Aleksander Agung – Seorang Nabi?

Bagaimana mungkin Quran menjadikan seorang raja pagan, yaitu Aleksander Agung, sebagai seorang nabi yang berbicara kepada Allah dan menerima perintah dari-Nya?

aleksander1

Dalam Sura 18:83-88 kita membaca:

Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya. Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka diapun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat.

Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.  Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".

وَيَسْأَلُونَكَ عَنْ ذِي الْقَرْنَيْنِ قُلْ سَأَتْلُو عَلَيْكُمْ مِنْهُ ذِكْرًا

إِنَّا مَكَّنَّا لَهُ فِي الأرْضِ وَآتَيْنَاهُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ سَبَبًا

فَأَتْبَعَ سَبَبًا

حَتَّى إِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ فِي عَيْنٍ حَمِئَةٍ وَوَجَدَ عِنْدَهَا قَوْمًا قُلْنَا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِمَّا أَنْ تُعَذِّبَ وَإِمَّا أَنْ تَتَّخِذَ فِيهِمْ حُسْنًا

قَالَ أَمَّا مَنْ ظَلَمَ فَسَوْفَ نُعَذِّبُهُ ثُمَّ يُرَدُّ إِلَى رَبِّهِ فَيُعَذِّبُهُ عَذَابًا نُكْرًا

وَأَمَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُ جَزَاءً الْحُسْنَى وَسَنَقُولُ لَهُ مِنْ أَمْرِنَا يُسْرًا

 

Quran Sura Al-Kahf 18:83-88

 

Wilayah yang ditaklukkan Aleksander Agung

Ibn Hisham mengatakan:

“Dhu al-Qamain, orang Yunani, Raja Persia dan Yunani, atau Raja dari timur dan barat, oleh karena hal inilah ia disebut Dhu al-Qamain [artinya “yang memiliki dua tanduk”], atau karena ia dua tempat di bumi, yaitu Timur dan Barat. Yang lainnya mengklaim karena ia telah hidup selama dua abad atau dua generasi  [maka ia disebut demikian; bahasa Arab: “tanduk-tanduk”]. Namun yang lainnya meyakini bahwa ia mempunyai dua tanduk, artinya dua lipatan, atau bahwa mahkotanya mempunyai dua tanduk. Kemungkinan ia disebut demikian karena keberaniannya, mengingat seorang yang pemberani digambarkan sebagai kambing yang menanduk musuh-musuhnya. Ada beragam pendapat mengenai kenabiannya, tetapi semua setuju bahwa ia adalah orang yang benar dan beriman”.

 

Tetapi kami bertanya:

  • Bagaimana Quran dapat menjadikan seorang raja pagan, yaitu Aleksander Agung, sebagai seorang nabi yang berbicara kepada Allah dan menerima perintah dari-Nya?
  • Bagaimana Quran dapat mengatakan bahwa ia mengunjungi kolam tempat matahari terbenam?
  • Jika ia benar hidup selama dua generasi, seperti yang dikatakan Baidawi, orang-orang pada jaman itu tentu berumur pendek! Namun demikian semua ini adalah omong kosong, oleh karena Aleksander wafat pada usia 33 tahun di kota Babilon pada tahun 323 SM. Bagaimana ia dapat menjadi nabi bahkan seorang beriman sedangkan faktanya ia adalah seorang penyembah berhala, ditambah lagi ia mengklaim diri sebagai putra Amon dewa matahari?
  • Selain itu, jika matahari terbenam di kolam, bukankah matahari berputar mengelilingi bumi atau sebaliknya?

Sedangkan mengenai bendungan yang dibangunnya dari besi dan tembaga tuangan di antara dua gunung – yang salah satunya dihuni oleh bangsa yang benar, dan yang lainnya dihuni oleh bangsa yang jahat – kita tidak menemukan bukti arkeologis yang dapat mendukungnya.

 


25 comments Add a Comment
Brothel=surga_islam
Reply| 28 Jul 2014 09:27:01
Akhirnya nebukadnezar sah jadi nabi karena islam.malangnya islam ini.
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Mar 2014 16:50:58
APAKAH TUHAN KAUM YAHUDI/kRISTEN SETUJU DIKLAIM MUSLIM SAMA DENGAN ALLAH SWT???

Jawabnya, TIDAK!!!

Allah swt adalah BERHALA dan muslim yang menyembah kepadanya adalah pemuja berhala, berhala Arab

Perhatikan tuhan negeri mana yang disembah oleh Muhammad lewat ayat karangannya di,

QS An-Naml : 91
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

sudah lihat? TUHAN NEGERI INI (MEKAH)

Apa kata Tuhan NEGERI ISRAEL???

Mazmur 96 : 5
Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

Tawarikh 16 :
Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

Oleh sebab itu kaum Yahudi diingatkan,

Ulangan 6 : 14
Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu.

Tuhan negeri Mekah (Arab yang dimaksud sebagai bangsa-bangsa lain) yang disembah Muhammad adalah tuhannya para PENYEMBAH BERHALA. Dan berhala tersebut berjumlah 360 termasuk batu hitam Hajar Aswad yang dihormati Muhammad dengan sikap takjim, serta diciuminya dengan penuh kecintaan. Sudah sejak keluarga Muhammad mengenal Allah, yaitu Dewa Hubal yang bertempat di atas bangunan Kabah, sebagai dewa tertinggi di Arab. Itu sebabnya nama bapak Muhammad adalah Abdullah, berasal dari penggabungan dua kata Abd = pengabdi/penyembah dan Allah = Dewa bulan Hubal.

Dan berhala ini pula yang dicomot Muhammad namanya menjadi Allah swt dan dijadikan sembahan muslim hingga hari ini.

Dan apakah Allah swt itu Tuhan yang sebenarnya Tuhan menurut Tuhan kaum Yahudi? Tidak! Sebab Tuhan kaum Yahudi telah mencap segala sembahan bangsa lain sebagai BERHALA!

Kalau begitu sia-sia dong klaim-klaim muslim yang dengan paksa sembahannya si SWT dipandang sama?? Ya, tentu sangat sia-sia.

Muslim boleh ngeklaim apa saja, bahkan sampai mengakui semua nabi adalah muslim karena hal itu tertolak sama sekali !!

Semoga menjadi renungan para onta muslim yang doyan ngeklaim SWT = YHVH
zodiark
Reply| 08 Mar 2014 10:54:17
hakkullah on March 7, 2014 at 8:18 am

maaf, memang benar sisanya menjadi rahasia ilahi, tetapi bukan berarti kita berdiam diri untuk tidak mengetahui lebih
jauh dari itu..tetapi bukti-bukti sudah menunjukkan ke sana.
_____
Bukti apa Dzulkarnain eksis dalam sejarah manusia? Sementara siapa dia masih harus ditafsir.
ada yang bilang itu adalah gelar, ada yang bilang Aleksander agung, ada yang bilang Koresh dari Persia.

Jika dia Koresh, penafsir tersebut tanpa rasa malu mengais informasi dari alkitab yang sudah dipalsukan dan sayangnya Koresh tidak mengenal Tuhan.
Jika dia Alexander, seperti yang diketahui dimana Alexander bukan seorang yang menyembah 1 Tuhan juga bukan pria normal.
Jika Dzulkarnain itu hanya gelar, kembali lagi gelar kepada siapa? Alex, Koresh atau masih Rahasia Ilahi?
Tentunya dia bukan Rahasia Ilahi. Karena ayat tentang Dzulkarnain ada untuk menjawab pertanyaan orang Yahudi. Artinya dia sudah menjadi bagian dari sejarah jika benar ada. Jika tidak benar, dia hanyalah bagian dari dongeng.

Sekarang, sudahkah hakkullah mencari tahu siapa dia? sudahkah mencari tahu kebenaran kisah Dzulkarnain?
Atau sudah merasa cukup dengan informasi dari quran?

Jangan seperti perumpamaan gadis-gadis pembawa pelita. Dapat dibaca di Matius 25:1-13
CROSSWAY
Reply| 08 Mar 2014 00:20:08
@ hakullah

Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, siapa diantara kita yang termasuk satu ?? Nabi saw bersabda : "Terimalah kabar gembira, sesungguhnya dari kalian dikeluarkan satu orang dan dari Yayuj dan Majuj dikeluarkan seribu orang.
=============================================
Hanya itu saja cerita tentang Yayuj dan Majuj dari Nabi anda ?? LOL
Saya sangat merasa kasihan sekali kepada anda karena Nabi saw anda tidak mengenal Yayuj dan Majuj sampai harus mengarang cerita dongeng.

Yehezkiel 38:1-6 :
Dan datanglah firman YAHWEH kepadaku, yang mengatakan Hai anak manusia arahkanlah wajahmu terhadap Gog, di tanah Magog, RAJA AGUNG dari Rosh, Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah terhadapa dia. Dan engkau harus mengatakan : Beginilah Tuhan YAHWEH berfirman, Lihat, Akulah lawanmu hai Gog, RAJA AGUNG dari Rosh, Mesekh dan Tubal. Aku akan membalikkan punggungmu dan memasang pengait pada rahangmu, dan Aku akan membawa engkau dan semua pasukanmu, pasukan berkuda, keluar; mereka semua berpakaian lengkap, kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan kecil, mereka semua yang memegang pedang. Orang Persia, Etiopia, dan Libia bersama mereka, mereka semua dengan perisai dan ketopong. Gomer dan seluruh pasukannya, keluarga Togarma dari sebelah utara dan semua pasukannya, banyak bangsa ada bersamamu.

Ayat yang diatas adalah firman dari Tuhan yang asli kepada Nabi Yehezkiel, "nada suaraNya" jauh lebih berwibawa daripada Tuhan anda yang berbicara di QS 18:94.

Ayat ini menceritakan akan ada seorang Raja atau seorang President atau mungkin seorang penguasa bernama Gog ditanah Magog (ANKARA), Rosh, Mesekh dan Tubal (Propinsi-Propinsi di Turki) mengirimkan pasukan menyerang kota Yerusalem dengan dibantu Persia (Iran), Etiopia, Libia, Gomer (Turki bagian barat) dan Togarma (Turki bagian utara)
CROSSWAY
Reply| 07 Mar 2014 23:42:55
@ hakullah

@ hakullah : terima kasih atas tanggapan anda dan semoga anda mau meneliti lebih lanjut lagi..
===========================================
Apa lagi yang harus saya teliti mas hakullah ??
===========================================
@ hakullah : kalau anda masih belum percaya silahkan anda cek, apakah benar Yayuj dan Majuj sedang terkurung di benteng yang kuat yang dibangun oleh Dzulqarnain
============================================
Kenapa harus saya yang cek ? Justru anda yang harus membuktikan kebenaran dari wahyu Allah SWT kepada saya..
Saya tidak setuju dengan ayat Al-Quran 18:94 karena memang Alexander the Great dalam sejarahnya tidak pernah membangun tembok besi, umat Islam percaya bahwa Alexander membangung tembok besi di Darial Gorge yaitu di perbatasan antara negara Georgia dengan Russia karena umat Islam percaya Yayuj dan Majuj ada disana tetapi disana tidak ada bangsa/suku/tempat/wilayah yang bernama Yayuj dan Majuj karena ayat itu SALAH TOTAL !!
Tempat yang bernama Darial Gorge sejak dari era Alexander sampai sekarang didiami oleh bangsa Alan (Alania), bangsa Alan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Yayuj dan Majuj (Gog dan Magog) karena mereka keturunan salah satu suku Indo Arya dari Persia, yaitu suku Saka (Scythians), daerah ini sekarang menjadi sebuah Negara Republik bernama Osetia selatan dan pada tahun 2008 pernah terjadi perang antara Georgia dan Russia di wilayah ini.
Apakah anda pernah membaca buku2 sejarah tentang Alexander the Great ?
Saya punya 4 buku dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dari berbagai penyelidikan ahli2 sejarah Yunani, Russia dan Iran yang menuliskan sejarah perjalanan Alexander the Great mulai perjalanan dari Yunani menuju ke Turki--> Armenia--> Israel--> Mesir--> Mesopotamia--> Babilionia--> Persia-->Carmania-->
Gerdosia--> sampai ke India dan Alexander sama sekali TIDAK PERNAH menginjakan kakinya di Kaukasus, buku2 ini juga dilengkapi peta2 rute perjalanan Alexander, anda bisa mencarinya di Toko2 Buku Gramedia.

Saya sudah menjelaskan sebelumnya Yusuf Ali menterjemahkan "Yayuj dan Majuj" sebagai GOG dan MAGOG didalam Alquran Bahasa Inggris berarti memang Islam telah keliru memahami siapa GOG dan MAGOG, GOG bukan nama bangsa Tartar atau Mongol melainkan NAMA DARI SEORANG RAJA DI TANAH MAGOG, ratusan tahun sebelum berdirinya negara Turki ada sebuah wilayah bernama Magog karena Magog (cucu Nabi Nuh) dulu tinggal ditempat ini, nama ini kemudian diganti menjadi nama lain pada sekitar awal abad ke 14 dimana sekarang ditempat ini terdapat kota ANKARA, Ibu kota Negara Turki.
==========================================
hakullah : maaf jangan sampai anda salah menyembah tuhan, kalau sampai salah menyembah tuhan akibatnya adalah penyesalan
==========================================
Saya lebih mempercayai Tuhan saya yang telah berfirman kepada Nabi Daniel dan Nabi Yehezkiel dan telah terbukti bahwa perkataan Tuhan sayalah yang terbukti yang paling benar daripada Tuhan yang anda sembah
hakkullah
Reply| 07 Mar 2014 16:18:54
sejarah dan pelajaran apa bisa dipetik dari penggalan kisah yang sisanya menjadi RAHASIA ILAHI.
------------
maaf, memang benar sisanya menjadi rahasia ilahi, tetapi bukan berarti kita berdiam diri untuk tidak mengetahui lebih jauh dari itu..tetapi bukti-bukti sudah menunjukkan ke sana, bahwa yang digambarkan oleh Allah swt tentang terkurungnya Yajuj dan Ma'juj adalah benar..sementara, orang-orang kafir akan selalu berselisih tentang masalah ini...dulu, mungkin ulama-ulama islam berselisih tentang masalah itu, karena memang pada masa itu terbatas dalam pengetahuan mereka, kemungkinan sumber berasal dari hadits rasulullah saw sangatlah terbatas..sekarang, sudah begitu banyak buku-buku hadits yang tersebar ke mana-mana dan begitu banyak hadits-hadits palsu yang sudah dijadikan satu buku..alasan apalagi bagi mereka untuk menolak kebenaran alquran?, alasan apalagi bagi mereka untuk melihat kenyataan kesalahan isi kandungan alkitab?

Allah swt berfirman:
"Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(QS.4:170)"

Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu.(QS.10:108)"

"Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi. QS.34:49".

waallahu a'lam..terima kasih
I Love Muslimin Except Islam, ???? ??? ?? ????
Reply| 07 Mar 2014 16:10:21
@ Hakkulullah

Bro Hakkulullah, hari ini sudah makan TAI KAMBING, belum?
islamquranhadist
Reply| 07 Mar 2014 13:27:01
Aleksander Agung – Seorang Nabi?

Kisah Dzulkarnaen ini tertulis di Surat Al Khaf yang dimulai dengan kalimat pembukaan pujian kepada ALLOW SWT yang telah menurunkan Al kitab (tanda kurung al quran).

Dari kalimat pembuka saja sebenarnya kita sudah bisa memastikan bahwa Al quran itu ngawur, karena Al Quran ada setelah Muhammad MATI, sedangkan wahyu wahyu yang bertebaran selama Muhammad hidup, bukanlah satu kesatuan kitab (Al quran), melainkan wahyu lepasan yang disesuaikan dengan kondisi (karena ada asbabun nuzul) sebagai jawaban Muhammad.

Menelisik isi surat Al Khaf ini, maka tidak terlepas dari cerita tentang 3 pertanyaan jebakan Yahudi tentang :
1. Anak anak muda yang menghilan
2. Pengembara yang agung
3. Roh

Muhammad terjebak dengan pertanyaan tersebut, dikiranya karena yang menyanyakan adalah Rabi Yahudi, cerita tentang anak anak muda yang hilang (Legenda tujuh penidur karangan Aristoteles) dan pengembara yang agung (Alexander yang agung/Dzulkarnaen) adalah cerita yang berasal dari Al kitab (Perjanjian Lama), apalagi berkaitan dengan pertanyaan ke 3 yaitu tentang ROH.

Kepintaran Yahudi dalam merangkai pertanyaan tersebut tidak terpungkiri karena Aristoteles dan Alexander yang agung dalam 1 paket (Aristoteles adalah guru Alexander yang agung) yang ceritanya sudah menyebar kemana mana yang dikenal sebagai Kisah Kisah Roman Alexander yang sudah muncul sebelum islam ada dengan mengkaitkannya (jebakan) dengan pertanyaan tentang Roh yang sudah pasti mengarah pada hal rohani/agama/Tuhan.

Surat Al Kahf, sebagaimana surat surat lainnya di dalam Al quran, adalah cerita yang lompat sana lompat sini tanpa alur apapun, tidak urut (kronologis) dan menyalahi time frame dalam suatu cerita.

Sampai ayat 9, tidak ada cerita pembuka apapun tentang legenda tujuh penidur dan pada ayat 10 tiba tiba dimulai dengan kalimat penghubung "(ingatlah) ketika.... "

Di ayat 13, sebenarnya Al quran sebagaimana biasanya melakukan kontradiksi ataupun keanehan dengan mngatakan "Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk."

Perhatikan kalimat : beriman kepada Tuhan mereka yang disambung dengan Kami tambah pula mereka petunjuk adalah kontradiksi atau keanehan, siapakah "Tuhan mereka" dan siapakah "Kami" yang sedang berwahyu"

Kemudian cerita di surat Al Kahf kembali ngalur ngidul kesana kemari (Perhatikanlah Slimers yang suka ngalor ngidul seperti wahyu sembahannya) tanpa ada keterkaitan satu dengan lainnya dan OOT ngga jelas.

Cerita yang dibuka, kemudian disisipkan dengan legenda tujuh penidur, mundur tentang penciptaan, muter muter kesana kemari dan ngga tahu maksudnya apa (Klaim sebagai Jelas, rinci dan tidak ada keraguan di dalamnya) kemudia memakai kata penghubung lagi "(ingatlah)" lalu menceritakan Kisah Musa dengan muridnya yang membahas tentang ikan dan dilanjutkan dengan niat Musa yang ingin berguru/belajar kepada Khidhr (Bingung juga nih, sekonyog konyong ada nabi baru yang lebih hebat dari Musa).

Pada ayat ke 83, barulah pertanyaan ke 2 tentang pengembara yang agung dibahas dengan kalimat : "Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya".

Cerita tentang Dzulkarnaen itu sendiri merupakan kontradiksi bagi para ilmuwan islam. Sebagian mengatakan bahwa cerita tersebut adalah tentang Alexander yang agung, tetapi dibantah kemudian oleh yang lain dengan mengatakan bahwa Dzulkarnaein adalah seorang seorang penguasa pada jaman Ibrahim dan yang lainnya lagi mengatakan Dzulkarnein adalah seorang nabi!!!!!

Pada kenyataannya, menilik dari ASBABUN NUZUL, tidak pelak lagi bahwa Dzulkarnaen adalah Alexander yang agung, yang kisah penahklukannya atas Persia menjadi sangat terkenal sejak Islam belum ada, dan selama 15 hari sebelum menjawab pertanyaan Rahib Yahudi, si Muhammad kesana kemari mencari tahu cerita tersebut dan menjadi inspirasi WAHYU CAKADUT YANG ASBABUN NUZULNYA adalah sebagai berikut:

Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 1, halaman 201 – 202
Ketika Nadr mengatakan hal tersebut kepada mereka, mereka mengirim dia dan Uqbah bin Abu Muait kepada pendeta Yahudi di Medinah ……. Sang pendeta berkata, “Ajukanlah pertanyaan kepadanya tentang 3 hal yang akan kami jelaskan kepada kalian, jika dia memberikan jawaban yang benar, maka dia memang seorang nabi, tetapi jika dia tidak dapat menjawabnya dengan benar, maka dia adalah seorang bajingan…… Tanyakan kepadanya tentang ANAK-ANAK MUDA YANG MENGHILANG dimasa lalu ….. kedua, tanyakanlah kepadanya tentang LAKI-LAKI PENGEMBARA AGUNG yang telah mencapai negeri timur dan negeri barat. TANYAKANLAH KEPADANYA TENTANG ROH. Jika mampu menjawab dengan benar maka ikutlah dia karena dia adalah seorang nabi. Jika tidak dapat, maka dia adalah seorang penipu, maka perlakukanlah dia seperti apa yang kalian kehendaki”.

Untuk lebih jelasnya, silahkan anda membaca pada
http://islamquranhadist.wordpress.com/2013/04/08/al-quran-tiga-pertanyaan-jebakan-dari-yahudi/

Hebatnya, wahyu cakadut tersebut dirangkaikan dengan cerita Alkitab tentang Gog dan Magog yang dirubah menjadi kisah Yayuj dan Majuj.

Pertanyaan paling sederhana dari SURAT AL KAHF tersebut adalah,
- Muhkinkah ada WAHYU SUCI yang sudah tertulis di lauh mahfuzh antah berantah hanya gara gara pertanyaan jebakan rabi Yahudi??????!!!!!!!

Dasar NGACO, jelas, rinci dan tidak ada keraguan didalamnya... ASLI KITAB ABAL ABAL!!!!!!
hakkullah
Reply| 07 Mar 2014 12:55:45
Asal tahu saja, QS 18:83-88 tidak berbicara secara alegoris ataupun metaforik, tetapi harafiah. Antum menulis: “Di situ diterangkan bahwa dia telah melihat matahari seakan-akan terbenam di mata air tersebut, saat terbenamnya. Sebenarnya, matahari itu tidak terbenam di laut, tetapi hanya bagi penglihatan kita saja yang seakan tampak matahari itu terbenam (jatuh) ke laut. Padahal matahari itu terbit menerangi wilayah (bangsa) lain.” Itu karena Antum telah belajar dari ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh orang kafir.

-------------
terima kasih atas tanggapan anda. alquran ini adalah peringatan bagi yang tidak beriman kepada Allah swt..kalau disampaikan kepada orang yang sudah beriman, saya kira tidak perlu, karena memang mereka yakin, alangkah baiknya, jika disampaikan kepada orang-orang yang belum beriman, tentu harus memiliki bukti yang nyata..akan tetapi, hidayah tetaplah milik Allah swt..

adapaun saya ambil dari ilmu orang-orang kafir, kalau itu memang benar, bukan kepada penafsiran alquran...
jangan salah tanggap, penelitian orang-orang kafir banyak juga yang dibantah, itu karena menyembunyikan kebenaran..
itu saja tanggapan saja, semoga dapat dipahami....

ayat yang diungkapkan tersebut adalah belajar tentang masalah ilmu balaqhah...

insya Allah, kalau ada waktu, saya bagikan ilmu masalah ilmu balaqhah...waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 07 Mar 2014 11:37:44
@6160lo
coba anda sebutkan, dimana lokasinya di dalam alquran?
alquran hanya untuk memberikan sebuah pelajaran bagi kita yang bisa dipetik dari sejarah dalam alquran..bukan tahun, lahirnya. hal itu gak penting disebutkan, karena untuk bisa membedakan dengan buku-buku yang lain yang kita baca..
coba anda baca alkitab?. kalau begitu, apa bedanya dengan cerita-cerita sejarah?..

"di dalam alquran ada ayat muhkamat dan mutasyabihat (ada yang sangat jelas dan ada yang dibutuhkan suatu penelitian yang lebih lanjut)"

maka itu, saya tanya, sejak kapan alkitab dibukukan?..saya tidak tanya, tanggal, bulan dan tahun, karena hal itu tidak penting bagi saya..kalau disebutkan, bahwa alkitab dibukukan setelah tiada nabi Isa dalam kurun waktu yang lama, itu sudah cukup jawabannya, yang lain tidak penting..dan tidak masuk akal/logika, bahwa itu benar-benar bersumber dari tuhan, sebab nabi Isa as sendiri tidak pernah menyuruh menulis alkitab dan lagi pula, ditulis dalam kurun waktu yang sangat lama, mana mungkin alkitab itu berasal dari tuhannya?..pasti ada campur tangan manusia..

waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 07 Mar 2014 10:48:29
@CROSSWAY
Alquran adalah bahasa asli arab dan tidak ada campur tangan bahasa asing...apakah Allah swt menyebutkan dengan nama yesus di dalam alquran?, tidak, Allah menyebutkan nama Isa di dalam alquran. tetapi apa yang disifati adalah sama dengan nama yesus di dalam alkitab atau bahasa asing..

Palestina misalnya, apakah Allah menyebutkan nama palestina di dalam alquran?. tidak, tetapi Allah menyebutkan nama lain, yaitu Masjid Aqsa....cuma hanya penamaan saja, tetapi intinya adalah sama..jika kita mau merenung lebih lanjut, maka kita akan mudah mengetahui rahasia di kandung dalam alquran..

tetapi hadits Rasulullah saw menyebutkan, bahwa hanya satu golongan yang keluar dari yajuj dan ma'juj
Para sahabat bertanya:
“Wahai Rasulullah, siapa diantara kita yang termasuk satu?
Nabi saw bersabda: “Terimalah kabar gembira, sesungguhnya dari kalian dikeluarkan satu orang dan dari Ya’juj dan Ma’juj dikeluarkan seribu orang. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh aku berharap agar kalian adalah seperempat penduduk surga.” maka kami bertakbir, lalu beliau bersabda lagi: “Aku berharap agar kalian adalah sepertiga penduduk surga.” maka kami bertakbir, lalu beliau bersabda lagi: “Aku berharap kalian adalah setengah penduduk surga.”. maka kami bertakbir, lalu beliau bersabda lagi:
“Tidaklah perumpamaan kalian di tengah-tengah manusia kecuali seperti satu helai bulu hitam pada kulit sapi jantan yang putih atau seperti satu helai bulu putih pada kulit sapi jantan yang hitam” (Shahih: HR. Al-Bukhari 3/3170, Muslim no.222, Ibnu Hibban 16/203, at-Tirmidzi 5/3168, Ahmad 2/66, al-Hakim 2/254 dan yang lainnya)

Bukan Allah lupa menyebutkannya, memang Allah swt sengaja melakukan itu..

Orang-orang kafir mencaci maki dan menghina agama islam, bukan berarti Allah lepas mereka, tetapi Allah biarkan melakukan itu, karena memang Allah menguji hamba-Nya yang beriman dengan adanya Orang-orang kafir..

Allah swt berfirman: dalam surat Ali Imron
( 196 ) Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri.
( 197 ) Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.

apapun semua omongan orang-orang kafir sudah tercatat dari sejak dahulu,
sebagaimana Allah swt berfirman: dalam surat Ali Imron:
( 186 ) Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.

WAALLAHU A'LAM..TERIMA KASIH
hakkullah
Reply| 07 Mar 2014 10:13:37
@Crossway
terima kasih atas tanggapan anda dan semoga anda mau meneliti lebih lanjut lagi..Allah swt Maha Mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi, semua itu sudah tertulis di lauh mahfuz..
Allah swt berfirman:
"Dan pada sisi Allah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kcuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. Al An’aam, 6:59). kalaupun anda bilang, Allah telah telat memberitahukan beritanya, maka semua kejadian di muka bumi ini, sudah tertulis di lauh mahfuz...kalau anda masih tidak percaya, silahkan anda cek, apakah benar Yajuj dan Ma'juj sedang terkurung di benteng yang kuat yang dibangun oleh Dzulqarnain?...

Apakah anda akan mengatakan bahwa Yesus tahu segalanya? atau ada Tuhan yang lain yang lebih tahu dan lebih tegas lagi?..kalau hati kamu mau bijaksana dan tidak mudah marah, mau diajak berfikir, maka kamu akan mudah mengkritis alkitabnya sendiri dengan cara membandingkannya...

Allah swt menegaskan lagi dalam alquran:
"Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)". (QS. Yunus, 10:61)


Adapun yang anda katakan, sudah tercatat di dalam alquran dan itu sebagai jawaban yang selalu mendustakan alquran.
Allah swt berfirman:
“Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah perkataan dusta yang dibuat oleh Muhammad. Dia membuat Al-Qur’an ini dibantu oleh sekelompok kaum Yahudi dan Nasrani.” Sungguh orang-orang kafir itu telah berbuat zhalim dan melakukan kebohongan yang sangat keji. Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah dongeng-dongeng umat-umat masa lalu yang dituliskan dan didiktekan kepada Muhammad pagi dan sore hari.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Al-Qur’an ini diturunkan dari Tuhan yang mengetahui segala rahasia yang ada di langit dan di bumi. Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”" (QS. Al Furqan, 25: 4-6)

waallahu a'lam..terima kasih

maaf, jangan sampai salah menyembah tuhan. kalau sampai salah menyembah tuhan, akibatnya adalah penyesalan..
CROSSWAY
Reply| 07 Mar 2014 07:29:09
@ hakullah

@ hakullah menulis :
"Dzulqarnain adalah nama gelar yang diberikan oleh Allah karena dia diberikan kelebihan oleh Allah menguasai Timur dan Barat".
==========================================
Lucunya YAHWEH Elohim sudah memberikan penglihatan kepada Nabi Daniel sekitar tahun 605 SM atau sekitar 1.205 tahun sebelum Al-Quran muncul di abad ke 6 Masehi.
Daniel 8:3 :
Kemudian aku melayangkan mataku dan melihat, Dan tampaklah seekor domba jantan berdiri di depan sungai itu, bertanduk dua. Kedua tanduk itu tinggi, tetapi yang satu lebih tinggi dari yang lain dan yang tinggi itu muncul terakhir.

Seekor domba yang dimaksud dalam penglihatan Nabi Daniel adalah Alexander the Great, tanduk pertama adalah Kerajaan Babilonia dan tanduk kedua yang lebih tinggi adalah Persia. Jadi memang terbukti Dzulqarnain adalah Alexander the Great yang menaklukan Babilonia dan Persia.
=========================================
@ hakullah menulis :
"benar atau tidak, semua kembali kepada Allah SWT...masalah ini adalah masalah ghaib..Bukti-buktipun sudah nampak, bahwa Ya´juj dan Ma´juj benar-benar dikurung oleh Dzulqarnain dan mereka akan keluar atas izin Allah...tinggal tunggu waktunya saja.
========================================
hiii sereeem... tapi anehnya kenapa Allah SWT telat menceritakan tentang Ya´juj dan Ma´juj yang dikurung oleh Dzulqarnain ya ?

Flavius Josephus, yang meninggal ditahun 100 Masehi menulis didalam bukunya :
...a Nation of the Alans whom we have previously mentioned elsewhere as being Sycthians..travelled through a passage which King Alexander (the Great) shut up with Iron gates.

Ternyata Flavius Josephus sudah menulis terlebih dahulu menulis gerbang besi yang dibangun oleh Dzulqarnain daripada Allah swt, menurut Josephus tembok besi itu dibangun dekat pemukiman bangsa Alan (nenek moyang bangsa Osetia) di Kaukasus, tempat itu dinamakan Darial Gorge, orang Persia menyebutnya Dar-e-Allan atau Gates of the Alans. Tetapi sayangnya itu hanyalah Dongeng dari mulut ke mulut dan Josephus sendiri tidak menjelaskan dimana letaknya tembok besi yang dibangun oleh Dzulqarnain bahkan tidak ada catatan sejarah yang menceritakan Alexander the Great membangun tembok besi di daerah itu.

Tapi kenapa Dongeng ini bisa tertulis di dalam Al-Quran ya ??
hehehehe ^___^
CROSSWAY
Reply| 07 Mar 2014 05:15:04
Saudara @Admin, setelah saya membaca postingan anda mengenai Alexander the Great saya jadi ketawa sampai guling-guling, tapi ada 1 hal yang anda lupa bahwa di Al-Quran juga menulis tentang "Yayuj dan Majuj" (saya tidak tahu bagaimana harus mengucapkan 2 nama ini ^__^), Alexander katanya membangun tembok besi (iron gate) supaya Yayuj dan Majuj tidak bisa keluar dari wilayah mereka, saya sebelumnya bingung apa yang dimaksud Yayuj dan Majuj yang tertulis di Alquran, ini ada ayatnya yang juga masih ada hubungannya dengan Alexander :

Yusuf Ali translation
QS 18:94 : They said : "O Zul-qarnain ! The Gog and Magog (People) do great mischief on earth, shall e then render thee Tribute in order that thou mightest erect a barrier (wall) between us and them ?

Terjemahan Bahasa Indonesia
QS 18:94 : Mereka berkata : "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Yayuj dan Majuj itu orang-orang yang membuat kerusakan dimuka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?

Apabila kita melihat di Ensiklopedia Quran tentang 2 nama Yayuj dan Majuj ini dikatakan "ialah DUA BANGSA yang membuat kerusakan dimuka bumi, sebagai yang telah dilakukan oleh bangsa Tartar dan Mongol. Penjelasan ini bisa kita lihat di Al-Quran bahasa Indonesia online di Internet, Islam percaya Alexander membuat tembok besi di Dariel Gorge sebuah wilayah di Kaukasus karena Islam mengira 2 bangsa Yayuj dan Majuj tinggal disana.

Tapi anehnya dalam terjemahan Yusuf Ali menulis GOG and MAGOG bukan Yayuj dan Majuj, jadi menurut Islam GOG dan MAGOG adalah 2 BANGSA (Tartar dan Mongol) padahal didalam Kitab Suci Nasrani sudah menulis tentang GOG dan MAGOG ribuan tahun sebelum munculnya Al-Quran.

Yehezkiel 38:1-3 :
Dan datanglah firman YAHWEH kepadaku, yang mengatakan "Hai anak manusia, arahkanlah wajahmu terhadap Gog, di tanah Magog, raja agung dari Rosh, Mesekh, dan Tubal, dan bernubuatlah terhadap dia. Dan engkau harus mengatakan: Beginilah Tuhan YAHWEH berfirman : "Lihat, Akulah lawanmu hai Gog, raja agung dari Rosh, Mesekh dan Tubal.

Jadi sudah jelas bahwa yang dimaksud Gog dan Magog bukanlah 2 bangsa (Tartar dan Mongol), Gog adalah nama seorang raja ditanah Magog, Rosh, Mesekh dan Tubal, 4 wilayah ini letaknya ada di Turki bahkan nama Mesekh dan Tubal masih digunakan di Turki sampai sekarang. Jadi apabila si Alexander membuat tembok besi di Kaukasus sangat sia2 karena tanah Magog sebetulnya ada di Turki, kenapa Allah SWT bisa lupa tempat tinggal Magog ? Magog itu adalah nenek moyang bangsa Turki (kejadian 10:2).
lia
Reply| 06 Mar 2014 18:58:28
@hakullah
Justeru kami orang yang berfikir dengan menggunakan akal budi dan pikiran; tidak membabibuta seperti antum dan muslimin/mah lainnya. Pertanyaan yang diajukan oleh Admin merupakan bahwa kami orang yang berfikir.

Asal tahu saja, QS 18:83-88 tidak berbicara secara alegoris ataupun metaforik, tetapi harafiah. Antum menulis: "Di situ diterangkan bahwa dia telah melihat matahari seakan-akan terbenam di mata air tersebut, saat terbenamnya. Sebenarnya, matahari itu tidak terbenam di laut, tetapi hanya bagi penglihatan kita saja yang seakan tampak matahari itu terbenam (jatuh) ke laut. Padahal matahari itu terbit menerangi wilayah (bangsa) lain." Itu karena Antum telah belajar dari ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh orang kafir. Tetapi penulis Quran -Muhammad- memaknai secara harafiah.

Ada baiknya closing statement yang Antum tulis dalam huruf kapital, Antum kenakan pada diri Antum sendiri.
hakkullah
Reply| 06 Mar 2014 18:37:53
@admin
saya akan berikan beberapa contoh saja, bahwa Allah hanya menyebutkan singkat dan sangat dalam maknanya:

1. Allah swt berfirman: “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]

2. ( 1 ) Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
( 2 ) dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
( 3 ) maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.(QS 110:1-3)

3. saya akan ambil contoh dari surat alkahfi tentang Dzulqarnaian, untuk dijadikan sebagai bukti kebenaran alquran...
( 94 ) Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?"
( 95 ) Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,

kisah dari sini kita bisa mengambil hikmahnya dan bisa dibuktikan...kalau Allah menghendakinya, maka dia akan beriman, jika tidak, maka tidak ada satupun yang bisa memberikan petunjuk meskipun bukti itu sudah ada di depannya...

jadi, anda tidak paham maksud sejarah itu..sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, siapakah yang hatinya tertutup dan siapakah hati yang menerima hidayah?..

maaf, saya gak berkuasa memberikan hidayah kepada anda, tapi saya hanya menyampaikan saja beberapa kalimat, selebihnya, saya pasrahkan kepada Allah swt...

mudah-mudahan anda mau berfikir sebelum kedatangan malaikat maut (atau melihat azab yang sangat pedih), sebab kalau malaikat sudah datang (sudah lihat azab), maka tidak ada harapan lagi untuk bertobat.....TOBATNYA SUDAH TERTUTUP, KARENA TIAP-TIAP MANUSIA DIBERIKAN WAKTU UNTUK BERFIKIR, KALAU SUDAH WAKTUNYA HABIS, MAAF-MAAF SAJA, TIDAK BISA DITOLONG LAGI DAN TIDAK DITERIMA TOBATNYA..

"TIAP-TIAP JIWA PASTI AKAN MERASAKAN KEMATIAN..." ALLAH HANYA MENYEBUTKAN POINNYA SAJA...

WAALLAHU A'LAM..TERIMA KASIH
hakkullah
Reply| 06 Mar 2014 17:55:34
@admin
Penjelasan anda di atas Sdr Hakullah, memperlihatkan betapa TIDAK JELASnya kitab suci anda, Quran yang selama ini selalu dibangga-banggakan oleh Muslim sebagai kitab yang jelas, ditulis oleh ALLAH swt sendiri disisinya, dan disimpan di Lauhul Mahfuz.

----------
bukan tidak jelas, tetapi memang kamu sudah tertutup hatinya...


ALLAH swt, ilah abal-abal karangan Muhammad bahkan tidak sanggup menjelaskan kepada umatnya, siapakah Dzulqarnaen itu sesungguhnya.
-----------
karena Allah Maha Mengetahui. maka Allah akan memperlihatkan kekuasaan-Nya, yaitu terdapat pd diri kamu sndiri, supaya kamu mau memikirkan itu, siapakah yang menguasai kamu?, siapakah yang sanggup menghindari Tsunami?, siapakah yang sanggup dan mencegah terjadi gempa bumi?, siapakah yang sanggup menyembuhkan penyakit sakratul maut?..dan siapakah yang sanggup menghindari azab Allah swt?...

termasuk pada kekuasaan Dzulqarnaian, siapakah yang sanggup menciptakan benteng yang kuat?...

kalau kamu memang yakin bahwa yang kamu anggp alquran tidak sanggup menjelaskan siapakah Dzulqarnain, maka kami mempersilahkan kepada anda..beriman atau tidak, itu atas kemauan anda sndiri..

Allah swt berfirman:
Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan apakah tidak datang kepadamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang yang zhalim seorang penolong [Fâthir/35:37]

Maka rasakanlah siksa ini disebabkan kamu melupakan pertemuan dengan harimu ini (hari kiamat); sesungguhnya kami telah melupakan kamu pula dan rasakanlah siksa yang kekal, disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan. [as-Sajdah/32:14]

Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk baginya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) dariku; sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahannanm itu dengan jin dan manusia bersama-sama [as-Sajdah/32:13]

lakum diinukum waliyadiin




Sama persis dengan kisah pengorbanan Abraham yang Muslim mengklaim bahwa yang dikorbankan itu adalah Ismael, padahal Quran sama sekali tidak menyebutkan siapa nama anak yang dikorbankan oleh Abraham.

------------------------
Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (Al-Kahfi:29)..

yang Allah sebutkan di dalam alquran adalah sifat dan itu sangat jelas sekali, bahwa yang dimaksud oleh Allah adalah Ismael (karena beliau as adalah seorang penyabar), sebagaimana beliau saw menjelaskannya bahwa yang disembelih itu adalah Ismael.
jadi sumber kita ada dua, yaitu alquran dan hadits..
..alquran itu adalah secara point dan singkat serta berhikmah dan pelajaran bagi manusia..(kami tidak memperpanjang masalah ini dulu, semuanya ada sumber)

alquran ini adalah bagian dari lauh mahfuzh dan lengkapnya ditulis di lauh mahfuzh..sedangkan alquran adalah hanyalah poinnya saja..kalau lebih teliti lagi, pasti akan menguak rahasia-rahasia bumi dan rahasia-rahasia berita yang dikabarkan oleh Allah swt...

anda mau bicara masalah bumi sekarang ini, maka Allah hanya mengungkapkan satu poin saja..dari satu poin itu anda bisa teliti sendiri..atau anda mau bicara masalah kehidupan setelah mati, maka Allah akan menyebutkan satu poin saja yang bisa kamu teliti atau kamu mau bicara masalah tanda akhir zaman, maka Allah swt hanya menyebutkan satu point atau beberapa poin dan kamu bisa menelitinya atau kamu mau meneliti tentang gunung dan bagaimana keadaan gunung, maka Allah hanya menyebutkan satu poin saja dan manusia bisa menelitinya...

bisa juga kamu mau bicara masalah mobil atau motor, maka Allah menyebutkan satu poin tentang itu sehingga menggena dalam fikiran kita atau anda mau bicara masalah komputer, maka Allah hanya mengajarkan satu poin atau beberapa poin saja, manusia bisa berfikir masalah komputer....apakah anda tidak paham maksud lengkap seperti ini?..Allah hanya menyebutkan poinnya saja..
apakah Allah menjelaskan secara detail bagaimana proses pembuatan komputer, mobil atau motor?..tidak,kan?..
"Aku tidak meberikan ilmu melainkan sedikit"

berarti anda tidak paham yang namanya lengkap dan sempurna..
Allah swt tidak menyebutkan secara detail dan secaraa terperinci sekali dari awal sampai akhir..
contoh; "tidak ada paksaan dalam beragama..." ini pernyataan yang sangat singkat, apakah Allah juga menyebutkan agama satu persatu?..Allah menyebutkan agama satu persatu di lauh mahfuz (sudah tercatat), bukan di dalam alquran...


Hal ini semakin meyakinkan kami bahwa ALLAH swt itu sesungguhnya tidak pernah eksis; melainkan ini hanyalah satu sosok Ilah pagan yang pada masa pra-Islam berkonotasi politeistik, tapi kemudian oleh Muhammad (pada masa Islam) diberi konotasi monoteistik ….. padahal Ilah yang satu ini sesungguhnya TAK PERNAH EKSIS!!!

----------------
apakah kamu menyangka bahwa Allah itu tidak ada?..padahal, kamu merasakan adanya angin atau kamu tidak memperhatikan alam, bahwa sesungguhnya ada yang mengaturnya?...maka itu, kamu mau beriman atau tidak, itu tidak akan merugikan Allah swt, tetapi justru Allah semakin bertambah kekuasan dan tidak berkurang kekuasaan-Nya..kamu kelak akan mengetahui apakah 100 tahun atau 1000 tahun, semua manusia pasti akan merasakannya...

Allah swt berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu; tidaklah akan beriman, meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan hingga mereka menyaksikan azab yang pedih". (Q.S. Yunus: 96-97)

apakah yesus itu tuhan atau utusan?..

lakum diinukum waliyadiin...waallahu a'lam..terima kasih
zodiark
Reply| 06 Mar 2014 14:23:42
@hakkullah

Kitab yang jelas, rinci dan tidak ada keraguan di dalamnya.

Kisah Dzulqarnain telah DITERANGKAN dalam Al-Qur’an pada Surat Al-Kahfi, tetapi Al-Qur’an TIDAK MENERANGKAN siapakah sebenarnya Dzulqarnain, siapakah
orang-orang yang didapatinya, dan dimana tempat terbenam dan terbitnya matahari? Semua itu TIDAK DITERANGKAN dalam Al-Qur’an secara rinci dan jelas, baik mengenai nama maupun lokasinya, hal ini mengandung hikmah dan hanya Allahlah yang mengetahui.

---
Menerangkan tapi tidak diterangkan. Sekedar cuplikan/penggalan kisah/promo/numpang lewat.
---

Tujuan dari kisah yang ada dalam
Al-Qur’an, baik pada Surat Al-Kahfi maupun lainnya, bukan sekadar memberi tahu hal-hal yang berkaitan dengan sejarah dan
kejadiannya, tetapi tujuan utamanya ialah sebagai contoh dan pelajaran bagi manusia.

---
sejarah dan pelajaran apa bisa dipetik dari penggalan kisah yang sisanya menjadi RAHASIA ILAHI.
---

Jadi, apa yang diterangkan dalam
Al-Qur’an, hanyalah mengenai perginya Dzulqarnain ke arah terbenamnya matahari, sehingga berada pada tempat yang paling jauh.

---
Menerangkan tapi tidak diterangkan. Jalan-jalan ke tempat paling jauh di negeri antah berantah yang tidak tercatat dalam sejarah dan menjadi RAHASIA ILAHI.
---

Mengenai rincian dari masalah tersebut tidak diterangkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, misalnya waktu, tempat dan kaumnya, siapa sebenarnya mereka itu.

---
Menerangkan tapi tidak diterangkan. RAHASIA ILAHI manusia tidak boleh tahu
---

Karena tidak ada manfaatnya, maka sebaiknya kami berhenti pada hal-hal yang diterangkan saja.

---
Tetapi CARILAH dahulu Kerajaan Allah dan KEBENARANnya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
---
mhd6160lo
Reply| 06 Mar 2014 14:18:49
inilah sepenggal argumen dari HAKULLAH DODOL :

Kisah Dzulqarnain telah diterangkan dalam Al-Qur’an pada Surat Al-Kahfi, tetapi Al-Qur’an tidak menerangkan siapakah sebenarnya Dzulqarnain, siapakah orang-orang yang didapatinya, dan dimana tempat terbenam dan terbitnya matahari? Semua itu tidak diterangkan dalam Al-Qur’an secara rinci dan jelas, baik mengenai nama maupun lokasinya, hal
ini mengandung hikmah dan hanya Allahlah yang mengetahui.
================================================
HAKULLAH KURANG AJAR AND BIADAB, BERANI BERANINYA KAMU MENGATAKAN ALQURAN TIDAK MENJELASKAN SECARA RINCI DAN JELAS, JANGAN-JANGAN KAMU ADALAH ANTEK ZIONIS DAN AMERIKA, MULAI HARI INI DARAHMU.....DARAHMU HALAL UNTUK DITUMPAHKAN, DASAR KAFIR
hakkullah
Reply| 06 Mar 2014 13:04:13
@admin

Tampaknya Sdr Hakullah menganggap dirinya lebih tahu dibandingkan dengan penyunting biografi Muhammad kenamaan, Ibn Hisham; dan juga merasa lebih tahu dibandingkan ribuan sarjana Islam yang umumnya mengatakan bahwa Dzulqarnain = Aleksander Agung. Tapi memang ada dasar juga sih pernyataan Sdr Hakullah dibawah.
-----------------
kita tahu bukan dari 1 sumber tetapi beberapa sumber. sumber manakah yang lebih kuat dan mendekati kebenaran?..
manusia bisa saja salah dan bisa saja benar...begitu juga saya...sya bukan tuhan dan juga bukan rasul yang tahu segalanya..Ibnu Hisyam adalah manusia, bukan tuhan dan bukan rasul..kita kembali pada sumber Alquran dan hadits..

“Dhu al-Qamain, orang Yunani, Raja Persia dan Yunani, atau Raja dari timur dan barat, oleh karena hal inilah ia disebut Dhu al-Qamain [artinya “yang memiliki dua tanduk”] dst.
Dan umumnya di kalangan sarjana Muslim meyakini bahwa Dzulqarnain di sini adalah orang yang sama dengan Alexander Agung, penguasa Yunani dari abad ke 4 Sebelum Masehi.

------------
Dzulqarnain adalah nama gelar yang diberikan oleh Allah, karena dia diberikan kelebihan oleh Allah menguasai Timur dan Barat...apakah ada cerita di dalam alquran bahwa dia menguasai pada 4 abad SM..ini dari hasil penelitian..bisa salah bisa benar...jika dia berijtihad dan salah, maka dia dapat 1 pahala dan jika dia berijtihad dan benar, maka dia dapat 2 pahala....Allah swt tidak pernah menyebutkan kapan waktu menguasainya?..jadi, siapakah yang lebih banyak mengetahui daripada Allah swt?..
saya akan katakan sekali lagi, bahwa Allah tidak pernah menyebutkan namanya ataupun waktu dan lokasinya...siapapun boleh meneliti tentang Dzulqarnain..siapakah Dzulqarnaian yang sebenarnya?..

tentang masalah Dzulqarnain, mereka masing-masing berpendapat dikalangan sarjana-sarjana kaum muslimin, ada sebagian ulama sejarah mengatakan juga, bahwa beliau menguasai persia dan romawi..

INI HANYA BERBEDA PENDAPAT SAJA, TIDAK DIJADIKAN SEBAGAI BUKTI BAHWA ALQURAN ITU SALAH, KARENA RASULULLAH SAW MENGANJURKAN UNTUK BERIJTIHAD BAGI YANG MAMPU MELAKUKANNYA..SEPERTI YANG SAYA KATAKAN, JIKA BENAR, MENDAPAT 2 PAHALA, JIKA SALAH, MENDAPAT 1 PAHALA...

benar atau tidak, semua kembali kepada ALlah swt...masalah ini adalah masalah ghaib...Bukti-buktipun sudah nampak, bahwa Ya'juj dan Ma'juj benar-benar dikurung oleh Dzulqarnain dan mereka akan keluar atas izin Allah..tinggal tunggu waktunya saja..
masih banyak hadits mengenai Yajuj dan Ma'juj...

Ibn Abbas ra meriwayatkan, 'Ada seorang laki-laki yang datang kepada Nabi saw. Dia berkata, 'Ya Rasulullah, sesungguhnya aku telah melihat dinding Ya'juj dan Ma'juj.' Rasulullah saw bersabda, 'Ceritakanlah bagaimana ciri-cirinya!' Laki-laki itu menjawab, 'Sesungguhnya benteng itu adalah dinding hitam. Dinding itu berlapiskan tembaga merah.' Rasulullah saw bersabda, 'Ia adalah benar-benar dinding Ya'juj dan Ma'juj.'

waallahu a'lam bishawaab..terima kasih




Jika Quran tidak menerangkan siapakah sesungguhnya Dzulqarnain itu, lantas …. atas dasar apa Ibn Hisham mengatakan bahwa Dzulqarnain adalah seorang Yunani dan sekaligus sebagai raja orang Yunani dan Persia??

----------------
Allah swt mengharuskan kita meneliti kejadian-kejadian alami semesta ini, tetapi Allah tidak mengizinkan berhenti hanya mengetahui pada benda-benda alam ini saja, karena Allah swt berfirman di dalam surat yunus ayat 101:
"telitilah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi". maka itu, telitilah semua kejadian apapun baik mengenai sejarah ataupun berita-berita yang dikandungnya (bumi atau langit)..benar ataupun salah, semua kembali kepada Allah swt..kita semua ini termasuk Ibnu Hisyam adalah manusia biasa, bukan tuhan dan juga bukan rasul yang serba tahu...asalkan jangan memikirkan dzat Allah swt, karena ilmu kita tidak akan sampai...
1. orang-orang beriman akan melihat Allah dengan mata telanjangnya
2. orang-orang kafir, selamanya tidak akan pernah lihat Allah, karena selama di dunia, mereka tertutup hatinya (hatinya buta)

ALLAHLAH YANG MAHA MENGETAHUI BUKTI APA YANG DIBERIKAN KEPADA MEREKA DAN BERUPA APA?..SESUNGGUHNYA MANUSIALAH DALAM KEADAAN LALAI DALAM MENGINGAT ALLAH SWT...





Allah swt berfirman dalam surat Ali Imron ayat 190-191:
( 190 ) Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
( 191 ) (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

WAALLAHU A'LAM..TERIMA KASIH
Fetching more Comments...
↑ Back to Top