Pertanyaan-pertanyaan untuk Ditanyakan Kepada Seorang Muslim (Bagian 4)

Tanya Ulang Oleh Kalangi

(Dikembangkan Dari WikiIslam)

31. Seorang Muslim harus bersembahyang menghadap ke Mekkah, dan jika bersembahyang membelakangi Mekkah dianggap menghina. Dari sudut pandang Muhammad bahwa bumi itu datar, kiblat ini masih masuk akal. Tetapi faktanya bumi ini bulat, jadi jika anda bersembahyang menghadap Mekkah, pada waktu yang sama anda juga membelakangi Mekkah (dan sebaliknya)! Bagaimana anda Muslim menjelaskan hal ini?

32. Masuk akal dan adil-kah jikalau pada Hari Kebangkitan Allah (menurut banyak hadith yang sahih)  akan meloloskan anda Muslim dari api neraka ketika anda melemparkan orang Yahudi dan orang Kristen (throw Jews and Christians) ke dalam neraka? [69][70][71]

33. Kedua orang tua Muhammad dipastikan berada di neraka (Muhammad's parents).[72][73] Mengapa kedua mereka dipilih oleh Allah sebagai orang-tua yang berjasa melahirkan nabi terbesar bagi dunia, tetapi tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk boleh masuk surga? Dapatkah Muhammad menjadi Syafi (Pengantara keselamatan) bagi para Muslim yang selalu mendoakannya (shalawat Nabi), sedangkan dia sendiri tidak bisa menjadi Syafi bagi orang-tuanya sendiri?

34. Kenapakah Allah menginginkan kaum homoseksual dihukum mati [74][75][76] karena mengekspresikan jatidirinya yang asli dari Allah sendiri yang menciptakannya (bukan maunya mereka yang dilahirkan homoseks)?

35. Muhammad mengiijinkan Muslim mempraktikkan al-'Azl (menarik penis sebelum ejakulasi ketika bersetubuh) dengan para budak perempuan dan tawanan perangnya.[77][78] Bagaimanakah moral ini bisa dipertanggung jawabkan dari segi perbudakan dan “pembiaran-perkosaan” terhadap perempuan yang ditaklukkan? Apakah praktek al-azl bisa menjamin Muslim terlepas dari dosa kekejian? Dan terjamin tidak akan membuahkan kehamilan?

36. Ka'aba dihancurkan setidaknya dua kali setelah kematian Muhammad.[79] Mengapa Allah yang mampu menjaga Quran tidak mampu menjaga Ka’bah dari perusakan “tangan-tangan” jahil (kelihatan atau tidak kelihatan)?

37. Batu Hitam (Black Stone) di Ka'aba pernah dipukul dan dihancurkan dengan sebuah batu yang dilemparkan dari katapel, [80] dilabur dengan tinja,[81] dicuri dan dijarah oleh orang-orang Qarmatian,[82] dan dihancurkan menjadi beberapa bagian.[83][84] Mengapa Allah tidak melindungi “Batu Suci dari Surga” yang teramat penting ini dari pengrusakan dan penajisan?

38. Sejarah membuktikan praktik berhala pagan (pagan practice) pra Islam. Lalu mengapa orang Muslim mengikuti praktik semacam ini, yaitu ritual mengitari Ka'aba (tawaf), pelemparan batu kepada setan, dll? Nabi-nabi Kitab Suci manakah yang telah melakukannya sebelum Muhammad? Apalagi dengan keharusan mencium batu yang dulunya dikatakan putih, kini jadi hitam (Hajar Aswad)?

39. Mengapa anda harus mengelilingi Ka'aba tujuh kali?[85] Dan mengapa arah tawaf hanya berlawanan dengan jarum jam? [85] Adakah Allah anti arah jarum jam seperti yang kini kita kenakan pada arloji dan jam, padahal Ia berdiri diatas segala ruang, arah dan waktu?

40. Bila ada bangsawan atau orang-orang penting datang ke Ka'aba, pihak keamanan memberi mereka tempat khusus di hateem. Mengapa ada perbedaan seperti itu di  Ka’bah yang nota bene adalah Rumah Tuhan bagi setiap umat? Apakah bangsawan atau orang penting itu lebih soleh ketimbang para fakir dimatanya Allah?


0 comments Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top