem terlebih dahulu sebelum pergi ke Surga. Apakah ada sebuah pintu gerbang surga di Yerusalem?

Masalah yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.

Bait Suci Pertama di situs tersebut dibangun pada tahun 960 BC, yang menurut kesaksian Alkitab didirikan oleh Salomo untuk menaruh Tabut Perjanjian yang sudah dibawa oleh Daud ayahnya, ke Yerusalem. Bait Suci itu dimusnahkan sama sekali oleh orang-orang Babilonia pada tahun 586 BC.

Bait Suci Kedua dibangun oleh Herodes pada tahun 20 BC

Bait Suci Kedua dibangun kembali pada tahun 515 BC, kemudian dibangun ulang oleh Herodes pada tahun 20 BC dan dihancurkan oleh Jenderal Titus (Roma) pada tahun 70 AD.

Dome of the Rock

Ketika Kalifah Omar Ibn al-Khattab menaklukkan Yerusalem pada tahun 638 AD, ia melaksanakan sholat di situs dimana Bait Suci Salomo dulunya berdiri. Kemudian Kalifah ‘Abd al-Malik ibn Marwan membangun sebuah mesjid di sekitar situs tersebut pada sekitar tahun 691 AD.

Menurut dugaan orang, Muhammad melaksanakan Mi’raj di sekitar tahun 621 AD. Ada jurang waktu selama 70 tahun antara peristiwa Mi’raj dengan pembangunan Mesjid Al Aqsa. [Hal ini dilaporkan dalam The Concise Encyclopedia of Islam Harper & Row, 1989, p. 46 and 102.]

Bagaimana bisa, Muhammad menyebutkan Mesjid Al Aqsa, ketika mesjid tersebut belum ada? Apakah Muhammad tidak tahu bahwa Bait Suci orang Yahudi sudah dihancurkan pada tahun 70 AD atau isi Qur’an sendiri dimanipulasi dan ‘semakin diperkaya dengan informasi tambahan’ bertahun-tahun setelah kematian penulisnya, yaitu dengan mengijinkan dongeng-dongeng yang dibangun di sekitar Muhammad semakin berkembang setelah kematiannya?

Dalam pendapat saya, alasannya ada pada yang terakhir. Muhammad adalah seorang pria yang buta huruf. Pengetahuannya terbatas hanya pada apa yang ia dengar dari orang lain – pembaca cerita dan para imam. Referensinya terhadap kisah-kisah historis dan Alkitab sangat tidak lengkap. Seringkali ia menyebutkan sebuah nama yang ia dengar kemudian menyebutkan sebuah peristiwa yang berkaitan dengan nama tersebut, namun yang terjadi adalah – oleh karena pengetahuannya sangat terbatas – acapkali ia melakukan kesalahan-kesalahan. Hanya inilah yang bisa kita harapkan dari seorang pria yang tidak diperlengkapi dengan buku-buku dan yang sumber pengetahuannya hanya didasarkan pada apa kata orang.

Boleh jadi orang-orang Muslim berargumen bahwa “Mesjid” artinya semua tempat ibadah (sojda), itulah sebabnya mengapa rasul mengkaitkan bait suci Salomo sebagai Mesjid. Dengan demikian, semua gereja, sinagoga dan Ateshkadehs Zoroastrian adalah mesjid-mesjid. Pada masa Muhammad, ada sangat banyak “mesjid” yang dibangun di kota-kota yang lebih jauh dari Yerusalem (misalnya lebih jauh dari Mekah dan Medina), dan bahwa Mesjid Aqsa sebenarnya bukanlah mesjid terjauh.

Ini adalah sebuah blunder (kesalahan fatal) yang sangat kasat mata yang dilakukan oleh Muhammad, sehingga banyak dari sarjana Islam, termasuk Yusuf Ali mempunyai pendapat bahwa Mesjid Aqsa yang dimaksudkan oleh Qur’an, dimaksudkan sebagai TEMPAT dimana mesjid akan dibangun, dan bukan sebuah bangunan yang aktual.

Apologetika seperti ini bisa menjadi jalan keluar dari dilema yang harus dihadapi Muslim, jika tidak ada hadis berikut yang menjelaskan bahwa Mesjid Al Aqsa sesungguhnya adalah bangunan aktual yang dikatakan sudah ada pada masa Muhammad masih hidup.

Sahih Bukhari, Volume 4, Buku 55, Nomor 636:

Diriwayatkan oleh Abu Dhaar:

Aku berkata,”Oh Rasul Allah! Mesjid yang mana yang dibangun pertama kali?” Ia menjawab,”Al-Masjid-ul-Haram.” “Aku bertanya,”Yang mana yang (akan dibangun) setelah itu?” Ia menjawab “Al-Masjid-ul-Aqsa (yang ada diYerusalem).” “Berapa lama periode di antara kedua mesjid tersebut?” Ia menjawab,”Empat puluh (tahun).” Kemudian ia menambahkan,”ketika waktunya sholat datang padamu, laksanakanlah sholat, sebab seluruh bumi adalah tempat untuk kamu beribadah.”

Tetapi hadis ini pun masih menghadirkan masalah lain. Menurut orang-orang Muslim, Masjidil Haram (Ka’bah) dibangun oleh Abraham yang hidup tahun 2000 BC dan Bait Suci Salomo (situs dimana Mesjid Al Aqsa terletak), dibangun pada tahun 958-951 BC. Di sini ada jurang waktu selama lebih dari 1040 tahun antara tahun pembangunan kedua bangunan tersebut.

 

Oleh: ALI SINA


31 comments Add a Comment
Fatimah Benci Poligami
Reply| 05 Jul 2015 16:11:48
Apakah ada Muslim yang tahu isi Injil yang Islami? Apakah ada Muslim yang tahu isi Taurat?
fendi
Reply| 07 Feb 2014 19:40:59
disini saya katakan injil itu wahyu Allah kepada Isa dan alkitab bukanlah injil tersebut,karena alkitab berisi cerita tentang hidup Yesus.

saya setuju dengan anda . . .anak perawan Maria yang benar adalah Esau (nama Ibrani)
yang mengganti nama menjadi Yesus adalah penyembah berhala Yunani dan Roma.

Muhammad membantai suku Yahudi? dalam peristiwa apa?tolong jelaskan.

bagaimana dengan jutaan Kristen yang dibantai sesama pengikut salib
siapa yang pantas disebut pembunuh?
islamquranhadist
Reply| 07 Feb 2014 13:06:42
Kasihan banget kamu, uang 5M saja menurut mu susah di cerna!!!!
Apa karena ALLOW SWT mu penipu ulung, truss kamu berasumsi semua orang juga penipu????!!!!!!!

Saya bukan pendeta dan ngga ada urusannya dengan pendeta, saya berurusan dengan si cabul buta huruf SAW yang jadi suri teladanmu!!!!!

Dah... kamu bela aja si cabul tersebut biar kamu lebih cabul!!!!
Kalaupun kamu ngga mampu membelanya, paling tidak kamu dah lebih pinter dari si cabul, kamu dah bisa baca tulis dan main internetan dan kalim sana sini, dah lebih pinter dari si cabul BUTA HURUF SAW kan????!!!!!

Judul artikel:
Masjid Al Aqsa: Kesalahan Muhammad
Saya kutipkan sedikit dari artikel “Di sini kita tidak akan membahas mengenai (about) kemustahilan dari perjalanan tersebut………….” untuk menyegarkan kembali para bahlul, bahwa katakanlah klaim buraq adalah hal ghoib dan benar, tidak bisa dibuktikan dengan logika sesuai dengan tradisi memahami islam “MATI OTAK” menjadi bahlul.

Kalau membicarakan kemustahilan/ghoib dalam islam tentunya sepintar apapun seorang untuk menyangkal peristiwa dimaksud, ya namanya juga ghoib, berarti ISLAM BENAR (bahlul karena ghoib).

Dalam peristiwa “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya…” (Quran 17:1) ada outputnya yaitu perintah sholat. Jadi peristiwa ghoib dapat dibenarkan (Pembenaran ala islam) karena ada output yang dihasilkan.

Peristiwa ghoib adalah suatu peristiwa yang terjadi diluar kemampuan akal budi pekerti manusia, tetapi output dari peristiwa tersebut (terbukti) ada seperti contoh peristiwa ghoib isra mihrab muhammad yang minus saksi, salah berdasarkan ilmu pengetahuan, tidak bisa dibuktikan, bertentangan dengan fakta tetapi menghasilkan perintah sholat.

Sehubungan dengan pembenaran peristiwa ghoib seperti di atas, yaitu MALAM LAILATUL QADAR tentang peristiwa diturunkannya quran pada malam seribu bintang, adalah sama persis kejadiannya; minus saksi, salah berdasarkan ilmu pengetahuan, tidak bisa dibuktikan, bertentangan dengan fakta TETAPI menghasilkan quran yang sudah tertulis di lauh mahfuzh.

Pertanyaan bagi para BAHLUL:
1. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
2. Dimana peristiwa tersebut?
3. Mana quran yang diturunkan (outpun dari peritiwa ghoib)?

So, dari cara pembenaran ghoib ala islam, (kalau peristiwa turunnya Quran benar) maka:
1. QURAN yang dibaca para bahlul adalah PALSU selama quran asli yang diturunkan tidak bisa dibuktikan.
2. Jibril seharusnya memberitahu muhammad dimana quran asli yang diturunkan. Dapat dipastikan Jibril cuma karangan muhammad dari cara turunnya wahyu.
3. Isi QURAN asli berbeda dengan Quran yang dibaca para bahlul sekarang ini, karena quran yang sekarang mengikuti peristiwa yang terjadi yang berkaitan dengan muhammad, sedang yang asli sudah tertulis di lauh mahfuzh.

Kalau yang tidak percaya dengan peristiwa ghoib seperti di atas, jelaslah bahwa islam memang ghoib, alias tak masuk akal.

Silahkan para muslim yang merasa bahwa islam adalah agama yang logis dan masuk akal, untuk menjawab pertanyaan sederhana berikut ini:

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBUNUH?
2. Dari jawaban anda nomor 1, apakah ha tersebut termasuk peristiwa ghoib?

Saya sediakan hadiah Rp. 1.500.000.000.- untuk 3 orang muslim yang logis dan masuk akal dalam menjawab pertanyaan dimaksud ditambah asuransi pendidikan (total untuk 3 pemenang) Rp. 500.000.000.- sehingga total hadiah adalah Rp. 5.000.000.000.- (lima milyar rupiah).

Buktikan bahwa muslim bukan bahlul dengan jawaban logis dan masuk akal untuk pertanyaan sederhana di atas, daripada membahas yang rumit rumit.

Note: Saya sudah membaca penjelasan Senada pada artikel ini dan penjelasannya terlalu sulit untuk dicerna para muslim, makanya saya ajukan pertanyaan sederhana saja, sekaligus untuk memahami secara akurat cara berpikir muslim bahlul.
kosaki
Reply| 07 Feb 2014 12:23:51
@Fendi:
Anda di awal berbicara mengenai injil Yesus, lalu lompat ke Injil Isa...ini merupakan kesalahan fatal..karena Yesus bukanlah Isa..

Jumlah korban perang tak sampai 100 jiwa?? Lagi bertaqiyah ya?? Apa kamu lupa menghitung 3 suku Yahudi yang dibantai Muhammad saw dan pengikutnya?

Agama Islam menjadi satu-satunya agama yang hingga saat ini memakan korban jiwa dengan kekerasan, pembantaian dan teror (buktinya peristiwa 9/11, bom bali, penyanderaan dan pembantaian di salah satu mall, bom di hotel-hotel, pembantaian di Cikeusik, dan masih banyak lagi daftar hitam bukti Islam ajaran perang dan bukan ajaran damai)

jadi jangan OOT..silahkan menanggapi artikel di atas!!
fendi
Reply| 07 Feb 2014 11:42:35
Alquran adalah kumpulan wahyu yang dikumpulkan dan dibukukan.
injil adalah wahyu yang berisi perintah dan larangan dan doa yang diturunkan ke nabi Isa,dan segera dicatat oleh muridnya dan dibukukan
nb:pengarang alkitab pb bukan murid Yesus,mereka cuma menuliskan dongeng perjalanan Yesus .walaupun terdapat sebagian kecil dari ayat injil yang dibuat pada masa Isa.

pembunuh adalah menghilangkan nyawa tanpa alasan.
untuk kasus Muhammad beliau membunuh karena terpaksa dan membela diri.BACA PERANG ISLAM
jika tidak membunuh berarti dibunuh,itupun karna perang.
jumlah korban perang tak sampai 100 jiwa dari awal kenabian hingga wafatnya

saat terjadi pemberontakan kristen taat kepada gereja romawi.
dengan doa dari paus mereka membantai sesama penganut salib hingga jutaan umat,lelaki,perempuan,bahkan anak-anak tak bersalah.
itulah agama kasih sayang .KATANYA doang

jadi orang yang berakal sehat pasti tau agama mana yang penuh dengan pembantaian.

apakah jawaban saya kurang logis?tentu saja iya menurut anda, ,karena anda g punya uang buat bayar saya,tapi saya g ngarep uang haram anda. saya hanya melawan kesemena-semenaan anda kepada Islam.
semoga Allah memberi anda hidayah.
fendi
Reply| 07 Feb 2014 11:10:15
itu yang ngomong mau ngash hadiah itu ngomong apaan si?kx susah dicerna.
mana uangnya?beneran punya uang segitu ga?kl ada ketemuan aja,ksh bukti jika emang punya uang segitu. atau jangan-jangan kayak pendeta-pendeta yang nantangin mw ngasih uang pas pertanyaannya dijawab cuma cengengesan.

www.muslim-menjawab.com/2013/06/tanggapan-tulisan-pdt-teguh-hindarto.html?m=1
islamquranhadist
Reply| 07 Feb 2014 00:18:07
Re Posting
http://indonesian.alisina.org/?p=163#idc-cover


Mesjid Al Aqsa: Kesalahan Muhammad
LAWAKAN ALA BAHLUL

Saya kutipkan sedikit dari artikel "Di sini kita tidak akan membahas mengenai (about) kemustahilan dari perjalanan tersebut............." untuk menyegarkan kembali para bahlul, bahwa katakanlah klaim buraq adalah hal ghoib dan benar, tidak bisa dibuktikan dengan logika sesuai dengan tradisi memahami islam "MATI OTAK" menjadi bahlul.

Kalau membicarakan kemustahilan/ghoib dalam islam tentunya sepintar apapun seorang untuk menyangkal peristiwa dimaksud, ya namanya juga ghoib, berarti ISLAM BENAR (bahlul karena ghoib).

Dalam peristiwa “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya…” (Quran 17:1) ada outputnya yaitu perintah sholat. Jadi peristiwa ghoib dapat dibenarkan (Pembenaran ala islam) karena ada output yang dihasilkan.

Peristiwa ghoib adalah suatu peristiwa yang terjadi diluar kemampuan akal budi pekerti manusia, tetapi output dari peristiwa tersebut (terbukti) ada seperti contoh peristiwa ghoib isra mihrab muhammad yang minus saksi, salah berdasarkan ilmu pengetahuan, tidak bisa dibuktikan, bertentangan dengan fakta tetapi menghasilkan perintah sholat.

Sehubungan dengan pembenaran peristiwa ghoib seperti di atas, yaitu MALAM LAILATUL QADAR tentang peristiwa diturunkannya quran pada malam seribu bintang, adalah sama persis kejadiannya; minus saksi, salah berdasarkan ilmu pengetahuan, tidak bisa dibuktikan, bertentangan dengan fakta TETAPI menghasilkan quran yang sudah tertulis di lauh mahfuzh.

Pertanyaan bagi para BAHLUL:
1. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
2. Dimana peristiwa tersebut?
3. Mana quran yang diturunkan (outpun dari peritiwa ghoib)?

So, dari cara pembenaran ghoib ala islam, (kalau peristiwa turunnya Quran benar) maka:
1. QURAN yang dibaca para bahlul adalah PALSU selama quran asli yang diturunkan tidak bisa dibuktikan.
2. Jibril seharusnya memberitahu muhammad dimana quran asli yang diturunkan. Dapat dipastikan Jibril cuma karangan muhammad dari cara turunnya wahyu.
3. Isi QURAN asli berbeda dengan Quran yang dibaca para bahlul sekarang ini, karena quran yang sekarang mengikuti peristiwa yang terjadi yang berkaitan dengan muhammad, sedang yang asli sudah tertulis di lauh mahfuzh.

Kalau yang tidak percaya dengan peristiwa ghoib seperti di atas, jelaslah bahwa islam memang ghoib, alias tak masuk akal.

Silahkan para muslim yang merasa bahwa islam adalah agama yang logis dan masuk akal, untuk menjawab pertanyaan sederhana berikut ini:

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBUNUH?
2. Dari jawaban anda nomor 1, apakah ha tersebut termasuk peristiwa ghoib?

Saya sediakan hadiah Rp. 1.500.000.000.- untuk 3 orang muslim yang logis dan masuk akal dalam menjawab pertanyaan dimaksud ditambah asuransi pendidikan (total untuk 3 pemenang) Rp. 500.000.000.- sehingga total hadiah adalah Rp. 5.000.000.000.- (lima milyar rupiah).

Buktikan bahwa muslim bukan bahlul dengan jawaban logis dan masuk akal untuk pertanyaan sederhana di atas, daripada membahas yang rumit rumit.

Note: Saya sudah membaca penjelasan Senada pada artikel ini dan penjelasannya terlalu sulit untuk dicerna para muslim, makanya saya ajukan pertanyaan sederhana saja, sekaligus untuk memahami secara akurat cara berpikir muslim bahlul.
islamquranhadist
Reply| 13 Jan 2014 20:50:59
munir on January 12, 2014 at 4:57 pm said:
Mengapa para orang-orang di sini pada berdebat mengenai kebenaran al quran???? Semua itu tidak berguna karena 99% isi alquran dan al hadist adalah kebohongan.. Kecuali cerita tentang Muhammad menggarap anak ingusan usia 6 tahun sampai berdarah-darah yang konon dikatakan para muslim karena sudah kena mens padahal ROBEK….
----------------------------------------------------

Huahahahhahahahah......
Jumalh ayat di Alquran 6236, kalau 1% nya +/- 62

Tambahan yang satu persen:
Si Cabul buta huruf SAW membunuh Kinana dan MENYODOK Safiyah pada hari yang sama....
Si Cabul buta huruf SAW MENIPU Hafsah dan MENCABULI perempuan lain di ranjang Hafsah
Ini juga pasti bener dan termasuk yang 1%
Allow swt Penyesat
Sendiri
QS 04 : 143
QS 04 : 88
QS 05 : 41
QS 06 : 39
QS 07 : 178
QS 13 : 27
QS 14 : 4
QS 16 : 93
QS 18 : 17
QS 30 : 29
QS 35 : 8
QS 39 : 23
QS 39 : 36
QS 40: 74
QS 40 : 34
QS 42 : 44
QS 42 :46
QS 45 : 23
QS 47 : 1
QS 74 : 31
Berbagi tugas dengan setan setan
QS 04 : 118
QS 15 : 39.
QS 38 : 82
Mengutus setan setan
QS 19 : 83.
QS 43 : 36
Pemimpin setan setan
QS 21 : 82

Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
QS 3 : 54
QS 8 : 30
QS 4 : 142
QS 10 : 21
QS 27 : 50
QS 43 : 79
QS 86 : 16

Allow pembohong
QS 42 : 51
QS 2 : 259

Allow sejajar dengan manusia
QS 2 : 279

Allow Pembuat kacau
QS 6 : 123

Alow sadis
QS 9 : 5
QS 8 : 12
QS 4 : 89

ISLAM AGAMA IBLIS juga masuk yang 1%
pras
Reply| 13 Jan 2014 13:07:57
- Sesungguhnya orang Islam masuk Islam adalah karena tidak tahu nya, bukan karena tahu nya. Mereka tidak tahu klo sudah jadi korban kebohongan Muhamad.
- Sesungguhnya alloh itu hanya tuhan ciptaan Muhamad (thn 650 M). Sebelum diciptakan Muhamad, alloh itu tidak ada.
- Sesungguhnya alloh dan Islam diciptakan Muhamad hanya sebagai alat dapatkan pengikut, agar bisa capai semua ambisi pribadi duniawi nya. Ambisi terhadap wanita, harta dan kekuasaan.
- Bukti kenyataan bahwa sama sekali tidak ada seorang pun (baik orang arab/ yahudi) yang beragama Islam saat Muhammad ngaku sebagai nabi Islam, sudah sangat jelas menunjukkan klo alloh dan Islam memang hanya ciptaan Muhamad.
- Sedemikian tidak ada adanya satu orangpun yang beragama Islam saat Muhamad ngaku sebagai nabi Islam, sampai-sampai Muhamad ancam, paksa dan bunuhi orang-orang agar mau masuk Islam. Kok membual klo semua nabi adalah beragama Islam? Apalagi sembah alloh, tuhan ciptaannya itu (yang bru ada tahun 650 M)?
- alloh dibualkan Muhamad sebagai tuhan, adalah agar Muhamad sendiri bisa ngaku nabi. Muhamad bilang dia utusan alloh, padahal sebenarnya Muhamad sendirilah "otak" dan "aktor" di balik alloh itu.
- alloh dibualkan sebagai ada sejak dulu kala, dsb. Padahal nama alloh sendiri hanya hasil "contek" Muhamad dari sebutan 'allah' yang memang merupakan sebutan umum untuk sebut tuhan (baik tuhan pagan/ monotheism). Bukti nama ayah dan kakek Muhamad (yang bernama Abdul/ Abdullah yang artinya Abdi Allah) tapi kenyataan nya beragama pagan dan sembah allah pagan, sudah sangat jelas ditunjukkan klo alloh dan Islam itu baru ada setelah diciptakan Muhamad dan memang hanya ciptaan Muhamad.
- Sesungguhnya trik yang dipakai Muhamad (ngaku nabi) ini adalah sama dengan cara para kaisar/ raja/ orang ambisius lain pada jaman dulu. Mereka mengaku nabi, titisan dewa, keturunan dewa dll sebagai alat untuk dapatkan pengikut, agar bisa capai semua ambisi pribadi duniawi nya. Sama dengan trik Muhamad yang ngaku nabi, dirikan Islam dan ciptakan alloh itu.
munir
Reply| 13 Jan 2014 00:57:21
Mengapa para orang-orang di sini pada berdebat mengenai kebenaran al quran???? Semua itu tidak berguna karena 99% isi alquran dan al hadist adalah kebohongan.. Kecuali cerita tentang Muhammad menggarap anak ingusan usia 6 tahun sampai berdarah-darah yang konon dikatakan para muslim karena sudah kena mens padahal ROBEK....
Si momad69Aisha
Reply| 12 Jan 2014 00:56:56
@ islamquranhadist

SURGA UM HANI tentunya!!!!

Si mamad banyak rejeki nomploknya. ya.

Alhamdullilah ...
Si momad69Aisha
Reply| 12 Jan 2014 00:53:00
@ islamquranhadist

Urusan Uh…ah…uh…ah…. jadi Mi’raj.

Kwkwkwkwkwkwkw ... )))
Si momad69Aisha
Reply| 12 Jan 2014 00:50:34
@ islamquranhadist

Inspirasi yg menakjubkan, yaitu dari kisah indehoy menjadi kisah besar yg bermakna spiritual, dongeng Mi’raj.

Yang Luar Biasa adalah dipercaya setengah mati lagi, sama slimer-slimer.

Ampun, ampun!
Si momad69Aisha
Reply| 12 Jan 2014 00:39:23
@ Caleg Malaikat

Anda mengatakan:
Saya juga tertawa geli dan terbahak-bahak saat membaca komentar kamu.

Respons:
Hwahahahahahaaaa ... ))) Gak tahan aku!!! Sakit perut deh jadinya.
Bener-bener hiburan gratisan. Hwahahahahahaaaa ... )))
Cape deh ... )))
islamquranhadist
Reply| 11 Jan 2014 22:21:53
kafeer boy on January 8, 2014 at 3:06 pm said:
Seandainya tertulis dalam Quran bahwa Muhammad mengunjungi Dolly, sebelum mi”raj mungkin lebih masuk akal…walau Dolly baru eksis di abad 20…hehehe…
------------------------

Bener juga ya...
Kan dia jalan jalan ke surga....
Surga yang dipenuhi pelacur pelacur gratisan hadiah dari ALLOW SWT....

Tapi di DOLLY kan bayar!!!!! Hahhahahahha.....
Padahal malam itu dia lagi dapet GRATIS dari Um Hani, si janda kembang tempat dia melai jalan jalan dan balik ke surga.

SURGA UM HANI tentunya!!!!
islamquranhadist
Reply| 11 Jan 2014 22:18:16
JANGAN GITU AH
on January 11, 2014 at 9:03 am said:
di bagian mana admin mengatakan allah menipu mereka…
tuduhan admin pada dasarnya mengatakan Muhammad berdusta!
-------------------------

Lengkapnya:
Pada suatu malam yang sunyi di gurun pasir... dingin yang menyucuk tulang, si cabul sedang berindehoi dengan Um Hani si janda kembang.
Orang orang sibuk mencarinya... dimanakah gerangan dia berada.

Hanya terdengar sayup sayup suara uh...ah...uh...ah...
Dan angan melayang
Terbang ke angkasa melintasi langit ke tujuh
bertemu dengan ALLOW SWT yang sedang berdoa entah kepada siapa

Uh...ah...uh...ah....
itulah cerita aslinya!!!!!
islamquranhadist
Reply| 11 Jan 2014 22:14:05
Caleg Malaikat
on January 11, 2014 at 8:38 am said:

Kita tidak sedang mempersoalkan dimana auloh bersemayam, juga tidak sedang membahas auloh serupa makhluk ciptaannya. Simak baik-baik ferimelinting….

-----------------------

Maklumlah.... gatal di kepala garuknya di pantat.

Simak baik-baik ferimelinting…. isi kepalamu dimana???!!!!
JANGAN GITU AH
Reply| 11 Jan 2014 17:03:57
di bagian mana admin mengatakan allah menipu mereka...
tuduhan admin pada dasarnya mengatakan Muhammad berdusta!

Tentu saja sebuah dusta Mahabesar ketika Muhammad berkata dia pergi naik buraq ke mesjid aqsa di Yerusalem, sementara pada ketika itu tidak satu pun terdapat mesjid di sana...

NB: Bagi muslim, dusta Muhammad sebagai petunjuk kebenaran kenabian dia...hahaha
JANGAN GITU AH
Reply| 11 Jan 2014 16:59:59
hubungannya dengan artikel di atas apa ya?

tak ada satu pun yang serupa dengan allah rasanya tidak ada kaitannya dengan tipu-tipu Muhammad. Muhammad bilang dia pergi ke Masjid Aqsa sebuah tempat yang belum berdiri pada masa hidup mamad.

Menurutmu mamad tukang bohong atau berkata benar?
Caleg Malaikat
Reply| 11 Jan 2014 16:48:27
Saya juga tertawa geli dan terbahak-bahak saat membaca komentar kamu.
Permasalahannya bukan admin lupa cerita Yahudi ragu menyalib Yesus atau tidak, lantaran fakta islamiah dan quraninya Yahudi ragu menyalibkan Isa atau tidak. Kalau Yesus sedangkan sejarah dunia tahu dan mencatat ada penyaliban itu.
Permasalahannya bukan admin memotong ayat, kenyataannya tanpa dipotong-potongpun ayat quran bunyinya lompat kesana kemari tanpa struktur yang jelas.
Kembali saya tulis lagi bahwa MASALAH UTAMA yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.
Bagaimana mungkin dia menuliskannya kalau mesjid itu belum ada seolah-olah sudah ada ribuan tahun waktu zaman Muhammad saw. Ayo ferimelinting, jelaskan dengan bukti-bukti sahih dan referensi-referensi terpercaya yah... siapa tahu kamu tambah berhasil meyakinkan salah satu dari kita bahwa memang Muhammad sudah salah sejak awal.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top