Polisi Syariah Arab Usir Perempuan Bercat Kuku dari Mal

Kepala polisi syariah Arab Saudi mengecam seorang petugas, yang memerintahkan seorang perempuan meninggalkan mal karena memakai cat kuku. "Dunia ini sudah memproduksi pesawat, dan kita masih mengusir perempuan dari mal karena mengecat jari kukunya," kata Sheiks Abdullatiff Abdel Aziz al-Sheiks, seperti dikutip harian al-Watan. Perempuan yang diusir itu memfilmkan debatnya dengan polisi syariah, kemudian mengunggahnya dalam YouTube. "Saya sangat kecewa dengan apa yang saya saksikan. Hal ini terlalu dibesar-besarkan dan diekploitasi secara negatif," kata Sheikh Abdullatif, kepala komisi pencegahan maksiat. "Cara bertindak komisi itu tidak baik, dan gadis itu melakukan hal yang terlalu jauh. Seharusnya petugas memberikan nasihat, bukannya berdebat," katanya. Video itu memperlihatkan petugas mengatakan kepada perempuan itu," keluar dari sini (mal)."

Namun perempuan itu menolak, dan mengatakan," Saya akan tetap disini, dan saya ingin tahu apa yang akan anda perbuat." "Ini bukan urusan anda jika saya memakai cat kuku," kata perempuan itu, yang tidak terlihat dalam gambar video. Suara yang terdengar adalah dari lelaki berjanggut yang dikenal sebagai polisi syariah. "Anda tidak bisa menahan saya," kata perempuan itu. "Pemerintah melarang anda melakukan hal itu kepada kami, anda hanya disarankan untuk memberikan nasihat dan tidak lebi dari itu." Tidak dilihatkan dengan jelas apakah perempuan itu benar-benar diusir dari mal atau tidak.

Source: BeritaSatu


0 comments Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top