Lailatul Qadar Yang Malang

Lailatul Qadar Yang Malang: Sebuah ‘Dimensional Error’ dari Allah, dan ‘Hasil Lupa’ dari Muhammad.   By Ram Kampas Sepertiga  penggalan waktu dari keseluruhan puasa Ramadhan biasa dirujukkan sebagai malam Lailatul Qadar, yaitu malam kemuliaan, atau malam sepenuh-penuh berkah bagi Muslim yang dapat menemukan malam misterius itu. Muslim percaya bahwa dimalam bulan Ramadhan itulah terturun wahyu Allah yang pertama kepada Muhammad, yang kejadiannya tertuang dalam Surat Al Qadr 97: 1.Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada (malam) lailatul-qadar”. 2.Dan tahukah engkau apakah lailatulqadar itu? 3.Lailatulqadar itu  lebih baik dari seribu bulan. 4.Malaikat-malaikat dan Ruh turun padanya dengan izin Tuhannya membawa segala perintah. 5.Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar”. Kejadian Lailatul Qadar ini tentu hanya terjadi satu kali, dimana Al-Quran diturunkan untuk pertama kalinya, dengan sepenuh kemuliaan para malaikat yang menurunkannya. Akan tetapi keterangan ini telah membingungkan semua ahli Islam. Ia bukan sekedar malam penuh kemuliaan, melainkan juga malam penuh dengan kegelapan misteri. Betapa tidak! Malam Lailatul Qadar diklaim Muslim sebagai saat dimana Quran diturunkan pertama kalinya tanpa tercari kapan turunnya. Tetapi kejadian yang menimpa Muhammad di gua Hira (bukan malam tapi siang) ditahun 610 M, juga dianggap sebagai saat dimana beliau menerima wahyu yang paling pertama diturunkan. Kedua peristiwa itu jelas berlainan ruang dan waktu dan detail kejadian! Lima ayat yang diturunkan bukan seperti Surat 97 diatas, melainkan, dalam Surat 96 (Al-Alaq) sbb: 1.Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Quran Surat 97 mengatakan bahwa wahyu-pertama TELAH diturunkan oleh seangkatan para malaikat dan Ruh, secara ramai-ramai dimalam penuh kemuliaan, entah kepada siapa waktu itu (awas, Muhammad total absen disitu). Sementara yang diturunkan digua Hira itu (Surat 96) dilakukan oleh hanya  seorang “Ruh” secara diam-diam, tanpa gegap gempita dari malaikat lainnya. Dan itu diturunkan kepada pribadi Muhammad yang memang ada di Hira situ. Yang satu dicirikan sebagai wahyu kemuliaan, penuh sejahtera, bernilai melebihi 1000 bulan, sementara yang di gua Hira justru tanpa ciri kemuliaan apapun kecuali malah bercirikan terror, cekikan Ruh yang mengerikan Muhammad! Mencoba menyerasikan kekusutan ayat-ayat Allah ini, maka pakar Islam (khususnya Ibn Abbas) mengkaidahkan (baca: mendongengkan) adanya dua lokasi yang berbeda untuk menampung turunnya satu Quran yang sama dari Lauhul Mahfudz! Dan Jibril “diharuskan” bekerja repot dua kali dalam urusan untuk kedua lokasi ini. Lokasi pertama disebut-sebut sebagai dunia langit pertama Bayt Al-‘Izzah (periwayatan lain menyebutkannya Baitul Makmur, berada dilangit ke-4, atau ke-3), dimana didongengkan terjadi pen-tanzil-an seluruh Quran sekaligus (tanpa cicilan). Dan selanjutnya dari sana (entah berapa lama tertahan disana) barulah diturunkan sekali lagi wahyu cicilan bertahap kepada Muhammad didunia selama 23 tahun! Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi. Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad? Sayangnya dongeng al-qadar terputus sampai kesitu. Tak ada jawaban berapa lamanya wahyu transit itu tersangkut didunia-langit, dan untuk apa ia ditransitkan disitu!? Tetapi Muslim perlu disadarkan bahwa apa yang diajarkan oleh para Ulama ini bisa-bisa lebih jahat daripada dirinya menjadi kafir!  Sebab ajaran semacam ini melampaui batas spekulasi, dan sangat menghujat maha-efficiensinya karya Allah yang mengharuskan Jibril cs. untuk bekerja dua kali ulang dalam estafet penurunan Al-Quran. Lalu apakah ini masih disebut sebagai “wahyu-langsung” dari Allah kepada Muhammad? Dan bagaimana bandingannya dengan wahyu langsung Tuhan Alkitab kepada SEMUA nabi Israel? Kenapa prosedur transito itu hanya diberlakukan Allah bagi Quran tetapi tidak bagi Taurat, Zabur dan Injil? Adakah prosedur pewahyuan terdahulu itu kalah mutu sehingga perlu dirubah? Padahal selalu dikatakan bahwa  Allah tidak membeda-bedakan Kitab-Nya? Bahkan semua Muslim dan non-Muslim tentu saja mengharapkan bahwa cara turun pewahyuan Al-Quran harus lebih “canggih” ketimbang Alkitab, karena itu merupakan wahyu terakhir-Nya. Oh, Semua kedengarannya teramat rumit, spekulatif dan kontradiktif. Kalau Ulama mau ngotot berspekulasi, lebih baiklah mereka menganggap lailatul qadar itu sebagai vision mimpi Muhammad yang dilahirkan dari sebuah fantasi yang lalu dianggap wahyu. Itu lebih make sense. Apalagi detail messagenya sendiri memang mengesankan  kosongnya pesan intrinsic Allah yang seharusnya paling signifikan dalam malam qadar yang begitu “mulia” itu. Tidak ada yang terlalu khusus, kecuali sebentuk teka-teki! Bahkan ketika Allah sendiri bertanya “Tahukah engkau apakah Lailatul Qadar itu?” Ia tidak menjelaskannya pokok pertanyaan-nya kecuali menjawab dengan membuat teka-teki baru: Lailatulqadar itu lebih baik dari seribu bulan! yaitu melebihi (better/excel than) 83 tahun! Teka-tekinya adalah: Apanya yang melebihi 83 tahun? Baiknya? Mulianya? Berkatnya? Semuanya? Perhatikan betapa Allah telah  membuat sebuah WAHYU BLUNDER ketika “baiknya (?) lailatulqadar telah Allah ukur dengan unit-waktu, dan bukannya dengan unit-kwalitas untuk kehidupan atau keselamatan kekal! Ini yang disebut sebagai “kesalahan dimensional”, yang mustahil bisa disalah-ucapkan oleh Allah ditengah arasy kemuliaanNya.  Ini sama konyol dan fatal seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi dibawah ini:

Ukuran/unit Dimensi baku yang Allah ciptakan untuk setiap entitas telah dikacau balaukan oleh Allah sendiri, dimana Muslim kini seolah diajak untuk ramai-ramai “Melihat Rasa, dan Mengecap Suara” !! Bukankah hal ini juga terjadi pada kronologi urutan ayat dan surat Quran yang telah dikacau balaukan Muhammad sehingga wahyu yang tadinya diturunkan Jibril secara kronologis, malah diacak ulang lebih jauh oleh Zayd dan Khalifah Utsman? Sedemikian kacaunya sehingga unit wahyu  pertama Quran kok bisa-bisanya ditempatkan pada surat urutan ke-96, dll. How come? Dan ternyata  Muhammad juga tidak mau ketinggalan dalam “meniru” kesalahan fatal yang dibuat oleh Allahnya. Beliau yang dipercayakan Allah untuk menerima dan meneruskan wahyuNya tiba-tiba lupa kapan malam qadar itu terjadi! Lebih dari itu, beliau bahkan tidak merasa bertanggung jawab untuk menyampaikannya yang lebih runut kepada umatnya, melainkan memerintahkan mereka semua untuk mencari tanggal malam qadar itu, sendiri-sendiri, demi berkatnya masing-masing! “… dua orang Muslim sedang berbantahan. Maka Nabi bersabda, “Saya keluar untuk mengabarkan tentang terjadinya malam qadar, tetapi sianu dan sianu sedang bertengkar, maka kabar tentang hal itu telah diambil; dan boleh jadi hal itu adalah baik untuk kalian. Maka carilah pada malam ke 9, ke 7, atau ke 5 dari 10 hari terakhir dari Ramadhan” (Bukhari, vol.8, buku 73, no. 75). Dalam versi lain, dikatakan Nabi… maka aku jadi lupa. Mudah-mudahan kelupaan itu berguna untuk Anda sekalian. Maka carilah malam qadar itu dimalam ketujuh, kesembilan dan kelima”(HSB I/ 41)]. Akibat dari kelupaan Muhammad, Imam Al-Nawawi merangkumkan pelbagai pendapat para ahli tentang KAPAN TERJADINYA LAILATUL QADAR: 1.Umumnya berpendapat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada penghujung 10 malam terakhir Ramadhan. 2. Sebagian menganut Lailatul Qadar dalam malam-malam ganjil bulan Ramadhan. 3. Ada yang berpendapat itu terjadi pada malam ke-27, ke-23, dan ke-21. 4. Tetapi Ubay ibn Ka’b bersumpah bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke- dua puluh tujuh ( HR Al-Tirmidzi). 5. Dan yang paling menantang adalah pendapat kalangan Syiah yang menganut bahwa Lailatul Qadar sudah tidak ada lagi! Kosong di kalender! Alasannya? Rasulullah sendiri telah lupa tentang waktu Lailatul Qadar! 6. Ibn Hajar dalam Fath Al-Bari menegaskan bahwa ada 40 pendapat berbeda tentang waktu Lailatul Qadar (!) diantaranya adalah bahwa waktu Lailatul Qadar tidak akan terjadi lagi, karena cuma sekali itu sajalah. (satu kali itupun entah terjadinya dihari “anu” yang mana. Jadi apa yang mau dicari lagi dalam puasa Ramadhan?). Akhirnya, diatas semua keanehan dan kekacauan ini – yang tidak usah kita teruskan lagi — para sarjana Islam dipaksa menyerah terhadap satu “kontradiksi-mati” yang tidak bisa dijawab apa-apa lagi atasnya, yaitu kontradiksi yang diciptakan oleh ayat pokoknya sendiri: “Sesungguhnya, Kami telah menurunkannya pada malam qadar” (ayat 1). Cobalah Anda bertanya: Kapan wahyu itu mulai ditransfer dari Lauhul Mahfudz kepada Nabi, apakah setelah kenabiannya atau sebelumnya?” Jikalau kalimat Allah ini disabdakan disaat Quran memang telah selesai diturunkan (past perfect) pada malam qadar, maka Kalimat tersebut (ayat 1 tsb!) pasti diluar bagian dari Quran (yang telah selesai terturun), yang langsung berarti belum selesai diturunkanbagi Muhammad. Tetapi dalam kenyataannya kalimat ini telah terturun kepada Muhammad yang menjadi bagian dari Quran! Inilah yang disebut sebuah “kontradiksi-mati”. Nasr Hamid Abu Zaid –pakar hermeneutik Al-Quran yang paling tersohor--mengkhawatirkan isu ini bisa berkembang sampai tak terkendali ketika ia berkata: Ini akan menyebabkan hancurnya konsep ‘sifat azali’ kalam Allah, dan akan menghancurkan semua konsep ini dari akar-akarnya” (Textualitas Al-Quran, p.121). Maka tidakkah transito lailatul qadar dilangit-dunia itu hanyalah sebuah fantasi Muhammad belaka? Atau kalau tidak, maka ia malahan menghancurkan Kalam Allah itu sendiri? Dalam kekacauan dan hiruk pikuk ketidak-pastian yang diciptakan baik oleh Allah maupun oleh nabiNya, Muslim dipenghujung Ramadhan ini kembali diharuskan bertaqwa, nrimo,  demi bisa menubruk berkah yang tersembunyi ajaib pada Malam Berkah Seribu Bulan. Wah, mudah-mudahan saja mereka tidak menemukan sesuatu yang kosong di kalender sehabis lapar sebulan penuh, walau hal tersebut amat jauh panggang dari api…


30 comments Add a Comment
reikis
Reply| 22 Feb 2015 22:39:47
Mestinya umat muslim harus membantah tuduhan-tuduhan berdasarkan fakta dan data, bukan dengan histeria,,, kalau ya, katakan ya, kalau tidak katakan tidak, lebih dari itu adalah perbuatan si Jahat.

Orang memberitahukan hal yang sebenarnya, maka kita harus menerimanya dengan sukarela dan wajib berterima kasih. memang sulit manusia itu untuk mengetahui hal yng sebenarnya, karena sangat menyakitkan dan terasa merugikan,, tapi apa boleh buat, kenyataan itu harus di terima demi kemajuan spiritual untuk setiap manusia itu sendiri.
kosaki
Reply| 03 Jun 2013 11:07:51
Tipikal muslim sejati....otak kosong otot yang jalan....ckckckkck
ijroil
Reply| 03 Jun 2013 10:14:46
lo beraninya cuma di dunia maya ..kalo ane tau nih anak, gua bacok lo..dasar anak buah ikan paus
hamba Allah
Reply| 30 Nov 2012 16:15:45
yg begini nih.
sudah ditunggu iblis di neraka untuk jadi temannya yg kekal di neraka..
hamba Allah
Reply| 30 Nov 2012 16:14:02
Mas, saya mau tanya ya..
kira-kira dunia ini/ bumi ada adakah yg menciptakanya..ataukah terbentuk sendiri..
Lalu siapakah yg menciptakanya..
Manusia yg pertama diciptakan adalah Adam..kita semua mengakuinya..
Dan siapakah yg menciptakan Adam..sedang nabi Isa belum ada..Dialah Allah SWT.
Jadi Allah telah menciptakan semua manusia dimuka bumi ini yang di antaranya terdapat 25 Manusia yg diciptakan dengan keistimewaanya yg kita sebut Nabi dan Rasul...
Dan nabi yg terakhir adalah Nabi Muhammad SAW, nabi penutup dg Islam sebagai agama penyempurna agama2 lain sebelumnya.Jadi agama kristen bukan salah hanya bukan waktunya lagi..
silahkan pelajari Al quran secara menyeluruh..dan pelajari dg Iman..
hamba Allah
Reply| 30 Nov 2012 15:55:57
Makanya kalau mempelajari Islam jangan setengah-setengah.Baca, resapi dan amalkan.
Kalau ada perbedaan tg isi Al Quran bukan al Quran nya yg ssalah, tetapi manusianya.Karena manusia tempat salah dan dosa.Jangan seakan-akan Ilmu kita lebih pintar dari Al Quran. Dan jangan belajar Islam pada orang yang kurang Paham/ setengah setengah..
arie
Reply| 12 Oct 2012 23:54:31
tau kah engkau apakah isi dari wahyu jamus kalimo sodo yang dimiki oleh yhang bethoro puntodewo? sesungguhnya itu adalah kebesaran dari Allah karena sesungguhnya isi dari wahyu shang yhang betoro punto dewo itu adalah pengakuan bahwa "Gusti Allah pribadi sesembahanya sahadatku panetep panoto" . padahal pada masa itu adalah masa para dewa.
toriq
Reply| 09 Sep 2012 21:03:47
contoh riil wae....lailatul qodar....
gag bakalan nemuin jawaban pasti karena itu salah satu contoh hasil ilmu ngarangnya muhamad agar lolos dari tuduhan menggauli istri orang lain...n masih banyak lagi sejarah arab tentang muhamad yg SENGAJA DIHAPUSKAN OLEK KLAN MUHAMAD...
N BILA INGIN PELAJARI ISLAM SESUNGGUHNYA...blajarlah dr pertentengan syiah n suni di negara arab laknat itu sendiri..serta sejarah2 islam dr berbagai sumber sejarawan islam yg shahih n apa adanya
toriq
Reply| 09 Sep 2012 20:51:39
SAMPAI SAAT INI AQ MUSLIM YANG MENCARI HAL GHOIB YG DISAMPAIKAN MUHAMAD UNTUK MENYAKINKAN CALON N MUSLIM DI INDONESIA LEWAT DOKTRIN2NYA
menyimak artikel dan coment para bloger sekalian..hanya satu yang saya sesalkan sbagai orang yg berdarah jawa tulen dan indonesia sbagai pelindungku...
ALANGKAH BODOHNYA KALIAN MENGAGUNG2KAN MUHAMAD YG NOTABENE PENJARAH HAK PEREMPUAN,PENJAJAH NEGARA {AGRESOR}KEYAKINAN
SAMPAI-SAMPAI KALIAN LUPA AKAN HIDUP KALIAN YG AMAN N TENTRAM DI BUMI PERTIWI INI.....EMANG KALIAN KENAL MUHAMAD???
EMANG KALIAN PERNAH HIDUP DI ZAMAN MUHAMAD???
JAWABAN PASTI CUMA SATU....TIDAK
KITA PARA MUSLIMIN CUMA KORBAN MUHAMAD UNTUK MEMAKMURKAN ORANG2 BEJAD DI ARAB N KORBAN FANTASI MUHAMAD YG INGIN BERGELIMANG HARTA,WANITA N NAFSU SERAKAH DI HIDUPNYA...DAN ORANG2 YG TA SEPENDAPAT DG DIA SECARA KEYAKINAN WAJIB HUKUMAN PANCUNG....nabi opoooooooo kui?
SADARLAH WAHAI ANAG2 BANGSA arab..eh maaf salah...BANGSA INDONESIA,RA ENEG TANDURAN KO BUMI INDONESIA WIS MATI KELAPARAN KOE...sana pindao ke arab saja MBADOG O KURMO KARO TAI UNTO...."" muhamad kui sejatine wong sing pinter ngapusi.
Ega
Reply| 28 Aug 2012 21:35:25
Alhamdulillah saya bersyukur menjadi seorang muslimah
rudy
Reply| 24 Aug 2012 01:22:23
ah... tidak ada saksi mata bahwa alquran langsung diberikan oleh ALLAH.. bisa aja itu hanya tipuan Muhammad semata demi mendapatkan banyak pengikut..
tidak ada nabi yang memperkosa orang lain selain Muhammad
tidak ada nabi yang membunuh orang lain selain Muhammad
dasar Muhammad tukang cabul.. istrinya aja lebih dari 20 orang..
train yandra
Reply| 22 Aug 2012 16:21:41
wahai org2 kafir sesungguhnya matamu telah tertutup dan kamu telah menzolimi dirimu sendiri....''

hai kafiiiirrrr'''
dari mana kamu tahu kalau nabi muhammad saw lupa ?
kalau ada dlm alqur'an kasih tau yaa......!

tapi kalau g' ketemu berarti kamu adalah orang2 jahanam bersama tuhanmu.....''''
rudhy
Reply| 22 Aug 2012 13:57:23
Adalah suatu yang amat berbahaya bagi umat manusia, apabila Rahasia Kapan Malam Lailatul Qodar di informasikan secara langsung....Karena...Iman manusia naik turun. Nilai Ibadah yang bertepatan dengan Malam Lailatul Qodar bagaikan JackPot...misal biasanya nilai cuma 5, maka disaat Malam Lailatul Qodar itu menjadi 5x 30 x 1000...dimana 30 adalah nilai global jumlah hari sebulan...dan 1000 adalah nilai Jackpot Lailatul Qodar....
sungguh, jika hati manusia telah jahat dan tak beriman...maka dia akan berbuat jahat seenaknya....lalu akan bertobat dimalam lailatul qodar...karena dijamin akan diterima tobatnya di malam mulia itu.
dan yang belum dipahami oleh sebagian besar orang adalah... bedanya Quran dan ayat Quran.....bila anda memang ingin mendapatkan petunjuk yang benar...carilah makna QURAN.....maka anda akan segera bersujud minta ampun padaNya telah membuat Blog ini....
tapi...tidak ada Paksaan dalam Agama....Dan dia Memberi Petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya....
semoga yang membuat blog ini memang orang berilmu...dan memakai pengetahuaannya dengan benar tanpa di nodai perasaan dengki yang tersembunyi pada Islam....
masih ada waktu untuk bertobat....dan kembali kepadanya
Laa ilaaha Illa Anta inni kuntu minadz zhoolimiin
NOgembala
Reply| 21 Aug 2012 10:05:16
Terima kasih artikelnya, membuat iman ane makin TEBAL DAN KUAT .. Yakin banget yang bikin artikel ne, pasti anak anak "HEWAN" yang disihir setan jadi manusia, makanya otaknya "IBLIS/DAJAL" dan menghasilkan karya SETAN yang mengajak pada jalan yang "SESAT".... Kalau tdk iblis ato dajal, untuk apa mencari-cari kesalahan agama Islam, sampe segetonya, lengkap dengan firman dan hadistnya... Sayangnya sorry ane ga kemakan ma ARTIKEL SAMPAH buatan lo... Apalagi mpe balez buka-buka kitab lo.. Sorry ga penting, rasanya koq buang waktu sia-sia mending gue SHOLAT 2 RAKAAT insya Allah surga menunggu... untukku agamaku dan untuk agama lo... Ane kagak peduli... Apalagi artikel sampah buatan AHLI NERAKA kayak LO... Kalo z bentuknya kertas uda ane bikin buang " KOTORAN ANJING" Kan selevel tuhhh amelo si pembuat artikel sampah ne......
wong solo
Reply| 20 Aug 2012 02:00:51
saya jawab lagi pertanyaan anda tetnang turunnya ALQUran.
1. Anda benar ALQuran diturunkan ke langit dunia dulu lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW.
2. pada saat ALQuran diturunkan ke langit dunia itu ALQURAN diturunkan secara langsung dan itu diturunkan pada Malam Lailatul Qodar. Nah logikanya disini ALQURAN udah diturunkan oleh Allah SWT tinggal nunggu disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.
3. Karena AlQuran udah di langit dunia maka Selanjutnya Nabi MUhammad SAW menerima wahyu yang mula-mula hanya mimpi.
4. Nah dari mimpi itulah Rasul ke gua hira menerima wahyu ALQuran secara berangsur-angseur yg disampaikan oleh Malaikat Jibril.
udah kan? lalu apa masalahnya??
*kalo anda membaca ALQURAN tanpa rasa benci maka akan anda temukan kebenaran dalam ALQURAN*
*pikirkan aja kitab suci anda sendiri, apakah sesuai logika atau nggak*
terimakasih
wong solo
Reply| 20 Aug 2012 01:44:35
ini juga pertanyaan bodoh!!!
masak Allah SWT memberitahu kapan tepatnya malam Lailatul Qodar?? Ya nggak mungkinlah!!! coba anda pikirkan umpama malam Lailatul Qodar itu ditetapkan pada malam ke-21 Ramadhan, BISA DIPASTIKAN SELURUH UMAT MUSLIM BAKALAN KE MASJID DAN IBADAH DENGAN SUNGGUH2 PADA MALAM TERSEBUT bahkan mereka akan melupakan dunia utk sementara. Nah efek lainnya apabila malam Lailatul Qodar ditetapkan waktunya maka UMAT MUSLIM HANYA AKAN BERIBADAH SUNGGUH2 PADA SAAT MALAM LAILATUL QODAR SAJA sedangkan malam lainnya malas2an. Maka dari itu, Allah SWT tidak menetapkan kpn malam Lailatul Qodar tetapi umat Muslim disuruh mencari sehingga diharapkan setiap malam Ramadhan umat Muslim akan sungguh2 beribadah. ALLAHUAKBAR!!!
ada tanggapan? kalo nggak ada tanggapan berarti ANDA EMANG CUMA CARI-CARI KESALAHAN ALQURAN padahal kitab suci anda aja jelas2 nggak masuk akal. Pikir aja tuh kitab suci anda sendiri masuk akal atau nggak!!!
asep
Reply| 20 Aug 2012 00:01:32
Keselamatan ada karena darah, itu dalam taurat.
Kalau konsep yang dibangun Muhammad kan pahala semata.
Tuntutan huku taurat terdahulu dipenuhi dalam hal apa?
Yesus waktu akan disalib menerima murka Allah,karena Allah harus memenuhi hukum taurat.
Yesus adalah mesias,tunas daud yang kini duduk disebelah kanan Allah menjadi penghubung antara Allah dan kita.
Yesus adalah firman Allah yanh hidup,sudah ada sejak awal penciptaan bersama Roh Kudus.
Rasul yang bersama Yesus banyak yang melakukan mukjizat.
Tidak heran kalau banyak yang murtad, karena masuk surga itu susah,sseperti masuk lubang jarum,sedang masuk neraka gampang.
Semoga anda bertobat,karena keselamatan hanya ada dalam Yesus, yang darahnya sudah tercurah.
Anda yang kurang yakin, coba pikir apa pemerintah romawi akan ragu membunuh seorang penjahat bersama Yesus?
Nats injil berkata para penjaga disuap supaya memberitakan hal yang lain.
Kalau Muhammad tidak yakin akan keselamatan dirinya ketika ditanya temannya,kenapa anda bisa yakin?
Buat apa mendoakan beliau tiap sholat agar diterima disisi Tuhan,apa ibadahnya belum sempurna?
wijakangka
Reply| 17 Aug 2012 17:16:33
KAMI yang menjalankan puasa.
KAMI yg bribadah.
KAMI pula yg mmpercai ALLAH tuhan yg ESA & MUHAMMAD nabi&rosul TERAKHIR!

BAGIMU AGAMU, BAGIKU AGAMAKU

so?????
MASALAH BAGI LO??
yesus sunat
Reply| 15 Aug 2012 12:09:22
Aku sungguh prihatin dengan kebencian dan kedangkalan anda dalam memandang islam..
Apakah para misionaris memang di perintah kann tuhan yesus atau rasul paulus nya untuk berdusta menebar fitnah dan berita palsu demi memaksa kann agama nya kepada orang lain??
Nabil ngaku ngaku mantan pemeluk islam,,,,dan saya tidak yakin itu!!saya akan memperbaiki tentang artikel dangkal di atas,,
Lailatul kodar itu bukan nya malam turun nya alqur`an ,,turun nya alquran itu di sebut dengan NUZUL QUR'AN BUNG....jangan menggunakan hadis palsu demi demi kepentingan fitnah,,
Sayajadi faham...kenapa mualaf yang pindah dari kristen ada 2 golongan,,,
1.Islam karna pernikahan,,
2.Masuk islam karena ilmu pengetahuan nya..
Anda harus mencari tahu,,bila perlu mewawancarai para ilmuan kristen yang beralih agamma menjadi islam..profesor eropa yang berubah menjadi mualaf,,bahkan penginjil cap jempol yang sudah hafal injil di luar kepala pun bisa masuk islam hanya karena ia terlalu banyak mengkaji dan membandingkan alqur an dan injil,,,lalu mereka mulai ragu atas ketuhanan yesus dengan simbol trinitas,,,di mana yesus meronta2 sambil berteriak mengatakan'tuhan kenapa enkau meninggal kan aku'kenapa yesus panik ketika ia merasa di tinggalkan tuhan??bukan kah ia di anggap tuhan oleh orang kristen???bukan kah tuhan yesus dan tuhan allah itu satu?? Bukan kah roh takbernama(roh kudus/roh suci)adalah dia??bukan kah berteriak teriak minta tolong itu pekerjaan manusia?
Oleh karena itu,,jika anda semakin sering membaca dan menyelami isi al quran, saya sangat yakin,,anda yang seorang misionaris dan sedang mengemban misi kristenisasi di dunia maya pun akan menjadi pengikut muhamad,,dan bibir anda bersumpah atas perintah otak kecil anda bahwa yesus itu bukan tuhan,,melain kann hanya seorang nabi,,
Satu lagi,,,murid yesus yakobus,Paulus,dll mengakui diri nya seorang rosul,,,sementara jangan kann rosul,,,hanya sekelas nabi saja sudah di berkati allah sebuah mukjizat,,seperti sanggup membelah laut,,tak mempan di bakar api,,bisa berbicara bahasa hewan,,pertanyaan nya,,apa sih kelebihan atau mukjizat para rosul murid tuhan yesus itu???apakah mereka tidak memiliki kelebihan setidak nya yang setara dengan nabi nabi sebelum yesus???kenapa rosul yang menjadi murid(konon kata nya tuhan)tidak mempunyai kelebihan apa apa??apakah sebenar nya mereka hanya murid agama biasa dan bukan rosul???apakah paus di roma juga benar2 rosul??apa juga kelebihan/mukjizat nya???
Logika nya,tidak ada satupun nabi ataupun rosul yang di utus tuhan allah tanpa mempunyai kelebihan apa apa
Suci kan hati anda dari dendam dan dengki,banyak banyak belajar,lalu RENUNG KANLAH,,
cilik
Reply| 15 Aug 2012 11:46:54
wahai saudara2ku sebangsa dan setanah air (khususnya non muslim) tahukah kamu sebelum nabi isa as atau yg kalian( klaim yesus) lahir,atau di utus oleh Allah. bumi berserta isi_isinya sudah ada...siapa penciptaNya..??penciptanya yaitu Allah,tuhan yang menciptakan alam semesta..juga Allah yang menciptakan yesus kalian..tujuannya untuk membimbing umat manusia bersukur dan bertaqwa kpd Allah... knp kalian membangkang,mensekutukanNya..justru kalian menyembah yesus yg jelas -jelah utusan Allah..cabo kalian pikirkan dan renungkanbaik_baik perbuatan kalian...benarkah...??salahkah..?? kalian sendiri yg menilainya
Fetching more Comments...
↑ Back to Top