Yesus dan Qur’an

YQ

Seorang Muslim barangkali akan berkata:

Orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah manusia dan juga Tuhan, ini hal yang tak mungkin.

Sungguh hal yang menarik bahwa ternyata Quran pun dipercaya oleh orang-orang Muslim sebagai bersifat manusiawi dan juga ilahiah. Quran bersifat ilahiah sebab, berdasarkan Islam, itu adalah “Firman Tuhan”, dan oleh karena Quran itu juga merupakan perkataan dan pikiran Tuhan, maka Quran juga memiliki natur ilahiah.

Namun sebaliknya, Quran juga bersifat manusiawi karena ia dipahami oleh pikiran manusia, dan dikomunikasikan melalui sebuah bahasa manusia.

Lebih jauh lagi, klaim akan ‘Firman Tuhan” yang ilahiah dalam Quran, diinkarnasikan ke dalam kertas dan tinta, dan itu disebut Mus’haf (kitab yang berisi Quran)

Yesus Kristus dideskripsikan dalam Islam sebagai “Firman Tuhan” (Kalimatullah - Quran 4:171), dan ini juga sesuatu yang disetujui oleh Alkitab (Yohanes 1:1)

"...Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya..." (Qs 4:171)

"Pada awalnya ada Firman, dan Firman itu ada bersama Elohim, dan Firman itu adalah Elohim." (Yohanes 1:1)

Tidaklah tepat memperbandingkan Yesus Kristus dengan nabi-nabi manusia lainnya, sebab tak ada dari mereka yang disebut “Firman Tuhan” , tapi mereka adalah utusan-utusanNya yang hanya menyampaikan FirmanNYA saja.

Yesus dan Quran harus diperbandingkan oleh karena keduanya mengklaim sebagai “Firman Tuhan”.

Jika Quran memiliki natur manusiawi dan ilahiah, dan diinkarnasikan ke dalam sebuah tubuh fisik (kertas + tinta = kitab), maka kita harus berasumsi bahwa Yesus juga adalah Firman Tuhan, karena ia adalah manusia dan Tuhan, dan Ia diinkarnasikan ke dalam sebuah tubuh fisik (daging + darah = tubuh)

 

 


16 comments Add a Comment
DanielLee
Reply| 05 Mar 2015 09:51:25
Ketika yesus dibawa ke atas gunung maka Iblis mencobanya 3 kali...maka yesus berkata kepada Iblis."Enyah lah kamu dari sini,kerana sudah tertulis bahawa engkau harus menyembah Allah bapa disorga"
1. Kenapa yesus tidak berkata"enyah la kamu iblis dari sini,sesungguh engkau harus menyembah diriku yng disorga"

2. Mana mungkin Iblis mau mencoba Yesus kalau benar yesus itu tuhan allah..sebab Iblis adalah termasuk dlam makluk ciptaannya sendiri..mana mungkin Iblis tidak mengenal penciptanya sendiri..

3. Yesus tidak pernah mengaku dirinya Tuhan Allah..anak2 muridnya saja yng selalu salah tafsir memanggilnya Tuhan sebab itu sampai yesus sendiri mengatakan bahwa anak2 muridnya tidak pernah faham apa yang yesus cuba sampaikan..
4. Kesimpulannya Yesus bukan Tuhan..dia hanyalah Nabi dan rasul utusan dari Allah.....hanya kelebihan yang Allah bagi kepada yesus tidak ada pada nabi2 sebelumnya sehingga dia yesus adalah paling tinggi kelebihannya dari segala nabi..Allah sang pencipta tidak akan menyerupai mana2 makhluk ciptaannya...wasalam..
Jangan Ragu
Reply| 04 Mar 2014 11:52:48
amin untuk apa?? kata Roh Kudus Melindungi kalian??? tapi kalian kan juga punya roh?? menurutku apa kalian punya dua roh????????
Jangan Ragu
Reply| 04 Mar 2014 11:48:02
gua nanya ma lu? lu pernah baca Al-Qur'an ampe abis belum. klo belum jangan sok tau, kami itu punya dua macam hadist. ada hadist asli dan Hadist palsu. nah yang kalian ambil itu yang palsu.
gue punya bukti. masa tuhan kalian wujudnya manusia, masa juga bisa buang air kecil. itu tuhan apa ........
I Love Muslim Except Islam, ???? ??? ?? ????
Reply| 24 Feb 2014 17:30:52
@ Mimie

Terima kasih sis

Tuhan Yesus Memberkati Anda & Keluarga Anda
Mimie
Reply| 24 Feb 2014 13:11:27
AMIN
Tuhan Yesus berkati seisi keluarga Bro .
Mr. V. Psychopath Islami, Empu Embat Sarat Aib, ???? ??? ?? ????
Reply| 24 Feb 2014 11:48:08
@ zulkarnaenQurandjabar

Korupsi sangat cocok dengan kitab keji, Al-Qur'an, dimana utusannya adalah pelaku kejahatan yg teramat keji, tanpa ada rasa kemanusiaan: Pencurian, Penjarahan, Perampokan, Maling, Pembunuhan, Penyiksa Keji, Peperangan, Penipuan, Pembenci Wanita, Pedofil, Narsistik, yang tidak ada rasa malu.

Cobalah anda ambil sedikit waktu dengan memperhatikan kejadian-kejadian disekitar kehidupan anda, dimana Islam hadir tidak membawa berkat bagi masyarakat sekitar tetapi LAKNAT.
Islam adalah agama Iblis yang keji, yg sejak semulanya sepak terjangnya sangat nyata, yaitu menentang Pencipta yang Maha Besar, yang bersifat merusak semua yang baik, yang diciptakan-Nya, yaitu merusak seluruh Ciptaan-Nya, terutama manusia yang dikasihi-Nya, tak terkecuali umat muslim itu sendiri.
Tidak percaya? Silakan anda telitu sendiri!

Salam
ERIYSMAN
Reply| 21 Feb 2014 16:13:41
BU sitihadijah, saya bingung dengan argumen anda. BAPA SURGAWI tidak bisa “melahirkan” Yesus dari ROH dan KalimatNya???? ---> dari zaman sebelum YESUS lahir, TRITUNGGAL sudah ada. dan ketiganya adalah ROH. jadi sekarang maksud anda turun ke dunia sebagai ROH bukan? kalo TURUN (bukan BAPA melahirkan) sebagai ROH lalu siapa yang mau berkorban dan menyelamati manusia dari maut. di kitab anda juga tertulis kok, tidak ada 1 pun bisa melakukan hukum taurat secara keseluruhan. semuanya binasa. lalu darah sapa yang harus tertumpah. Taurat dulu mengenal dengan darah hewan persembahan. tapi apakah cukup? itu lah yang tidak ibu mengerti. nah, sekarang ibu harus dibaptis yah.. OK?
zulkarnaenQurandjabar
Reply| 21 Feb 2014 01:17:10
karena cuma dianggap buku biasa,makanya pengadaan Quran dikorupsi...kirain Qran...hehehe
Mr. Pus V. Risolullah, Psychopath Islami, Empu Embat Sarat Aib, ???? ??? ?? ????
Reply| 16 Feb 2014 16:59:57
Kelahiran Yeshua, Yesus Kristus sudah dinubuatkan dalam:

Yesaya 7: 14
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Mikha 5: 1
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Hati-hati Ada Peringatan Keras Bagi yang Tidak Mau Mendengarkan:
Mikha 5: 14
Aku akan membalas dendam dengan murka dan kehangatan amarah, kepada bangsa-bangsa yang tidak mau mendengarkan.

Nasehat Bagi yang Percaya:
Filipi 2 : 5 – 11, 15
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa!
---
15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
--------------------------------------------------------------------------------

Ucapan Terima Kasih Kepada Tuhan yang Telah Mengutus Yesus Turun dari Surga dan Lahir sebagai Manusia:

Give Thanks

Give thanks with a grateful heart
Give thanks unto the Holy One
Give thanks because He's given Jesus Christ, His Son (repeat)


And now let the weak say, 'I am strong'
Let the poor say, 'I am rich
Because of what the Lord has done for us' (repeat)
Give thanks

Syukur

Dengan hati bersyukur pada Allah yang Kudus
Syukur, karena dibrikan Anak-Nya, Yesus (diulang)

Kini yang lemah dikuatkan, yang miskin diperkaya
Karena kekuatan-Nya yang pada kita (diulang)
Syukur.

Salam Dalam Kasih Yesus Kristus yang Tak Berkesudahan Sampai Selama-lamanya Untuk Semua Netters & Admin
Mr. Pus V. Risolullah, Psychopath Islami, Empu Embat Sarat Aib, ???? ??? ?? ????
Reply| 16 Feb 2014 09:09:04
Orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah manusia dan juga Tuhan, ini hal yang tak mungkin.

Mengapa tidak?
--------------------------------------

"Yehuwah" (YHWH), “el-elyion” (YHWH Maha Tinggi), Pencipta langit dan bumi, Penguasa Semesta Alam telah menciptakan manusia dgn 3 cara:
Cara I:
Menciptakan Manusia Tanpa Melalui Proses Kelahiran, yaitu Tanpa Keberadaan Laki-laki & Perempuan. -------------->? Manusia ADAM, manusia I
Cara II:
Menciptakan Manusia Tanpa Melalui Proses Kelahiran, yaitu Melalui Keberadaan Laki-laki Saja (Adam), Tanpa Perempuan. ------------->? Manusia HAWA, manusia II
Cara III:
Menciptakan Manusia Melalui Proses Kelahiran, yaitu Melalui Keberadaan Laki-laki maupun Perempuan. ---------->? Seluruh kelahiran Umat Manusia, termasuk anda dan saya, kecuali Adam, Hawa dan Yesus Kristus.
-----------------------------------------
Cara IV:
Dengan ke tiga cara tersebut —"Khalik" atau Sang Pencipta, El-elyion (Tuhan yang Maha Tinggi) telah mewujudkan-NYA oleh kuasa-NYA yang MAHABESAR. Mengapa tidak ada kemungkinnya, YHWH yg begitu besar kuasa-NYA, dgn Seluruh Kebesaran-NYA, Ia (YHWH) menggunakan satu cara lagi, yang masih belum digunakan-NYA sebelumnya, yaitu MEMANIFESTASIKAN* Firman-NYA menjadi Manusia melalui proses kelahiran dari seorang Gadis Perawan (Mariah), tanpa KETERLIBATAN seorang LAKI-LAKI (Yusuf). Yaitu kelahiran YESUS KRISTUS dari ROH KUDUS, Tuhan Kita, yang membawa misi keselamatan bagi seluruh jiwa umat manusia di jagat raya ini, yang percaya pada-NYA.

Puji Tuhan, Tuhan Semesta Alam, yang oleh Segala Kebesarannya, dengan KASIH SETIANYA yang Tak Pernah Putus, telah RELA Lahir Sebagai Manusia yang Hina untuk Menyelamatkan Anda dan Saya yang Percaya Kepadanya.

Haleyulah Amin.

Catatan:
*Yesus Kristus merupakan MANIFESTASI dari Firman Tuhan sebagai seorang Manusia dari ROH KUDUS, dan sama sekali bukan hasil ciptaan oleh Tuhan Pencipta.

Jadi kemanusiaan-NYA Tuhan Yesus berbeda dgn kita, manusia biasa.
Manusia biasa adalah hasil dari ciptaan Tuhan, sedangkan manusia Yesus adalah wujud dari MANIFESTASI Firman Tuhan sebagai manusia.
Bagi yang percaya: KATAKAN AMIN!
Mr. Pus V. Risolullah, Psychopath Islami, Empu Embat Sarat Aib, ???? ??? ?? ????
Reply| 16 Feb 2014 07:03:49
@ Sitikhadijah

Maaf ya sis Sitikhadijah, saya memiliki pendapat yang berbeda.

Pada kedua kalimat bagian pertama anda memaparkan akan KETIKBENARAN/KEBOHONGAN:
- Bila muslim bisa percaya akan manusia yang kerasukan setan (yang menghasilkan kerusakan dan kematian bagi sekelilingnya), ----> INI KETIDAKBENARAN atau KEBODOHAN yang seharusnya tidak boleh ada.
- Bila Maryam bisa melahirkan Isa tanpa bapa, -----> INI KEBOHONGAN

Pada kedua kalimat bagian kedua anda memaparkan akan KEBENARAN SEJATI:
- lalu apa Tuhan tidak mungkin menurunkan FirmanNya untuk
‘MERASUK”/NUZUL” menjadi manusia untuk penyelamatan umatNya?????
- kenapa BAPA SURGAWI tidk bisa “melahirkan” Yesus dari ROH dan KalimatNya????
---------------------------

Menurut pemikiranku KEBENARAN SEJATI selalu PIJAKAN-nya ADALAH pada kebenaran itu sendiri dan tidak berpijak pada KETIDAKBENARAN/KEBOHONGAN.

KEBOHONGAN/KETIDAKBENARAN BUKAN MERUPAKAN DASAR PIJAKAN UNTUK MERUMUSKAN KEBENARAN SEJATI.

KEBENARAN SEJATI tidak berdiri di atas dasar pijakan KETIDAKBENARAN/KEBOHONGAN.

KEBENARAN-KEBENARAN TUHAN PENCIPTA TERJADINYA BERDASARKAN PADA DIRINYA SENDIRI, YAITU SEJATINYA ADALAH KEBENARAN ITU SENDIRI

Salam & Terima kasih
GBU
perintah oloh
Reply| 15 Feb 2014 18:15:27
SIAPAKAH YESUS;; Lord, Liar, or Lunatic?

Dalam salah satu tulisannya, Josh McDowell , seorang apologetik yang saat itu baru berpindah menganut kekristenan setelah bertahun-tahun sebagai ateis berusaha mencari jalan menghancurkan ajaran Kristen , mengemukakan pilihan-pilihan pemikiran orang terhadap Yesus. Apakah Yesus ini "Lord" (Tuhan Allah), "Liar" (Pembohong), atau "Lunatic" (Orang gila)?Menurutnya, bagaimana orang mengakui Yesus itu sangat penting bagi Yesus sendiri, karena Yesus tidak pernah bermaksud memberi alternatif. Pilihannya adalah: Yesus adalah Allah ("Lord "; Tuhan) Yesus adalah manusia Ia sadar bahwa Ia manusia biasa, tetapi sengaja mengaku bahwa Ia adalah Tuhan (" Liar"; Pembohong) Ia tidak sadar bahwa Ia bukan Tuhan tetapi merasa bahwa Ia adalah Tuhan (" Lunatic"; orang gila)
C.S. Lewis , seorang profesor di Cambridge University dan sebelumnya adalah agnostik , mengerti persoalan ini dengan jelas, dalam tulisannya: "Saya berusaha di sini untuk mencegah siapapun mengatakan hal yang amat bodoh yang sering dikatakan orang tentang Dia: 'Aku siap untuk menerima Yesus sebagai guru moral yang agung, tetapi aku tidak menerima klaim-Nya sebagai Allah.' Itu adalah satu hal yang tidak boleh kita katakan. Seseorang yang hanya manusia biasa dan mengatakan perkataan yang diucapkan oleh Yesus
bukanlah seorang guru moral yang agung. Bisa jadi Ia adalah seorang gila - sama derajatnya seperti orang yang mengatakan dirinya adalah sebutir telur rebus - atau Ia adalah Iblis dari Neraka. Engkau harus menentukan pilihan. Apakah orang ini adalah ( was, and is, ) Anak Allah: atau seorang gila atau lebih buruk dari itu." Lewis menambahkan:
"Engkau dapat membungkam-Nya sebagai seorang yang bodoh, engkau dapat meludahi-Nya dan membunuh-Nya sebagai suatu roh jahat (demon ); atau engkau dapat bersujud di kaki-Nya dan menyebut-Nya Tuhan dan Allah. Namun janganlah kita memunculkan omong kosong yang menghina apapun mengenai Dia hanyalah seorang guru moral yang agung. Ia tidak membiarkan
itu terbuka untuk kita. Ia tidak bermaksud demikian.


APAKAH IA "Liar " (Pembohong)? »
Pada waktu Yesus membuat klaim yang menunjukkan Ia adalah Allah, jika Ia bukan Allah maka berarti Ia adalah seorang pembohong. Jika Ia berbohong, maka Ia juga seorang munafik, karena Ia menyuruh orang lain untuk jujur, dengan risiko apapun, sedangkan Ia sendiri mengajarkan kebohongan besar. Terlebih lagi, jika Ia berbohong, maka Ia
adalah roh jahat, karena menyuruh orang mempercayakan nasib kekalnya pada diri-Nya (sebagai Juruselamat mereka); suatu kekejian yang tak terkatakan. Terakhir, jika Ia berbohong, Ia adalah orang bodoh, karena kebohongan itu membawa kematian-Nya di kayu salib, tanpa keuntungan apa-apa. Jika Ia pembohong, bagaimana orang bisa menilai-Nya sebagai guru moral yang agung? Pandangan tentang Yesus seperti ini bertentangan dengan apa yang diketahui umum baik mengenai hidup-Nya maupun perubahan-perubahan yang dihasilkan oleh ajaran dan teladan-Nya. Peter Schaf, seorang sejarawan terkenal, menulis "...bagaimana mungkin Ia adalah seorang yang bersemangat, atau seorang gila yang tidak pernah kehilangan sedikit pun keseimbangan pikiran-Nya, yang melewati dengan anggun semua kesulitan dan penganiayaan, seperti matahari di atas awan, yang selalu
memberi jawaban paling bijaksana terhadap pertanyaan yang menyesatkan, yang dengan tenang dan sengaja meramalkan Kematian-Nya di atas salib, kebangkitan-Nya dari kematian pada hari ketiga, pencurahan Roh Kudus, pendirian gereja, kehancuran Yerusalem - ramalan-ramalan yang tergenapi secara harfiah? Suatu karakter yang sedemikian orisinil, komplit, konsisten sepenuhnya, sempurna, manusiawi tetapi jauh di atas semua kebesaran manusia, tidaklah dapat merupakan suatu kepalsuan atau khayalan... Diperlukan lebih dari seorang Yesus untuk menciptakan sesosok Yesus." Jika Yesus ingin orang mengikuti-Nya dan percaya bahwa Ia adalah Allah, mengapa Ia harus pergi ke orang Yahudi, yang penduduknya sedikit dan fanatik mengikuti satu Allah saja? Mengapa tidak ke Mesir atau Yunani yang menerima banyak ilah dan pengajaran-pengajaran? Seseorang yang hidup seperti Yesus hidup, mengajar seperti Yesus mengajar dan mati seperti Yesus mati tidak dapat menjadi seorang pembohong. Alternatif apa lagi selain itu?


APAKAH IA, "Lunatic " (Orang gila)?»
Kalau Yesus bukan pembohong, mungkinkah bahwa Ia mengira diri-Nya Allah tetapi sebenarnya tidak? Seseorang yang mengatakan diri-Nya Allah, khususnya dalam masyarakat berbudaya monoteistik kuat seperti orang Yahudi, dan kemudian mengatakan kepada orang-orang itu bahwa nasib masa depan mereka tergantung pada kepercayaan mereka kepada-Nya,
bukanlah khayalan ringan, melainkan bisa dikatakan kegilaan dalam arti yang paling jelas. Apakah Yesus seseorang yang demikian? Orang-orang yang mengaku dirinya Allah, seperti yang ditemui di masa sekarang menganggap dirinya Napoleon, adalah orang yang tidak sadar dan menipu dirinya sendiri, perlu dimasukkan tahanan agar tidak melukai diri sendiri maupun orang lain. Namun dalam diri Yesus kita tidak melihat kelainan atau ketidakseimbangan semacam itu yang biasanya menyertai orang tidak waras. Sikap dan
pembawaan-Nya tentunya menakjubkan jika ia sebenarnya gila. Clark H. Pinnock bertanya: "Apakah Ia terperdaya sendiri (deluded") oleh kebesaran-Nya, seorang paranoid,
seorang penipu yang tidak sengaja melakukannya, seorang skizoprenik ? Keahlian dan kedalaman pengajaran-Nya dalam hal ini hanya dapat mendukung keutuhan kesehatan mental-Nya. Kita ingin menjadi sewaras Dia" Psikiater J.T. Fisher menyatakan: "Jika Anda harus merangkum keseluruhan artikel otoritatif yang pernah ditulis oleh psikolog dan psikiater yang paling berkualitas dalam topik kesehatan mental - jika Anda menggabungkannya dan memurnikannya dan membuang hal-hal yang berlebihan atau tidak perlu - ...jika Anda dapat mempunyai ikhtisar pengetahuan ilmiah murni yang tidak terkontaminasi dari para pemikir besar yang pernah ada, maka Anda mungkin akan mendapatkan kumpulan yang agak kaku dan tidak lengkap dari Khotbah di Bukit. Dan itupun masih tidak sebanding. Selama hampir dua ribu tahun dunia Kristen telah memegang di tangan suatu jawaban lengkap terhadap angan-angan yang tidak putus-putusnya dan hampa. Di sini ...terletak cetak biru untuk kehidupan manusia yang sukses dengan optimisme, kesehatan mental dan kepuasan." Jikalau Yesus bukan pembohong dan bukan orang gila, alternatif apa yang tersisa, selain daripada bahwa Ia mengatakan hal sebenarnya?


LALU APAKAH IA, "Lord " (Tuhan)?»
Alternatif selain "Pembohong" dan "Orang gila" hanyalah bahwa Yesus adalah Kristus , Anak Allah, sebagaimana yang Ia klaim. Masalah dari tiga pilihan ini bukanlah yang mana yang mungkin benar, karena ketiga-tiganya jelas bisa benar, tetapi pertanyaan sebenarnya adalah: "Mana yang lebih mungkin?" Apapun keputusan Anda tentang siapa Yesus Kristus bukanlah suatu latihan intelektual yang sia-sia, melainkan Anda harus memilih untuk hidup Anda sendiri. Rasul Yohanes menulis: Tetapi semua yang tercantum di sini
telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Ny Bukti-bukti jelas menunjukkan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Sejumlah orang menolak bukti yang jelas ini karena implikasi moral yang terkait. Mereka tidak bersedia menghadapi tanggung jawab atau implikasi
pemanggilan-Nya sebagai Tuhan. Siapa mau mati untuk suatu Kebohongan Salah satu implikasi yang mencengangkan dari kepercayaan akan Keilahian Yesus adalah transformasi
murid-murid terdekat Yesus. Jikalau mereka berkomplot untuk mengarang cerita bahwa Yesus adalah Allah, tentunya mereka mempunyai tujuan manusiawi tertentu. Itu ditunjukkan
sebelum kematian Yesus bahwa para murid bertengkar untuk menentukan siapa yang terbesar di antara mereka, atau siapa yang boleh duduk di sebelah kiri dan kanan Yesus sewaktu Ia bertahta kelak. Namun, mereka semua kabur menghilang pada waktu Yesus ditangkap dan hidup dalam ketakutan sampai hari Pentakosta. Setelah peristiwa pencurahan Roh Kudus , para rasul itu dengan berani memberitakan Injil yang berdasarkan "Ketuhanan Yesus", bahkan sampai akhir hayat yang mengenaskan atau yang paling keji bagi manusia.
FN FALL
Reply| 15 Feb 2014 17:58:44
2 kata ISLAM PENIPU, bagaimana mungkin al-koran dikatakan sempurna bahwa kenyataannyapun ISLAM tidak masuk akal dengan pecahnya ISLAM menjadi beberapa ajaran yang sama-sama juga tidak masuk akal dan jadilah MUSLIM bunuh MUSLIM, terlebih MUSLIM bunuh NON-MUSLIM, satu kata TERLALU, siapapun yang masih percaya kebohongan ia sudah terlanjur dalam kesesatan, 3 kata GOD BLESS YOU!
Sitikhadijah
Reply| 15 Feb 2014 12:19:16
Bila muslim bisa percaya akan manusia yang kerasukan setan
(yang menghasilkan kerusakan dan kematian bagi sekelilingnya),
lalu apa Tuhan tidak mungkin menurunkan FirmanNya untuk
'MERASUK"/NUZUL" menjadi manusia untuk penyelamatan umatNya?????

Bila Maryam bisa melahirkan Isa tanpa bapa,
kenapa BAPA SURGAWI tidk bisa "melahirkan" Yesus dari ROH dan KalimatNya????
Mimie
Reply| 15 Feb 2014 00:55:38
Siapapun juga ,tanpa kecuali bagi mereka yang mau menerima karunia Tuhan.yang cuma-cuma. mereka ini yang dibekali akal sehat.
Contoh kecil, ketika mereka berseru....................
Bapa kami yang ada disurga,
Terima kasih Yesus atas pergorbananMu demi dosa2 kami
Biarlah Roh Kudus turut berkarya bersama kami
Mereka ini yang bisa menjabarkan pribadi Tuhan.
Yesus berkata, imammu telah memenangkan kamu.
Tuhan berkati selalu.
aisyah
Reply| 14 Feb 2014 19:26:12
hanya yang tinggi akalnya saja yang mengerti penjabaran ini dan juga yang sudan menerima karunia roh kudus yang sanggup melihat ini selagi kita berfikir tentang kedagingan akan sulit menggambarkan dan sangat sulit menerima tetapi. kalau kita menyatu dalam roh akan melihat penjabaran ini dengan nyata.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top