Kebenaran Alkitab Didukung oleh "Tiga Sidik-Jari" Tuhan!

KEBENARAN ALKITAB DIDUKUNG
OLEH “TIGA SIDIK-JARI” TUHAN !

 

 

Al-Quran adalah produk klaim dari mulut seorang Muhammad saja, yang samasekali tidak bisa diverifikasikan kebenarannya, kecuali harus diimani secara buta. Sebaliknya Alkitab memaparkan 3 bukti-dasar –- Foot-Print -- untuk menunjukkan pijakan kebenarannya. Tiga Sidik Jari Tuhan Dalam Teks Alkitab Meliputi:

 

GEOGRAPHY. Kejadian demi kejadian yang dikisahkan dalam Alkitab, umumnya telah diletakkan pada wilayah dan lokasi yang dikenal dan bisa ditemukan bahkan sampai hari ini dalam peta dunia. Kota yang spesifik. Gunung, lembah, sungai, padang… begitu sering disebutkan oleh Penciptanya sendiri secara tepat. Perjalanan Abraham misalnya dari Ur-Kasdim menuju tanah Kanaan melalui Haran dimana ia menetap sesaat disana. Berangkat dari Haran menuju Sikhem, More, Betel sampai ke tanah Negeb. Sempat ke Mesir saat musim kelaparan, lalu kembali ke Kanaan dan menetap di Hebron…Tak ada cerita mengenai tanah Mekah yang memang belum muncul dalam sejarah kuno ribuan tahun sebelum Masehi. Jerusalem-pun masih belum ada dikancah dunia, apalagi Mekah yang baru mulai disebut pada abad ke-4 AD sesudah Masehi!

Bandingkan dengan Al-Quran yang mengklaim Nabi Ibrahim entah datang dari mana sampai kemana, namun tiba-tiba di-klaim ada di Bakkah untuk mendirikan Ka’bah. Apakah Bakkah itu Mekah? 1900 tahun sebelum Masehi? Kita tahu Mekah sendiri hanya disebut 1x saja diseluruh Quran (QS. 48:24). Muhammad jelas tidak tahu dari mana datangnya Ibrahim. Dan ia juga buta dimana Yesus dilahirkan. Muhammad tidak mengenal Yerusalem (apalagi Betlehem), dan tidak sekalipun nama kota tsb disebutkan dalam Quran! Ia berspekulasi bahwa Maryam minggat dari rumahnya sebanyak DUA KALI. Yang pertama minggat dari keluarganya kearah timur. Arah timur entah dimana dan apa urusannya? Kenapa ia sampai minggat sendirian tanpa muhrimnya? Cekcok apa yang ada terjadi dikeluarganya (?) padahal Maryam anak baik-baik saja karena pada waktu itu belum muncul masalah aib keluarga karena ia masih belum mengandung/ menghamilkan Isa? (QS. 19:16 ff). Baru setelah menghamilkan Isa tanpa suami (masa aib Maryam entah berapa lama) maka ia mungkin harus minggat ulang sekali lagi sendirian. Masalah aib Maryam ini adalah versi Quran yang tidak masuk akal dan berkontradiksi dengan Injil, sehingga Maryam kembali harus dikisahkan minggat-ulang, kali ini juga entah lari kemana kecuali disebutkan kesuatu tempat yang jauh. Dan dalam hamil tua, ia menahan sakit mau melahirkan dan bertahan dibawah pohon kurma, sambil memohonkan kematian dirinya (QS.19:22, 23).

Jelas semua ini hanyalah “wahyu spekulatif” dari orang yang buta geografi, salah logika, dan asal-ucap, dan bukan wahyu Allah yang penuh kebenaran, yang berkarya sempurna dalam wibawaNya. Adakah Allah tidak menjaga aib Maryam – wanita yang paling suci tanpa tersentuh setan (HS.Bukhari) -- dan membiarkan dia mengembara dan menderita sendirian tanpa tujuan? Apakah Allah akan memilih seorang perempuan yang mau bunuh-diri padahal ia sudah dikunjungi dan dikuatkan oleh Jibril?  

HISTORY.  Kebanyakan event jatuh pada waktu yang diketahui periodenya, dengan kaitan yang definitive dengan kejadian dan orang-orang yang terlibat. Sedemikian sehingga banyak informasi yang bisa diperoleh dari sumber-sumber sekuler.
Kejadian demi kejadian umumnya dilaporkan secara kronologis yang mempermudah pembacaan, pemahaman, dan penelusuran manusia untuk pelbagai follow up dan actions.
Bahkan bersama dengan Geography, History ini sekaligus memberikan akses yang luas bagi para skeptic sekalipun yang ingin mengkritik tentang detail dari message dan laporannya. Dengan demikian kita dapat memperoleh pemahaman yang akurat tentang sikap dan tindakan spesifik Tuhan dalam pelbagai kondisi dan situasi.

Contoh periwayatan historis yang diberikan Alkitab tentang masa kelahiran Yesus:

 

Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan (census) semua orang di seluruh dunia.  Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.  Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, --karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-- supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin… “ (Lukas 2:1-6).

 

Dalam Injil, terlihat secara historis pada masa mana, ditempat apa, dan dalam otoritas pemerintah siapa Yesus dilahirkan. Maria diamankan samasekali dari aib hamilnya, karena malaikat Tuhan memberitahukan “kehamilan-ilahi” ini kepada Yusuf, tunangannya, yang segera “mengambil Maria sebagai istrinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya” (Matius 24, 25). Kemudian Maria dalam hamil tuanya harus pergi ke Betlehem bersama Yusuf (jadi bukan minggat sendirian). Keharusan pergi ke Betlehem ini adalah rancangan Tuhan yang dahsyat (yang Muhammad/Muslim tidak tahu) lewat census yang diharuskan oleh Kaisar Agustus kepada seluruh rakyat untuk mendaftarkan dirinya masing2 kekampung asalnya. Karena Maria maupun Yusuf adalah dari suku Yehuda di Betlehem, maka mereka berdua HARUS kesana. Dan di Betlehem situlah Maria BERSALIN melahirkan Sang Mesias DEMI memenuhi nubuat besar ilahi yang harus terjadi (!)


Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel (umatNya), yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala” (from everlasting, KJV)

 

Begitu sempurnanya design & rancangan Tuhan bagi kedatangan Mesias, namun yang terkosong dan disepelekan Muhammad karena buta geografi buta histori buta pewahyuan yang sejati!.

Maka sebaliknya Muslim yang membaca Quran Allah tidak ada yang tahu siapa itu Muhammad, dimana dan kapan ia berada, siapa orang tuanya dst, dst. Sedemikian kabur dan kacaunya sehingga para ilmuwan mulai meragukan apakah Muhammad memang berasal dari Mekah --atau lebih jauh lagi—apakah Muhammad pernah exist? Baca buku best seller “Did Muhammad Exist?” An Inquiry Into Islam’s Obscure Origins, oleh Robert Spencer.

PROPHECY. NUBUAT. Tidak ada kitab dunia yang berisi begitu banyak nubuat ilahiah seperti yang dijumpai dalam Alkitab. Sebagian besar nubuat-nubuat ini umumnya sudah terpenuhi secara telak, dan dikaitkan dengan kejadian kedepan yang spesifik yang sering mencengangkan karena sulit dipercaya akan terjadi namun toh terjadi! Nubuat Alkitab sangat berbeda dengan apa yang disebut sebagai NUJUM atau ramalan. Orang gampang disesatkan disini. Camkan, nubuat bersifat adikodrati, kedepan, berasal dari Ilahi yang diberikan kepada nabi yang ditunjukNya. Itu bukan karena permohonan nabi tsb, melainkan karena penglihatan spesifik yang memang disampaikan oleh Tuhan sendiri kepadanya untuk diteruskannya kepada manusia. Dan biasanya itu bersifat mustahil bisa terjadi dimasa depan, namun terjadi juga karena kuasa Tuhan yang mengontrol seluruh hari depan.

 

Sebaliknya nujum/ramalan adalah hasil analisis trend atas jejak2 dan pola yang telah terjadi sebelumnya lalu diturunkan “akbibatnya” yang logis dan probable (bukan yang mustahil).
Atau yang lebih nekad lagi adalah berupa spekulasi “sinabi palsu” yang mengklaim bahwa ia memohon kepada Allah dan mendapatkan wangsitNya.

Contoh nujum atau ramalan misalnya: “Dalam 2-3 tahun kedepan, kamu akan kawin dengan seorang duda kaya”. Atau, “Jenis pekerjaan yang akan memberi keuntungan besar kepadamu adalah bisnis yang berhubungan air”. Kemungkinan nujum ini bisa tergenapi, apalagi kalau sipenujum bisa menaksir (me-reka2) latar belakang dan potensi dari klien nya yang mungkin mewujudkan ramalannya.

Sebaliknya, contoh-abadi nubuat adalah ungkapan ilahiah tentang akan datangnya Seseorang yang sangat khusus diseluruh jagad, yaitu sang Mesias (Al-Masih) yang ditandai oleh Tuhan sendiri! Dan ini dinubuatkan oleh Nabi Yesaya 700-an tahun sebelumnya (!) dengan ciri dan tanda yang mustahil,

 
“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda:
Sesungguhnya, seorang perempuan muda (virgin, perawan) mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel
(yang berarti: Elohim menyertai kita, re: Kitab Yesaya 7:14 dan penggenapannya dalam Injil Kesaksian Matius 1:23).

 

Tanda yang mustahil dan satu-satunya ini perlu ditampilkan, karena Tuhan Yang Mahatahu berkepentingan untuk memberi tahu tentang sosok UtusanNya yang PASTI yang tidak boleh disesatkan oleh iblis kepada sosok selainnya, walau selalu dicoba untuk diplesetkan dan di-plintir-plintirkan oleh Sipenyesat! Dengan tergenapi nubuat adikodrati yang dahsyat ini, maka sesungguhnya tidak ada lagi alasan manusia untuk BISA & PERLU2NYA menolak sosok Mesias ini. Kita malahan harus bersyukur bahwa Tuhan sudah begitu baik sehingga memberitahukan TANDA tsb dengan jelas dan tepat demi keselamatan yang dibawakan oleh sang Mesias yang asli tsb kepada kita. Kini kita menyaksikan tanda-kmustahilan yang Tuhan berikan itu dalam diri YESUS, yang di konfirmasi oleh malaikat Gabriel:

 

“Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Elohim. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Elohim Yang Mahatinggi… dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." [tak ada nabi/sosok lain yang menyelanya].

 

Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Elohim Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Elohim [bukan hasil kawin-mawin Allah yang beristri]…

Sebab bagi Elohim tidak ada yang mustahil." (Lukas 1:30-35, 36).

 

JADI SIAPAKAH YESUS?
Tak ada orang yang bakal tahu tentang Mesias sebelum Tuhan Elohim sendiri (!) yang memberitahukannya. Maka setelah diberitahukan olehNya, dengan bukti-bukti yang disaksikan oleh banyak pihak, tidak ada lagi cara kita untuk tidak merangkul Sang Mesias ini dalam hidup kita.

 

Malaikat berkata kepada Yusuf:

Yesus, “Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka” (Matius 1:11).
Dia bukan sekedar penunjuk jalan untuk selamat, tetapi Penyelamat, Juru Selamat itu sendiri.
Yesus berkata tentang diriNya: “
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

 

 

Malaikat berkata kepada Maria:

Yesus, “Dia akan disebut Kudus, Anak Elohim”.
Dia satu-satunya yang Sang Kudus. Tidak tersentuh dosa, malah yang mampu mengampuni dosa umatNya. Dialah Anak Elohim. Dan itu Dia buktikan seiring dengan memperlihatkan kuasa penyembuhanNya yang seketika atas seseorang lumpuh, dengan berkata: “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"

 

Malaikat berkata kepada para gembala:
"Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Mesias (Kristus), Tuhan, di kota Daud” (Lukas 2:10, 11).
Diulangi lagi oleh para malaikat kepada para gembala bahwa Yesus adalah Juruselamat, Mesias, Tuhan untuk seluruh bangsa!

 

Elohim berkata langsung kepada Yesus dihadapan orang banyak:
Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi,
kepada-Mulah Aku berkenan."
(Lukas 3:22).

Yesus dikonfirmasikan sekali lagi oleh Elohim dari sorga bahwa Dia adalah betul ‘Anak-Nya’.

 

Awas, ini bukan dalam pengertian “anak sexual” hasil kawin-mawin Elohim dengan istriNya sebagaimana yang dipahami Muhammad secara salah terus-menerus: Salah geografi, salah histori, salah wahyu, tak tahu nubuat ilahiah, tak mampu bermukjizat, salah-ucap, sehingga Muhammad menolak Anak Elohim itu dengan bertanya yang amat bodo dan salah:
“Bagaimana Dia (Allah) mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyi istri?” (QS.6:101).

Muhammad tidak tahuteguran Gabriel: “Sebab bagi Elohim tidak ada yang mustahil”.

 

 

Kita ulangi lagi percakapan Maria dengan Gabriel kepada teman Muslim yang belum tahu:
"Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Elohim Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak ElohimSebab bagi Elohim tidak ada yang mustahil!”


13 comments Add a Comment
Sitikhadijah
Reply| 16 Oct 2014 23:14:15
Muhammad berwahyu bodo menafikan dan menghujat mahakuasa Allah:
“Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri”?
"Allah tak bisa menampakkan diriNya jadi ISA manusia"

SAYA MAU TANYA SAMA MUHAMMAD-BODO:
" Apakah Tuhan menampakkan diri kepada Musa dalam semak yang terbakar? Jika ya (QS.27:7-9), bukankah Ia pun mampu menampakkan diri-Nya sebagai manusia?
Sitikhadijah
Reply| 16 Oct 2014 23:06:24
Muhammad menolak Anak Elohim itu dengan bertanya yang amat bodo dan salah:
“Bagaimana Dia (Allah) mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri?” (QS.6:101).
Muhammad tidak tahuteguran Gabriel: “Sebab bagi Elohim tidak ada yang mustahil”.

SAYA MAU TANYA SAMA MUHAMMAD-bodo:
Bila Maryam bisa mempunyai anak padahal tidak mempunyai suami (QS,19:19-22),
bagaimana Allah kok tidak bisa mempunyai ANAK tanpa mempunyai isteri?
ArabBedouine
Reply| 14 Oct 2014 09:00:54
HADIS ISLAM: "diperboleh berbohong yang tujuannya BENAR".

Itulah ajaran Muhammad yang menghalalkan segala cara & jalan asal utk Islam, karena islam adalah tujuan yg benar dan diridhoi allah!
PRO SYI'AH
Reply| 04 Oct 2014 23:41:48
@hakkullah,

Admin benar!!!
Anda tak perlu mencari2 kutu-busuk Yesus SEBELUM mampu menjawab SIAPA LEBIH SUPERIOR, MHAMAD ATO YESUS! Dari dulu kau lari2 terkencing2 ketika ditanya yg satu ini! ISLAM KAPIRAN-KAH?
A/N ADMIN
Reply| 04 Oct 2014 00:16:40
@hakkullah,

Hallo, suhu kami PROF. HAKKULLAH yang ummi-nya tak ketolongan.
Kami A/N Admin bicara bukti /foot-print, tapi Anda kok Cuma bisa bicara klaim? Tanpa bukti dan saksi? Kami MUAK KARENA selalu DISODORI AYAT2 ISLAM yang kosong ala dongeng melulu.
Kami bicara 3 footprint, anda bicara 3 klaim kosong sbb:

1. “Alhamdulillah, kami sudah lulus dari kuliah”
(Dan admin adalah murid2 bengalnya yg sok jago?) ==> TERBUKTI KOSONGNYA, KAN???
2. Anda kutib2 itu ayat QS. Al-Baqarah: 170 dan QS. Luqman: 21 ==> KOK AYAT2NYA HANYA KLAIM TUDUHAN TANPA BUKTI? DAN APA BUKTINYA ALLAH SWT KALIAN PERNAH BERBICARA DG ORANG ARAB?? BUKTIKAN!
.
3.Apakah yesus pantas jadi tuhan?  Silahkan jawab dulu: AKBAR SIAPA: YESUS ATAU MUHAMMAD DALAM QURAN? TAMPILKAN AYATNYA!!
nabi abal abal.
Reply| 03 Oct 2014 19:28:55
@hakkullah
Apakah adam, ibrahim juga memanggil muhammad dgn nabi???
Sedangkan adam dan ibrahim tidak mengenal siapa itu Muhammad yg juga manusia bejat
cahaya
Reply| 03 Oct 2014 15:16:40
@hakkullah
di sini Allah tidak membicarakan apakah ibrahim orang mekah, indonesia, atau negara lain, tetapi dari kisah Ibrahim, kita bisa ambil hikmah bahwa Ibrahim hanya mengajak kepada raja dan kaumnya untuk menyembah hanya kepada Allah swt..selebihnya adalah tambahan saja bagi orang-orang berfikir waras..
intinya adalah: apakah tuhan Ibrahim itu adalah tuhan yesus?..bukankah ini tidak masuk akal..lalu, cerita ibrahim di dalam alkitab, apa yang ingin dipetik hikmah atau pelajaran?
--------------

ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan sehubungan dengan komen anda:
1. Apakah quran membenarkan kitab-kitab sebelumnya?
2. Apakah anda percaya bahwa Tuhan semesta alam itu maha kuasa dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya?
3. Apakah akal anda bisa menerima dan mengerti semua rahasia tentang Tuhan semesta alam?
4. Bagaimana anda menjelaskan Tuhan bisa ada di mana-mana dalam waktu yang sama?
5. Apakah anda mengetahui jalan pikirannya Tuhan?
6. Anda gak tahu ya hikmah/pelajaran yang bisa ditarik dari kisah Abraham di alkitab? kalau begitu baca lagi...

saya tunggu jawaban anda. terima kasih
cahaya
Reply| 03 Oct 2014 14:53:49
@hakkullah
di dalam alquran dijelaskan taklid buta, sebagaimana Allah firmankan:
“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah”, mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga) walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170)

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab: “(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?” (QS. Luqman: 21).
--------------
apa anda bisa menjelaskan 2 ayat quran dan hubunganya dengan apa yang ditulis admin?
ex murtadin
Reply| 02 Oct 2014 00:50:38
HALLELUJAH PUJI YAHWEH karena YAHSHUAH KRISTUS adalah PUTRA YAHWEH, FIRMAN YAHWEH ELOHIM yang dengan penuh kerendahan hati mau menjadi manusia demi menyelamatkan umat manusia dari kutuk dan perbudakan dosa dan YAHSHUAH (YESUS) sama sekali bukan anak allah.Amin Maranatha
hakkullah
Reply| 01 Oct 2014 12:26:35
@Admin
GEOGRAPHY. Kejadian demi kejadian yang dikisahkan dalam Alkitab, umumnya telah diletakkan pada wilayah dan lokasi yang dikenal dan bisa ditemukan bahkan sampai hari ini dalam peta dunia. Kota yang spesifik. Gunung, lembah, sungai, padang… begitu sering disebutkan oleh Penciptanya sendiri secara tepat. Perjalanan Abraham misalnya dari Ur-Kasdim menuju tanah Kanaan melalui Haran dimana ia menetap sesaat disana. Berangkat dari Haran menuju Sikhem, More, Betel sampai ke tanah Negeb. Sempat ke Mesir saat musim kelaparan, lalu kembali ke Kanaan dan menetap di Hebron…Tak ada cerita mengenai tanah Mekah yang memang belum muncul dalam sejarah kuno ribuan tahun sebelum Masehi. Jerusalem-pun masih belum ada dikancah dunia, apalagi Mekah yang baru mulai disebut pada abad ke-4 AD sesudah Masehi!
----------
di sini Allah tidak membicarakan apakah ibrahim orang mekah, indonesia, atau negara lain, tetapi dari kisah Ibrahim, kita bisa ambil hikmah bahwa Ibrahim hanya mengajak kepada raja dan kaumnya untuk menyembah hanya kepada Allah swt..selebihnya adalah tambahan saja bagi orang-orang berfikir waras..
intinya adalah: apakah tuhan Ibrahim itu adalah tuhan yesus?..bukankah ini tidak masuk akal..lalu, cerita ibrahim di dalam alkitab, apa yang ingin dipetik hikmah atau pelajaran?..tidak jelas masalah ketuhanan..coba anda baca kisah-kisah para nabi dan rasul...waallahu a'lam..terima kasih
hakkullah
Reply| 01 Oct 2014 12:17:40
@admin (pak penulis)
alhamdulillah, kita dalam keadaan sehat wal afiat, bagaimana kondisi pak admin sekarang?
di sini, kami hanya sebagai guru alquran hadits, di mana, kami ingin menjelaskan kepada murid-murid yang masih kurang paham tentang alquran dan hadits, termasuk admin (karena admin kurang paham alquran dan hadits), alhamdulillah, kami sudah lulus dari kuliah, mengambil jurusan bagian dakwah dan di dalamnya memperdalam dan mempelajari alquran dan hadits yang benar..

kita akan mulai membahasny..
pertama-tama: muridku admin mengatakan:
Al-Quran adalah produk klaim dari mulut seorang Muhammad saja, yang samasekali tidak bisa diverifikasikan kebenarannya, kecuali harus diimani secara buta. Sebaliknya Alkitab memaparkan 3 bukti-dasar –- Foot-Print -- untuk menunjukkan pijakan kebenarannya. Tiga Sidik Jari Tuhan Dalam Teks Alkitab Meliputi:..............................................................................................................................................

------------
di dalam alquran dijelaskan taklid buta, sebagaimana Allah firmankan:
“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah”, mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga) walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170)

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab: “(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?” (QS. Luqman: 21).

apalagi ajaran alkitab yang membingungkan bagi yang punya akal..kalau yesus itu tuhan, bagaimana dengan Ibrahim, nuh. apa panggilan yesus?..apakah mereka ingat yesus, kalau yesus itu tuhan?..
inti persoalannya adalah bagaimana tentang ketauhidan yesus yang kamu anggap tuhan?, apakah yesus pantas jadi tuhan?..silahkan anda baca isi alkitab, tentang penjelasan mengenai tuhan (ketuhanan)!
waallahu a'lam.."lakum diinukum waliyadiin"..
Umatallah
Reply| 01 Oct 2014 11:16:46
TAK ADA "HISTORY" DLM QURAN?
Saya mau bilang lebih lugas lagi dlm 2 hal:

1 "History yang adapun dicuplik/ diplagiat secara salah oleh Muhammad di Quran!"
2. Histori itu kronologis, tapi Quran itu anti-kronologi! Jadi anti-histori, alias dongeng mbah2 Jin yang mengatas-namakan allah (al-ilah di Ka'bah).

Saya kapok jadi muslim!
YESUS NOT TUHAN?
Reply| 30 Sep 2014 16:54:36
Elohim Akbar! bahwa akhirnya malaikat Gabriel (bukan Jibril)
mengingatkan Muslim utk mengakui bhw YESUS ITU ANAK KUDUS, ANAK-ELOHIM (bukan anak Allah dlm arti hasil sex, anak sex yang tidak kudus-suci: " Mahasuci Allah dari mempunyai anak" (QS.4:171)!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top