Lembu Emas Dibuat oleh Orang Samaria

Bagaimana mungkin orang Samaria membuat patung anak sapi emas bagi orang Israel? Kota Samaria belum ada pada saat orang Israel keluar dari Mesir dan berkelana melalui Sinai.

Dipetik dari buku: “Is The Qur’an Infallible”

By Abdallah Abd al-Fadi

 

 

Pertanyaan 15: Kita baca dalam Surah Thaahaa 20:85-88:

"Allah berfirman, ‘Maka sungguh Kami telah menguji kaummu setelah engkau tinggalkan, dan mereka telah disesatkan Samiri’. Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih. Dia berkata, ‘Hai kaumku, bukankah Tuhan kamu telah menjanjikan kepada kamu suatu perjanjian yang baik? Maka apakah janji itu terasa lama atas kamu, atau apakah kamu menghendaki kemurkaan Tuhan kamu menimpa kamu, lalu kamu menyalahi perjanjian kepadaku?’ Mereka berkata, ‘Kami tidak menyalahi perjanjian kepada engkau dengan kehendak kami, tetapi kami diberati dengan beban (memikul) perhiasan-perhiasan kaum itu, lalu kami melemparkannya, demikian juga Samiri melemparkannya. Maka Samiri mengeluarkan untuk mereka anak sapi yang bertubuh dan baginya ada suara, lalu mereka berkata, ‘Inilah Tuhan kamu dan Tuhan Musa, tetapi dia lupa’. "

 

Kita bertanya: Bagaimana mungkin orang Samaria membuat patung anak sapi emas bagi orang Israel? Kota Samaria belum ada pada saat orang Israel keluar dari Mesir dan berkelana melalui Sinai. Terlebih lagi, sesungguhnya Harun-lah yang membangun berhala anak sapi emas itu bagi mereka sebagaimana yang diinginkan mereka. Maka bagaimana mungkin ada orang Samaria yang lagi-lagi membuatkan mereka patung anak sapi emas itu?


8 comments Add a Comment
angga jati
Reply| 10 May 2013 00:20:03
Kalian smua orang kristen yah? Pelajari dulu sejarah agama mu. Isa membawa ajaran Tauhid yakni menyembah kepada Allah saja, bukan mengajarkan untuk menyembah patung salib. Dalam ajarannya Isa tidak pernah memakai salib dalam menggambarkan Allah. Kalian hanya dibodoh2i oleh Saul (Paulus) yang mengaku rosul pewaris titah yesus. Demi kepentingannya, agama Tauhid yang diajarkan Isa dirubah dan disesuaikan dengan ajaran paganisme romawi agar orang2 romawi banyak yang masuk Kristen. Bukankah agama Ibrahim melarang patung? Saulus justru merubah patung zeus menjadi yesus untuk disembah, yesus diangkat menjadi tuhan awal mulanyapun karena penyesuaian dengan ajaran romawi. Dalam agama semmit Allah itu satu, dan doktrin dari Saul tak dapat ditrima akal sehat manapun. Bukankah isa beribadah di hari Sabat? Kapan isa beribadah di hari minggu? Saul menyesuaikan ajaran dewa matahari yang lahir hari minggu menjadi hari sabatnya orang kristen. Natal, carilah kitab2 di Alkitab, Injil, Isa itu tdak dilahirkan di tgl 25 des... Cuman kbetulan hari raya orang kafir romawi adalah tgk trsebut jdi Saul menyesuikannya sebagai hari natal orang kristen. Bukankah Vatikan dulu tempat orang kafir Romawi menyembah berhala dewa matahari, kenapa dijadikan tempat suci? Apa hbungannya? Bukankah isa tak pernah kesana?.. Coba akalmu diperhatikan? Kenyataannya kristen itu bukan ajaran dri Nabi Isa. Nabi Isa adalah dr bangsa Ibrani yg mengajarkan Tauhid penyempurna ajaran sebelumnya yg telah rusak. Ini adalah tgas nabi.. Kemudian bukankan hawariyyun pengikut nabi isa sudah dibantai semua, dan mereka lah yang benar2 mempraktikan apa yg diajarkan Isa, dan mereka murid isa tak pernah menyembah Isa dalam beribadah. Dan Saulus adalah, oranh yahudi keturunan romawi, bapaknya adlah seorang rabbi yang menghujat nabi isa, ibunya adalah orang romawi kafir penyembah berhala. Dan pada intinya agama mu adalah 80 persen agama romawi, dan 20 persen dr Taurot yg dirubah2 sesuai kepentingan Saulus.
oldfartjoseph
Reply| 11 Nov 2012 02:08:44
injil malah gak bener, kok bisa harun yg saudaranya musa yg nyesatin .. sama kaya loth incest ama putrinya,,, abraham berzina dengan pembantunya,..
solomon bergundik 300
Ahmad Hasan
Reply| 01 Nov 2012 01:23:48
Samaria = Samiri?
Judul yang dipaksakan...
Neo
Reply| 31 Oct 2012 12:50:54
"Kita bertanya: Bagaimana mungkin orang Samaria membuat patung anak sapi emas bagi orang Israel? Kota Samaria belum ada pada saat orang Israel keluar dari Mesir dan berkelana melalui Sinai. Terlebih lagi, sesungguhnya Harun-lah yang membangun berhala anak sapi emas itu bagi mereka sebagaimana yang diinginkan mereka. Maka bagaimana mungkin ada orang Samaria yang lagi-lagi membuatkan mereka patung anak sapi emas itu?"

Pertanyaannya adalah siapa Samiri..?? apakah ia orang Samaria..??, Menurut Muhammad Ibnu Ishaq (704 M-767 M) penyusun kitab Sirat ar-Rasulullah, meriwayatkan kisah dari Ibnu Abbas, mengatakan bahwa, “ Samiri adalah seorang penduduk Bajarma dan dia berasal daripada kaum yang menyembah berhala. Dalam dirinya telah tertanam kecintaan kepada penyembahan terhadap patung dan berhala sapi. Samiri menampakkan dirinya adalah pengikut Musa di hadapan Bani Israil namun hatinya bergelojak dengan kepercayaan nenek-moyangnya. Menurut Muhammad Ibnu Ishaq, Samiri adalah nama panggilan bagi seorang individu kufur bernama Musa bin Zhufar.”

Menurut Al kitab, pembuat patung anak lembu emas (gel hazahav) saat eksodus dari Mesir adalah Aaron. Namun menurut versi Islam, pembuat patung lembu tersebut
adalah Samiri, tokoh yang menyesatkan Bani Israel. Ia membawa perhiasan emas milik orang-orang Mesir, lalu Samiri menganjurkan agar perhiasan itu dilemparkan ke dalam api yang telah dinyalakannya dalam suatu lubang untuk dijadikan patung berbentuk anak lembu. Kemudian mereka melemparkannya dan diikuti pula oleh Samiri. Akhirnya Samiri berhasil membuat berhala anak sapi betina terbuat dari
emas. Setelah berhala itu jadi, dikatakannya sebagai Tuhan Bani Israel dan Tuhan Musa. Kejadian tersebut sewaktu Musa menerima wahyu Taurat di bukit Sinai. Samiri meletakkan bekas jejak kuda malaikat Jibril yang memimpin Musa dan Bani
Israel melewati Laut Merah, sehingga bisa mengeluarkan suara jika tertiup angin.

Pertanyaannya adalah apakah mungkin seorang Nabi / Rasul, manusia mulia, utusan Tuhan, yaitu Harun Alayhissalam, membuat patung, untuk dipuja dan dipuji untuk menyesatkan kaum Bani Israil..?? apakah Logis seorang Nabi Tauhid membuat patung untuk disembah2..??

Jelas Al Kitab, telah dirubah2 oleh kaum bani Israil, demi untuk menyesatkan umat manusia, begitu pula dengan Injil yang telah dirubah2 demi kepentingan2 tertentu....
mhd_61l4
Reply| 18 Sep 2012 12:06:31
@all
Kata tepatnya Quran bukan ciplakan, karena ciplakan adalah bentuk asli yang hasilnya sedikit lebih kabur. Misalnya menciplak pake karbon.

Yang fatal dalam Quran adalah bajakan, membajak apapun kemudian editing sana sini, sementara sumber aslinya tidak lengkap.

MUhammad mendengar cerita cerita Alkitab sekaligus cerita cerita dongeng, selain itu dia juga menyaksikan keyakinan keyakinan lain disekitarnya.

Jadilah Quran kitab bajakan kontempolasi yang mencampur adukkan semua hal yang bisa dirangkai oleh Muhammad di otaknya.

Karena Muhammad adalah Cabul dan bejad moral, tidaklah heran 70% isi Quran sesuai dengan kepribadiannya.

Kalaupun ada nasehat nasehat untuk kebaikan, tidak lebih adalah seperti penjahat yang memberikan nasehat kebaikan buat anak anaknya.

Ingat, pengikut Muhammad di Madinah adalah orang orang yang perangainya barbar tapi pengen masuk surga.
Jadilah Muhammad mengakomodir keinginan geng rampok dengan petuah ilahi dalam satu buku.

Tidak heran berdasarkan prosentase isi Quran, setiap 3 ayat yang berbicara kebaikan ada 7 ayat yang berbicara kejahatan dan setia p 3 ayat selalu bertentangan dengan 7 ayat.

Silahkan muslim meneliti kebenarannya (Hanya berlaku bagi muslim yang paham bahwa penulisan Quran tidak runut dan amburadul) dengan seksama dan meneliti hadis sebab timbulnya ayat.

Muslim yang sudah menamatkan seri Quran dan sejarah Muhammad akan terperanjat, malu dan shock, bagaimana mungkin manusia cacat moral dan kemanusiaan dapat menjadi orang yang berakhlak sempurna, kecuali memang itulah keinginan Iblis.
pandir
Reply| 29 Aug 2012 17:49:10
betapa pandirnya orang yang percaya karya jiplakan tersebut.
wikki
Reply| 29 Aug 2012 10:55:02
sampai saat ini quran masih diakui kalangan muslim sebagai sumber informasi yang sangat akurat ..walaupun muslim tahu berdasakan bukti dan saksi pernyataan quran adalah salah ,tetapi melalui tafsir ulama atau ustad sangatlah cekatan untuk memelintirkan arti dari sebuah ayat quran sehingga nampak seolah olah artinya menyerupai aslinya .. walaupun di daerah asalnya quran itu tidak pernah tafsir dipraktekkan sesuai denganyang dibuat oleh para ahli tafsir tidak pernah dipraktekkan.
EX-Muslim
Reply| 28 Aug 2012 11:46:08
Muhammad itu orang yg paling berani nyontek tanpa pengecekan lebih lanjut. Dia buta huruf, tak bisa cross check thd apa yg dia dengar2an. Tetapi dia nekad mau kedepankan "pengetahuan" yg dia dengar2an seolah itu wahyu allah. Dan dia tahu orang2 arab dikala itu semua bisa disihir dan ditipunya.

Pepatah berkata:
DIDUNIA ORANG2 BUTA, MAKA DIA YG BUTA MATA SATU, ADALAH RAJA DARI SEMUANYA!
Fetching more Comments...
↑ Back to Top