Seorang Warga Mesir Memukuli Istrinya Sampai Mati Karena Tidak Memilih Mursi

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar (4:34)

Seorang tukang ledeng Mesir di Alexandria memukuli istrinya yang hamil sampai mati setelah mengetahui bahwa istrinya tidak memilih calon presiden dari Persaudaraan Muslim (Muslim Brotherhood), Mohammed Mursi, demikian dilaporkan oleh harian Mesir al-Wafd pada hari Minggu.

Menurut laporan polisi, perdebatan dimulai di antara kedua pasangan yang tidak disebutkan namanya tersebut hingga memuncak menjadi kekerasan, walaupun istrinya sudah memohon ampun. Terluka dan babak belur, wanita tersebut dilaporkan meninggal di rumah sakit diakibatkan oleh luka-luka yang dialaminya.

Pertengkaran rumah tangga mendominasi tajuk berita media Mesir ketika perselisihan jatuh ke tangan dua orang calon yang paling ditakuti dan kontroversial, Mursi dan Perdana Menteri terdahulu Ahmed Shafig.

Pemilih, bersama-sama dengan para awak media Mesir, mendukung calon mereka dengan sengit dan menantikan hasilnya yang akan diumumkan hari Minggu dengan tidak sabar.

Sumber: FF


0 comments Add a Comment
No comments yet
↑ Back to Top