QS.17:85: Membuka Kedok Roh Pengiring Muhammad

Inspirasi Jibril dilakukan  dalam pendiktean yang misterius oleh oknum yang tidak diketahui jati-dirinya – tidak manifestasinya, tidak kuasanya – namun Muhammad dan Muslim tidak pernah menguji siapakah sosok ruh yang memperkenalkan Islam itu.

Ruh ini menteror Muhammad dengan menggencet/mencekik di gua Hira sampai Muhammad ketakutan luar biasa dan sampai mau bunuh diri. Nabi menerima wahyu pada hari yang sangat dingin dan terlihat keringat menetes dari kening-nya (SahihBukhari 1:1:2). Ruh juga menyiksa Muhammad ketika menurunkan wahyuNya yang disertai dengan bunyi lonceng yang keras dan terus menerus di telinga sang nabi.  Ruh ini juga berdusta tatkala berkata bahwa dirinya sangat kuasa, namun tidak pernah mampu menunjukkannya (53:5;81:19, 20).  Dia bahkan sosok yang memprovokasi Muhammad untuk membunuh 800 bani Quraizah seusai Perang Parit (Bukhari 5.448). SIAPA DIA?

Inspirasi Alkitab dan Inspirasi Quran adalah berbeda. Yang satu diinspirasikan oleh sosok yang disebut Roh Kudus (Ilahi, Rohnya Tuhan sendiri), yang lain oleh ruh Jibril yang disebut mirip-mirip, sebagai Rohulqudus (ruh makhluk ciptaan). Kenapa Jibril dianggap “sama dan identik” dengan Rohulqudus islam itu tidak pernah meyakinkan siapapun. Tak ada pendasarannya, kecuali asumsi.

Inspirasi Roh Kudus Alkitab dibukakan dan dituntun oleh hikmat (bukan dikte) dan kuasa dari Roh Kudus yang sudah dipertontonkan terbuka ke publik (Baca Kisah Rasul). Sebaliknya, inspirasi Jibril dilakukandalam pendiktean yang misterius oleh oknum yang tidak diketahui jati-dirinya – tidak manifestasinya, tidak kuasanya – namun Muhammad dan Muslim tidak pernah menguji siapakah sosok ruh yang memperkenalkan Islam itu.

Ruh ini menteror Muhammad dengan menggencet/mencekik di gua Hira sampai Muhammad ketakutan luar biasa dan sampai mau bunuh diri. Nabi menerima wahyu pada hari yang sangat dingin dan terlihat keringat menetes dari kening-nya (SahihBukhari 1:1:2). Ruh juga menyiksaMuhammad  ketika menurunkan wahyuNya yang disertai dengan bunyi lonceng yang keras dan terus menerus di telinga sang nabi.  Ruh ini juga berdusta tatkala berkata bahwa dirinya sangat kuasa, namun tidak pernah mampu menunjukkannya (Qs. 53:5;81:19, 20).  Dia bahkan sosok yang memprovokasi Muhammad untuk membunuh 800 bani Quraizah seusai Perang Parit (Bukhari 5.448). SIAPA DIA?

Yang sangat jelas ditangan kita kini adalah dia menyampaikan kepada Muhammad wahyu Quran yang kontras berbeda dengan Injil/Alkitab. Bayangkan, diabad ke-1 malaikat Gabriel turun dan berkata kepada perawan (virgin) Maria bahwa ia akan mengandung dan melahirkan YESUS yang akan disebut sebagai ANAK ELOHIM. Ini dia tegaskan dua kali. Tetapi kandungan & kelahiran virgin ini dikisahkan kembali oleh Jibril pada abad ke-7, dengan message yang sangat berbeda. Apakah sosok yang sama dari Tuhan bisa membuahkan hal yang demikian membegal? Bukan YESUS yang dilahirkan melainkan ISA, bukan Putra Elohim, tetapi Putra Maryam. Tentu saja bagi orang yang awas akan bertanya, kenapa beritanya berbeda? Ada banyak kemungkinannya.

1.   Tampaknya Gabriel yang membawa message diabad ke-1 itu bukan sama sosoknya dengan Jibril (atau Rohulqudus) dalam abad ke-7. Salah satunya tentulah hanya jadi-jadian saja. Dan peniru tentulah dibelakang yang ditiru.

2.  Jibril lupa apa yang pernah dikatakan ratusan tahun yang lalu. Maklum setiap mahkluk selalu ada lupa-lupanya. Tidak kecuali Muhammad (lihat dibawah).

3.  Yesus tampaknya tidak juga sama dengan Isa, apalagi kisah selanjutnya membedakan keduanya. Tapi ada usaha rekayasa untuk mengaburkannya.

4.  Putra Elohim mustahil bisa sama dengan Putra Maryam? Arti teologisnya beda langit dengan bumi. Penyamaan keduanya adalah penghujatan terhadap yang lebih tinggi! Satu telah menghujat lainnya!

 

Dan untuk menguji keduanya, kita punya tips yang amat sederhana. Yaitu siapa yang lebih terbuka dan berani untuk diuji! Dan sungguh aneh, tidak ada Muslim yang bertanya kenapa keduanya berbeda. O, ya, ternyata sang Jibril lewat Quran telah menciutkan setiap orang untuk menguji siapa jatidirinya. Ia mengetok palu hakim dengan berkata dari mulutnya sendiri kepada Muhammad (bisa dan gampang saja berpura-pura atas nama Allah):Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit" (QS.17:85).

Sebaliknya Alkitab mendorong sambil memperingati kita agar setiap roh justru harus diuji (1Yohanes 4:1) sebab roh sungguh sangat lihay menipu umat manusia. Diingatkan:  “Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang” (2Korintus11:14).

 

DAN SI PENYAMAR KINI KEPERGOK!

Karena wahyu Islamik mengandalkan pendiktean Jibril yang perannya sebatas masa hidup Muhammad saja dan selesai, maka setelah kematian Muhammad, Quran yang sebagian terserak diantara goresan lempeng batu, tulang, kayu, kulit dll itu-pun dihimpun bersama ingatan (memory) para Qurra (penghafal ayat Quran) terhadap apa yang pernah dibacakan oleh Muhammad.

 

Disinilah BIAS islamik akan masuk seturut “faulty memory” dari manusia qurra. Namun Muslim berkilah bahwa otak dan memory qurra itu sempurna dalam menghafal ayat. Sempurna? Tanpa salah dan cacat? Mampu melebihi otak Nabi dalam hal mengingat-ingat?
SEBAB, Muhammad sendiripun tidak berani mengklaim otak dan memeorinya sempurna. Telah terjadi kelupaan ayat oleh Muhammad, dan ia sendiri justru mengakui pelbagai kelupaan-otaknya terhadap ayat Allah! Diantaranya:

“Ketika sedang membaca Quran dalam shalatnya, Muhammad tidak membaca satu ayat. Ubay mengira bahwa ayat itu telah dinasakh-kan (digantikan). Ia bertanya kepada Muhammad, yang menjawabnya: ‘Saya lupa itu’(Tafsir Al-Zamakhshari, untuk Qs. 87:6-7).

“Aku hanya seorang manusia, dan aku lupa seperti halnya kalian lupa; jadi bilamana aku lupa, ingatkanlah aku, dan apabila ada seseorang kalian yang ragu tentang shalat-nya, ia harus mengusaha kepada yang benar…”
[Sunan Abü Däwüd: Book II: Kitäb al-Salät, pasal 347 no.1015 Vol. I, pp.260-261]

Bahkan Muhammad sempat lupa seterusnyauntuk salah satu peristiwa islamik yang paling penting, yang merupakan nikmat-islam yang amat besar.

“Maka Nabi bersabda, “Saya keluar hendak mengabarkan tentang terjadinya malam qadar; kebetulan saya melihat dua orang sedang berbantah, maka aku jadi lupa. Mudah-mudahan kelupaan itu berguna untuk Anda sekalian. Carilah malam qadar itu dimalam ketujuh, kesembilan dan kelima.” (Bukhari I/ 41)

 
Kelupaan yang satu ini sesungguhnya fatal dihadapan Allah! Tapi Muhammad cepat berkelit. Ia membalikkannya sebagai semacam KUIS teka-teki tebakan bagi umatnya untuk mendapatkan berkat tersembunyi! Dan umatnya ramai-ramai mencari sesuatu yang kosong untuk mendapatkan pepes-kosong. Untunglah  datang
pendapat kaum Syiah yang lebih cerdik  membuka KEDOK ROH, dan mereka berkata menelanjangi:

“Lailatul Qadar sudah tidak ada lagi! Kosong di kalender! Alasannya?
Rasulullah sendiri telah lupa tentang waktu Lailatul Qadar! “

 

(http://bacabacaquran.com/blogs/671/2012/08/lailatul-qadar-yang-malang)

 

 


2 comments Add a Comment
ArabBedouine
Reply| 28 Feb 2015 00:27:42
Ya Reikis, Jangan lupa bhw Muhammad digelar orang2 ARAB DIZAMANNYA sbg PENYAIR YG TERTIUP SIHIR!
reikis
Reply| 22 Feb 2015 01:03:50
sudah lama aku berkesimpulan, sesungguhnya muhammad seorang dukun dan menjadi mediasi (mediator) makhuk roh yang menyamar menjadi malaikat jibril. Kasus begini juga di alami oleh dukun jaman modern yang yang menjadi mediator untuk kesurupan, contohnya saat kesurupan makhluk roh tsb akan mengatakan bhw dia adalah roh dewa A, B, C, atau prabu A,B,C... sedangkan bacaan yang di diktekan umumnya berupa mantera2, makanya quran itu bisa seakan-akan bisa di jadikan mantera2,,,, tapi kalau ketemu minyak babi, kekuatan manteranya hilang total... makanya islam dari awal sampai jaman kejayaannya tidak bisa menginvasi china,,,he,,he,,he,,, takut babi.. ha..ha.ha....
Apapun itu, terima kash untuk ulasannya blognya, sungguh jelas dan nyata dan fakta. tq
Fetching more Comments...
↑ Back to Top