Apa Yang Tidak Diketahui Muhammad Kini Menjadi Masalah Bagi Muslim

 

Nabi berkata, "Bagaimana Anda tahu bahwa Allah telah menghormatinya?". Aku menjawab, 'O Rasul Allah! Biarlah ayah saya dikorbankan untuk anda. Pada siapa lagi Allah akan berikan penghormatan-Nya?!". Nabi berkata, "Tidak diragukan lagi, kematian datang kepadanya. Demi Allah, aku juga ingin dia baik, tetapi demi Allah, saya tidak tahu apa yang Allah akan lakukan dengan saya meskipun saya adalah Rasul Allah."

Demi Allah, saya tidak bisa membela kebenaran siapa pun setelah kematian"(Sahih al-Bukhari, Vol2, Buku 23, No. 334).

RENUNGAN: Jika Muhammad tidak tahu bagaimana untuk sampai ke surga, mengapa Muslim tetap mendengarkan ocehan dia

Muslim berslogan keterlaluan naif seolah Muhammad tahu semuanya tentang isi Kitabullah sekalipun beliau adalah ummi yang buta huruf. Nyatanya dia tak tahu banyak wahyu-wahyu Allah Islam, apalagi tentang pesan-pesan Alkitab seperti Taurat, Zabur, Injil yang dia serukan umatnya untuk mengimaninya (karena datang dari Allah yang dikatakannya SAMA!)

SAMA? Sungguh ada ribuan hal yang Muhammad tidak ketahui tentang apa-apa yang dia ajarkan, atau apa yang seharusnya dia sudah ketahui dari wahyu-wahyu sebelumnya. Kenyataannya Muhammad hanya tahu sebatas dengar-dengaran dari apa yang dikiranya wahyu dari satu sosok Ruh yang tak pernah diuji siapa itu JIBRIL? Maka dia banyak digelapkan dan disesatkan dari seabrek hal-hal yang sangat pokok untuk diketahui dan disampaikan oleh seorang nabi.

Kini dijaman informasi terbuka ini, anda tak sulit lagi untuk men-cek kebenaran dan otensititas dari “wahyu-wahyu” yang dia lontarkan, atau yang tidak dilontarkannya karena ketidak-tahuannya atas hal-hal pokok keimanan dan kerohanian dari sebuah agama yang sempurna!

Dengan mudah kita menunjuk hidung bahwa pertama-tama,
1. Muhammad tak tahu siapa nama sejati Allah-nya. Ingat, Nama Allah swt tidak bermula datang dari wahyu, melainkan sudah ada dipasaran berhala jauh sebelum Muhammad ada. Bagaimana Islam bisa jadi sebuah agama langit bilamana langit tidak menurunkan nama sesembahan yang asali kepada nabinya?
Muhammad tidak kenal nama YAHWEH, padahal itu nama Tuhan-nya Abraham, Ishak dan Yakub dan Musa dan nabi nabi lainnya. Nama suci tersebut sudah diucapkan 6823 x dalam Taurat sebelum Muhammad ada. Dan ini terhilang total di Quran. NOL!

2. Muhammad juga tak tahu MEZBAH, tempat seekor kurban dibakar diatasnya (untuk dipersembahkan kepada Tuhan), padahal mezbah itu sudah dipersembahkan oleh Kain (Qabil), Habel (Habil), Nuh, Abraham dan nabi-nabi Israel turun temurun.

  •  Kain & Habel mendirikan mezbah (Kejadian 4:3-4).
  • Nuh mendirikan Mezbah bagi TUHAN (Kejadian 8:20).
  • Sudah dikenal oleh Ishak diusia remaja (Kejadian 22:7).
  • Abraham mendirikan Mezbah disitu (Kejadian 22:9).
  • Ishak, Yakub, Musa dll semua mendirikan Mezbah (Kejadian 26:25;33:20, Keluaran  17:15). H

HANYA MUHAMMAD & IBRAHIM MUSLIM YANG TAK KENAL MEZBAH! Mengherankan bahwa Quran tak mencatat tempat dan cara persembahan kudus yang pertama-tama dilakukan oleh para nabi-nabi moyang kepada SESEMBAHAN mereka, yaitu Tuhan YAHWEH, pencipta langit dan bumi. Padahal ini sudah disebutkan di Alkitab sampai 400 kali.

Selidikilah di Quran dimana tempat persembahan anak-Ibrahim sebagai kurban tadinya. Tidakkah Muslim heran sendiri bagaimana Ibrahim melakukan upacara persembahan kurban anaknya bagi Allah, tatkala Muhammad mendapat wahyu QS 37:102ff? TAK ADA TEMPAT RITUALNYA! Tak ada pisau sembelihan, tak ada kayu dan api bakaran, tak ada MEZBAH bagi Tuhan!
Kenapa tak ada Muslim yang bertanya: Bagaimana Qabil, Habil, Nuh, Ibrahim melakukan penyembahannya kepada Allah mereka? NOL!


3. Muhammad juga tidak tahu bahwa Adam diciptakan didunia (pakai debu dunia) dan ditempatkan di Taman Eden dunia, di Mesopotamia. Muhammad mendapat “wahyu” bhw Adam dan Hawa dicipta dan ditempatkan disurga (QS.
7:19 dll). Apakah surga ada debu tanah? Kemudian Iblis musuh Allah yang paling besar kok bisa ikut masuk kesurga untuk menggoda Adam-Hawa? Bukankah Allah sudah mengusir syaitan-syaitan ini dari surga? (QS.7:18). Apa Allah izinkan surganya boleh dimasuki iblis kembali, atau Allah-kah yang kecolongan? NOL!

4. Muhammad juga tak tahu kota-kota suci terdahulu, Yerusalem, Betlehem, Nazaret, kecuali coba-coba mengkaitkannya dengan Al-Aqsa (di Yerusalem), dan Nasrani (Yesus orang Nazaret). Bahkan darimana Ibrahim BERMULA muncul dan MENETAP tinggal, tidak ada satupun wahyunya. Tapi tiba-tiba ada lokasi misterius MEKAH yang tidak dikenal oleh sejarah (hingga abad ke-5!), yaitu tujuan Ibrahim terbang dengan Bouraq misterius sampai ketempat Mekah?

Kisah cangkokan kosong! NOL!

5. Muhammad juga buta dengan nama-nama nabi besar Israel lainnya yang turut menulis Alkitab (seperti Samuel, Yesaya, Yeremia, Daniel, bahkan tak kenal siapa yang Tuhan tunjuk untuk menggantikan Musa sehingga TERPUTUS kisah orang-orang Israel yang masuk kembali ke tanah perjanjian leluhurnya (keluar dari tanah perbudakan di Mesir Firaun). Padahal disaat masuk ke Palestina itulah terjadi perang ISRAEL-FILISTIN dan sekondan-sekondannya yang merupakan cikal-bakal peperangan berkepanjangan dengan penduduk lokal, yang dampak sejarahnya berlumuran darah hingga saat ini!

Itu sebabnya kisah Quran untuk Israel terputus sampai di era Musa. Muhammad tak kenal Yoshua (pengganti Musa), tapi tiba-tiba dilompatkan kepada potongan-potongan lepas kisah Daud (dan Sulaiman) yang diberikan Allah kitab Zabur kepadanya. Allah swt  membenarkan Kitab ini, dan memerintahkan Mhd dan umatNya untuk mengimaninya.  Tapi sampai kini, apa itu bentuk dan isi Zabur, tak ada satupun Muslim yang tahu. Padahal ada banyak nubuatan-nubuatan Daud tentang kedatangan sang Mesias dan tanda-tandaNya.

Bahwa fakta Kitab Daud itu justru adalah kitab yang paling panjang diantara semua kitab nabi2 yang ada, itupun tak diketahui Muhammad dan Muslim. Mengherankan, tapi Muslim tidak merasa aneh untuk mencari MESSAGE Ilahi apa yang sudah Allah turunkan kepada manusia lewat Daud. Jadilah Zabur versi Mhd itu “wahyu-kosong” Allah selamanya. NOL!

6. Yang paling parah, Muhammad juga tak tahu siapa itu YESUS, yang nama dan maknanya sudah disampaikan jelas-jelas oleh malaikat, yaitu bermakna “Yahweh menyelamatkan”! Tapi Muhammad menggantikannya menjadi ISA tak peduli tak ada setan dan jin dan manusia yang tahu apa arti Isa. Alangkah lancangnya Muhammad menggantikan nama sorgawi Yesus yang dahsyat ini menjadi kosong makna. NOL!

7. Muhammad cuma tahu dari dengar-dengaran kisah ala “1001 malam Arab” (yang sudah beredar luas sebelum Muhammad) tentang keajaiban seorang Yesus yang lahir lewat seorang perawan, dikandung dari hembusan Roh dan Kalimat Allah kedalam rahim perawan Maryam…

Disinilah Muhammad berontak, sebab tak masuk keakalnya bahwa Allah bisa beranak hasil kawin-mawin dengan seorang istri yang bernama Maryam (QS.6:101, 5:116 dan HR.Bukhari).

Muhammad memutar otaknya: Allah maha suci dan Maryam suci, lalu siapa itu yang ngarang-ngarang hujatan seolah Yesus/Isa terlahir dari hubungan bejad keduanya? Sejak itulah Muhammad jadi tersesat oleh olahan pikirannya sendiri, lalu berteori sendiri atas nama wahyu bahwa Isa itu tercipta sebagaiman Adam telah tercipta:

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia(QS.3:59).

SALAH BESAR WAHYU INI! Isa tidak datang dari debu (melainkan dari Ruh & Kalimat surga). Dia juga tidak kembali jadi debu. Isa juga tidak tercipta jadi seperti Adam yang langsung jadi DEWASA seketika. Ngawur dan NOL BESAR!

 
8. Muhammad bukan saja salah terhadap ISA sebagai Anak Allah, tapi juga merembet salahnya kepada UZAIR sebagai Anak Allah kedua (atau yang pertama?). Baca sendiri tuduhan Mhd dalam QS.9:30:

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?

Ini fatal! karena ummi-nya Muhammad, dan terobsesinya dia mematrikan bahwa sebutan Putra Allah itu hanya bisa ada karena  hasil kawin-mawin Allah. Pertama-tama Muhammad tak tahu bahwa Yudaisme tak pernah ada dan boleh mentuhankan manusia. HARAM dan NAJIS bagi Yahudi! Apalagi UZAIR tak pernah dituhankan sebagai Putra Allah dalam sejarah Yahudi versi manapun!

Padahal dalam Alkitab, istilah “Putra Tuhan” itu tidak lain daripada istilah SORGA, bukan istilah otak Muhammad yang dipenuhi dengan unsur sexualitas. (Istilah “Bumi Putra” tentu bukan hasil kawin mawin bumi dengan seseorang, bukan?). Buka mata dan dengar betapa Malaikat Tuhan berkata kepada Maria:

 
Luk 1:34  Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"

Luk 1:35  Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, ANAK ALLAH”.

Inilah istilah relasional Tuhan kita yang Trinitas, yang semakin tak sanggup dicernakan oleh Muhammad yang ummi… (lihat artikel Trinitas dari situs ini)

Masih ada ribuan aspek yang Muhammad tidak tahu dan salah tahu sebagai Nabi Arab. Cukuplah kita akhiri dengan 2 contoh saja, agar tak usah ikut-ikutan jadi konyol:

 

1. Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga setelah kematian!

Dikisahkan Kharija bin Zaid bin Tsabit:

Um Al-'Ala', seorang wanita Ansari yang memberikan janji setia kepada Nabi berkata kepada saya, "budak-budak didistribusikan di antara kami dan kami mendapat budak bernama 'Utsman bin Maz 'un. Kami membuatnya tinggal bersama kami di rumah kami Kemudian ia menderita penyakit yang parah.Ketika ia sehabis mandi dan diberi pakaian, Rasul Allah datang dan aku berkata,'

Semoga Allah memberkati Anda, O Abu As-Sa'ib. Saya bersaksi bahwa Allah telah menghormatimu.

Nabi berkata, "Bagaimana Anda tahu bahwa Allah telah menghormatinya?". Aku menjawab, 'O Rasul Allah! Biarlah ayah saya dikorbankan untuk anda. Pada siapa lagi Allah akan berikan penghormatan-Nya?!". Nabi berkata, "Tidak diragukan lagi, kematian datang kepadanya. Demi Allah, aku juga ingin dia baik, tetapi demi Allah, saya tidak tahu apa yang Allah akan lakukan dengan saya meskipun saya adalah Rasul Allah."

Demi Allah, saya tidak bisa membela kebenaran siapa pun setelah kematian"(Sahih al-Bukhari, Vol2, Buku 23, No. 334).

RENUNGAN: Jika Muhammad tidak tahu bagaimana untuk sampai ke surga, mengapa Muslim tetap mendengarkan ocehan dia?

 

2. Muhammad tidak bisa membedakan antara wahyu Allah atau Wahyu dari setan (kisah turunnya ayat-setan).

Rasulullah bersemangat untuk kesejahteraan rakyatnya dan berharap untuk berekonsiliasi dengan mereka dengan cara apa pun yang dia bisa.

Kemudian Allah berfirman: ... "Pernahkah Anda berpikir pada al-Lat dan al-Uzza dan Manat, ketiga, yang lain?" lalu Setan memberikan pada lidahnya 2 kalimat "Ini seperti burung terbang tinggi, sesungguhnya syafaat mereka yang diinginkan." Lalu ... Jibril datang ke Rasulullah dan berkata, "Muhammad, apa yang telah engkau lakukan? Engkau telah membacakan kepada orang-orang yang aku tidak bawa dari Allah, dan engkau telah mengatakan sesuatu yang tidak disuruhkan kepadamu." ...

Kemudian Rasulullah berkata,

"Saya telah berbuat hal-hal melawan Allah dan telah membuat kepada-Nya kata-kata yang Dia tidak berikan."(The History of al-Tabari, Vol. 6, hal 108-111)

RENUNGAN: Jikalau Muhammad tidak tahu dan tidak bisa mengenal Setan ketika memberinya wahyu, mengapa Muslim harus percaya apa yang diwahyukan kepadanya? Siapakah ruh Jibril yang satu ini? Kenapa IA SENDIRI tak pernah perkenalkan namanya secara wahyu kepada Muhammad? Kenapa nama Jibril baru dikenal oleh Muhammad di Medina? Yaitu belasan tahun SESUDAH ia diberi wahyu sejak di Mekah? Kenapa Jibril mendikte wahyu satu arah kepada Muhammad, padahal nabi-nabi lain selalu berdialog dua arah, dan langsung kepada Tuhan sendiri tanpa perantara ruh-misterius ini!

  Sudahkah anda selidiki siapa dia yang membisik-bisikkan “wahyu Allah” kepada Muhammad? Dia tak pernah memperkenalkan dirinya dengan wajar. Wahyu pertama di gua Hira disampaikannya dengan cara menteror Muhammad: MENCEKIK hingga 3x! Wahyu selanjutnya juga menteror dengan mendatangkan tekanan-tekanan berat sehingga badan Muhammad bercucuran keringat dan menggelepar-gelepar. Apalagi disampaikan dengan teor bunyi lonceng yang memekakkan kuping Muhammad! Mengerikan, bukan? Sudahkah Muslim membandingkannya dengan wahyu-sejati dimana Tuhan sendiri yang datang berbincang dengan hamba-hambaNya?

       Sungguh tidak ada bukti bahwa Jibril datang dengan membawa tanda-tanda surgawi. Dia mengklaim berkali-kali dirinya mempunyai kekuatan besar (QS.53:5;81:19,20), tapi kuasanya NOL! Tak pernah ada mukjizat dan nubuat yang ditunjukkannya kepada umat Arab!

 

BE SMART WITH ZERO-NIL !


0 comments Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top