Muhammad: “Barangsiapa meninggalkan agama Islam, bunuhlah dia.” - Bukhari 9.84.57

Selama sesi mendengarkan keterangan, ia diminta untuk meninggalkan iman Kristianinya. Ia menjawab,”Kalian meminta saya untuk menarik pengakuan iman saya? Menarik pengakuan berarti kembali. Kalian ingin saya kembali kemana? Kepada penghujatan di hadapan Kristus, dimana saya dulu berada? Para hakim merespon,”Kepada agama dari nenek moyangmu, Islam.” Youcef menjawab,”Saya tidak bisa melakukannya!”

Kisah Lengkap Youcef Nadarkhani

Kami pertama kali melaporkan penangkapan Pastor Youcef pada musim gugur tahun 2009. Laporan tersebut diberikan pada kami melalui kontak kami di jejaring Gereja Iran. Jika anda ingin membantu pekerjaan kami untuk menolong gereja yang dianiaya, anda dapat melakukannya di SINI.

Inilah sejarah singkat Youcef Nadarkhani, hingga situasi terkini yang tengah ia alami.

 

Kisah Youcef

Youcef adalah seorang pria berusia 35 tahun dari Rasht, yang terletak di provinsi Gilan – Utara Iran. Selama 10 tahun ia telah menjadi seorang pendeta di gereja-gereja rumah yang saling berjejaring. Pada bulan Desember 2006, ia djebloskan ke dalam penjara, dengan tuduhan bahwa ia telah murtad (meninggalkan Islam dan menjadi seorang Kristen), kemudian melakukan penginjilan (menyebarkan pesan Injil Yesus Kristus), tetapi dua minggu kemudian ia dilepaskan.

Ia menikah dengan Fatemah “Tina” Pasindedih yang berusia 34 tahun, dan mereka memiliki 2 orang anak laki-laki, Daniel 10 tahun dan Yoel 8 tahun. Mereka bersekolah di sebuah sekolah lokal ketika pemerintah menerapkan sebuah kebijakan bahwa semua anak harus belajar mengenai Islam, termasuk mereka yang berasal dari keluarga Kristen. Youcef pergi ke sekolah itu dan melakukan protes berdasarkan konstitusi Iran, yang mengijinkan warga untuk memiliki kebebasan mempraktikkan agamanya masih-masing. Sebagai akibat, polisi rahasia menghadapkannya di pengadilan politik di Rasht, Iran pada tanggal 12 Oktober 2009. Pada waktu itulah ia kemudian ditangkap, didakwa karena melakukan protes, dan sejak saat itu ia dijebloskan ke penjara Lakan. Di kemudian hari, dakwaan diubah bahwa ia dituduh telah murtad dan melakukan penginjilan kepada orang-orang Muslim.

 

Penjara Lakan

Youcef ditahan di penjara Lakan di Rasht. Selama ditahan, ia masih diijinkan untuk bertemu dengan pengacaranya. Disamping itu, ia juga diijinkan untuk menerima kunjungan dari isteri dan anak-anaknya, dan di awal penahanan, ia juga masih boleh dikunjungi oleh teman-temannya.

Namun demikian, pada bulan pertama ia berada di penjara, dan selama beberapa bulan berikutnya ketika ia tengah menjalani pengadilan, ia diisolasi. Mereka memakai berbagai metode untuk coba mengembalikannya pada Islam, termasuk mengirimnya ke sebuah rumah sakit jiwa, tampaknya sebagai usaha untuk mengklaim bahwa ia telah gila. Kemudian mereka memberinya buku-buku yang ditulis oleh para pembela Islam Syiah, memperlihatkan tali dan tiang gantungan yang nanti akan dipakai untuk menggantungnya, bahkan mereka juga menangkap dan  menjatuhkan hukuman seumur hidup pada isterinya.

 

Isterinya, Tina ditangkap dan dimasukkan ke penjara

Karena iman Youcef tetap kuat pada Kristus, mereka memutusan untuk menangkap isterinya dengan maksud memberikan tekanan yang lebih besar padanya. Pada tanggal 18 Juni 2010, Fatimah (Tina) Pasindedih ditangkap, didakwa telah murtad dan dimasukkan ke dalam penjara di Lakan. Selama ia ditahan, kedua putranya tinggal di rumah seorang kerabat mereka. Youcef dan Fatemah diancam oleh pihak berwenang bahwa anak-anak mereka akan diambil dari mereka dan akan diberikan pada sebuah keluarga Muslim. Youcef sama sekali tidak bergeming untuk kembali pada Islam, karena itu isterinya kemudian diadili tanpa didampingi seorang pengacara, dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Kemudian seorang pengacara disewa dan pengacara mengajukan banding atas putusan tersebut. Dalam sidang banding, terbukti bahwa Fatemah tidak bersalah, karena itu hukumannya dibatalkan dan ia pun dibebaskan.

 

Pengadilan-Pengadilan Ganda

Pada tanggal 21 dan 22 September 2010, Youcef kembali diadili, dan secara verbal dijatuhi hukuman mati. Sebuah keputusan tertulis ditunda dan kemudian dikeluarkan pada tanggal 13 November 2010, oleh sidang tingkat 1 Pengadilan Revolusioner. Ia akan dieksekusi dengan cara digantung karena dianggap telah melakukan kejahatan yaitu kemurtadan. Ia diberi 20 hari untuk mengajukan banding atas hukuman yang diputuskan oleh Mahkamah Agung Iran.

Pada tanggal 5 Desember 2010, diajukanlah banding ke Mahkamah Agung Iran, tetapi pada tanggal 28 Juni 2011, kami menemukan bahwa Mahkamah Agung telah mengambil sebuah keputusan. Dewan ketiga di Mahkamah Agung di Qom mengeluarkan keputusan bahwa mereka belum yakin bahwa Youcef telah murtad, dan karena itu mereka menunda hukuman mati terhadap Youcef. Mereka memerintahkan pengadilan lokal untuk memeriksa kembali apakah benar Youcef mempraktikkan iman Islam pada usia 15 hingga 19 tahun. Mereka ingin memastikan apakah ia sebelumnya adalah seorang Muslim yang mempraktikkan iman Islamnya, atau ia sejak awal bukanlah seorang Muslim.

Pemeriksaan ulang atas kasusnya dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 28 September 2011. Sejak permulaan sidang, ia telah diminta apakah ia bersedia untuk kembali ke Islam, bahkan sebelum kasusnya didengar atau pengadilan selesai dilaksanakan. Pengadilan memutuskan bahwa meskipun ia tidak mempraktikkan Islam, tetapi nenek moyangnya adalah orang Muslim, karena itu Youcef dianggap telah murtad.

Ini adalah kopian dari pernyataan pembelaannya. Page 1. Page 2.Page 3.

Ini adalah terjemahan dari pernyataan pembelaannya.

 

 

 

Menarik kembali!

Selama sesi mendengarkan keterangan, ia diminta untuk meninggalkan iman Kristianinya. Ia menjawab,”Kalian meminta saya untuk menarik pengakuan iman saya? Menarik pengakuan berarti kembali. Kalian ingin saya kembali kemana? Kepada penghujatan di hadapan Kristus, dimana saya dulu berada? Para hakim merespon,”Kepada agama dari nenek moyangmu, Islam.” Youcef menjawab,”Saya tidak bisa melakukannya!”

Pengacara Kristen yang bertugas menolongnya mengatakan hal ini tentang kliennya,”Secara fisik ia terlihat lemah, tetapi secara emosional ia percaya bahwa Kristus menjaga rohnya tetap kuat.”

Berdasarkan hukum Syariat Islam, seorang yang murtad diberi waktu 3 hari untuk kembali ke Islam. Dalam kasus Youcef, banyak orang menyadari bahwa ia bisa dieksekusi kapan pun. Pengacara mengatakan bahwa berdasarkan hukum, sebuah pembelaan tertulis  dapat diajukan dalam tempo satu minggu, karena itu mereka masih memiliki kesempatan untuk mengajukan pembelaan.

Inilah ke-3 surat yang menguatkan, yang ditulis oleh Youcef dari dalam penjara.

Letter From Youcef Nadarkhani 1. Juni 2010

Letter From Youcef Nadarkhani 2. Januari 2011

Letter From Youcef Nadarkhani 3 Mei 2012

 

 

Berita terakhir

Rumor dan spekulasi mengenai apakah Youcef telah dieksekusi atau belum, telah berkembang sejak bulan September 2011. Tetapi kami dapat mengkonfirmasikan bahwa ia masih hidup dan tetap kuat di dalam Tuhan.

Khameini telah menerima surat dari pengadilan setempat, tetapi ia masih belum merespon. Namun demikian, pada Juli 2012 kami diinformasikan bahwa Youcef akan kembali disidangkan pada tanggal 8 September 2012 pada pukul 9 pagi waktu Iran. Pengadilan tidak menjelaskan secara detil kepada pengacaranya, apa saja tuduhan yang diajukan atas diri Youcef.

Tak ada jaminan bahwa ia tidak akan dieksekusi. Berdasarkan hukum Syariah, ia diberi 3 hari untuk kembali ke Islam. Sementara hari ini sudah hampir setahun sejak pengadilan memutuskan bahwa ia bersalah dan harus kembali ke Islam dalam tempo 3 hari. Seperti inilah cara bagaimana pemerintah Iran melaksanakan eksekusi. Mereka biasanya tidak menyampaikan pemberitahuan terlebi dahulu, dan eksekusi dilaksanakan secara rahasia.

 

Kesimpulan

Pada bulan Oktoer 2011, pengadilan Gilan menulis sebuah surat yang dikirimkan pada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khameini. Ini mereka lakukan karena ia adalah otoritas legal terakhir di negara ini, dan mereka meminta pendapatnya bagaimana seharusnya mereka menangani kasus ini. Dengan adanya tekanan yang sangat kuat dari dunia internasional, pengadilan lokal menyadari bahwa mereka harus bertindak ekstra hati-hati dalam menangani kasus seperti ini. Mereka sadar, kasus ini akan berdampak pada  geo-politik Iran.

Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi; kami harus mengontak para pejabat yang kami pilih dan pihak berwenang Iran. Kami mohon anda berpusa dan berdoa untuk pembebasannya. Hubungi media pemberitaan internasional, organisasi hak-hak asasi internasional dan pemerintah. Kunjungi http://presenttruthmn.com/persecuted-christians/ untuk mendapatkan informasi detil bagaimana cara mengontak seseorang.


10 comments Add a Comment
sarah
Reply| 09 Jan 2013 10:09:02
Doa besar kuasanya,,sy yakin pendeta youcef akan baik2 saja,,Kasian ya umat muslim itu cara berpikirnya serba terbalik,,,sesuatu yg tidak baik dibilang baik,,begitupun sebaliknya,,dan parahnya mereka tidak tahu dan tidak akan pernah mengerti apa itu arti pengorbanan yg dilakukan Yesus,,Yesus tidak melawan saat di siksa sm halnya org nasrani yg kalian bom gereja selalu diam karna mereka selalu mencontoh sikap Yesus,,dan itu suatu perbuatan yg luar biasa yg memerlukan kebesaran hati tulus,,tdk seperti kalian yg sebentar2 mengumpat2...
buren
Reply| 30 Nov 2012 14:30:21
orang bodoh adalah orang yg percaya kepada tuhan yg lahir dari kemaluan manusia yg mempunyai ibu kakek nenek yg turun ke muka bumi melalui saluran wanita untk menebus dosa2 si kampret dg cara disilet2 oleh makluknya yg sgt perih merintih dan meminta tlg kpd Bapanya, sdgkn si paulus si pastur si biarawati dilarang kawin padahal mereka makan makanan yg enak bergizi yg berproteiin tinggi shg mereka membuangnya dg cara onani dan esek2 sesama mereka. TUHANNYA AJA NGK LoGIS ng nyambung bodoh.
SAIFOEL
Reply| 27 Nov 2012 17:29:31
Buat aku sih, admin atau penulis blog ini atau yang bikin blog ini telah menunjukan dengan jelas bahwa dia/mereka tidak punya kebanggaan terhadap simbol-simbol Agamanya.
Mereka memillih meniru gaya islam di blog ini. Mungkin tanda salib sudah usang dan ketinggal zaman sehingga perlu MENIRU dengan huruf2 Arab. Mungkin Bunda Maria lelah berdiri sehingga harus istirahat dan tidak muncul di blog ini? Atau…. Bunda Maria tidak sudi tampil di blog ini.
Paparan seperti dalam blog ini mestikah dipercaya? Bangga dengan agamanya saja tidak, lha kok nyuruh orang suruh percaya cerita fantasi mereka?

Semoga Allah membukakan pikiran dan mata hati kalian.
AKIBODO
Reply| 22 Sep 2012 22:59:33
hahahahahahahahahahaha.ketawa orang bodo muslim RYAN yang coba menutup ketidak-mampuannya utk menjawab sepatahpun!
mhd_61l4
Reply| 22 Sep 2012 21:23:37
@ryan
Orang orang bodoh yang ngga tertarik dengan surga islam dan orang orang bodoh yang mengerti perbuatan cabul.
Orang orang bodoh yang tahu penyesatan dan penipuan adalah pekerjaan iblis dan orang orang bodoh yang tidak sudi diperbudak iblis.

Orang orang bodoh yang selalu berusaha menggunakan otaknya untuk berpikir dan menelaah apa yang dibacanya.

Seorang cabul MENIPU istrinya untuk mencabuli budak di ranjang istrinya sendiri dan dianugrahi akhlak yang sempurna.

Anjing jantan tua pun tak akan mengawini anak anjing yang belum mens, tetapi si cabul mengawini anak anak dan gelarnya adalah ahklak yang sempurna.

Orang bodoh saja paham ada yang ngga beres, bagaimana orang pintar yang tersesat?
ryan
Reply| 22 Sep 2012 16:00:11
hahahahahahahahahahaha.pendapat orang bodo yang penuh kebencian kepada islam
mhd_61l4
Reply| 19 Sep 2012 00:48:03
@all
Bagi para Muslimers, pikirkanlah baik baik kisah hijrahnya Muhammad dan Islam dari Mekah ke Madinah.

Tahukah anda bahwa satu satunya pekerjaan Muhammad adalah berdakwah.

Apa yang didakwakannya?
MERAMPOK, termasuk didalamnya balas dendam, tipu daya, pembunuhan, pemerkosaan, percabulan dan lainnya.

Siapapun tak akan bisa menyanggah, karena selain Hadis menceritakannya dengan rinci, Quranpun memberi kesaksian

"Harta rampasan adalah milik Allah dan Rasul nya"

Bahkan untuk melanggengkan dakwahnya, Muhammad menjanjikan SURGA ESEK ESEK yang menyediakan 72 PELACUR untuk setiap laki laki Islam.

Coba tanya apa yang didapat wanita? Muslimers akan kalang kabut dan mengarang cerita.... sebenarnya yang disediakan Allah kepada wanita di surga adalah 36 ekor keledai jantan untuk tiap perempuan di surga islam.

Apologis islam selalu bilang di dunia pelacuran dilarang bagi laki laki islam, jadi apa yang tidak dapat didunia, disediakan berlimpah di surga islam.

Di dunia, perempuan islam dilarang bercabul dengan keledai, jadi di surga disediakan 36 keledai jantan bagi wanita karena nilai wanita sama dengan keledai dan haknya adalah 1/2 dari laki laki.

Hitung hitung, 36 ekor keledai cukuplah untuk surga esek esek bagi muslimah.

Jadi perhatikanlah anjuran Muhammad untuk membunuh dan kaitannya dengan surga esek esek, kelihatannya tidak nyambung, tapi dalam islam, semuanya bisa disambungkan...
noname
Reply| 18 Sep 2012 14:45:38
agama rahmat bagi semesta.... wkwkwkkwk
sekarang dibongkar abis tuh
mr.tif
Reply| 16 Sep 2012 15:31:30
Hukum bikinan Mafioso Bersurban. Sadis.
mhd_61l4
Reply| 15 Sep 2012 19:32:02
@all
Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil
Mati adalah keuntungan

Bunuh diri adalah perbuatan iblis
Membunuh adalah perbuatan Iblis

Mari kita berdoa, kehendak Mu lah yang jadi.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top