Lailatul Qadar Yang Malang: Sebuah ‘Dimensional Error’ Dari Allah, dan ‘Hasil Lupa’ Dari Muhammad

Kejadian Lailatul Qadar ini tentu hanya terjadi satu kali, dimana Al-Quran diturunkan untuk pertama kalinya, dengan sepenuh kemuliaan para malaikat yang menurunkannya. Akan tetapi keterangan ini telah membingungkan semua ahli Islam. Ia bukan sekedar malam penuh kemuliaan, melainkan juga malam penuh dengan kegelapan misteri. Betapa tidak! Malam Lailatul Qadar diklaim Muslim sebagai saat dimana Quran diturunkan pertama kalinya tanpa tercari kapan turunnya. Tetapi kejadian yang menimpa Muhammad di gua Hira (bukan malam tapi siang) ditahun 610 M, juga dianggap sebagai saat dimana beliau menerima wahyu yang paling pertama diturunkan.

Oleh: Ram Kampas

 

Sepertiga  penggalan waktu dari keseluruhan puasa Ramadhan biasa dirujukkan sebagai malam Lailatul Qadar, yaitu malam kemuliaan, atau malam sepenuh-penuh berkah bagi Muslim yang dapat menemukan malam misterius itu. Muslim percaya bahwa dimalam bulan Ramadhan itulah terturun wahyu Allah yang pertama kepada Muhammad, yang kejadiannya tertuang dalam Surat Al Qadr 97:

إِنَّاأَنْزَلْنَاهُفِيلَيْلَةِالْقَدْرِ

وَمَاأَدْرَاكَمَالَيْلَةُالْقَدْرِ

لَيْلَةُالْقَدْرِخَيْرٌمِنْأَلْفِشَهْرٍ

تَنَزَّلُالْمَلائِكَةُوَالرُّوحُفِيهَابِإِذْنِرَبِّهِمْمِنْكُلِّأَمْرٍ

سَلامٌهِيَحَتَّىمَطْلَعِالْفَجْرِ

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada (malam) lailatul-qadar”.

2. Dan tahukah engkau apakah lailatulqadar itu?

3. Lailatulqadar itu  lebih baik dari seribu bulan.

4. Malaikat-malaikat dan Ruh turun padanya dengan izin Tuhannya membawa segala perintah. 5.Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar”.

Kejadian Lailatul Qadar ini tentu hanya terjadi satu kali, dimana Al-Quran diturunkan untuk pertama kalinya, dengan sepenuh kemuliaan para malaikat yang menurunkannya. Akan tetapi keterangan ini telah membingungkan semua ahli Islam. Ia bukan sekedar malam penuh kemuliaan, melainkan juga malam penuh dengan kegelapan misteri. Betapa tidak! Malam Lailatul Qadar diklaim Muslim sebagai saat dimana Quran diturunkan pertama kalinya tanpa tercari kapan turunnya. Tetapi kejadian yang menimpa Muhammad di gua Hira (bukan malam tapi siang) ditahun 610 M, juga dianggap sebagai saat dimana beliau menerima wahyu yang paling pertama diturunkan.

Kedua peristiwa itu jelas berlainan ruang dan waktu dan detail kejadian! Lima ayat yang diturunkan bukan seperti Surat 97 diatas, melainkan, dalam Surat 96 (Al-Alaq) sbb:

اقْرَأْبِاسْمِرَبِّكَالَّذِيخَلَقَ

خَلَقَالإنْسَانَمِنْعَلَقٍ

اقْرَأْوَرَبُّكَالأكْرَمُ

الَّذِيعَلَّمَبِالْقَلَمِ

عَلَّمَالإنْسَانَمَالَمْيَعْلَمْ

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam

5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Quran Surat 97 mengatakan bahwa wahyu-pertama TELAH diturunkan oleh seangkatan para malaikat dan Ruh, secara ramai-ramai di malam penuh kemuliaan, entah kepada siapa waktu itu (awas, Muhammad total absen disitu). Sementara yang diturunkan di gua Hira itu (Surat 96) dilakukan oleh hanya  seorang “Ruh” secara diam-diam, tanpa gegap gempita dari malaikat lainnya. Dan itu diturunkan kepada pribadi Muhammad yang memang ada di Hira situ. Yang satu dicirikan sebagai wahyu kemuliaan, penuh sejahtera, bernilai melebihi 1000 bulan, sementara yang di gua Hira justru tanpa ciri kemuliaan apapun kecuali malah bercirikan terror, cekikan Ruh yang mengerikan Muhammad!

Mencoba menyerasikan kekusutan ayat-ayat Allah ini, maka pakar Islam (khususnya Ibn Abbas) mengkaidahkan (baca: mendongengkan) adanya dua lokasi yang berbeda untuk menampung turunnya satu Quran yang sama dari Lauhul Mahfudz! Dan Jibril “diharuskan” bekerja repot dua kali dalam urusan untuk kedua lokasi ini. Lokasi pertama disebut-sebut sebagai dunia langit pertama Bayt Al-‘Izzah (periwayatan lain menyebutkannya Baitul Makmur, berada di langit ke-4, atau ke-3), dimana didongengkan terjadi pen-tanzil-an seluruh Quran sekaligus(tanpa cicilan). Dan selanjutnya dari sana (entah berapa lama tertahan disana) barulah diturunkan sekali lagi wahyu cicilan bertahap kepada Muhammad di dunia selama 23 tahun!

Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi. Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad? Sayangnya dongeng al-qadar terputus sampai ke situ. Tak ada jawaban berapa lamanya wahyu transit itu tersangkut di dunia-langit, dan untuk apa ia ditransitkan di situ!? Tetapi Muslim perlu disadarkan bahwa apa yang diajarkan oleh para Ulama ini bisa-bisa lebih jahat daripada dirinya menjadi kafir!  Sebab ajaran semacam ini melampaui batas spekulasi, dan sangat menghujat maha-efficiensinya karya Allah yang mengharuskan Jibril cs. untuk bekerja dua kali ulang dalam estafet penurunan Al-Quran.

Lalu apakah ini masih disebut sebagai “wahyu-langsung” dari Allah kepada Muhammad? Dan bagaimana bandingannya dengan wahyu langsung Tuhan Alkitab kepada SEMUA nabi Israel? Kenapa prosedur transito itu hanya diberlakukan Allah bagi Quran tetapi tidak bagi Taurat, Zabur dan Injil? Adakah prosedur pewahyuan terdahulu itu kalah mutu sehingga perlu dirubah? Padahal selalu dikatakan bahwa  Allah tidak membeda-bedakan Kitab-Nya? Bahkan semua Muslim dan non-Muslim tentu saja mengharapkan bahwa cara turun pewahyuan Al-Quran harus lebih “canggih” ketimbang Alkitab, karena itu merupakan wahyu terakhir-Nya. Oh, Semua kedengarannya teramat rumit, spekulatif dan kontradiktif.

Lihat perbandingan antara pewahyuan Alkitab dengan pewahyuan Quran

Kalau Ulama mau ngotot berspekulasi, lebih baiklah mereka menganggap lailatul qadar itu sebagai vision mimpi Muhammad yang dilahirkan dari sebuah fantasi yang lalu dianggap wahyu. Itu lebih make sense. Apalagi detail messagenya sendiri memang mengesankan  kosongnya pesan intrinsik Allah yang seharusnya paling signifikan dalam malam qadar yang begitu “mulia” itu. Tidak ada yang terlalu khusus, kecuali sebentuk teka-teki! Bahkan ketika Allah sendiri bertanya “Tahukah engkau apakah Lailatul Qadar itu?” Ia tidak menjelaskannya pokok pertanyaan-nya kecuali menjawab dengan membuat teka-teki baru: Lailatulqadar itulebih baik dari seribu bulan! yaitu melebihi (better/excel than) 83 tahun!

Teka-tekinya adalah: Apanya yang melebihi 83 tahun? Baiknya? Mulianya? Berkatnya? Semuanya? Perhatikan betapa Allah telah  membuat sebuah WAHYU BLUNDER ketika “baiknya (?) lailatulqadar telah Allah ukur dengan unit-waktu, dan bukannya dengan unit-kwalitas untuk kehidupan atau keselamatan kekal! Ini yang disebut sebagai “kesalahan dimensional”, yang mustahil bisa disalah-ucapkan oleh Allah ditengah arasy kemuliaanNya.  Ini sama konyol dan fatal seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi dibawah ini:

Ukuran/unit Dimensi baku yang Allah ciptakan untuk setiap entitas telah dikacau balaukan oleh Allah sendiri, dimana Muslim kini seolah diajak untuk ramai-ramai “Melihat Rasa, dan Mengecap Suara” !! Bukankah hal ini juga terjadi pada kronologi urutan ayat dan surat Quran yang telah dikacau balaukan Muhammad sehingga wahyu yang tadinya diturunkan Jibril secara kronologis, malah diacak ulang lebih jauh oleh Zayd dan Khalifah Utsman? Sedemikian kacaunya sehingga unit wahyu  pertama Quran kok bisa-bisanya ditempatkan pada surat urutan ke-96, dll. How come? Dan ternyata  Muhammad juga tidak mau ketinggalan dalam “meniru” kesalahan fatal yang dibuat oleh Allahnya. Beliau yang dipercayakan Allah untuk menerima dan meneruskan wahyuNya tiba-tiba lupa kapan malam qadar itu terjadi! Lebih dari itu, beliau bahkan tidak merasa bertanggung jawab untuk menyampaikannya yang lebih runut kepada umatnya, melainkan memerintahkan mereka semua untuk mencari tanggal malam qadar itu, sendiri-sendiri, demi berkatnya masing-masing!

“… dua orang Muslim sedang berbantahan. Maka Nabi bersabda, “Saya keluar untuk mengabarkan tentang terjadinya malam qadar, tetapi sianu dan sianu sedang bertengkar, maka kabar tentang hal itu telah diambil; dan boleh jadi hal itu adalah baik untuk kalian. Maka carilah pada malam ke 9, ke 7, atau ke 5 dari 10 hari terakhir dari Ramadhan” (Bukhari, vol.8, buku 73, no. 75). Dalam versi lain, dikatakan Nabi… maka aku jadi lupa. Mudah-mudahan kelupaan itu berguna untuk Anda sekalian. Maka carilah malam qadar itu dimalam ketujuh, kesembilan dan kelima”(HSB I/ 41)].

Akibat dari kelupaan Muhammad, Imam Al-Nawawi merangkumkan pelbagai pendapat para ahli tentang KAPAN TERJADINYA LAILATUL QADAR:

1.Umumnya berpendapat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada penghujung 10 malam terakhir Ramadhan.

2.Sebagian menganut Lailatul Qadar dalam malam-malam ganjil bulan Ramadhan.

3. Ada yang berpendapat itu terjadi pada malam ke-27, ke-23, dan ke-21.

4.Tetapi Ubay ibn Ka’b bersumpah bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke- dua puluh tujuh ( HR Al-Tirmidzi).

5. Dan yang paling menantang adalah pendapat kalangan Syiah yang menganut bahwa Lailatul Qadar sudah tidak ada lagi! Kosong di kalender! Alasannya? Rasulullah sendiri telah lupa tentang waktu Lailatul Qadar!

6. Ibn Hajar dalam Fath Al-Bari menegaskan bahwa ada 40 pendapat berbeda tentang waktu Lailatul Qadar (!) diantaranya adalah bahwa waktu Lailatul Qadar tidak akan terjadi lagi, karena cuma sekali itu sajalah. (satu kali itupun entah terjadinya dihari “anu” yang mana. Jadi apa yang mau dicari lagi dalam puasa Ramadhan?).

 

Akhirnya, diatas semua keanehan dan kekacauan ini – yang tidak usah kita teruskan lagi — para sarjana Islam dipaksa menyerah terhadap satu “kontradiksi-mati” yang tidak bisa dijawab apa-apa lagi atasnya, yaitu kontradiksi yang diciptakan oleh ayat pokoknya sendiri:

“Sesungguhnya, Kami telah menurunkannya pada malam qadar” (ayat 1).

Cobalah Anda bertanya: “Kapan wahyu itu mulai ditransfer dari Lauhul Mahfudz kepada Nabi, apakah setelah kenabiannya atau sebelumnya?” Jikalau kalimat Allah ini disabdakan disaat Quran memang telah selesai diturunkan (past perfect) pada malam qadar, maka Kalimat tersebut (ayat 1 tsb!) pasti diluar bagian dari Quran (yang telah selesai terturun), yang langsung berarti belum selesai diturunkan bagi Muhammad. Tetapi dalam kenyataannya kalimat ini telah terturun kepada Muhammad yang menjadi bagian dari Quran! Inilah yang disebut sebuah “kontradiksi-mati”.

Nasr Hamid Abu Zaid –pakar hermeneutik Al-Quran yang paling tersohor--mengkhawatirkan isu ini bisa berkembang sampai tak terkendali ketika ia berkata: “Ini akan menyebabkan hancurnya konsep ‘sifat azali’ kalam Allah, dan akan menghancurkan semua konsep ini dari akar-akarnya” (Textualitas Al-Quran, p.121). Maka tidakkah transito lailatul qadar dilangit-dunia itu hanyalah sebuah fantasi Muhammad belaka? Atau kalau tidak, maka ia malahan menghancurkan Kalam Allah itu sendiri?

Dalam kekacauan dan hiruk pikuk ketidak-pastian yang diciptakan baik oleh Allah maupun oleh nabiNya, Muslim dipenghujung Ramadhan ini kembali diharuskan bertaqwa, nrimo,  demi bisa menubruk berkah yang tersembunyi ajaib pada Malam Berkah Seribu Bulan. Wah, mudah-mudahan saja mereka tidak menemukan sesuatu yang kosong di kalender sehabis lapar sebulan penuh, walau hal tersebut amat jauh panggang dari api…

 

 

 

 


21 comments Add a Comment
Margono
Reply| 02 Aug 2014 12:25:08
@WebIdiot, kamu bertanya :
Kapan yesus jadi kristen ? dimana ayat yang menyatakan yesus itu tuhan

Jawaban saya:
Yesus itu bukan kristen kawan !, Dia tidak membawa agama, tapi Dia membawa ajaran. Agama adalah ciptaan manusia untuk membuat kelompok ajaran. Kelompok orang yang percaya Yesus adalah juruselamat, mati disalibkan berkolor di tiang jemuran, dikuburkan dan bangkit dari mati pada hari yang ketiga, pengikutnya disebut kristen.

Kelompok orang yang meneladani hidup dan meyakini ucapan Sidharta Gautama, pengikutnya disebut Buddha. Kelompok orang yang percaya kepada Dewa Tri Murti, pengikutnya disebut Hindu.

Kelompok orang yang mengucapkan kalimat syahadat, percaya Al'quran adalah firman aulloh, pengikutnya disebut islam.

Jadi agama adalah kelompok pengikut suatu ajaran, pengelompokan itu dilakukan oleh manusia, bukan dibuat oleh Tuhan, karena Tuhan hanya menurunkan ajaran, inilah penalaran yang benar, tetapi ketika muslim mengatakan islam adalah agama aulloh, muslim sering bertindak untuk membela agama aulloh, orang2 akan melihat betapa hancurnya logika pikir para muslim, tuhan koq beragama sih, kalau tuhan beragama, lalu dia sholat juga, berdoa juga, bershalawat untuk Muhammad dan ke tuhan mana lagi dia bermohon.

Tuhan juga kagak perlu tereak2 misalnya :"Wahai umat manusia, aku ini Tuhan lhoo", masa Tuhan harus berkampanye memperkenalkan diri, memaparkan program masa depan manusia mau dibawa kemana, emangnye capres apa !.

Tuhan yang sejati tak membutuhkan koar-koar pakai pengeras suara. PengikutNya melihat perbuatanNya, mendengar firmanNya, mendalami ajaranNya, selanjutnya mengakui Dia benar2 Tuhan.

Dalam agama islam memang dilarang banyak bertanya, sehingga daya nalar sering tidak dapat digunakan, akhirnya beriman buta, yang namanya beriman buta akhirnya kalau ditanya masalah agamanya jawabannya meraba-raba kayak orang buta, tabrak sana, tabrak sini, sekalinya kebentur sama kafir nashrani, langsung benjol2 palanya. Aku sering kasihan sama muslim, sekolah tinggi2 tapi menganalisa agamanya saja sering amburadul.
Si momad69Aisha
Reply| 01 Aug 2014 00:16:26
Berdasar hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban:
Setidaknya ada 4 (empat) tanda bahwa pada malam itu adalah malam lailatul qadar yaitu:
1. Malam itu tidak panas dan tidak dingin.
2. Malam itu terang walaupun tanpa cahaya lampu.
3. Banyak malaikat pada malam lailatul qadar.
4. Matahari terbit pada pagi harinya sinarnya agak lemah.

Penjelasan:
1. Malam itu tidak panas dan tidak dingin.
Semua yang namanya malam hari, karena tidak ada matahari ya memang tidak mungkin panas dan juga tidak mungkin dingin karena wilayah Indonesia adalah daerah tropis.
2. Terang walaupun tanpa cahaya lampu, berarti terang bulan dong..
3. Banyak malaikat pada malam lailatul qadar.
Dari mana bisa tahu ada ada banyak malaikat? Hayo harus jujur, jangan sembarangan menerka-nerka ada banyak malaikat! Kemungkinan yang terbesar adalah ada banyak setan-setan pada berkumpul..!, karena di bumi memang banyak setannya..! Wong Jibril juga adalah setan kok.. dan awloh swt adalah kepala SETAN yang terbesar. Muhammad so pasti.. tidak lain dari nabi setan, si tukang ngibul, bidat sesat..!
4. Matahari terbit pada pagi harinya sinarnya agak lemah.
Takhayul.

Sudahlah jangan percaya..! Bikin cape saja percaya takhayul model beginian..! Gak jelas pengartiannya..! Makin anda mencari, makin-makin saja anda tersesat olehnya..!

Ciri-ciri aliran sesat ada pada Islam dimana menuntut pada pengikutnya untuk mengabdi secara absolut dan ketaatan membuta, padahal tidak ada tuntunan yang jelas dalam Islam, seperti bukti pada penjelasan di atas.

“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” – Amsal 14: 12.
M TipuM
Reply| 31 Jul 2014 19:44:37
@Ari Ramadhan,

ARI, ARI,
Anda muslim? Tapi sungguh ingusan ilmu-islamnya.
Masa' sampai berkata tanpa referensi, bhw:

"Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad?" kenapa tidak dicari tahu... Ibn Abbas mengetahuinya dari Al-Qur'an sendiri.. ... disana dijelaskan sampai 13 kali tentang induk kitab yang salah satunya mengatur penurunan Al-quran sesuai apa yang diwahyukan Allah SWT kepada Rasullulah dalam Al-Qadr".

TANYA:
"SIAPA YANG mengatur penurunan Al-quran sesuai apa yang diwahyukan Allah SWT?"
Siapa bilang Allah sejatinya SENGAJA MENGATUR & menurunkan Quran secara acak, anti-kronologi??? (spt quran abal2 sekarang ini?).

SIAPA yang berani berkata bhw Quran Lauh Mahfudz disisi Allah, adalah tersusun acak dan anti kronologi juga?

Kalian muslim sdh kena tipuM
islamquranhadist
Reply| 31 Jul 2014 15:01:48
@Ari Ramadhan

Kamu salah satu contoh muslim kupruk, bahlul!!!!!
Seharusnya kamu prihatin kalau ada yang membahas al quran dan hasilnya salah!!!!
Seharusnya kamu bersuri teladankan orang pintar atau yang jenius, bukan bersuri teladankan seorang pedofil, cabul, perampok, pembunuhh dan buta huruf pula.
Belajar lagi yang banyak tentang logika ya!!!!
Si momad69Aisha
Reply| 31 Jul 2014 04:21:30
@Mello

Anda mengatakan:
Jangan lupa menyebut guru-guru yg lain sperti Ustad Zaenudin MZ, Ustad Guntur Bumi, Ustad Solmed :D

Respon:
Kan nabinya Muhammad SAW, seorang suri tauladan sempurna yang berakhlak mulia, satu-satunya ciptaan awloh swt yang paling tanpa cacat cela!
Mhd61l4
Reply| 31 Jul 2014 01:26:11
Wahyu abal abal dari lauh mahfudzh...
Si Umar seharusnya mendapatkan Royalty untuk 3 usulan wahyunya.
salah satunya tentang hijab/jilbab.
Sahih Bukhari Volume 1, Book 4, Number 148:
Narrated 'Aisha:
The wives of the Prophet used to go to Al-Manasi, a vast open place (near Baqia at Medina) to answer the call of nature at night. 'Umar used to say to the Prophet "Let your wives be veiled," but Allah's Apostle did not do so. One night Sauda bint Zam'a the wife of the Prophet went out at 'Isha' time and she was a tall lady. 'Umar addressed her and said, "I have recognized you, O Sauda." He said so, as he desired eagerly that the verses of Al-Hijab (the observing of veils by the Muslim women) may be revealed. So Allah revealed the verses of "Al-Hijab" (A complete body cover excluding the eyes).

Isteri-isteri Nabi Muhammad biasanya pergi ke lapangan terbuka pada malam hari untuk memenuhi panggilan alam (buang air besar and kecil) tanpa kerudung atau hijab. Umar bin Khattab pernah memergoki dan mempermalu Sauda, salah satu isteri Nabi Muhammad, ketika sedang buang air. Ngapain yah Umar bin Khattab ngurusin isteri orang buang air? Dia melakukan ini dengan harapan Allah akan menurukan ayat-ayat yang berkaitan dengan masalah hijab kepada Nabi Muhammad. Pertama-tama Nabi agak enggan menaggapi Umar alias dicuekin, tapi akhirnya ayat berikut mengenai hijab diturunkan juga oleh Allah:
Al-Quran 33:59
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jadi kalau ada yang pake Jilbab, ngga salah berdasarkan wahyu dari lauh mahfudzh ditanyai "MAU BERAK KEMANA?"

Dasar kitab gendeng!!!!!
karlazwei
Reply| 30 Jul 2014 14:00:45
kelak kamu akan mengetahui...tunggulah
karlazwei
Reply| 30 Jul 2014 13:55:56
jangan mengejek pak, nanti mereka lebih mengejek. biarlah nanti kelak mereke akan menetahuinya. percuma saja diperingatkan.
Si momad69Aisha
Reply| 30 Jul 2014 13:30:46
@Ari Ramadhan

Hallo bro Ari, selamat datang di situs indah ini.
Suatu situs yang paling bertanggung jawab dan jujur dalam setiap pemaparannya tentang islam.
Situs ini tidak pernah berbohong dan yang terlebih penting tidak pernah luput menyertakan bukti-bukti pendukung yang otentik pada setiap paparannya, yang bersumber dari referensi-referensi sahih Islam sendiri.

Anda mengatakan 1:
...Dari cara runtutan kejadiannya sudah sangat benar... cuma salah dalam memahami.

Respon 1:
Adakah bila seseorang "salah dalam memahami sesuatu yang ia kemukakan" namun "sanggup secara tuntas menyajikan runtutan kejadiannya dengan sangat benar"?

Bukankah kalimat ini terasa aneh?
Kalimat ini lebih kepada asal omong ketimbang realitas..!

Anda juga mengatakan 2:
..."Lauh Mahfuzh" bukan Lauhul Mahfudz ya min...

Respon 2:
Nama lain dari Lauh Mahfuzh berdasarkan Al-Qur'an adalah sebagai berikut:

Induk Kitab (أم الكتاب, Ummu al-Kitab),
Kitab yang Terpelihara (كِتَابٍ مَّكْنُونٍ , Kitabbim Maknuun).
“...pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),...(Al-Waaqi'ah, 56:78)”
Kitab yang Nyata (كِتَابٍ مُّبِينٍ , Kitabbim Mubiin).
“Tiada sesuatu pun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (An Naml, 27:75)"

Jadi dalam bahasa Arab, kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh) dapat juga diucapkan menjadi kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh)..!

Selamat belajar kembali sebelum anda memberi komentar lebih jauh..!
Mello
Reply| 30 Jul 2014 12:37:24
@Ari Ramadhan: .. syukur2 seperti Ustad Felix suatu saat nanti :D

Jangan lupa menyebut guru-guru yg lain sperti Ustad Zaenudin MZ, Ustad Guntur Bumi, Ustad Solmed :D
Ari Ramadhan
Reply| 29 Jul 2014 02:21:34
Saya kagum kalau ada non Muslim meruntut dan mencari2 tau isi Al-Qur'an. Dari cara runtutan kejadiannya sudah sangat benar... cuma salah dalam memahami. Saya tidak akan komentar panjang lebar.. ambil satu saja kutipan artikel "Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi. Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad?" kenapa tidak dicari tahu... Ibn Abbas mengetahuinya dari Al-Qur'an sendiri.. dalam Al-Qur'an dijelaskan tentang "Lauh Mahfuzh" bukan Lauhul Mahfudz ya min... disana dijelaskan sampai 13 kali tentang induk kitab yang salah satunya mengatur penurunan Al-quran sesuai apa yang diwahyukan Allah SWT kepada Rasullulah dalam Al-Qadr. Ini kalau anda cari tahu pasti tidak akan menulis sebuah artikel "Dimensional Error" dan "hasil sinis admin kepada Islam" . Teruslah kaji Al-Qur'an semoga anda diberi Hidayah.. syukur2 seperti Ustad Felix suatu saat nanti :D
Si momad69Aisha
Reply| 26 Jul 2014 16:43:39
عن مالك رضي الله عنه انه سمع من يثق به من اهل العلم يقول: ان رسول الله صلى الله عليه وسلم ارى اعمار الناس قبله او ماشاء الله من ذلك فكانه تقاصر اعمار امته ان يبلغوا من العمل مثل الذى بلغ غيرهم فاعطاه الله ليلة القدر من الف شهر

Dari Imam Malik ra. bahwasanya beliau mendengar dari ulama menjelaskan, Rasulullah merenungkan umur-umur umat manusia sebelumnya (mencapai ratusan tahun) dibandingkan umur para umatnya yang lebih pendek. Dia khawatir apakah ibadah umatnya dapat menyamai ibadah umat nabi dahulu. Akhirnya awloh memberikan Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Sehingga beribadah didalamnya sama dengan beribadah selama seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar begitu istimewanya, sehingga muslimin percaya sungguh beruntung mereka pada malam tsb, bila "sedang berada dalam kondisi suci-bersih dari dosa, lebih-lebih jika dalam keadaan beribadah dan berserah diri kepada awloh swt". Karena pada malam inilah awloh menurunkan al-Qur’an dari Luah Mahfudz ke Baitul Izzah, sebuah ruang yang berada di antara lauh mahfudh dan langit dunia. Di sanalah awloh menempatkan al-Qur’an sebelum diturunkan secara berangsur oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah di malam Nuzulul Qur’an.

Pertanyaan untuk muslimin:
Apakah kesucian malam Lailatul Qadar mampu menghapus semua dosa seseorang selama 1000 bulan (1000:12= 83,33 th)?

Rentang hidup Muhammad bin Abdullāh 62 tahun, ia lahir di Mekkah, 20-April-570 & mati di Madinah, 8-Juni-632.

Semua dosa Muhammad, seperti membunuh ribuan orang, menzinahi budak Mariah dan menantunya Zainab, memperkosa banyak budak, pedofilia pada Aisha, penipuan (taqiyya) & penyiksaan keji thd banyak orang, maling dan perampokan SEHARUSNYA semuanya sudah tertutupi (83,33th kurang 62th = masih tersisa 21,33th).

Lalu mengapa Muhammad juga tidak ada jaminan masuk surga?

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi (wariduha/go down) neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (QS.19:71).
https://buktidansaksi.com/blogs/886/2012/12/Dimanakah-Nabi-Muhammad-Sekarang-Berada-

Gendeng..!
islamquranhadist
Reply| 23 Jul 2014 01:36:33
Gelo kalau baca komentar komentar slimers, mau yang ada pendidikan ataupun yang tidak, sama saja ngawurnya.
Apa yang mau dikomentari dan apa yang mau disanggah, seringkali; bahkan nyaris tidak ada yang logis.

Bagi slimers slimer kupruk, bahlul yang super dungu, pahami dulu apa yang kamu baca, bila perlu kutip, baru berikan komentar.

Ingat, dalam mengomentari sesuatu, berdebat, berdiskusi ataupun memberikan wacana, semuanya harus memenuhi kaidah
:Suatu himpunan pernyataan (set of propositions) dikatakan True, jika dan hanya jika (if and only if) semua anggotanya memiliki nilai True. Kalau ada satu saja anggotanya yang memiliki nilai False, maka himpunan pernyataan tersebut dikatakan False.
Si momad69Aisha
Reply| 21 Jul 2014 08:32:26
@WebIdiot

Anda yang tidak mengerti bukan berarti saya yang mengarang..!

Untuk tahu apa isi surga Islam silahkan anda baca postingan dari bro KAPOKJADIMUSLIM.
WebIdiot
Reply| 20 Jul 2014 23:29:53
@KAPOK JADI MUSLIM

orang kayak kamu sering saya jumpai, toh kamu hanya mengamalkan ayat paulus dibawah ini :

surat paulus Filipi 1: (15)(17)

15. Ada orang yang memberitakan Kristus karena DENGKI dan PERSELISIHAN, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik.

Jelas kalimat diatas adalah ayat provokasi yang akan menimbulkan kekacauan di dalam masyarakat majemuk. Ayat dibawah ini adalah yang membenarkan korupsi, masih dari surat-surat paulus :

17. tetapi yang lain karena KEPENTINGAN SENDIRI dan dengan MAKSUD YANG TIDAK IKHLAS, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara.

dan si paulus tetap bersuka cita diatas penderitaan orang lain :

Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan MAKSUD PALSU maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita, (Filipi 1:18)

Pelac*** dan pemungut cukai menurut Yesus akan masuk sorga terlebih dahulu dibandingkan dengan

orang bertobat, jadi untuk apa para pelacur masuk sorga terlebih dahulu ?! kamu mau membantahnya,

hehehe...ini ada dalam bibel lho...

....Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Matius 21:31)

Sorga kristen hanya khayalan buktikan kalau ada ayatnya! bagaimana mungkin orang yang tidak pernah

mendirikan kristen diakui sebagai tuhan-nya...yang ada mereka SEMUA akan diusir Yesus sebagai KRIMINAL karena Yesus TIDAK PERNAH MENGENAL mereka...Baca ini mas bua belajar hehehe
... https://id.answers.yahoo.com/activity?show=6OO3PQ5J2MW3UBY65U7HHLSQRM&t=g ...
KAPOKJADIMUSLIM
Reply| 20 Jul 2014 17:57:35
@WebIdiot,

Saya sdh murtad dr Islam (jadi tahu apa surga islam itu), kini cuma mau tambahkan bhw surga islam (sesuai dg janji Muhammad) adalah surga sex dan surga penjahat. ALASANNYA?
1. Setiap muslim dapat 72 bidadari yg selalu perawan
2. SETIAP PEZINAH DAN PENCURI & PEMABUK MASUK SURGA:
Abu Dzar mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita: Sesunguhnya, barangsiapa di antara umatku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, orang itu masuk surga.”
Aku (Abu Dzar) bertanya, “Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?”Jawab Nabi, Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.” (Shahih Bukhari, no.647).

SAYA KAPOKJADI MUSLIM
WebIdiot
Reply| 20 Jul 2014 12:04:31
Nih saya kasih penjelasan sedikit buat kamu, agar otak kamu yang sedikit itu mengerti :

Al Qur'an tidak diturunkan hanya dengan satu malam tapi secara berangsur-angsur....
WebIdiot
Reply| 20 Jul 2014 11:55:57
Sorganya dimana ? pintu gerbang yang mana non ? kapan yesus jadi kristen ? dimana ayat yang menyatakan yesus itu tuhan, koq pilatus yang kurios juga nggak disebut tuhan ? lalu kenapa ada 'kristen' lain yang nggak percaya yesus tuhan ?

itulah yang namanya ngarang...
Si momad69Aisha
Reply| 19 Jul 2014 23:44:21
@WebIdiot

Walaupun anda error alias OOT.., tetapi baiklah akan ku jawab pertanyaanmu.

Anda bertanya:
Emangnya "kristen" punya sorga ?...

Respon:
Jelas Kami memiliki surga sebab Tuhanku, Yesus Kristus berasal dari surga dan akan membawa kami ke sana.

Yohanes 6: 38-40, 47, 65
38Sebab Aku (Tuhan Yesus) telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
39Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
40Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.''
47Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.
65Lalu Ia berkata: ''Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.''

Anda juga mengatakan:
...ngarang luh...

Respon:
Kalau anda mengatakan saya mengarang.. tolong dong.. tunjukkan secara spesifik dimana letaknya karangan ku itu.., jangan asal omong dong..!
WebIdiot
Reply| 18 Jul 2014 16:50:37
@Si momad69Aisha

Emangnya "kristen" punya sorga ? ngarang luh... https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20140410064202AAH8L6K
Fetching more Comments...
↑ Back to Top