Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Akhirnya, siapakah Muslim yang siap menjadi begitu idiot sehingga akan meniru “sunnah Ibrahim” untuk membunuh seseorang jikalau ia bermimpi demikian? Tidak Muslim, tidak Muhammad, bukan? Kalau begitu kenapa Muslim mau membiarkan dirinya percaya akan dongeng gila yang paling tidak bertanggung jawab itu? Jawabnya hanya satu: Setan telah mem-brain-washed semua akal sehat Muslim. 

Delapan ayat dari Surat Ash Shafaat dibawah ini menyihir jutaan Muslim yang bersedekah dalam Idul Qurban. Yang memberi mendapatkan kemuliaan sesaat, yang diberi mendapatkan “perut kenyang sesaat”. Namun tak ada yang betul-betul sadar betapa semua ini hanyalah khalayan Muhammad yang paling tidak masuk akal demi melahirkan sebuah ritual rekayasa namun yang diperlukan untuk mengasyikkan para Muslim dalam “ibadah yang nyata”. Ternyata “wahyu” yang diriwayatkan ulang oleh Muhammad (dari aslinya Kitab Taurat) ini sesungguhnya tidak bisa dipahami oleh akal sehat siapapun juga! Delapan ayat yang dijadikan dasar untuk berkorban adalah sbb. 100. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

101. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.

102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya),

104. Dan Kami (Allah) panggillah dia: "Hai Ibrahim,

105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Bila ayat-ayat ini dijadikan contoh model bagi setiap Muslim untuk bertaqwa, maka ini adalah taqwa yang paling bodoh dan gila. Kenapa? Ya, banyak orang bertanya-tanya: bilamana Muhammad-lah yang bermimpi demikian terhadap anak gadisnya Fatimah, maka apakah Muhammad akan menyembelih Fatimah juga? Bukankah ia akan mencari-cari alasan, bahkan kalau perlu dengan mengatasnamakan wahyu agar beban ini bisa dilemparkan kepada musuh-musuhnya?

Keterlaluan! Nabi Ibrahim ini telah digambarkan oleh Muhammad sebagai sosok yang keterlaluan bodoh begitu sehingga KONTAN membenarkan mimpinya untuk menyembelih anaknya! Seolah itu benar datang dari Allah, tanpa berdoa dan mencari konfirmasi Allah kalau-kalau mimpi tersebut justru bisa datang dari setan. Bukankah nabi-nabi juga dicobai dan diganggu oleh syaitan? (22:52, 20:120). Tidakkah Ibrahim yang sangat dekat dengan Allah itu akan selalu menerima Firman dan Perintah langsung dari Allah sendiri ketimbang tercampur dengan BUNGA-BUNGA MIMPI HOROR yang tidak menentu? Tidakah ia bisa bertawar sedikit dengan Allah-nya, sambil mencari tahu apa maksud dari mimpi horror tersebut? Kalau mimpi datang dari Allah sendiri, maka apa maksudNya, dan menyembelih itu dengan ritual bagaimana dan kepada siapa? Allah tidak pernah sembarangan! Bahkan bolehkah Allah membenarkan memberi mimpi kepada seorang nabiNya Ibrahim untuk membunuh seseorang (ayat 105), apalagi anaknya sendiri? Semuanya diluar akal hingga menjadi kegilaan luar biasa bagi Allah yang memberi mimpi horror dan bagi Ibrahim yang super tolol.

Dan siapakah sang anak yang juga sama tololnya, yang mempersilahkan dirinya untuk disembelih ayahnya berdasarkan sebuah mimpi yang ngawur? Enam kali sebutan “anak” terdapat dalam 8 ayat ini, namun Muhammad tak berani sekalipun menyebutkan nama anak tersebut sebagai Ismail, karena ia pasti akan kena olok-olok para Ahli Kitab yang lebih mengetahui akan hal itu. Padahal tugas kenabiannya adalah “mengkoreksi” kepercayaan yang salah, dan justru pada saat itulah ia mendapat kesempatan emas untuk “menelanjangi” Ahli Kitab dengan menampilkan nama Ismail sebagai anak-kurban, bila memang itu benar Ismail adanya. Nyatanya Muhammad menghindar dan mengosongkan nama sang anak sambil membiarkan pengikutnya bertafsir ria dan tertipu.

Akhirnya, siapakah Muslim yang siap menjadi begitu idiot sehingga akan meniru “sunnah Ibrahim” untuk membunuh seseorang jikalau ia bermimpi demikian? Tidak Muslim, tidak Muhammad, bukan? Kalau begitu kenapa Muslim mau membiarkan dirinya percaya akan dongeng gila yang paling tidak bertanggung jawab itu? Jawabnya hanya satu: Setan telah mem-brain-washed semua akal sehat Muslim.

Muslim tidak melihat kebenaran yang terang benderang dari Alkitab, yang jelas jelas telah dijiplak, diselewengkan dan dikorupsikan oleh seorang Muhammad. Baca Kitab Keluaran pasal 22.

Disini Abraham bukan mimpi, melainkan mendapat PERINTAH TUHAN secara langsung. Tuhan berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

Disini Muslim bisa menyaksikan betapa Tuhan ingin Abraham mempersembahkan anaknya Ishak sebagai korban-bakaran kepada Tuhan. Tata ritual persembahan korban-bakaran sudah diketahui Abraham.

Ishak, sebagai “anak tunggal” yang dimaksudkan Tuhan sudah dipahami, karena dihadapan mata Tuhan, hanya Ishak lah yang Tuhan janjikan bagi Abraham (disebut Anak Perjanjian, lahir dibawah kuasa mukjizat ilahi dari rahim Sarah yang sudah mandul). Sementara Ismail, kelahirannya tidak datang dari janji Tuhan, melainkan datang dari rekayasa Sarah (terhadap Hagar) yang kurang beriman untuk sabar menunggu kelahiran Ishak. (Kunjungi http://bacabacaquran.com/2011/10/syariat-qurban-di-hari-raya-haji-kini-patut-dipertanyakan-muslim-bagian-1/ ).

Akhirnya, kita melihat betapa Muhammad tidak mampu memberi makna yang benar tentang Idul Qurban, yang kini dirayakan dengan penyembelihan demi “mempersembahkan daging kurban” kepada para miskin, padahal Korban Bakaran sejak Adam, Habil dan Qabil dan Nuh dan seterusnya selalu ditujukan bagi Tuhan sendiri sebagai lambang penebusan dosa lewat darah kurban. Abraham berkata (ayat 8): “Tuhan yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya.”

Demikianlah kisah kurban ini bukan kisah tersendiri, melainkan merupakan nubuatan Tuhan tentang suatu Penebusan Ilahi: yaitu akan datangnya Satu Sosok Kurban Besar yang Tuhan jadikan Penebus atas kematian anak-anak Abraham kelak: “Dan Kami tebus anak itu dengan sembelihan (kurban) yang besar(Wa fa dainaahu bi dzibhin ’azhiim”), ayat Qs.37:107.

Tetapi kembali Muslim tertipu ketika para Ulama nekad menafsirkan ayat ini sebagai “pemotongan seekor binatang yang tambun”. Padahal itu adalah satu sosok kurban dengan segala kebesaran, keagungan, kemuliaan, keperkasaan ‘azhiim’ yang amat dahsyat yang ditamzilkan Allah sebagai Penebus kematian semua anak-anak Ibrahim kelak yang diharuskan dan ditetapkan mati masuk neraka (Qs.19:71). Sedemikian besar sosok kurban itu sehingga Quran ternyata memakai kata asli yang sama dengan salah satu diantara 99 nama/asma Allah, yaitu Al-Azhim (Yang Maha-Agung). Itulah Sang Penebus dosa, Yesus Mesias, seperti yang lantang diserukan oleh Nabi Yahya: "Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29).

Visit: http://bacabacaquran.com/2011/10/syariat-qurban-di-hari-raya-haji-kini-patut-dipertanyakan-muslim-bagian-2/

AXIOMA: Tidak ada satu orangpun akan mengenal Nama Pribadi dan Jati-diri Tuhan, bilamana bukan DIA sendiri yang mengatakannya dari mulutNya. Nama dan jati-diriNya telah Dia katakan dalam Alkitab, LANGSUNG kepada para nabiNya. Dia berbicara langsung dengan Adam, Nuh, Abraham, Musa dll hingga kepada Yesus, tanpa usah lewat perantara malaikat.

Tetapi adakah Dia sendiri pernah mengatakannya kepada Muhammad? Muslim buru-buru akan menjawab: PASTI SUDAH! Tetapi Muslim kurang awas. Yang mengatakannya bukan TUHAN SANG PENCIPTA, dari mulutNya, melainkan dari mulut Muhammad saja (mahkluk), yang mengatas-namakan Jibril  (juga mahkluk saja). Dan tidak diketahui lagi apakah Jibril ini benar-benar diutus oleh Tuhan Sejati dengan bukti-bukti? Bahkan apakah benar ada exist seorang ALLAH yang diatas-namakan oleh Muhammad dan Jibril? Soalnya baik Allah, Jibril maupun Muhammad, KETIGA OKNUM ini tidak berkuasa mukjizat adikodrati apapun yang bisa ditunjukkan kepada umat Arab diabad ke-7.

Berlainan dengan para Nabi lain sebelum abad ke-2 dan malaikat Gabriel (bukan Jibril) dan Tuhan Yahweh yang selalu berkuasa bernubuat dan bermukjizat. Sebagai ilustrasi saja, Gabriel berkata kepada Zakaria dan Maria berturut-turut bahwa Elisabet (istri Zakaria) dan Maria akan hamil walau mustahil sekalipun (yang satu sudah tua mati rahim, yang lain masih gadis perawan), dan tetaplah kemustahilan itu terjadi. Dan Zakaria yang tidak mempercayainya langsung dikenakan “hukuman” bermukjizat dengan menjadi bisu! Ini semua terjadi di dunia Israel, BUKAN DI ARAB, di mana Jibril dan Muhammad selama 23 tahun kenabiannya tidak menampilkan kuasa adikodrati apapun dari tangannya.

Dan kenapa dulu-dulu Tuhan Sejati perlu berbicara langsung dengan SEMUA nabi-nabiNya, dan justru “merasa tidak perlu” untuk berbicara langsung dengan “Nabi TerakhirNya” yang terbesar? AWAS, Ini bukan pertanyaan cecere. Ini adalah totalitas masalah kredibilitas, otentisitas dan otoritas Ilahi yang rupa-rupanya tidak diberikan oleh Tuhan Yahweh kepada ketiga Oknum diatas (Allah swt, Jibril, Muhammad). Ini adalah tantangan teologis Islamik yang paling menghunjam keabsahan Islam sebagai agama dari Allah yang mutlak ada dan benar?!

  1. Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menemukan keabsahan MUHAMMAD itu Nabi: “Tak ada Otoritas Ilahi yang mengangkatnya sebagai Nabi, dan tak ada yang tahu kapan ia tiba-tiba dinabikan”.
  2. Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menemukan keabsahan JIBRIL menjadi Utusan Allah: “Dia tidak diuji oleh Muhammad --taken for granted sebagai malaikat -- padahal tidak memperkenalkan jati-dirinya dan tidak membuktikan dirinya dengan kuasa adikodrati selama 23 tahun penampilannya mendampingi Muhammad! Dia kasak kusuk dengan Muhammad dengan mengatas-namakan “Allah”, tetapi bukankah setan juga bisa melakukan hal yang serupa? (2 Korintus 11:14).
  3. Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menyaksikan keberadaan ALLAH sebagai Sosok yang terasa exist, bahkan namaNya saja tidak bisa dipertanggung-jawabkan oleh diriNya.   AXIOMA mengatakan, “Tidak ada satu orangpun akan mengenal Nama Pribadi dan Jati-diri Tuhan, bilamana bukan DIA sendiri yang mengatakannya dari mulutNya”. Jadi bagaimana Islam bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan paling mendasar berikut ini?

 

8 PERTANYAAN TENTANG DIRI ALLAH YANG MENJADIKAN KAMI MURTAD:

1.  Dari mana Muhammad tahu nama-pribadi Tuhannya adalah ALLAH? Dari pagan Arab atau dari mulut Allah sendiri? Buktinya dimana?

2. Apa makna Nama-Pribadi tsb menurut Yang Empunya nama itu sendiri? (bukan menurut mulut para mahkluk ciptaan, sekalipun Jibril)

3. Kapan Nama Surga itu mulai diperkenalkan Allah kepada Muhammad? Bukankah pada awalnya Muhammad hanya kenal nama “Rabb” untuk Tuhannya, dan tidak pernah menyebutkan nama “Allah”? (misalnya dalam wahyu awal: 5 ayat awal Surat Al-Alaq dan Al-Muddatstsir, Surat 54, 55, 56, 68, 75, 78, 83, 89, 92, 93, 94, 99, 100, 105, 106, 108, 113, 114 dst.)

4. Mana ayat Quran yang paling awal dimana Allah pertama kalinya menyebut diriNya sendiri sebagai “ALLAH” kepada Muhammad? Al Fatihah? Al-Alaq? Atau Allah sajalah yang tahu?

5. Kapan Allah pernah berwahyu kepada Muhammad untuk disampaikan kepada umat Arab (bukan umat Israel): “Aku ini Tuhan, nama-Ku ALLAH”? Tak ada! Yang Tuhan sampaikan kepada Musa adalah: "Akulah YAHWEH, Elohimmu” (Keluaran 20:2, 3:15). Musa dll nabi tak pernah kenal nama “Allah”, melainkan sebutan “Elohim” atau nama “Yahweh” yang disebut hampir 4000 kali dalam Alkitab. Kenapa Muhammad berani mengubahnya dengan mengatasnamakan mulut Musa, menjadi: “Sesungguhnya Aku ini adalah ALLAH” (20:14).

6. Kenapa nama Tuhan Islam ini sama dengan nama Tuhannya orang-orang pagan pra-Islam, dan bukannya sama dengan nama nama Tuhannya kaum Israel, karena hanya “kedua Tuhan” itulah yang diklaim oleh Muhammad sebagai sama dan satu? (29:46)

7. (INGAT: ilah-ilah dari ayah-ibunya Muhammad adalah pagan, termasuk al-Alat, al-Uzza, Manat, dll, sehingga nasib mereka tidak selamat, dan ini ditangisi oleh Muhammad dikuburan ibunya) Sahih Muslim 4:2130 dan 1:398

8. Kenapa Nama “Allah” ini terkesan sangat pasaran (al-Ilah, the god), dipakai oleh para pagan dalam keberhalaan, tidak bisa eksklusif dan berotoritas seperti nama YAHWEH (I am that I am). Bukankah sosok dan setiap sifatNya adalah transendental tak terjangkau dan tiada yang setara denganNya? (QS.112).


186 comments Add a Comment
patra
Reply| 09 Mar 2014 00:09:17
Tuhan dalam al-kitab bukankah di sebutkan hanya ada satu ?? Yesus atau ALLAH....kenapa ada dua tuhan d agama-mu saudara....??Tuhan hanya ada satu yaitu ALLAH .kenapa yesus di bilang tuhan???
islamquranhadist
Reply| 14 Feb 2014 14:09:55
MANTAP…..
Kamu pasti sudah mendapat HIDAYAH ISLAM…..

Omong-omong, ada BANDOT TUA yang ngawini anak belum mens, sementara ANJING JANTAN TUA tidak megawini anak anjing yang belum mens.

Ada BANDOT TUA yang MENIPU istrinya dan MENCABULI perempuan lain di ranjang istrinya sendiri, sementara ANJING pun tidak begitu tingkah lakunya.

Oh ya… kamu pasti SUPER JENIUS ALA ISLAM, karena kamu sudah bisa baca tulis dan main internetan, tidak seperti si BANDOT TUA yang menjadi suri teladanmu dan IBLIS BERAGAMA ISLAM, karena si BANDOT TUA tersebut ternyata adalah si BUTA HURUF SAW.

Jadi kamu sudah lebih mulia dari yang dimuliakan, karena kamu sudah mendapat HIDAYAH ISLAM ya…..

Kalau kamu laki laki, pasti kamu belum pernah menipu istri sendiri untuk mencabuli perempuan lain di ranjang istrimu bukan?
Kalau kamu perempuan, pasti kamu belum pernah menipu suami sendiri untuk dicabuli laki laki lain di ranjang suamimu bukan?
Kalau kamu belum kawin, cepet ceetlah BUNUH DIRI ALA ISLAM, nanti kamu langsung masuk sorga yang dipenuhi dengan sodokan-sodokan keras tiada henti.
------------------------------------

OTAK DODOL MU jangan dijedotin melulu... ISA BIN MARYAM ngga ada urusan dengan agama Kristen!!!!

Isa itu kalau ngga aorang arab ya orang PADANG sesuai dengan AL QURAN KITAB IBLIS itu!!!!

Kalau gatal di kepala, garuknya jangan di pantat ya... akibatnya ya seperti kamu!!!!
Tambi
Reply| 14 Feb 2014 08:48:07
Kamu yang bodoh ditipu "paulus"dari tarsus,
1.1sa almasih tidak pernah mengaku aku adalah tuhan sembah lah aku,
Dan agamu keristen ,
2. Isa almasih tidak pernah mengajar trinitas
3. Isa almasih tidak punya sejarah dari umur 16-30 tahun kamu diam aja
4. Injilmu ada 45 , versi,mana yang benar pun kau diam saja, perbedaan versi
Holly bible dengan injil king jame , kau santai aja ,beda injil , versi mormon dlll,
Injilmmu engggak punya base , tidak kau pikir, injil RSV penuh edit,
5. Kau keristen bilang isa almasih, tapi perakteknya kau umat paulus
Perhatikan
A, keristen yang menyatakan barnabas di anthioka
B,isa sebagai tuhan dinyatakan paulus setlah tragedi penyaliban ,lewat surat ke
Timotius ,( kor, 1,1 dst) tak jelas wahyu ,? Tanggal nya?
C, menyembah trinitas buah tangan paulus
Kesimpulan kau bodoh di tipu paulus ,jadi kau itu dombanya paulus,tuhan nya trinitas karangan paulus,
Kau sok ngarang Al Qur'an , kitab mu injil nano nano dianggarin,itu , betulin , kau keristen sok suci, sok tahu rahasia tuhan ,sok tau semua sejarah ,sejarah injil mu enggak genah aja dibiarin, sejarh almasih saja umur 12-30 enggak kamu ,gali, KOTOR MULUTMU!
Semoga kau sariawan akut sampai mati.
islamquranhadist
Reply| 12 Nov 2013 12:08:29
MANTAP.....
Kamu pasti sudah mendapat HIDAYAH ISLAM.....

Omong omong, ada BANDOT TUA yang ngawini anak belum mens, sementara ANJING JANTAN TUA tidak megawini anak anjing yang belum mens.

Ada BANDOT TUA yang MENIPU istrinya dan MENCABULI perempuan lain di ranjang istrinya sendiri, sementara ANJING pun tidak begitu tingkah lakunya.

Oh ya... kamu pasti SUPER JENIUS ALA ISLAM, karena kamu sudah bisa baca tulis dan main internetan, tidak seperti si BANDOT TUA yang menjadi suri teladanmu dan IBLIS BERAGAMA ISLAM, karena si BANDOT TUA tersebut ternyata adalah si BUTA HURUF SAW.

Jadi kamu sudah lebih mulia dari yang dimuliakan, karena kamu sudah mendapat HIDAYAH ISLAM ya.....

Kalau kamu laki laki, pasti kamu belum pernah menipu istri sendiri untuk mencabuli perempuan lain di ranjang istrimu bukan?
Kalau kamu perempuan, pasti kamu belum pernah menipu suami sendiri untuk dicabuli laki laki lain di ranjang suamimu bukan?
Kalau kamu belum kawin, cepet ceetlah BUNUH DIRI ALA ISLAM, nanti kamu langsung masuk sorga yang dipenuhi dengan sodokan-sodokan keras tiada henti.
maria sutopo
Reply| 12 Nov 2013 10:16:41
la illa ha illaha muhammaddur rasulullah....jihad...jihad...yessss! bagiku agamaku....bagimu agamamu...Islam rahmatan lil allamin...anugerah semesta raya, gak usah saling hina, malah nambahin dosa...nanti toh akan terlihat siapa yang paling haq...yang jelas aku cinta ALLAH SWT dan cinta Nabiku Muhammad...junjunganku dan pemimpinku hingga nanti di akhirat...amien....
maria sutopo
Reply| 12 Nov 2013 10:12:20
la illa ha illaha muhamaddur rasulullah....jihad...jihad.. yesss! bagiku agamaku...bagimu agamaku...Islam rahmatan lil allamin...anugerah semesta raya, gak usah saling hina, malah nambahin dosa...nanti toh akan terlihat siapa yg paling haq....yang jelas aku cinta ALAH SWT dan cinta Nabiku Muhammad.....junjunganku dan pemimpinku hingga nanti di akhirat...
islamquranhadist
Reply| 26 Oct 2013 23:20:08
Kapan ada orang Kristen yang bilang Isa itu tuhan?
Jangan ngawur euy...!!!!
anwarmusa
Reply| 26 Oct 2013 21:19:24
Siapa bilang saya mengakui Yesus sebagai Allah? Yang diyakini muslim: Yesus mengasihi manusia, Muhamad juga, Buddha juga begitu. Mari kita baca hadis nabi Muhammad: KASIHILAH SEGALA YANG ADA DI MUKA BUMI.NISCAYA ALLAH MENGASIHIMU.
ALLAH DALAM ISLAM JUGA MEMILIKI KASIH.COBA KITA BACA: BISMILLAHIRROHMANNIRROHIIM.arti dari kata ROHMAN ATAU ARROHMAN ITU MAHA PENGASIH.SEMENTARA ARROHIM ITU MAHA PENYAYANG.
PENGASIH Disini artinya saat di dunia Allah tidak pilih kasih.semua manusia baik yang nyembah dia atau tidak menyembah dia tak akan dibeda-bedakan, tetap diberi nikmat sehat, rizki dan nikmat-nikmat yang lain.juga tentang penderitaan dan kesakitan tidak dibeda-bedakan.
Bagaimana dengan ARROHIM? sifat ini berlaku di akhirat, dimana hanya orang yang menyembah DIA dan tak mempersekutukan DIA saja yang akan DIA sayangi.
kosaki
Reply| 26 Oct 2013 21:15:23
@Anwar:
Anda mengatakan: "Memang di quran juga ada kisah pengorbanan Abraham"
Coba sebutkan dimana di dalam Quran ada kisah Abraham??
jimat muslim
Reply| 26 Oct 2013 20:38:10
KARENA ALLAH ITU KASIH, SEHINGGA IA TIDAK AKAN MENGORBANKAN MANUSIA SEBAGAI PERSEMBAHAN

Ya benar. . . dan secara tak sadar kamu mengakui Yesus kristus adalah Allah itu sendiri.
anwarmusa
Reply| 26 Oct 2013 13:11:46
Memang di quran juga ada kisah pengorbanan Abraham, tapi yang dikorbankan itu hewan, bukan manusia? Mengapa?
KARENA ALLAH ITU KASIH, SEHINGGA IA TIDAK AKAN MENGORBANKAN MANUSIA SEBAGAI PERSEMBAHAN.kecuali persembahan untuk pemuja setan.hal itu mungkin terjadi.
anwarmusa
Reply| 26 Oct 2013 12:58:53
Kosaki.jika kamu hanya patuh pada ucapan yahweh saja, kenapa ucapan Paulus kamu percaya? Mana ucapan dari yahweh bahwa tidak bersunat juga gak apa-apa.
Yang harus kita patuhi tentu bukan Allah saja jika tentang kebenaran.
KITA JUGA HARUS PATUH PADA RASUL ALLAH,NABI ALLAH.PARA ULAMA.GURU KITA JUGA ORANG TUA KITA.
SEBAB MEREKA-MEREKA ITU ADALAH ORANG-ORANG PENTING DALAM PERJALANAN HIDUP KITA.RIDO ORANG TUA SAMA DENGAN RIDO ILAHI.MURKA ORANG TUA, MURKA ALLAH JUGA.GAK PERCAYA? SILAHKAN KAMU SAKITI IBUMU.NANTI KAU TAU SENDIRI AKIBATNYA.SILAHKAN KAU LUPAKAN GURU MU, NANTI AKAN KAU RASAKAN TULAHNYA!
kosaki
Reply| 25 Oct 2013 16:36:25
Bukannya di Quran juga ada cerita yang demikian??
kosaki
Reply| 25 Oct 2013 16:33:24
Itu sabda nabi ya?? kalau sabda Allah gimana? apakah sabda nabi=sabda Allah? Kok kayaknya lebih diperhatikan perkataan nabinya dibanding Tuhannya?
kasih
Reply| 23 Oct 2013 19:06:12
Saudara salah sangka dengan pemaparan saya. Yang saya maksud adalah baik sesudah maupun sebelum Yesus, semua manusia yang percaya kepadaNya masuk surga. Tentu saja harus hidup kudus sesuai tuntunan Yesus. Tidak berarti semua dosa manusia sebelum Yesus terhapus. Sebelum Yesus, ada manusia yang hidup kudus tetapi roh nya ditawan iblis, sehingga ketika Yesus turun ke kerajaan maut, Dia membebaskan manusia2 yg ditawan iblis itu. Mengapa? Karena Dialah yang memegang kunci, kunci kerajaan surga dan kunci kerajaan maut. Saya tidak mengatakan semua manusia dibebaskan bukan? Sesudah Yesus, tentu saja kuasa penebusan dosa dengan darah Yesus tetap berlaku. Apa syarat penebusan dosa? Pertobatan. Bagaimana jika tidak ada pertobatan? Tidak ada penebusan dosa. Nah, jadi pertanyaan saudara sudah terjawab. Jika makhluk yg percaya Tuhan tetapi masih hidup dalam kubangan dosa, maka ia perlu berbalik kepada Yesus, bertobat dan minta darahNya menyucikan. Setelah itu, tentu saja harus lahir menjadi manusia baru yang telah menyalibkan dosa. Jika tidak mau berjuang melawan dosa ya percuma saja. Saya setuju dengan pendapat saudara bahwa faktanya banyak pengikut Yesus yang tidak mengikuti Yesus. Jika mengikuti Yesus tentu harus bertobat setiap hari, menjaga kekudusan. Jika tidak mau bertobat ya tentu saja tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga. Allah itu kudus, maka tanpa kekudusan tak seorang pun akan melihat Tuhan.
Saudaraku, kita sudah di akhir zaman. Nantinya Saudara akan mengalami masa bumi menjadi gelap selama 3 hari, lalu melihat jutaan pengikut Yesus yang tiba-tiba hilang (terangkat ke surga). Mereka yang terangkat adalah yg hidup kudus sesuai firmanNya. Tetapi ada pula pengikut Yesus yang tertinggal di bumi dan masuk ke dalam masa kesusahan besar selama 7 tahun, karena mereka tidak hidup kudus. Tak lama kemudian, dunia ada di bawah satu pemerintahan (antikristus) yang mengharuskan semua orang menerima chip implant yang ditanam di dahi atau tangan kanan sebagai alat identitas maupun pengganti mata uang. Tidak ada yang dapat membeli dan menjual tanpa tanda chip itu. Jika nubuatan ini sudah terjadi, belum terlambat bagi Saudara untuk bertobat, mengakui segala dosa dan menerima Yesus sebagai juru selamat. Usul saya, jangan pernah menerima chip implant itu karena itu adalah tanda iblis, yang telah dinubuatkan dalam kitab Wahyu. Sekali menerima chip implant itu, apa pun agamanya, tetap akan masuk ke kerajaan maut. Jika bertahan dengan iman kepada Yesus dan tetap menolak tanda iblis, maka akan tetap masuk surga meski mengalami siksaan dari tentara antikristus. Setelah masa 7 tahun itu, maka Yesus akan turun menginjakkan kaki ke bumi dan memerintah sebagai raja. Mohon jangan abaikan nubuatan ini, karena akan terjadi dalam hitungan tahun. Maaf saya cuma sekedar mampir, tidak untuk berdebat, Saudaraku. Saya pamit dulu. Belum terlambat untuk merenung, mempersilakan kebenaran sejati masuk ke dalam relung hati. Salam.
islamquranhadist
Reply| 22 Oct 2013 14:03:30
@idinktarudin

Kalau anda bisa mencermati ragam artikel di situs ini, seyogianya anda bisa memahami bahwa ajaran islam sangat jauh menyimpang dari nalar dan logika, bertabrakan dengan fakta dan bukti sejarah dan bertentangan dengan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

Dengan pertanyaan sejenis seperti yang anda postingkan, kalau kita sepakat Tuhan itu ada, dan Tuhan itu menciptakan alam semesta, maka sebagai manusia normal yang memiliki akal, apakah anda yakin bahwa MUSLIM DIWAJIBKAN BERBUAT DOSA?
----------------------------------------------------------------
Silahkan anda baca tulisan saya yang pernah saya postingkan sebagai berikut:
Apakah penipuan adalah dosa?
Apakah zinah adalah dosa?
Apakah merampok adalah dosa?
Apakah membunuh adalah dosa?

Kalau anda mengatakan "YA" hal tersebut adalah dosa, dan barang siapa yang melakukannya; dalam ISLAM, orang tersebut adalah BERBUDI AGUNG dan BERAKHLAK MULIS, sama seperti si cabul muhammad sang junjungannya.

MENGAPA?

Setiap orang yang mengaku ISLAM, baik turunan Adam maupun TURUNAN IBLIS, maka mereka WAJIB MELAKUKAN DOSA.!!!!

Sahih Muslim 6622 – Abu Huraira reported Allah’s Messenger having said: By Him in Whose hand is my life, if you were not to commit sin, Allah would sweep you out of existence and He would replace (you by) those people who would commit sin and seek forgiveness form Allah, and He would have pardoned them.

Abu Huraira meriwayatkan Rasul SAW berkata: Demi Dia, yg hidup saya ada di genggamanNya, jika kamu TIDAK MELAKUKAN DOSA, allow akan melenyapkan kamu dan Dia akan mengganti (kamu dengan) orang-orang yang akan melakukan dosa dan mencari pengampunan dari Allah, dan Dia akan mengampuni mereka.

Adakah yang mau membantah bahwa ISLAM AGAMA IBLIS?
Adakah yang mau membantah bahwa ISLAM AJARAN IBLIS?

Kebenaran, kewarasan dan rasionalitas dalam islam MEWAJIBKAN BERBUAT DOSA.

Terserah anda mau jadi saudara IBLIS, anak buah IBLIS atau umat IBLIS, saya hanya menyampaikan bahwa UPAH DOSA ADALAH MAUT!!!!!

Tetapi janji IBLIS, setiap yang berdosa akan masuk surga islam yang dipenuhi dengan pelacur surga yang didalamnya disediakan pasar pasar sex bebas yang dipenuhi dengan sodokan sodokan tiada henti yang sangat mudah menipu orang orang yang tidak benar, tidak waras dan tidak rasional karena percaya si cabul muhammad yang mengatakan "Demi dia, yg hidup saya ada di genggamanyya, jika kamu TIDAK MELAKUKAN DOSA, allow swt akan melenyapkan kamu..."
islamquranhadist
Reply| 22 Oct 2013 13:25:47
Anda benar benar muslim yang baik, sayangnya sekaligus anda muslim yang buruk.....

Di atas kan saya sudah sampaikan referensi yang bisa anda baca dan anda telusuri sumber sumbernya:

http://islamquranhadist.wordpress.com/2013/04/08/al-quran-tiga-pertanyaan-jebakan-dari-yahudi/
lucu
Reply| 22 Oct 2013 11:54:10
@idinktarudin
Bukankah ayat-ayat di atas adalah inti dari ayat-ayat sekitarnya?
Tapi baiklah karena mungkin anda memang muslim yang buruk yang tidak mau menanggapi lalu mengamalkan ayat-ayat tersebut.
Gini aja.... Berikan saya penjelasan mengenai pertanyaan saya :
''Apa benar Muhammad seorang nabi? bisakah anda buktikan kalau dia memang seorang nabi''?
idinktarudin
Reply| 22 Oct 2013 00:04:52
Anda belum selesai menulis ceritanya y? setelah turun ayat itu kemudian Nabi Muhammad SAW sampaikan ke orang-orang Yahudi lantas apa yang dikatakan oleh orang-orang Yahudi tersebut?
idinktarudin
Reply| 21 Oct 2013 23:56:06
@Guntur
menciptakan "tuhan" bagiamana maksudnya?

bukankah orang-orang Kristen yang menciptakan tuhan dari golongan manusia dengan menganggap bahwa Isa itu tuhan?
Fetching more Comments...
↑ Back to Top