Kebenaran, Kewarasan Dan Rasionalitas Quran Yang Dapat Membuat Anda Tertawa

Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (Qs. 2:230)

Hebat! Jika dalam kemarahan anda menjatuhkan talak 3 kali kepada istrimu, anda tidak dapat lagi menikahinya sampai ada pria lain menikahinya, menidurinya dan menikmatinya untuk sementara waktu, lalu jika pria itu menceraikannya maka anda dapat membawa ibu dari anak-anak anda pulang dan ia menjadi istrimu yang sah bagimu!

Diposkan Oleh Ali Sina pada 10 Agustus 2012

 

Dalam bagian komentar di situs ini, saya bertanya kepada seorang Muslim yang mengatakan bahwa orang harus membaca Quran alih-alih artikel-artikel saya, walaupun ia telah membaca Quran sebelumnya. Ia menjawab, “Ya, saya sudah membacanya. Strategi-strategi anda tidak ada gunanya bagi pikiran yang rasional, waras dan benar. percayalah padaku, anda hanya membuang waktu”.

Saya tidak akan mempercayai perkataannya, tetapi saya memutuskan untuk mengutip beberapa ayat Quran dan meminta orang Muslim untuk menggarisbawahi bagian-bagian yang kedengarannya benar, waras dan rasional.

Quran mengatakan, “Dan Dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya”, Dan kemudian para malaikat mengujinya agar meyakinkan bahwa ia (Adam) mengingat semua itu (Quran 2:31).

Sejauh ini para pakar zoologi telah mencatat 20.000 spesies ikan, 6.000 spesies reptil, 9.000 burung, 1.000 hewan amfibi, dan 15.000 spesies mamalia. Dan, walaupun ada jutaan spesies serangga yang telah dinamai, para ilmuwan memperkirakan masih ada jutaan lainnya yang belum ditemukan dan dinamai! Jumlah ini belum mencakup sub-spesies. Bahkan ada lebih banyak lagi spesies tanaman.

Berdasarkan hal ini, dapatkah anda mengatakan bahwa Quran 2:31 benar, waras dan rasional?

Quran 2:55-56 mengatakan, Allah memukul orang Yahudi dengan petir ketika mereka tidak beriman dan kemudian menghidupkan mereka kembali agar mereka bersyukur kepada-Nya.

“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur”.

Saya tidak tahu apa definisi kebenaran, kewarasan dan rasional yang anda pahami. Ini terdengar seperti tingkah-laku orang yang menderita gangguan kepribadian narsisistik. Penderita narsisistik suka menghancurkan dan menghina orang lain dan kemudian menyelamatkan mereka untuk menunjukkan kekuasaan absolut atas orang lain. Video ini adalah contoh sempurna mengenai apa yang sedang saya bicarakan. Tidak ada orang yang waras dan berpikiran rasional yang akan bertingkah-laku demikian, apalagi Tuhan Sang Pencipta alam semesta. Tingkah-laku menyedihkan seperti ini hanya dimiliki orang yang sakit mental.

Quran 2:61 mengatakan pada jaman Musa, Allah menurunkan cemooh dan penghinaan terhadap orang Yahudi karena mereka tidak percaya kepada perkataan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi mereka secara tidak adil.

Masalahnya bukanlah soal ketidakadilan penghukuman ini. Melainkan, Musa adalah nabi pertama yang diutus kepada orang Yahudi. Lalu bagaimana Allah dapat menghukum mereka atas kejahatan yang belum pernah mereka lakukan?

Apakah ini kedengarannya benar, waras dan rasional?

Quran 41:11 berbunyi, “Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.” Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.”

 

Bahkan murid kelas 1 SD pun tahu bahwa langit dan bumi tidak terpisah satu sama lain. Bumi adalah sebuah titik kecil di dalam alam semesta yang luas ini – yaitu langit. Jika langit dan Bumi datang bersama atau terpisah satu sama lain, maka adalah sebuah keanehan. Bumi ada di dalam langit. Bumi tidak akan pernah terpisah dari langit. Tapi bukan itu yang saya ingin sampaikan. Yang ingin saya kemukakan adalah Bumi dan semua planet lainnya, juga bintang-bintang yang ada di langit adalah benda-benda mati. Mereka bergerak oleh karena kekuatan gravitasi. Mereka tidak mempunyai pikiran sendiri dan tidak dapat taat atau tidak taat. Mereka hanyalah batu-batu. Dapatkah batu berpikir, berbicara dan memutuskan apa yang akan dilakukannya? Menurut Quran 2:74, YA, mereka dapat melakukannya. Ayat itu berbunyi: “Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah”. Bagi saya, ini kedengaran seperti cerita dongeng untuk anak-anak, bukan pemikiran yang benar, waras dan rasional.

Quran 2:65-66 mengklaim bahwa orang Yahudi diperintahkan agar tidak melanggar Hari Sabat, tetapi mereka melakukannya, Allah mengubah mereka menjadi kera dan membuat mereka dihina dan dibenci, agar menjadi contoh dan peringatan bagi orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhan.

Kisah ini dulangi 3 kali dalam Quran, dan sama sekali tidak kedengaran benar, waras dan rasional. Memang sudah tentu Allah dapat melakukan apa saja, bahkan hal yang aneh. Pertanyaan saya adalah: bukankah penghukuman ini berlebihan? Mengapa bekerja pada hari Sabat menjadi urusan yang besar bagi Allah, dan jika memang demikian, mengapa Ia tidak mengesahkannya dengan Muhammad? Mengapa Allah mengesahkan hukuman rajam bagi para pezinah, tetapi lupa mengesahkan larangan bekerja pada Hari Sabat?

Asma adalah seorang wanita muda yang meninggalkan Islam beberapa bulan yang lalu. Ia dibantu oleh Shakila yang kisahnya diposkan dalam situs ini. Ia menulis surat kepada saya beberapa hari yang lalu, dan memperlihatkan kepada saya sebuah kontradiksi dalam Quran yang selama ini tidak saya perhatikan.

Ia mengatakan, walaupun ada fakta bahwa riba dilarang dalam Islam, Allah dalam Quran 2:245 memberikan riba kepada orang Muslim. Ia kemudian meminta mereka untuk mendanai perang-perang Muhammad dan berjanji akan membayar mereka kembali dengan bunga yang besar setelah mereka mati. Asma bertanya mengapa tidak apa-apa bagi Allah dan utusan-Nya untuk mempraktikkan riba, tetapi orang Muslim dilarang? Asma keliru. Dalam Islam, riba dilarang. Dalam ayat ini, Allah dan utusan-Nya sedang mempraktikkan taqqiyah, yaitu penipuan suci. Tidak ada pahala bagi orang-orang bodoh yang memberikan uang dan hidup mereka bagi Muhammad dan Allah rekaannya itu. Sama sekali tidak logis bila Tuhan membutuhkan uang umat-Nya untuk mendanai nabi-Nya sedangkan Ia mempunyai kekuatan para malaikat dan dapat membuat kekacauan untuk menghajar para musuh-Nya.

Setidaknya, pada jaman Musa, Allah menghukum sendiri orang-orang yang membelot dari-Nya. Apakah Ia telah kehilangan kekuasaan-Nya ketika Ia mengutus Muhammad? Mengapa ia perlu meminjam uang dari orang Muslim untuk mendanai perang nabi favorit-Nya?

Walaupun Quran berulangkali mengklaim diri sebagai kitab yang jelas (Q. 2:99; 5:15 -16; 10:15; 6:55; 45:25; 41:53; 35:40; 26:195; 24:1; 17:12; 2:256), sebuah kitab yang lengkap yang mencakup segala sesuatu (Q. 6:38; 16:89; 17:89; 18:54), mudah dimengerti (44:58 , 54:22 , 54:32, 54:40) dengan segala jenis contoh/teladan (Q.39:27; 30:58) dan tidak ada keraguan di dalamnya (Q 2:2;  11:1), dijelaskan secara terperinci l  (Q. 6:114), tidak dapat diubah (Q 6:115; 15:41), sanggup menjelaskan dirinya sendiri (Q. 2:185) dan tidak mempunyai kontradiksi (Q 4:82), namun Quran 3:7 mengatakan, Allah “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal”. Ayat ini nampaknya bertentangan dengan semua klaim mengenai kejelasan dan kemudahan memahami Quran.

Untuk apa memberikan perumpamaan yang tidak dipahami orang? Perumpamaan digunakan untuk memperjelas konsep-konsep yang rumit, bukan membuatnya menjadi semakin lebih sulit dipahami. Ada yang tidak benar, tidak waras dan tidak rasional dalam ayat ini.

Berikut ini ada yang benar, waras dan rasional. Quran 2:230 mengatakan, jika seorang pria menceraikan istrinya 3 kali, maka perempuan itu terlarang baginya hingga ia telah menikahi pria lain; lalu jika pria itu menceraikannya maka tidaklah salah jika mereka dipersatukan kembali.

Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (Qs. 2:230)

Hebat! Jika dalam kemarahan anda menjatuhkan talak 3 kali kepada istrimu, anda tidak dapat lagi menikahinya sampai ada pria lain menikahinya, menidurinya dan menikmatinya untuk sementara waktu, lalu jika pria itu menceraikannya maka anda dapat membawa ibu dari anak-anak anda pulang dan ia menjadi istrimu yang sah bagimu!

Ini sungguh melampaui kebenaran, kewarasan dan pikiran yang rasional. Ini jenius! Bagaimana seorang yang buta huruf dari Arab pada abad ke-7 dapat mempunyai pengetahuan sebanyak ini?

Tetapi marilah kita bersikap adil. Ada pula butir-butir kebenaran dalam Quran. Sebagai contoh Quran 8:30 yang berbunyi, “dan Allah adalah Penipu Ulung”  (waAllahu khayru almakireen ). Siapa yang dapat mendebatkan hal itu? Disinilah Quran dan Alkitab bertabrakan. Dalam Kitab Wahyu 12:9 dikatakan bahwa Satan adalah Sang Penipu seluruh dunia ini.

 

Artikel disadur dari www.indonesian.alisina.org

 


30 comments Add a Comment
bravo10
Reply| 08 Apr 2013 02:29:27
@buren.....unt wiki: setiap ayat AlQuran diturunkan ada asbabul nuzul sebab musababnya, ada tafsirnya dilengkapi dg hadis, agar tdk salah tafsir, anda bs baca tafsir Almisbah. muda2an anda dapat petunjuk.

komen: tafsir yang mana? tafsir Almisbah?. Setahu saya banyak ribuan tafsir quran. kenapa mesti Almisbah?Setahu saya satu ayat aja di dalam Quran bisa terjadi puluhan tafsir oleh para ahli tafsir islam itu sendiri dan saling bertolak belakang.
buren
Reply| 10 Dec 2012 21:59:42
ayat diatas sudah dijwab secara rasional, silakan komentar lagi kl menurut anda mana2 yg tdk waras atau bila perlu anda minta bantuan ke pendeta anda.
buren
Reply| 10 Dec 2012 21:51:27
yg sy lihat malahan sebaliknya injil/alkitab anda pegang sekarang sdh kacau. Masalah ketuhanan aja kacau berantakan ngelantur kemana2 apalagi mau membahas yg lain, isi alkitab anda sdh tdk valid, isi nya sdh diacak2. coba anda tanyai ke pastur/pendeta anda apakah masih ada kitab injil yg asli?, kl masih ada coba anda lanjutkan pertanyaan lain apakah setelah yesus wafat siapa yg mencatat alkitab kemudian dlm beberapa kali konsili ada perubahan2 ayat? coba anda tanya sejujurnya?
Reply| 05 Dec 2012 15:40:36
atas pencerahannya, terimakasih kpd bapak BUREN
buren
Reply| 05 Dec 2012 15:36:36
Quran 2:61 mengatakan pada jaman Musa, Allah menurunkan cemooh dan penghinaan terhadap orang Yahudi karena mereka tidak percaya kepada perkataan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi mereka secara tidak adil.

Masalahnya bukanlah soal ketidakadilan penghukuman ini. Melainkan, Musa adalah nabi pertama yang diutus kepada orang Yahudi. Lalu bagaimana Allah dapat menghukum mereka atas kejahatan yang belum pernah mereka lakukan?

comment: NABI PERTAMA BANGSA YAHUDI ADALAH NABI YACOB BUNG.NABI MUSA JAUH SETELAH NABI YACOB LAHIR. NGAWUR ENTE KL MENGATAKAN NABI MUSA NABI PERTAMA YAHUDI, MAKANYA SALAH TAFSIR MELULU.

COBA ANDA BACABACA LG SEJARAH YAHUDI.
buren
Reply| 05 Dec 2012 15:19:42
Quran mengatakan, “Dan Dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya”, Dan kemudian para malaikat mengujinya agar meyakinkan bahwa ia (Adam) mengingat semua itu (Quran 2:31).

Sejauh ini para pakar zoologi telah mencatat 20.000 spesies ikan, 6.000 spesies reptil, 9.000 burung, 1.000 hewan amfibi, dan 15.000 spesies mamalia. Dan, walaupun ada jutaan spesies serangga yang telah dinamai, para ilmuwan memperkirakan masih ada jutaan lainnya yang belum ditemukan dan dinamai! Jumlah ini belum mencakup sub-spesies. Bahkan ada lebih banyak lagi spesies tanaman.

comment: Penulis blok di ats keliru memahaminya mau coba2 bolak2 balik logika,kasian deh.
begini bung MAKSUD AYAT ALBQARAH:31 TSB DI ATAS ADALAH: ALLAH TELAH MENGAJARI NABI ADAM NAMA2 BENDA, NABI ADAM TELAH MEMAHAMI SELURUH NAMA2 BENDA2 YG TLH ALLAH AJARKAN KEPADANYA. SDGKAN NAMA2 BENDA YG TDK ALLAH AJARKAN KEPADANYA TENTUNYA NABI ADAM TDK TAU DONG.

saran; mohon bacabaca tafsir
buren
Reply| 05 Dec 2012 14:46:43
Quran 41:11 berbunyi, “Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.” Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.”

comment: ok ayat yg anda sebut diatas surah Fussilat 11, untuk menyudutkan ayat tsb anda telah memutuskan hubungan antara ayat2 sebelumnya ataupun sesudahnya. ayat tsb ditujukan kepada kafir2 agar beriman mengikuti perintah Allah, shg org2 tdk menyekutukan Allah, manusia adalah makhluk yg sering membangkang. Agar manusia ingat Allah mencontohkan dlm penciptaan bumi dan langit semua tunduk dan patuh kepadanya.

Cape deh ngejawab blok gila ini ngk ada putus2nya.
buren
Reply| 05 Dec 2012 14:13:55
unt wiki: setiap ayat AlQuran diturunkan ada asbabul nuzul sebab musababnya, ada tafsirnya dilengkapi dg hadis, agar tdk salah tafsir, anda bs baca tafsir Almisbah. muda2an anda dapat petunjuk.
buren
Reply| 05 Dec 2012 14:04:22
Islam tdk pernah merubah taurat, jutru kalian kristen yg mengacak2 taurat. Menurut Taurat beribadah hari sabat kalian ubah jadi hari minggu, hari kelahiran yesus kalian peringati 25 desember pd hari kelahiran dewa matahari, Taurat melarang makan babi sdgkn kristen membolehkannya.

Nabi Isa/yesus yg jelas-jelas lahir dari kemaluan manusia kalian bilang Tuhan. Ini benar-benar Gila.

Orang2 Yahudi sampai saat ini menuduh org2 kristen membajak isi taurat org Yahudi kemudian org2 kristen merubahnya secara tdk bertanggung jawab. Wahai org Kristen apakah kalian tidak tau...?
buren
Reply| 05 Dec 2012 13:47:12
Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (Qs. 2:230)

Hebat! Jika dalam kemarahan anda menjatuhkan talak 3 kali kepada istrimu, anda tidak dapat lagi menikahinya sampai ada pria lain menikahinya, menidurinya dan menikmatinya untuk sementara waktu, lalu jika pria itu menceraikannya maka anda dapat membawa ibu dari anak-anak anda pulang dan ia menjadi istrimu yang sah bagimu!

ok sy jawab 1 ayat di atas.
" yang dimaksud talak/cerai 3x adalah, orang tsb telah 2 kali melakukan talak dan 2 kali rujuk, selanjut jk melakukan talak lagi (talak ke3) maka tdk dibolehkan lg rujuk. KECUALI suatu saat si perempuan itu sdh dapt jodoh lain setelah berumah tangga kemudian terjadi perceraian dg suami barunya itu, maka mantan Suaminya yg dulu diperbolehkan Rujuk kembali. ANDA SDH NGERTI KAN? Bilang sm Pastur anda yang nulis blok ini jgn menafsirkan ayat alquran seenak anunya, sebelum komentar dia suruh kawin aj dulu baru pikirannya waras.

Blok Kafirun ini benar2 tdk bertanggung jawab
Agar tdk keliru memahami, jk anda mau belajar Al-Quran sy sarankan anda jgn belajar dari Gereja, anda belajarlah dari sumber Islam atau anda baca TAFSIR ALMISBAH ada di Gramedia. Mudah2an anda sadar!
Ahmad Hasan
Reply| 28 Oct 2012 02:11:18
Saya juga memberi koment di postingan "Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban", yang mungkin menjawab pertanyaan anda
Ahmad Hasan
Reply| 28 Oct 2012 02:04:35
cukup anda cek paragraf terakhir dan bandingkan dengan terjemahan Qur'an. maaf saya hanya punya Qur'an sebagai referensi.
SANTAISANTAI
Reply| 27 Oct 2012 18:34:16
COBA BUNG AHMAD HASAN, TUNJUKI MANA TULISAN YANG ANDA MAKSUDKAN DG SALAH PEGANG GAJAH?
Ahmad Hasan
Reply| 27 Oct 2012 16:52:52
tulisan di blog ini sering kali bunyi ayat cuma ditulis berdasarkan penafsiran penulis, bukan aslinya (meski cuma terjemahan).
juga seringkali menulis beberapa ayat saja namun ayat lain yang masih berhubungan tidak ditulis. kata orang barat g melihat gambar besarnya, cuma liat bagian kecil...
jadi spt orang-orang buta yang pegang gajah tp berlainan bagian gajah yang dipegang sehingga salah mengambil kesimpulan.
OK gitu aja...
bambang
Reply| 31 Aug 2012 17:40:36
aq saksiin sendiri...orang katolik mau cerai karena di tinggal istrinya sendiri,, gak bisa!!! padahal dia juga pengen juga donk menikmati seks dengan halal...gmna tu?? lebih bagus cerai terus nikah lagi ato zinah???hmmmm
zaky andreas
Reply| 30 Aug 2012 12:44:51
apa yang diposkan Ali Sina ngelantur...!! Ali sina ini adalah bentukan para umat kristen hehehe.... islam ada aturannya bung ! islam gak seperti kristen yang abal2.....
siboro
Reply| 30 Aug 2012 01:52:18
Memang itulah perbedaan antara ajaran Tuhan(Yesus) dengan ajaran manusia (Muhammad).
siboro
Reply| 30 Aug 2012 01:48:17
Itulah perbedaan ajaran Nabi yang datang dari dunia dengan ajaran Nabi utusan Tuhan.
wikki
Reply| 29 Aug 2012 12:04:02
saya seorang manusia biasa .yang mencari dan mencari kebenaran .tidak henti hentinya saya selalu mencari kebenaran yang hakiki.saya punya kitab suci .dari masing masing dua agama besar yang berbeda didunia ini..ada perbedaan yang sangat mendasar dari kedua kitab tersbut yang ada ditangan saya (janganbilang bohongan atau palsu ...ini sungguh .alkitab terbitan lembaga alkitab indonesia cetakan ke 54 tahun 2006 dan alquran diterbitkan .cv .pustaka al-kaustar jl cipinang muara raya no 63 jakarta timur )
mem bahas perbedaan diatas yang saya temukan pada intinya adalah sbb.
. alkitab mengatakan harus mengasihi sesama manusia .sementara dalam quran mengasihi sebatas seiman ..diluar dari
seiman harus disingkirkan ..jauh jauh .misalnya dibunuh .diteror..
banyak hal hal di dalam kedua kitab tersebut saling bertolak belakang...cuma kesimpulan yang saya ambil bahwa quran tidak bisa dijadikan jadi tolok ukur dalam hukum kehidupan masyarakat modern... salah satunya yang paling mendasar adalah tidak bisa mengikuti hukum aturan emas .
christ
Reply| 28 Aug 2012 11:24:42
Saya baru beberapa hari ini mencari apa Islam sehebat apa yang dikatakan orang,tetapi saya merenung sendiri dan beberapa kesimpulan saya:
1.Islam merubah Taurat,padahal Taurat itu dilarang dirobah dan Yesus berkata sampai akhir jaman taurat itu tetap ada.
Klaim bahwa Ismail yang dikorbankan,padahal Kristen dan Yahudi mencatat Ishak yang dikorbankan.
Seolah2 mau melegitimasi jalur keturunan Ismail padahal Tuhan berfirman Dia berkenan dengan Daud dan keturunannya akan ada selama2nya,bahkan Yesus dikatakan menjadi anak Allah dalam Mazmur.
Legitimasi ini dipakai juga dengan mengatakan bahwa Tuhan berubah Pikiran dan lebih memilih Ismail.
Padahal keputusan Tuhan tetap terbukti sampai kitab wahyu orang israel bertobat.
Juga dengan membandingkan quran dengan taurat perihal saksi dusta zinah seorang perempuan.
Lihat,alquran lebi lengkap.
Lupa bahwa orang yang merubah-rubah taurat itu
hukumannya berat.
2.Saya browse islam-watch.org dan terkaget2 agama kedua terbesar didunia ini kok seperti itu yah.
Banyak logika yang nggak masuk, kok bisa banyak orang milih agama itu.
Nabi yang mengaku kesurupan bukankah tanda Jauh dari Tuhan seperti saul?
Begitu banyak cerita dongeng tentang jin, bahkan surganya juga ada jin, padahal menyembah jin atau berinteraksi dengan jin itu dilarang dalam imamat.
3.Tidak bisa menunjukkan adanya kabah dalam alkitab.
Rasanya tidak ada ayat tentang kabah, malah isi alquran menulis Tuhan punya putri,dicurigai tiga,semuanya berhala persia.
4.Klaim ada jembatan antara surga dan neraka
Yesus menggambarkan tidak ada jembatan antara surga dan neraka dalam perumpamaan abraham dan orang kaya.
5.Klaim bahwa jin bisa masuk sorga,bahkan yang pertama mendengar alquran adalah jin,menjadi semakin aneh.
Bukankah orang hanya menginjili orang?
6.Alquran mengklaimyang paling benar karena muncul belakangan,bukankah tinggal merangkum saja yang ada,tambah sedikit bumbu timur tengah biar menarik.
7.Begitu penuh supertisi yang aneh:air zamzam sakti,penutup kaabah suci,batu hitam harus dicium,lempar jumrah berarti lempar setan,gerebek syawal bawa berkah,sesajen dll
Ini agama apa yah?
seolah mencampurkan hal-hal duniawi.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top