Quran Ditabrak oleh Syariat Islam



Muslim selalu jatuh dalam dilemma-gawat ketika harus menjawab isyu-isyu ajaran yang berbenturan dengan kewarasan logik. Salah satunya adalah:
“Kenapa Hadis Nabi yang bukan wahyu itu harus dijadikan hukum/ syariat dan iman Islam yang bisa-bisa melebihi otoritas Quran, yang wahyu?”

Muslim umumnya tahu bahwa Muhammad tidak saja tidak mengenal kumpulan Hadis yang dibuat manusia seperti yang ada sekarang ini, dia malahan telah melarangnya. Beliau sudah keburu meninggal namun berhasil mengabadikan perintah khusus agar tidak ada seseorangpun yang menuliskan Hadis Nabi, “Janganlah kalian menulis sesuatupun dariku selain Quran. Barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Quran, maka hendaklah ia menghapusnya”. (HR.Ahmad, Muslim).

Namun kemudian sejarah mencatat bahwa Hadis-hadis tetap nekad dimunculkan oleh banyak perawi-perawi Muslim karena ingin mendapatkan pengakuan dan otoritas islamik dengan menunjukkan kedekatan dan pengetahuan mereka terhadap apa yang pernah dikatakan dan dilakukan oleh sang nabi. Konten periwayatan (dan sanad) Hadis bergulir liar sampai kepada dongeng yang paling nonsense, dan/atau saling menabrak sesama hadis, sampai-sampai berkontradiksi dengan Quran sendiri!

Dan tatkala ditemukan “Hadis-emas” yang muluk, tak jarang Muslim malahan lebih memilih dan menjagoi apa kata Hadis ketimbang Quran, sekalipun keduanya berseberangan! Contoh klasik yang paling mencolok adalah isyu tentang mukjizat Muhammad. Quran jelas membantah adanya mukjizat Muhammad yang manapun kecuali Quran itulah. Namun Hadis-hadis yang muncul seratusan tahun kemudian semarak dipenuhi dengan pelbagai mukjizat dahsyat Muhammad yang tidak mau kalah dengan mukjizat Yesus! Dan inilah yang diadopsi oleh pride & ego Muslim dengan mengorbankan Quran. Sungguh tragis dan saling melecehkan!

Shalat Quran Ditabrak Shalat Hadis

Pelecehan Quran berlanjut dengan isyu-besar yang tak tuntas-tuntasnya tentang shalat-fardhu 5-waktu. Kenapa Muslim mengikuti Hadis yang mewajibkan 5-waktu, dan bukan Quran? Padahal tidak satupun ayat Quran yang memunculkan angka lima maupunnama-nama waktu spesifikuntuk ke 5-waktu shalat, kecuali hanya berunsurkan tiga waktu saja:

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat fajar
itu disaksikan (oleh malaikat)”.
(QS.17:78).

Quran aslinya hanya menyebutkan 3-waktu shalat sehari, berikut nama-nama khusus waktunya yang otentik, yaitu shalat Fajar (17:78), shalat Isya (24:58), danshalat al-Wusta, yaitu shalat tengah hari (lihat QS.2:238) yang KINI malah diubah menjadi shalat Dzuhur, sementara ada pula yang menamakannya shalat Ashar, Allah saja yang tahu. [lihat Foot Note Quran yang simpang-siur untuk ayat tsb]. Sungguh tak ada waktu-shalat lain yang Allah pernah keluarkan dari mulutNya untuk menamai waktu-shalatNya dalam Quran. Awas, nama-nama waktu yang lain (zuhur, ashar, maghrib) sering di masukkan, namun itu tak ada kaitannya dengan shalat atau waktu shalat! Bahkan kisah Israa’-Mi’raj di Hadist (yang memuat ‘hukum’ shalat 5x sehari) juga tidak menyebutkan nama-nama waktu shalat seperti yang ada sekarang ini.

Muslim meyakini bahwa wahyu Quran pasti dan harus
1. “tersusun rapi dan dijelaskan secara terperinci” (11:1)
2. dan “tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab” (6:38),
3. dan bahkan “tiada yang tersembunyi dilangit dan dibumi melainkan terdapat dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (27:75).

Shalat adalah hukum wajib yang terbesar setelah syahadat, yang harus ditunaikan setiap hari dengan persisnya. Semua surat dan ayat-ayat Allah yang memerintahkan shalat seharusnya sudah TERSUSUN SEMPURNA TANPA RAGU (QS.2:2, 32:2) sejak semula di Lauh Mahfudz. Dan Rukun Islam yang sebegitu penting – ayat shalat yang diwajibkan dalam Quran-- mustahil bisa tidak-rapi, terluput, tersembunyi, dan teralpakan dalam Quran. Namun fakta sungguh menunjukkan kebalikannya, sehingga reka-rekaan harus dicari-cari dan dicocok-cocokkan umat dengan segala plintiran kata demi melahirkan LIMA–WAKTU walau tidak ada termaktub dalam Lauh Mahfudz! Bagaimanapun, otoritas mutlak Quran dalam mewajibkan shalat  telah direduksikan oleh sumber-sumber yang berasal dari dunia yang tidak dijamin kesempurnaan maupun kekekalannya!

Pengabaian otoritas al-Quran dan menggantikannya dengan aturan Hadis akhirnya “di-finished secara un-finished” oleh manusia secara trampil kedalam 5-waktu-baku shalat Islamik: Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya! Ini hal yang sungguh tragis!

Disinilah Muslim tidak peka dan kurang  memprinsipkan bahwa shalat sebenarnya tidak boleh berasal-usul dari HADIS Nabi, melainkan seharusnya berasal-usul dari Lauhul Mahfuzh (!) dan ini merujuk kepada sumber-sumber generasi yang lebih awal semisal dari Nabi Ibrahim, Musa, atau Isa Almasih yang sudah mengamal-kannya terlebih dahulu. Allah tidak pernah mem batalkan “doa/shalat” nabi-nabi terdahulu.  Tak ada shalat fardhu 5-waktu yang bisa ditemukan jejaknya pada segala nabi-nabi Tuhan, kecuali hanya dimunculkan dari hadirnya Hadis manusia 150-200 tahun kemudian setelah kematian Muhammad!

Kini kita layak bertanya secara serius:
Adakah Quran menunjukkan indikasi terkecil pun bahwa Muhammad pernah mengamalkan shalat 5-waktu? Tidakkah itu datang hanya dari “dongeng” Hadis-hadis “yang diada-adakan” yang bersimpang siur muncul ratusan tahun kemudian dan yang saling meng-kafiri? Ingat, umat bisa bersepakat dalam kesalahan! Itu sebabnya Muhammad telah diperintahkan Allah untuk menyisihkan Hadisnya agar kembali utuh kepada otoritas satu-satunya,

"Katakanlah, ‘Sesungguhnya aku hanya mengikut apa yang diwahyukan dari Tuhanku kepadaku” (QS.7:203).
“Al-Quran bukanlah HADIS yang diada-adakan, tetapi membenarkan yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu” (QS.12:111).

Kini Allah juga  bertanya-ulang lebih serius:
Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) sedang dia dibacakan kepada mereka?” (QS.29:51). 


8 comments Add a Comment
made
Reply| 28 Aug 2015 01:04:57
muslim MENGFITNAH YAHUDI-NASRANI,SERTA SEMUA PENGANUT KEYAKINAN LAIN NON YAHUDI-NASRANI (HINDU,BUDDHA,KONGHUCU,PARMALIM,SUNDA WIWITAN, KEJAWEN DAN MASIH BANYAK LAGI) TANPA BUKTI2/FAKTA2, sebagai kafir,najis penyembah berhala, NAMUN ADAKAH PARA PENGANUT KEYAKINAN TERSEBUT YANG NGOMONG SAMA PATUNG,KAYU,BATU DENGAN NGOMONG YA TUHAN YME SAYA DATANG KEPADAMU/SAYA DATANG KERUMAHMU TIADA SEKUTU BAGIMU ?

Bukankah saat muslim najis, kafir, haram, syirik, musyrik, seburuk-buruk binatang datang bertamu ke rumah ollowts/ouwlolwts mereka sambil mengusap-usap batu vagina, mencium-cium batu vagina tersebut sambil ngomong ya ouwlol (ouwloh=tolol) saya datang kepada kowe saya datang ke rumah kowe (emangnya tuhan butuh rumah ya kayak manusia aja, ha ha ha...) tiada sekutu bagi kowe

BUKANKAH JELAS JELAS INI ADALAH PENYEMBAHAN BERHALA NAJIS ! BATU VAGINA KOK DIAJAK NGOMONG, LE...?

ILUSTRASI:
kalau saya punya batu akik terus batu akik ini saya ajak ngomong ya ouwlol aku datang kepada kowe tiada sekutu bagi kowe BUKANKAH INI SAMA DENGAN PENYEMBAH BERHALA NAJIS, HARAM, SYIRIK, MUSYRIK, SERENDAH RENDAH BINATANG ?

maklumlah gerombolan orob primitif percaya kalau ilah/berhala/tuhan mereka adalah batu meteor dari langit tapi kalau kita BANGSA INDONESIA YANG LELUHUR KITA SAJA LEBIH CERDAS DARIPADA gerombolan rampok orob sampai percaya allah/allahwts = batu vagina hajar aswad sebagai tuhan ABAL ABAL pencipta langit bumi berarti kita jauh lebih bodoh, primitif dan terbelakang dari gerombolan rampok orob biadab, primitif

Saya Mengutip pendapat netter allahwts=PENIPU TERLICIK

aku(allahwts):adalah:PENIPU:TERLICIK.Aku MENIPU mereka dengan TIPU-MUSLIHAT:ku,agar aku membebaskan kamu dari mereka (Ibn:Ishaq,p.32)
Qur’an,menggambarkan:allah sebagai:PENIPU-TERLICIK,PENDUSTA-TERLICIK.Misalnya:Qur’an,menyebut:allah sebagai:‘makr’=(pembuat-tipudaya),yang terbaik,malah:Orang orang kafir MERANCANGKAN:TIPUDAYA,dan allah:MENIPU/MENDUSTAI:mereka itu.Dan-allah,ADALAH:PENIPUDAYA/PENDUSTA/PEMBOHONG:TERLICIK.(Quran.3:54:Wamakaroo wamakara allahu wallahukhayru almakireen)
Qur’an:MENGAJARKAN:Muslim,untuk:BERBOHONG/BERTIPUDAYA/BERDUSTA/BERSIASAT,Dibawah:DOKTRIN:AL-TAQIYA,berdasarkan:Quran.16:106;qs. 3:28.
QS,38:4:Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi-peringatan:dari:kalangan:mereka;Dan orang-orang kafir-berkata:”(orang)ini(muhammad)-ADALAH-seorang-AHLI-SIHIR-YANG-BANYAK-BERDUSTA/BERBOHONG”.
QS,38:5:MENGAPA ia,(muhammad),MENJADIKAN:ilah-ilah/Berhala-berhala itu:ilah/berhala yang satusaja (ilahan-wahidan)?SESUNGGUHNYA-INI BENAR-BENAR-SUATU-HAL-YANG-SANGAT-MENGHERANKAN.
Surah.112:1:Qul huwa allahu ahad(un),yg-artinya,adalah:KATAKANLAH!:”dia, allah,ADALAH SALAH SATU.
PERTANYAANNYA:ADALAH:”SALAH-SATU-DARI-apa”?(Salah:satu,dari:perkumpulan:360:Berhala/ilahan,di:ka’bah:mekkah)
allah/allah-swtADALAH nama-BERHALA-NAJIS-BINATANG-ULAR,sesembahan-mukmin,WARISANmuhammad,nabisiallah.
SUMBER-islami:
[141] Tarikh-Al-Tabari,I,hal.525
[142] Taj Al Aruss,9,hal.410
[143] Taj Al Aruss,I,hal.147,284
[144] Taj Al Aruss,9,hal.165
[145] Al-Jaheth,Al-Haiwan,4,203;dikutip oleh:Jawad-Ali,vi,726
Sumber:Sirah:Nabawiyah:Ibn:ishaq,diedit:oleh:ibn:hisyam,jilid.1,hal.162-163:Ide menuhankan:batu:berhala:hajar-aswad
USTADZMENJAWAB
Reply| 15 Aug 2015 10:15:23
@setan

anda benar! tapi kebenaran tidak diatas-namakan setan.
suggest you drop your name and to raise your own choice free of emotions.
setan
Reply| 05 Aug 2015 12:30:41
mengapa muslim takut pada fitnah https://bacabacaquran.wordpress.com/2011/05/21/pilar-terbesar-al-quran-patah-macet-tak-terpulihkan/
------------------------------------------------
This site has been archived or suspended for a violation of our Terms of Service.----------------------------------------
??????????????

Pada alisina ?
Pada faithfreedom ?
Pada site2 lainnya yg merecoki islam ?
Pada site yang mempertanyakan ajaran2 islam ?

Jika memang site2 tersebut berisi kepalsuan, berisi fitnah2 pada islam, BUKANKAH MUDAH menjawabnya ?
TERKECUALI jika memang site2 tsb berisi kebenaran akan islam, berisi wajah2 sesungguhnya dari islam.
Sehingga perlu membungkam mereka lewat tangan menkominfo ?
M TipuM
Reply| 05 Aug 2015 11:22:54
@ Muslim,
@nabi sange

TOLONG APA ADA TEMAN MUSLIM ANDA YG MAU BERI TAFSIRNYA, APA IBN KATHIR (dari sumber islamnya) BERKEMAMPUAN TAHU HAL2 GHAIB SBB MELEBIHI MUHAMMAD?

IBN KATHIR: "Sebelum Yesus diangkat ke surga, ia berkata kepada 12 muridnya bahwa ada diantara mereka yg akan menyangkal Yesus 12 kali

Yesus bertanya siapakah di antara mereka yang bersedia menjadi sukarelawan untuk menggantikan Yesus disalibkan dan penampilannya berubah menjadi mirip Yesus. Siapapun yang bersedia akan bersama dengan Yesus di surga".

KESIMPULAN:
SEMUA ULAMA ISLAM MENIRU NABINYA, BERANI BERDUSTA APA SAJA! SALING MENIPU DAN NIKMAT DITIPU!
jo
Reply| 31 Jul 2015 11:49:50
@nabi sange
anda benar....
nabi sange
Reply| 22 Jul 2015 00:45:55
Orang Islam memang tidak pernah menggunakan otaknya dalam belajar agamanya. Semua ditelan bulat-bulat tanpa ada sikap kritis. Orang Islam lebih suka menggunakan otaknya sebagai CD ROM: untuk menghafal Quran dan ribuan hadist. Akibatnya, hal-hal yang bertentangan antara Quran dan hadist tidak pernah disikapi dengan benar. Ujungnya, pertanyaan yang disampaikan dalam artikel di atas, akan dtanggapi dengan caci maki dan umpatan. Kita tunggu saja.
KAPOKJADIMUSLIM
Reply| 21 Jul 2015 16:21:27
Pesan dari Muhammad Ibn Zakharia Razi diatas sungguh menyadarkan SETIAP Muslim betapa rapuhnya BUKTI BHW QURAN ITU WAHYU ALLAH!

Masak Mhd menantang orang2 plus Jinn utk menulis 1 surat seindah seperti Quran.Dan jikalau ada yg mampu menulis demikian, maka TERBUKTILAH bhw Quran itu bukan dari Allah (yang tak terlawankan). melainkan hanya dari manusia (spt Mhd) saja.

Maka Nabi Daud tampil dengan Surat (Perikop) Mazmur ps. 23 nya yang luar biasa mengagumkan. Bisakah dilawan oleh salah 1 surat Quran spt Surat al-Falaq, atau bahkan surat al-Fatihah?

Atau lawan surat doa "Bapa Kami" dari Yesus.
Atau lawan "Kotbah Yesus Dibukit",
Atau lawan Surat 115 (Sura al-Khafdh) dan Surat116 (Sura al-Khal‟) dari Ubay bin Ka'ab yang dinyatakan palsu oleh otoritas Muslim.

ATAU surat yang dikarang oleh "the man in the street" bersahaja:
SURA AD-DU’A (the Prayer) www.suralikeit.com

Quran mau ditaruh dimanakah? BERPIKIRLAH, JANGAN MAU DITIPU MELULU!
Akibodo
Reply| 20 Jul 2015 16:29:41
WUUUiiiHH!
Ya Allah... apakah aku telah menyalahi solat Quran tatkala aku mau setia se-baik2nya dengan mengikuti solat hadits? Tunjukilah kami jalan yg lurus...
Fetching more Comments...
↑ Back to Top